Juragan Pari

Juragan Pari Semua perkumpulan juragan pari di jawa

Petani Siak Terima Bantuan Alsintan, Bupati Panen Padi Perdana Bersama MasyarakatKecerian wajah para petani kampung Jaya...
17/07/2017

Petani Siak Terima Bantuan Alsintan, Bupati Panen Padi Perdana Bersama Masyarakat

Kecerian wajah para petani kampung Jayapura tak bisa lagi disembunyikan, pasalnya mereka menerima bantuan alat mesin pertanian (alsintan) berupa 10 unit traktor empat roda (four wheel tractor) dari dana APBN, di Kampung Jayapura Kecamatan Bungaraya, Selasa (4/7) kemarin.

Salah seorang perwakilan petani sekaligus pengurus Unit Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA) Aris Sugandi menyampaikan rasa harunya, karena tak terbilang lagi bantuan yang telah di berikan saking banyaknya.

"Kami terharu, karena banyaknya bantuan yang telah diberikan kepada kami, saking banyaknya tak terbilang lagi,” ujarnya.

Ia juga mengatakan telah melakukan capaian luas tanam yang ditetapkan nasional maupun propinsi sudah melebihi dari target yang ditetapkan. Ini tak luput dari kerjasama dinas terkait dan TNI dalam memajukan usaha tani serta dapat menciptakan suasana manunggaling TNI dengan petani.

Sementara Dandim 0303 Bengkalis Letkol Inf Rizal Faisal Helmi mengatakan, dengan terealisasikannya bantuan traktor sebanyak 10 unit tersebut tentunya sangat membantu bagi para petani yang ada di Kabupaten Siak khususnya pada saat ini di Kecamatan Bungaraya.

"Ini bentuk upaya kerja keras untuk kita bersama, kalau masyarakat makmur, maka bakalan enak ngatur negara. semoga keberhasilan pertanian di Siak ini bisa semakin baik,” ungkap Rizal.

Sebelumnya, Bupati Siak bersama Dandim dan Kepala Dinas Pertanian Kab Siak melakukan panen perdana di lahan seluas 74 hektar milik dua kelompok tani. Hasil panen tersebut bisa mencapai 6 ton dalam satu hektarnya. Rencana panen untuk sekecamatan Bungaraya dengan total luas lahan 2202 ha.

Usai Panen, Bupati Syamsuar berharap para petani bisa mengerjakan sawahnya dengan baik. Pemerintah akan selalu berupaya untuk memberikan bantuan untuk peningkatan produksi padi. Karena menyangkut dengan ketahanan pangan di daerah.

Dijelaskannya, tugas pemerintah merupakan bagaimana untuk bisa mensejahterakan masyarakat, khususnya para petani. Untuk itu ia berharap, dengan dengan bantuan yang diberikan kepada petani bisa memberikan dampak yang baik terhadap kemajuan dan pemanfaatan secara maksimal dalam rangka meningkatkan produksi padi yang ada di daerah Kabupaten Siak ini.

"Bagaimanapun, patut disyukuri dan dijaga bersama sama, jangan sampai adanya impor pangan lagi. Selain itu jangan ada alih fungsi lahan, apa lagi kita sudah ada Peraturan Daerah untuk mengatur. jadi ini harus kita jaga agar tidak adanya salah fungsikan lagi terhadap lahan pertanian khususnya di Kecamatan Bungaraya," kata Syamsuar.

Dikesempatan yang sama, Bupati Siak didampingi Dandim 0303 Bengkalis, Kadis Pertanian menyerahkan bantuan traktor empat roda kepada Gapoktan Bungaraya, Upja Binakarya, Upja Catur Sena dan Gapoktan Mitra Jaya Sungai Apit.

Turut hadir Camat Bungaraya, Camat Sabak Auh, Camat Sungai Apit, Camat Pusako, jajaran dinas pertanian, Penyuluh lapangan, Penghulu sekecamatan Bungaraya, Tim Dokter dari Puskesmas Bungaraya, jajaran Kodim 0303 Bengkalis serta para gabungan kelompok tani.
http://riauaktual.com/news/detail/26135/petani-siak-terima-bantuan-alsintan,-bupati-panen-padi-perdana-bersama-masyarakat.html

Hilang Pekerjaan, Petani di Aceh Utara Tolak Mesin Pemanen PadiLHOKSUKON – Sejumlah petani di Kecamatan Meurah Meulia, K...
06/07/2017

Hilang Pekerjaan, Petani di Aceh Utara Tolak Mesin Pemanen Padi

LHOKSUKON – Sejumlah petani di Kecamatan Meurah Meulia, Kabupaten Aceh Utara, menolak kehadiran mesin pemanen kombinasi (combine harvester) bantuan pemerintah. Keberadaan mesin pemanen padi moderen ini membuat masyarakat kelas bawah kehilangan pekerjaannya.

Salah seorang petani di Meurah Mulia, Suryati, Senin (3//7/2017) mengatakan, dirinya sudah hampir 40 tahun melakukan cocok tanam padi dan ketika masa panen tiba, padinya dipotong secara tradisional dengan sabit, lalu dikumpulkan dan selanjutnya dirontokkan dengan mesin perontok padi.
Pekerjaan tersebut menurut Suryati memakai jasa masyarakat setempat sebagai buruh harian, baik waktu memotong, mengumpulkan, dan merontokkan.
loading...
“Masyarakat miskin ini masih butuh pendapatan untuk memenuhi keluarga hidup mereka. Walaupun upahnya hanya berkisar Rp40 ribu hingga Rp60 ribu per hari. Tetapi dengan kehadiran mesin pemotong padi itu menghilangkan pekerjaan mereka lakoni,” katanya.LHOKSUKON – Sejumlah petani di Kecamatan Meurah Meulia, Kabupaten Aceh Utara, menolak kehadiran mesin pemanen kombinasi (combine harvester) bantuan pemerintah. Keberadaan mesin pemanen padi moderen ini membuat masyarakat kelas bawah kehilangan pekerjaannya. Salah seorang petani di Meurah Mulia, Suryati, Senin (3//7/2017) mengatakan, dirinya sudah hampir 40 tahun melakukan cocok tanam padi dan ketika masa panen tiba, padinya dipotong secara tradisional dengan sabit, lalu dikumpulkan dan selanjutnya dirontokkan dengan mesin perontok padi. Pekerjaan tersebut menurut Suryati memakai jasa masyarakat setempat sebagai buruh harian, baik waktu memotong, mengumpulkan, dan merontokkan. loading... “Masyarakat miskin ini masih butuh pendapatan untuk memenuhi keluarga hidup mereka. Walaupun upahnya hanya berkisar Rp40 ribu hingga Rp60 ribu per hari. Tetapi dengan kehadiran mesin pemotong padi itu menghilangkan pekerjaan mereka lakoni,” katanya.

Petani lain, Nuraini juga menyebutkan, jika mesin pemanen tersebut dipakai, banyak pekerja upahan yang akan menganggur, karena menghilangkan pekerjaan musiman mereka. Sedangkan ketika lebaran ini sejumlah masyarakat kurang mampu banyak yang berhutang karena tidak ada pekerjaan. “Oleh karena itu, kami masyarakat menolak hadirnya mesin pemotong padi tersebut. Karena masyarakat miskin ini masih sangat membutuhkan pekerjaan seperti ini sebab tidak ada perkejaan lain,” ungkapnya. Secara terpisah, Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib berharap agar bisa dimanfaatkan untuk petani yang memiliki luas areal persawahan tidak mungkin dipanen secara tradisional. “Saya setuju kalau mereka menolak, tetapi saya juga berharap mesin padi tersebut jangan sampai terbengkalai. Karena tujuan mesin padi tersebut disediakan untuk masyarakat yang memiliki sawah yang luas dan ingin memanen dalam waktu singkat,” ungkapnya. Cek Mad juga menambahkan, jika ada masyarakat atau petani sanggup memenuhinya permintaan pemilik sawah, maka harus terlebih dahulu mengutamakan orang-orang yang bekerja sebagai upah harian tersebut.
https://www.goaceh.co/berita/baca/2017/07/04/hilang-pekerjaan-petani-di-aceh-utara-tolak-mesin-pemanen-padi

Babinsa Panen Padi Bersama Petani di SikkaKegiatan pendampingan panen padi oleh TNI untuk meningkatkan hasil panen dalam...
06/07/2017

Babinsa Panen Padi Bersama Petani di Sikka

Kegiatan pendampingan panen padi oleh TNI untuk meningkatkan hasil panen dalam usaha mensukseskan program swasembada pangan yang telah dicanangkan oleh pemerintah pusat.

Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 01 /Alok Jajaran Kodim 1603 Kabupaten Sikka, Sertu Arsad bersama masyarakat kelompok poktan Sinar Koli memanen padi di Desa Magepanda, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka, Rabu(5/07/2017).

Pada kesempatan ini Babinsa Sertu Arsad mengatakan, selama ini kita terus memberikan pendampingan baik secara teori maupun praktek langsung kepada kelompok petani agar program swasembada pangan dapat tercapai. Kami bersama masyarakat poktan Sinar Koli telah memanen padi dengan seluas 0,7 Hektar dan jenis padi impari. Padi yang kita panen itu sekitar 4,5 ton.

Sementara itu, BP3K Magepanda Batha Pius mengapresiasi kegiatan Babinsa dalam pengawalan dan pendampingan para Poktan yang ada di wilayah kecamatan di Magepanda, dimana dapat membawa dampak dan menggugah semangat para petani untuk melakukan upaya peningkatan pertanian baik menyangkut pembibitan, penanaman yang baik, pemupukan pemeliharaan yang sesuai dengan arahan para PPL, sehingga dapat meningkatkan hasil pertanian dalam hal ini padi.

"Banyak terima kasih kepada bapak Babinsa yang telah membantu kegiatan panen ini. Saya sangat senang memiliki bapak babinsa di desa kami yang selalu membantu para petani dan tidak pernah mengeluh, selalu semangat dan setia mendampingi para petani” kata Batha ini.

Perlu diketahui, dengan keterlibatan Babinsa di lapangan bersama para anggota Poktan, maka aspirasi dan keinginan para anggota Poktan dapat dibantu disalurkan ke Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sikka. Adanya Walping Upsus oleh para Babinsa, dapat mencegah penyelewengan distribusi pupuk dan dukungan Alsintan yang digelontorkan oleh kementrian Pertanian.
http://www.suaradewan.com/babinsa-panen-padi-bersama-petani-di-sikka

Indahnya Ranu Regulo Eksotisme Wisata Antara Gunung Semeru Bromo 21 November 2016Eksotisme Wisata Ranu Regulo 21 Novembe...
21/11/2016

Indahnya Ranu Regulo Eksotisme Wisata Antara Gunung Semeru Bromo 21 November 2016
Eksotisme Wisata Ranu Regulo 21 November 2016 Selamat Pagi Indonesia Meski tak sepopuler Danau Toba namun Ranu Regulo, danau yang berada di antara gunung Semeru dan Bromo ini menampilkan pesona alam yang sangat eksotis. Sejauh mata memandang, hamparan bunga lavender berwarna ungu menambah keindahannya.
Heboh FULL, HD, Terbaru 2016. Teman Heboh,Teman,Heboh,Teman Ahok,Ahok,Basuki Tjahaya Purnama,Selamat Pagi Indonesia,Indahnya Ranu Regulo 21 November 2016 Eksotisme Wisata Antara Gunung Semeru Bromo,Indahnya,Ranu Regulo,Eksotisme,Wisata,Antara,Gunung,Semeru,Bromo,21 November 2016
https://www.youtube.com/watch?v=4EHaEUETpIM

Eksotisme Wisata Ranu Regulo 21 November 2016 Selamat Pagi Indonesia Meski tak sepopuler Danau Toba namun Ranu Regulo, danau yang berada di antara gunung Sem...

Address

Jalan Joyo Mulyo
Malang
65144

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Juragan Pari posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share