Akademi mikrokontroler dan elektronika

Call Directions Website Contact the business

Akademi mikrokontroler dan elektronika Rumah bagi teman- teman yang memiliki minat belajar mikrokontroler, sistem kendali dan robotika

Tips Coding  #38 — Kenalan dengan isAlphaNumeric() Setelah kemarin belajar isDigit(), sekarang kita naik sedikit.isAlpha...
04/10/2026

Tips Coding #38 — Kenalan dengan isAlphaNumeric()

Setelah kemarin belajar isDigit(), sekarang kita naik sedikit.

isAlphaNumeric() digunakan untuk mengecek apakah sebuah karakter merupakan huruf atau angka.

Contoh:

char data = 'A';
if (isAlphaNumeric(data)) {
Serial.println("Karakter valid");
}

Yang dianggap valid:
A–Z
a–z
0–9

Sedangkan:
❌ @
❌ #
❌ _
❌ spasi
akan menghasilkan false.

Fungsi ini bisa berguna untuk validasi input Serial, keypad, kode/ID, menu karakter, dan parser sederhana.

Gampang diingat:
Alpha = huruf
Numeric = angka

Jadi isAlphaNumeric() = “Apakah karakter ini huruf atau angka?”

Save dulu kak. Tips kecil seperti ini bakal sangat berguna saat mulai mengolah input dari pengguna.

Tips Coding  #37 — Kenalan dengan isDigit() Pernah menerima input dari Serial atau keypad dan ingin memastikan karakter ...
30/09/2026

Tips Coding #37 — Kenalan dengan isDigit()

Pernah menerima input dari Serial atau keypad dan ingin memastikan karakter yang masuk benar-benar angka?

Nah, isDigit() bisa membantu mengeceknya:

char data = '7'; if (isDigit(data)) {
Serial.println("Ini angka");
}

Hasilnya:
'7' → karakter angka
'A' → bukan angka

Yang perlu diperhatikan, '7' berbeda dengan 7.

'7' adalah karakter (char), sedangkan 7 adalah nilai numerik (int). isDigit() bekerja untuk mengecek karakter 0–9.

Fungsi ini bisa berguna saat membuat:
• Input dari Serial
• Keypad
• Menu berbasis karakter
• Validasi data
• Parser sederhana

Ingat:
isDigit() = “Apakah karakter ini angka 0–9?”

Simpan dulu kak. Dasar kecil seperti ini bakal sering kepakai saat mulai mengolah input pada project Arduino/ESP32.

Tips Coding  #36 — Kenalan dengan Serial.flush()Ada satu fungsi Serial yang sering disalahpahami: Serial.flush().Banyak ...
29/09/2026

Tips Coding #36 — Kenalan dengan Serial.flush()

Ada satu fungsi Serial yang sering disalahpahami: Serial.flush().

Banyak yang mengira:

Serial.flush() = menghapus buffer Serial

Padahal pada Arduino modern, fungsi ini digunakan untuk menunggu sampai semua data yang sedang dikirim selesai.

Contoh:
Serial.println("START");
Serial.flush(); // lanjut setelah data selesai dikirim
digitalWrite(LED_BUILTIN, HIGH);

Jadi alurnya:

Kirim data → flush() → tunggu sampai selesai → lanjut program

Kapan berguna?
• Memastikan data sudah selesai dikirim sebelum proses berikutnya
• Komunikasi dengan perangkat eksternal
• Menjaga urutan pengiriman data
• Project yang membutuhkan timing komunikasi tertentu

Ingat:

Serial.flush() → tunggu OUTPUT selesai dikirim
Bukan untuk menghapus data yang masuk.

Save dulu kak. Dasar kecil seperti ini sering baru terasa penting ketika mulai membuat project dengan komunikasi serial.

Tips Coding  #35 — Kenalan dengan Serial.peek() Masih lanjut belajar Serial Communication di Arduino.Kalau kemarin kita ...
25/09/2026

Tips Coding #35 — Kenalan dengan Serial.peek()

Masih lanjut belajar Serial Communication di Arduino.

Kalau kemarin kita belajar Serial.available(), sekarang kita kenalan dengan Serial.peek().

Bedanya sederhana:

Serial.peek();
Melihat data pertama di buffer tanpa mengambilnya.

Sedangkan:

Serial.read();
Membaca sekaligus mengambil data dari buffer.

Contoh:
if (Serial.available() > 0) {
char data = Serial.peek();
if (data == 'L') {
// kemungkinan perintah LED
}
}

Jadi alurnya bisa seperti ini:

Cek data → lihat dulu dengan peek() → tentukan → baru read() untuk mengambilnya.

Konsep sederhana seperti ini nantinya berguna ketika mulai membuat parser perintah, komunikasi serial, dan sistem kontrol berbasis teks.

Simpan dulu untuk bahan belajar berikutnya.

Tips Mengatur Jadwal Bimbingan PrivatBelajar itu seperti planet yang bergerak pada orbitnya.Planet tidak bergerak sesuka...
23/09/2026

Tips Mengatur Jadwal Bimbingan Privat

Belajar itu seperti planet yang bergerak pada orbitnya.

Planet tidak bergerak sesuka hati. Ia memiliki orbit yang teratur dan konsisten. Begitu juga dengan proses belajar. Ketika jadwal belajar dilakukan secara rutin, perlahan akan terbentuk ritme dan kebiasaan belajar yang membuat prosesnya menjadi lebih optimal.

Karena itu, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan saat menentukan jadwal bimbingan privat:

Pilih hari dan jam yang paling realistis untuk dilakukan secara rutin.

Usahakan jadwalnya konsisten. Lebih baik belajar 1 kali seminggu secara rutin daripada belajar beberapa kali dalam satu minggu tetapi kemudian berhenti cukup lama.

Berikan waktu di antara pertemuan untuk belajar dan mencoba secara mandiri. Waktu di antara pertemuan bukan waktu kosong, tetapi bagian dari proses belajar.

Jangan terlalu memaksakan banyak materi dalam satu pertemuan. Materi baru membutuhkan waktu untuk dipahami dan dipraktikkan.

Jika ada materi yang belum benar-benar dipahami, tidak perlu terburu-buru masuk ke materi berikutnya. Kita bisa memberikan waktu lebih agar pemahamannya lebih kuat.

Jadi, tujuan bimbingan privat bukan sekadar menyelesaikan sebanyak mungkin pertemuan atau materi, tetapi membangun ritme belajar yang bisa dijalani secara konsisten.

Belajar itu bukan sprint, tetapi perjalanan yang membutuhkan ritme.

Pilih jadwal yang realistis, jalani secara rutin, beri waktu untuk mencoba, lalu kembali belajar.

Dengan begitu, perlahan kita akan menemukan "orbit" belajar kita sendiri.

Tips Coding  #32 — Kenalan dengan bitRead dan bitWriteLanjutan dari bitSet() dan bitClear()!Kalau sebelumnya kita belaja...
20/09/2026

Tips Coding #32 — Kenalan dengan bitRead dan bitWrite

Lanjutan dari bitSet() dan bitClear()!

Kalau sebelumnya kita belajar mengubah bit menjadi 1 atau 0, sekarang kita belajar membaca dan menulis bit tertentu.

bitRead() → membaca nilai bit, hasilnya 0 atau 1
bitWrite() → menulis nilai bit menjadi 0 atau 1

Contohnya:
byte data = 5;
int status = bitRead(data, 2);

Karena 5 dalam biner adalah:
00000101
maka bit ke-2 bernilai 1.
Sedangkan dengan:
bitWrite(data, 3, 1);
kita bisa membuat bit ke-3 menjadi 1.

Menariknya, satu byte punya 8 bit yang bisa dimanfaatkan untuk menyimpan berbagai status ON/OFF.

Gampang diingat:
bitRead = baca bit
bitWrite = tulis bit

Pelan-pelan belajar operasi bit. Dasar seperti ini nantinya sangat berguna saat bermain dengan register, sensor, komunikasi data, dan sistem kontrol.

Save dulu kak, lanjut ke tips berikutnya!

Tips Coding  #29 — Kenalan dengan volatile ⚡Pernah pakai interrupt di Arduino, tapi program malah seperti tidak membaca ...
16/09/2026

Tips Coding #29 — Kenalan dengan volatile ⚡

Pernah pakai interrupt di Arduino, tapi program malah seperti tidak membaca perubahan nilai variabel? 🤔

Nah, salah satu hal yang perlu kamu kenal adalah volatile.

volatile memberi tahu compiler bahwa nilai sebuah variabel bisa berubah sewaktu-waktu di luar alur program utama, misalnya karena interrupt.

Contohnya bisa digunakan untuk:
🔹 Tombol dengan interrupt
🔹 Sensor yang menghasilkan interrupt
🔹 Encoder
🔹 Komunikasi antar bagian program
🔹 Variabel yang diubah oleh ISR

Gampangnya:

volatile = “Nilainya bisa berubah kapan saja, jangan dianggap tetap.”

Tapi ingat, volatile bukan berarti variabel otomatis aman dari akses bersamaan. Gunakan sesuai kebutuhan, terutama saat mulai bermain dengan interrupt.

Simpan postingan ini untuk bahan belajar coding Arduino/ESP32 berikutnya!

Belajar coding itu seru!

Tips Coding  #28 — Kenalan dengan enumPernah bikin program dengan banyak angka seperti 0, 1, 2, 3 untuk menunjukkan stat...
14/09/2026

Tips Coding #28 — Kenalan dengan enum

Pernah bikin program dengan banyak angka seperti 0, 1, 2, 3 untuk menunjukkan status?

Bisa sih… tapi lama-lama bikin bingung

Nah, enum bisa membuat kode jadi lebih rapi, jelas, dan mudah dibaca.

Misalnya:
MATI
MENUNGGU
BERJALAN
SELESAI

Daripada harus mengingat angka 0, 1, 2, atau 3, kita bisa langsung menggunakan nama statusnya.

enum sangat berguna untuk:
• Status proses
• Mode MANUAL / OTOMATIS
• Tahapan sistem
• Kontrol mesin
• State pada project Arduino/ESP32

Jadi, bukan cuma programnya yang harus berjalan… kodenya juga harus mudah dipahami!

Simpan postingan ini, siapa tahu enum nanti kepakai di project kamu.

11/09/2026

Pernah penasaran gimana sebuah alat bisa nyala, bunyi, atau bergerak sendiri?

Salah satu cara untuk mulai mempelajarinya adalah lewat Arduino.
Tenang, nggak harus sudah bisa coding.
Nggak harus anak teknik juga.
Kita mau mulai belajar Arduino dari nol, pelan-pelan dan langsung praktik.
ALKA Technology membuka FREE BASIC CLASS Arduino.

Jumat, 18 September 2026
19.30 WIB
Online via Zoom
GRATIS

Kalau tertarik ikut, langsung WA:
085230230346
Follow juga 𝙰𝚕𝚔𝚊 𝚃𝚎𝚌𝚑𝚗𝚘𝚕𝚘𝚐𝚢 karena kt hobi memberikan tips utk memudahkan dalam coding maupun merangkai

09/09/2026

WORKSHOP ROBOT 4WD – MANUAL → WIRELESS!

Pernah kepikiran bagaimana cara membuat mobil robot yang bisa dikendalikan dari jauh?
Di workshop ini kita nggak langsung pakai aplikasi HP. Kita belajar dari dasar dan membuatnya sendiri!

Mulai dari:
Membuat remote dengan tombol
Mengendalikan robot dengan kabel
Merakit Robot 4WD
Mengubah remote menjadi wireless
Menguji robot dalam tantangan

4× pertemuan | 1,5 jam/pertemuan | Online
Cocok untuk pemula. Nggak harus sudah bisa robotik!

Bukan cuma merakit robot, tapi belajar bagaimana robot menerima perintah dan bergerak sesuai kendali kita.

Kalau tertarik ikut, langsung hubungi:
WA. 0852 3023 0346
Ig. 𝙰𝚕𝚔𝚊 𝚃𝚎𝚌𝚑𝚗𝚘𝚕𝚘𝚐𝚢

Yuk, bikin robot sendiri dan rasakan serunya mengendalikannya tanpa kabel!

Address

Malang
65136

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Akademi mikrokontroler dan elektronika posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Akademi mikrokontroler dan elektronika:

Shortcuts

Share