18/11/2018
Oleh : Ust.
Bushido Santoso
BENDERA/PANJI RASUL ITU HANYA BERWARNA HITAM DAN PUTIH
Di reuni aksi 212 ada himbauan membawa bendera tauhid (warnanya katanya terserah) mungkin karena kurang pengetahuan atau ilmu yang dimiliki si pembuat himbauan.
Padahal sependek pengetahuan saya tidak ada satu dalilpun bendera tauhid itu yang warnanya merah, kuning, hijau atau biru (warna warni), dalilnya :
Dari Ibn Abbas – radhiyaLlâhu ’anhu -:
« ﻛَﺎﻧَﺖْ ﺭَﺍﻳَﺔُ ﺭَﺳُﻮﻝِ ﺍﻟﻠَّﻪِ - ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ - ﺳَﻮْﺩَﺍﺀَ ﻭَﻟِﻮَﺍﺅُﻩُ ﺃَﺑْﻴَﺾُ، ﻣَﻜْﺘُﻮﺏٌ ﻋَﻠَﻴْﻪِ : ﻟَﺎ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻟَّﺎ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻣُﺤَﻤَّﺪٌ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ »
“Panjinya (râyah) Rasulullah – shallaLlâhu ’alayhi wa sallam – berwarna hitam, dan benderanya (liwâ’) berwarna putih, tertulis di dalamnya: “lâ ilâha illaLlâh Muhammad RasûluLlâh”.” (HR. Al-Thabrani)
Dari hadits di atas bisa kita ketahui :
1. Panjinya Rasul warnanya Hitam (Sauda)
2. Benderanya Rasul warnanya Putih (Abyadh)
3. Maktuubun alaihi, di tengah tengahnya bertuliskan lafadz : Laa ilaha illallah muhammadur Rasulullah
4. Dan disetiap keduanya memiliki fungsi masing masing.
Jadi ndak perlu kita membuat buat sesuatu yang baru (nanti malah dikira bendera pelangi) ikuti saja dalil yang sudah baku, ikuti saja titah dari Rasulmu, namun mengenai kaos atau topi atau atribut lainnya (selain bendera) silahkan saja pilih warna kesukaanmu.