06/05/2024
Setiap kita ingin ‘naik kelas’.
Yang sekarang mahasiswa, pengen jadi sarjana.
Yang sekarang nganggur, pengen jadi karyawan.
Yang sekarang staf, pengen jadi supervisor atau manajer.
Yang sekarang entrepreneur, pengen jadi miliarder.
Yang sekarang jomblo, pengen? Pengen nangis, hehehe.
Nah, begitu kita naik level, kadar masalah pun bertambah. Masalah yang dihadapi seorang upline (manager Up )tentulah lebih rumit daripada masalah yang dihadapi seorang konsultan.
Masalah yang dihadapi seorang gubernur tentulah lebih rumit daripada masalah yang dihadapi seorang walikota. Mana mungkin berkurang? Dengan kata lain, bertambahnya kadar masalah itu wajar.
Terus, gimana kalau ternyata nggak ada solusinya, nggak ada jalan keluarnya?
Misal yaa ⬇⬇
Mungkinkah guru memberikan ujian tanpa menyiapkan jawabannya?
Mungkinkah guru memberikan ujian tanpa mempersiapkan muridnya?
Mungkinkah guru memberikan ujian melebihi kemampuan muridnya?
Mungkinkah guru memberikan ujian dengan niat menyusahkan muridnya?
TIDAK MUNGKIN.
Kalau guru saja sedemikian baik terhadap muridnya, apalagi Allah terhadap hamba-Nya. Jalan keluar pasti ada, insya Allah. Manusia pasti mampu, insya Allah. Berbesarhatilah saat menghadapi .
Sebenarnya, masalah itu membuat kita semakin matang, semakin tangguh, semakin tawakal, semakin kreatif, dan naik derajat. Maka, tetaplah berbesar hati.
Karena hidup enak itu prosesnyaa gak enak..
Karena ingin jadi diamond itu perlu proses yang gak enak..
Karena sukses itu gak mudah..
So...jangan menunda sukses yaa...
Umur gak ada yang tahu,,yang masih memiliki hidup yang banyak waktu dan gak bnyak uang,,,yuuuukz bangkit dari sekarang..😉😉
❤️💞❤️