Informasi Suluh

Informasi Suluh Jendela Informasi Sulawesi dan Dunia Informasi dari Media Mainstream, Viral, Fakta dan Hiburan

Sekarang Israel masih disini, dan mereka telah lenyap!! Tepatlah kata bible : Kejadian 12:3 (TB), yang berbunyi: "Aku ak...
06/05/2026

Sekarang Israel masih disini, dan mereka telah lenyap!!
Tepatlah kata bible : Kejadian 12:3 (TB), yang berbunyi: "Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.
Sementara perkataan kitab yang lain tidak pernah terbukti!

04/05/2026
Sejak lama, sejumlah pemimpin Iran dan tokoh politik di dunia Islam menyampaikan penolakan keras terhadap keberadaan Isr...
04/05/2026

Sejak lama, sejumlah pemimpin Iran dan tokoh politik di dunia Islam menyampaikan penolakan keras terhadap keberadaan Israel. Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, pernah menyatakan bahwa “rezim Zionis” tidak akan bertahan lama, termasuk pernyataannya pada 2015 bahwa Israel “tidak akan ada dalam 25 tahun ke depan.” Pernyataan serupa juga pernah disampaikan mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad, meskipun terjemahan ucapannya sering diperdebatkan; ia dikenal luas karena retorikanya yang menyerukan berakhirnya negara Israel.

Namun, perkembangan sejarah menunjukkan bahwa Israel justru mampu mempertahankan bahkan memperluas wilayah kontrolnya sejak berdiri pada 1948. Dalam Perang Arab–Israel 1948, Israel berhasil menguasai wilayah yang lebih luas dibandingkan pembagian yang diusulkan dalam Rencana Partisi PBB 1947. Jika rencana PBB memberikan sekitar 55% wilayah Mandat Palestina kepada negara Yahudi, maka setelah perang 1948 Israel menguasai sekitar 78% wilayah tersebut. Sementara itu, Tepi Barat berada di bawah kendali Yordania dan Jalur Gaza dikuasai Mesir hingga perang berikutnya pada 1967.

Sejak itu, peta politik dan teritorial kawasan terus berubah akibat perang, perjanjian damai, pendudukan, dan dinamika geopolitik yang kompleks. Karena itu, konflik Israel–Palestina tidak dapat dipahami semata sebagai pertarungan retorika politik, melainkan juga sebagai persoalan sejarah, keamanan, nasionalisme, dan hukum internasional yang masih diperdebatkan hingga hari ini.

Berlangganan untuk mendapatkan keuntungan eksklusif:
https://www.facebook.com/informasisuluh/subscribenow

03/05/2026

Iran dilanda kepanikan akibat kapasitas penyimpanan minyak Iran hampir penuh karena blokade angkatan laut AS membatasi ekspor dan pergerakan kapal tanker.
Penyelundupan bahan bakar melalui darat melintasi perbatasan –Pakistan memang terjadi, didorong oleh perbedaan harga dan sanksi, meskipun klaim mengenai konvoi berskala besar belum diverifikasi secara independen.

Iran mengajukan proposal 14 poin melalui perantara Pakistan sebagai tanggapan atas proposal 9 poin AS, yang bertujuan un...
03/05/2026

Iran mengajukan proposal 14 poin melalui perantara Pakistan sebagai tanggapan atas proposal 9 poin AS, yang bertujuan untuk mengakhiri perang, bukan sekadar memperpanjang gencatan senjata.

🔴 Proposal tersebut mencakup tuntutan jaminan terhadap serangan di masa depan, penarikan pasukan AS, pencabutan blokade maritim, kompensasi, pencairan aset, pelonggaran sanksi, penghentian pertempuran di Lebanon, dan pembentukan kerangka kerja baru untuk navigasi di Selat Hormuz.

Sumber : The Global Obsever
https://x.com/i/status/2050710155742871718

Yuk Nonton BarengPesta Babi
30/04/2026

Yuk Nonton Bareng
Pesta Babi

Bayangkan sebuah negara kecil…wilayahnya sempit, dikelilingi musuh, dan sejak hari pertama berdiri sudah hidup dalam bay...
30/04/2026

Bayangkan sebuah negara kecil…
wilayahnya sempit, dikelilingi musuh, dan sejak hari pertama berdiri sudah hidup dalam bayang-bayang perang.

Itulah Israel.

Sejak merdeka tahun 1948, negara itu sadar satu hal:
mereka mungkin kalah jumlah…
tapi mereka tidak boleh kalah untuk terakhir kalinya.

Karena bagi Israel, satu kekalahan besar bisa berarti tamatnya negara itu dari peta dunia.

Dari ketakutan itulah lahir sebuah teori pertahanan yang selama puluhan tahun jadi misteri paling menyeramkan di Timur Tengah:

"𝙎𝙖𝙢𝙨𝙤𝙣 𝙊𝙥𝙩𝙞𝙤𝙣."

Sebuah doktrin tidak resmi yang diyakini memiliki pesan sederhana namun mengerikan:

🚀 “𝑱𝒊𝒌𝒂 𝒌𝒂𝒎𝒊 𝒋𝒂𝒕𝒖𝒉… 𝒔𝒆𝒎𝒖𝒂 𝒊𝒌𝒖𝒕 𝒋𝒂𝒕𝒖𝒉.”

Nama “Samson” diambil dari kisah tokoh Alkitab yang merobohkan kuil musuh sambil mengorbankan dirinya sendiri demi menghancurkan lawan-lawannya.

Dan banyak analis percaya, filosofi itulah yang menjadi dasar opsi nuklir Israel.

Bukan untuk perang biasa.
Bukan untuk ancaman kecil.

Tapi untuk skenario paling gelap:

Saat Israel merasa terpojok…
dikepung…
dan berada di ambang kehancuran total.

Di situlah muncul konsep yang sering disebut:

"𝐎𝐧𝐞 𝐛𝐮𝐭𝐭𝐨𝐧 𝐟𝐨𝐫 𝐚𝐥𝐥.”
𝐒𝐚𝐭𝐮 𝐭𝐨𝐦𝐛𝐨𝐥 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐬𝐞𝐦𝐮𝐚𝐧𝐲𝐚.

Teorinya sederhana tapi brutal:

Jika negara itu benar-benar akan hancur, maka Israel diyakini tidak akan pergi sendirian.

Meski Israel tak pernah secara resmi mengakui punya senjata nuklir, dunia percaya mereka memiliki puluhan hingga ratusan hulu ledak nuklir, lengkap dengan kemampuan peluncuran dari darat, kapal selam, hingga udara.

Kebijakan ini disebut “nuclear ambiguity” — ambigu secara resmi, tapi cukup jelas untuk membuat musuh berpikir dua kali.

Karena inti sebenarnya bukan soal memakai nuklir.

Tapi membuat lawan takut pada kemungkinan bahwa nuklir itu bisa dipakai.

Dan itulah kenapa “𝙎𝙖𝙢𝙨𝙤𝙣 𝙊𝙥𝙩𝙞𝙤𝙣” dianggap bukan sekadar strategi militer…

melainkan pesan psikologis paling ekstrem:

📢“𝐉𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐩𝐞𝐫𝐧𝐚𝐡 𝐝𝐨𝐫𝐨𝐧𝐠 𝐤𝐚𝐦𝐢 𝐤𝐞 𝐭𝐢𝐭𝐢𝐤 𝐭𝐞𝐫𝐚𝐤𝐡𝐢𝐫.”

Sampai hari ini, tidak ada dokumen resmi yang mengakui doktrin ini secara terbuka.

Namun di dunia intelijen dan geopolitik, teori tersebut terus dibahas sebagai salah satu kartu terakhir Israel jika menghadapi ancaman eksistensial.

Karena di Timur Tengah…
kadang yang paling menakutkan bukan senjata yang terlihat.

Tapi tombol yang semua orang percaya memang ada. Dan 𝗜𝘀𝗿𝗮𝗲𝗹 𝗽𝘂𝗻𝘆𝗮 𝟵𝟬 𝘁𝗼𝗺𝗯𝗼𝗹 𝗯𝘂𝗸𝗮𝗻 𝗵𝗮𝗻𝘆𝗮 𝟭! Tidak seorangpun dapat selamat kecuali Tuhan Allah Israel!! Sejarah sudah membuktikan!!

IRAN DI UJUNG JURANG? China Tiba-Tiba Suruh Warganya Kabur Sekarang Juga!China mendadak keluarkan alarm darurat untuk se...
30/04/2026

IRAN DI UJUNG JURANG? China Tiba-Tiba Suruh Warganya Kabur Sekarang Juga!

China mendadak keluarkan alarm darurat untuk seluruh warganya di Iran: “Keluar sekarang sebelum terlambat!”

Ini bukan drama. Februari lalu China kasih warning serupa… besoknya serangan AS-Israel langsung meledak.

Sekarang peringatannya muncul lagi.

Kedubes China bahkan kasih sinyal dingin: yang nekat tetap tinggal kemungkinan harus tanggung risiko sendiri. Bahasa halusnya? “Kalau perang pecah, jangan berharap banyak bantuan.”

Warga juga diminta menjauhi gedung pemerintah dan fasilitas militer. Pertanyaannya: China sebenarnya sudah tahu target berikutnya?

Saat AS dan Israel makin agresif, perintah evakuasi dari sekutu dekat Iran ini terasa seperti kode keras:

Diplomasi mungkin sudah sekarat… dan Timur Tengah tinggal menunggu ledakan berikutnya.

Iran secara terbuka memamerkan rudal balistik Kheibar Shekan dalam kondisi siap luncur di pusat Kota Tabriz, Rabu malam ...
30/04/2026

Iran secara terbuka memamerkan rudal balistik Kheibar Shekan dalam kondisi siap luncur di pusat Kota Tabriz, Rabu malam (22/4/2026), dalam demonstrasi kekuatan yang disertai peringatan langsung bahwa setiap agresi ke wilayahnya akan dibalas dengan target yang ditentukan, bahkan oleh kehendak publik.

Laporan Fars News Agency menyebutkan, sejak siang, informasi mengenai “kejutan” dari Komandan Angkatan Dirgantara IRGC, Sayyid Majid Mousavi, telah menyebar luas dan mendorong mobilisasi warga ke pusat-pusat kota.

Meskipun begitu dari pengalaman Perang Iran AS-ISRAEL Februari kemarin, serangan Iran tidak menimbulkan kerusakan yang berarti bagi Israel. Israel sendiri memiliki senjata anti rudal yang mengintersep setiap serangan rudal, sehingga kota Tel Aviv aman dari serangan rudal dan drone Iran. Kebanyakan rudal dan drone Iran malah jatuh didaerah penduduk pinggiran.

Iran sudah Minta Tolong ke Rusia dan China, Berharap segera Dikirimi Rudal, sementara stok rudal Rusia sendiri makin men...
30/04/2026

Iran sudah Minta Tolong ke Rusia dan China, Berharap segera Dikirimi Rudal, sementara stok rudal Rusia sendiri makin menipis menyusul perang dengan Ukraina hingga 4 tahun belum berakhir, bahkan 2026 ini Rusia mengalami kemerosotan dimana pasukan dan peralatannya banyak yang hancur akibat serangan drone Ukraina yang lebih dominan.

Iran disebut telah meminta bantuan kepada Rusia dan China setelah negaranya dibombardir.
Menurut laporan DSM, menyusul "Perang 12 Hari" dengan Israel pada Juni 2025, pemerintah Iran mempercepat negosiasi dengan Rusia dan China untuk pengadaan sistem rudal canggih.

Menurut laporan terbaru dari Financial Times, pembicaraan ini berlanjut bahkan setelah embargo senjata internasional diberlakukan kembali pada bulan September.

Iran dilarang melakukan perdagangan senjata legal selama bertahun-tahun, sebagai bagian dari upaya internasional terkoordinasi untuk memaksa negara tersebut bernegosiasi mengenai program nuklirnya.

Iran bergerak cepat untuk menandatangani perjanjian senjata, memesan pesawat tempur Rusia dan pendahulu rudal balistik dari China.

Baik Moskow maupun Beijing menolak legalitas pemberlakuan kembali sanksi tersebut.

Oleh karena itu, alih-alih mengurangi penjualan senjata, kedua pemasok senjata tersebut terus menegosiasikan kesepakatan dengan Iran.

Dan Iran, yang babak belur akibat perang, berupaya untuk mengisi kembali persenjataannya dan memperkuat dukungan politik dari luar negeri.

Address

Manado
95115

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Informasi Suluh posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Informasi Suluh:

Share