Komunitas Ikan Gabus Makassar-Maros

Komunitas Ikan Gabus Makassar-Maros Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Komunitas Ikan Gabus Makassar-Maros, Business service, Jalan Ap. Pettarani, Maros.

MUDAH MEMBUAT EKSTRAK ALBUMINTingginya kandungan albumin dari ikan gabus membuat ekstrak ikan ini mulai dilirik pihak ru...
18/07/2016

MUDAH MEMBUAT EKSTRAK ALBUMIN
Tingginya kandungan albumin dari ikan gabus membuat ekstrak ikan ini mulai dilirik pihak rumah sakit untuk diberikan kepada pasien pascaoperasi, yaitu sebagai pengganti serum albumin impor, yang sangat mahal harganya.
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Prof. Dr. Ir. Eddy Suprayitno, MS, dari Universitas Brawijaya, Malang, telah membuktikan kemampuan ekstrak albumin dari ikan gabus untuk menggantikan serum albumin impor.
Harga serum albumin impor mencapai jutaan rupiah per 10 milimeter. Padahal, dalam satu kali operasi paling tidak dibutuhkan 30 milimeter. Penggunaan ekstrak ikan gabus ini diharapkan dapat mengurangi biaya operasi pembedahan yang selama ini dikenal sangat mahal.
Membuat ekstrak ikan gabus dengan cara sederhana, dapat dilakukan sendiri di rumah tangga. Bagi mereka yang belum bisa mengonsumsi makanan berat, dapat merebus ikan gabus hingga seluruh sarinya keluar. Sari ikan tersebut kemudian disaring dan dikonsumsi seperti minum air. Agar tidak berbau amis, sari kaldu ikan gabus dapat juga dicampur jeruk nipis.
Ikan gabus dapat diolah dengan berbagai cara. Masyarakat Sulawesi Selatan dan Papua biasa mengolah ikan gabus menjadi sup asam pedas, sedangkan masyarakat jawa dan Sunda mengolahnya dengan cara digoreng. Masyarakat Banjarmasin biasa menggunakan ikan gabus untuk membuat kerupuk. Variasi lain yang dapat dilakukan adalah dalam bentuk abon atau disantan seperti ikan kakap. Untuk bayi, ikan gabus dapat dipipil dan disajikan seperti nasi tim.
Ikan gabus sebaiknya disajikan dengan cara direbus, dikukus, ataupun dibuat sup. Ikan gabus goreng atau bakar memang lebih nikmat, tetapi nilai gizinya turun. Selain itu, menggoreng biasanya dilakukan dengan minyak berlebih, sehingga dapat meningkatkan kadar lemak pada ikan.
Padahal, ikan gabus termasuk bahan makanan yang sehat dan aman untuk dikonsumsi karena kadar lemak dan kolesterolnya masih di bawah rata-rata. Bahaya lain yang mengintai dari ikan bakar dan goreng adalah racun karsinogenik yang dapat mengganggu kesehatan tubuh.
Seperti ikan air tawar lainnya, salah satu kelemahan ikan gabus adalah memiliki bau lumpur. Namun, hal tersebut bukanlah alasan untuk tidak mengonsumsinya mengingat manfaatnya sangat luar biasa. Untuk menyiasatinya, ikan gabus dapat dicuci dengan air kapur. Bisa juga direbus lebih dulu dengan berbagai rempah, seperti kunyit ataupun jeruk nipis, baru kemudian diolah sesuai selera.

Kandungan protein ikan gabus juga lebih tinggi daripada bahan pangan yang selama ini dikenal sebagai sumber protein sepe...
18/07/2016

Kandungan protein ikan gabus juga lebih tinggi daripada bahan pangan yang selama ini dikenal sebagai sumber protein seperti telur, daging ayam, maupun daging sapi. Kadar protein per 100 gram telur 12,8 gram; daging ayam 18,2 gram; dan daging sapi 18,8 gram. Nilai cerna protein ikan juga sangat baik, yaitu mencapai lebih dari 90 persen.
Selain itu, protein kolagen ikan gabus juga lebih rendah dibandingkan dengan daging ternak, yaitu berkisar 3-5 persen dari total protein. Hal tersebut yang menyebabkan tekstur daging ikan gabus lebih empuk daripada daging ayam ataupun daging sapi.
Rendahnya kolagen menyebabkan daging ikan gabus menjadi lebih mudah dicerna bayi, kelompok lanjutt usia, dan juga orang yang baru sembuh dari sakit. Bayi memerlukan asupan protein tinggi, tetapi belum memiliki saluran pencernaan yang sempurna.
Albumin pembentuk sel
Keunggulan protein ikan gabus lainnya adalah kaya akan albumin, jenis protein terbanyak (60 persen) di dalam plasma darah manusia. Peran utama albumin di dalam tubuh sangat penting, yaitu membantu pembentukan jaringan sel baru.
Tanpa albumin; sel-sel di dalam tubuh akan sulit melakukan regenerasi, sehingga cepat mati dan tidak berkembang. Albumin inilah yang juga berperan penting dalam proses penyembuhan luka.
Di dalam ilmu kedokteran, albumin biasa dimanfaatkan untuk mempercepat pemulihan jaringan sel tubuh yang terbelah, misalnya karena operasi atau pembedahan. Itulah sebabnya pasien pascaoperasi sangat dianjurkan mengonsumsi ikan gabus, dengan harapan dapat membantu proses penyembuhan di dalam tubuh.
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Prof. DR. Dr. Nurpudji A. Taslim dari Universitas Hasanudin, Makassar, menunjukkan kadar albumin pasien di RS Wahidin Sudiro Husodo Makassar, Sulawesi Selatan, meningkat tajam setelah beberapa kali mengonsumsi ikan gabus. Hal tersebut mempercepat kesehatan pasien.
Penelitian serupa juga pernah dilakukan pada bagian bedah RS Umum Dr. Saiful Anwar Malang. Hasil uji coba tersebut menunjukkan pemberian 2 kg ikan gabus masak setiap hari kepada pasien pascaoperasi dapat meningkatkan albumin dari kadar yang rendah (1,8 g/dl) menjadi normal.
Penelitian yang dilakukan di Universitas Hasanudin juga menunjukkan pemberian ekstrak ikan gabus selama 10-14 hari dapat meningkatkan kadar albumin darah 0,6-0,8 g/dl. Para ODHA (orang dengan HIV/AIDS) yang diberi ekstrak ikan gabus secara teratur, dapat meningkatkan kadar albumin di dalam darah, sehingga berat badannya akan naik secara perlahan.
Selain membantu pembentukan jaringan baru, albumin yang berada di dalam darah juga berfungsi untuk mengatur keseimbangan air di dalam sel, memberikan gizi di dalam sel, dan membantu mengeluarkan produk buangan. Albumin juga berfungsi mempertahankan pengaturan cairan di dalam tubuh.
Konsumsi Sejak Balita
Konsumsi ikan gabus sebaiknya mulai dibiasakan sejak balita. Pemberian makanan yang kaya albumin ini bukan hanya dilakukan ketika anak menunjukkan gejala sakit, tetapi juga ketika sehat. Hal tersebut berkaitan dengan fungsi albumin yang sangat penting.
Sebuah penelitian yang dilakukan Ida Samidah dari Balitbangda Sulawesi Selatan menunjukkan, balita yang mengonsumsi ikan gabus secara teratur memiliki kadar albumin jauh lebih tinggi dibandingkan dengan balita yang tidak mengonsumsinya. Selain itu, balita yang mengonsumsi ikan gabus secara teratur juga mengalami peningkatan berat badan dan kadar hemoglobin darah secara nyata.
Di pasaran, ikan gabus lebih banyak dijual dalam keadaan kering dan sudah diasinkan. Namun, tidak sedikit p**a ikan gabus dijual dalam keadaan segar. Ikan gabus kering atau dalam keadaan masih segar mempunyai khasiat yang sama bagi kesehatan.
Hal yang perlu dicermati pada ikan gabus kering asin adalah kadar natriumnya yang tinggi. Natrium tersebut berasal dari garam dapur (natrium klorida) yang digunakan untuk mengasinkan ikan. Konsumsi natrium tinggi akan menyebabkan seseorang mudah mengalami hipertensi. Karena itu, penderita tekanan darah tinggi disarankan untuk mengonsumsi ikan gabus segar.
Upaya sederhana untuk mengurangi kadar natrium pada ikan gabus kering asin adalah dengan cara merendamnya dalam larutan garam encer, selama beberapa jam sebelum diolah lebih lanjut. Dengan perendaman tersebut, garam dari konsentrasi tinggi (pada ikan asin) akan mengalir menuju konsentrasi rendah (larutan garam encer), sehingga kadar garam pada ikan turun.
Mendukung Pertumbuhan Anak
Albumin bukan hanya dibutuhkan pasien yang sedang menjalani operasi, tetapi juga anak-anak yang sedang dalam tahap pertumbuhan. Bila kadar albumin rendah, protein yang dikonsumsi anak akan pecah. Protein yang seharusnya dikirim untuk pertumbuhan sel menjadi tidak maksimal.
Pada anak yang kekurangan albumin, seperti penderita tuberkulosis (TBC atau TB), daya kerja obat yang diminum menjadi kurang maksimal. Sementara pada anak yang sedang berada di fase periode emas pertumbuhan (golden age), yaitu usia 1-5 tahun, kekurangan albumin akan sangat mengganggu pertumbuhan otaknya. Semakin sedikit albumin, pertumbuhan sel di otak akan semakin lambat. Sel otak yang sedikit menyebabkan anak menjadi kurang cerdas.
Kadar albumin normal di dalam tubuh antara 3,5-4,5 g/dl. Kadar albumin yang kurang dari 2,2 g/dl menunjukkan masalah pada tubuh. Umumnya masalah gizi yang diderita anak-anak bukan hanya disebabkan oleh asupan yang kurang, tetapi juga karena zat gizi yang berhasil dibawa oleh darah sangat sedikit, sehingga tidak bisa memberi gizi pada sel. Kasus seperti ini sering ditemukan pada anak-anak yang mempunyai kebiasaan makan banyak dan cukup bergizi, tetapi pertumbuhannya sangat lambat.
Banyak orangtua yang kemudian mengaitkan lambatnya pertumbuhan anak dengan gejala cacingan. Padahal, penyebab utama adalah karena kekurangan albumin. Kekurangan albumin menyebabkan zat gizi di dalam darah tidak dapat disalurkan dengan baik ke sel-sel tubuh yang memerlukan.
Kekurangan gizi seperti ini pun berdampak terhadap penurunan daya kekebalan tubuh, sehingga anak mudah sakit. Sementara pada anak yang menderita penyakit tertentu, semisal TBC, akan menjadi lebih lama untuk disembuhkan.
Sebenarnya tubuh memiliki cadangan albumin yang bisa digunakan bila asupan albumin sangat kurang. Cadangan albumin berada di dalam otot. Namun, bila albumin cadangan ini diambil terus-menerus, anak akan mengalami gangguan pertumbuhan. Anak tersebut akan terlihat sangat kurus dan tubuhnya tidak bugar.
Itulah sebabnya, bila anak kita sulit sekali tumbuh, sebaiknya bukan hanya diberi obat anticacing. Yang paling penting, perhatikan asupan makanannya, apakah cukup bergizi atau tidak. Usahakan untuk selalu menyajikan makanan yang kaya protein albumin, seperti ikan gabus.

Ikan gabus ini sudah dikenal mempunyai manfaat yang sangat besar. Kandungan gizi terlebih kandungan protein albuminnya y...
18/07/2016

Ikan gabus ini sudah dikenal mempunyai manfaat yang sangat besar. Kandungan gizi terlebih kandungan protein albuminnya yang cukup tinggi, membuat ikan ini sangat bermanfaat sekali untuk proses penyembuhan luka.

Ikan kutuk merupakan salah satu jenis ikan air tawar. Walaupun ikan air tawar, namun kandungan gizi ikan kutuk tidak kalah tinggi dari ikan laut.

Khasiat Manfaat Ikan Kutuk

1. Untuk pasien pasca operasi

Pasca operasi biasanya orang tua zaman dulu akan melarang kita untuk makan ikan dengan alasan luka sulit kering dan gatal. Hal ini tentu tidak benar karena dengan menghindari ikan, protein yang dibutuhkan oleh tubuh untuk proses penyembuhan pasti kurang.

Memang tidak salah, jika sobat sering makan ikan setelah operasi atau saat mempunyai luka pada luka akan terasa gatal sekali. Hal ini merupakan salah satu bagian dari proses penyembuhan luka.

2. Mempercepat proses penyembuhan luka

Protein berfungsi untuk mengganti sel tubuh yang rusak dan sebagai zat pembangun. Bagian kulit yang rusak akibat luka akan segera teregenerasi dengan memperbanyak konsumsi protein. Hal ini tentu akan membantu mempercepat proses penyembuhan luka.

Sebenarnya bukan hanya luka operasi, namun semua jenis luka dapat segera sembuh dengan memanfaatkan tingginya kadar protein ikan ini.

3. Baik untuk pencernaan

ikan kutuk atau ikan gabus ini sangat mudah dicerna oleh tubuh. Hal ini karena kandungan protein kolagen yang terdapat pada ikan kutuk lebih rendah dibandingkan kadar protein yang terkandunh dalam daging. Kandungan protein kolagen dalam ikan kutuk ini hanya sekitar 3% sampai sekitar 5% dari total protein kolagen.

4. Membantu penyembuhan berbagai jenis penyakit

Kandungan alnumin yang cukup tinggi pada ikan kutuk ini, bermanfaat untuk membantu proses penyembuhan berbagaijenis penyakit.

Beberapa jenis penyakit yang dapat sembuh dengan mengkonsumsi ikan gabus ini antara lain:

Hepatitis, infeksi pada paru seperti TBC, Nefrotik sindrom
Tonsilitis, Thypus, sepsis, gastritis.
5. Menjaga kesehatan ginjal

Albumin pada ikan kutuk atau ikan gabus berfungsi untuk memelihara tekanan onkotik. Tekanan onkotik yang dihasilkan oleh albumin dari ikan kutuk ini dapat memelihata fungsi ginjal.

6. Mengurangi pembengkakan

Edema atau pembengkakan dalam saluran pencernaan dapat teratasi dengan memanfaatkan tekanan onkotik yang dihasilkan oleh albumin.

7. Mengatasi stroke ringan fase akut

Tekanan onkotik yang dihasilkan oleh albumin dari ikan kutuk tadi dimanfaatkan sebagai metode hemodilusi. Metode ini dapat membantu menangani penderita dengan stroke ringan dan dalam fase akut.

8. Sumber protein

Kandungan protein yang tinggi pada ikan kutuk yaitu sekitar 25,2 gram dalam 100 gr ikan gabus membantu memenuhi kebutuhan protein dalam tubuh.

9. Pembentukan dan pertumbuhan otot

Kandungan protein ikan gabus cukup tinggi, yang mana protein ini merupakan zat pembangun. Protein membantu pembentukan massa otot.

10. Sebagai sumber albumin

Kandungan albumin pada ikan gabus lebih tinggi daripada telur. Hal ini sangat membantu sekali untuk mencukupi an meningkatkan kadar albumin pada sebagian orang yang mengalami defisiensi albumin.

11. Meingkatkan berat badan

Kalori yang terkandung dalam ikan gabus sekitar 69 kalori tiap 100 gr ikan gabus. Kandungan kalori yang cukup tinggi ini membantu meningkatkan berat badan bagi sobat yang mempunyai berat badan kurang. Pada ODHA atau orang dengan HIV/AIDS, ikan gabus membantu meningkatkan jumlah berat badan.

12. Menjaga kesehatan tulang

Kandungan kalium dan fosfor yang cukup tinggi yaitu sekitar 62 mg kalsium dan 76 fosfor dalam 100 gr ikan kutuk membantu menjaga kesehatan tulang. Kalsium dan fosfor ini membantu menjaga kepadatan tulang dan mencegah osteoporosis.

13. Menjaga keseimbangan cairan

Albumin juga berfungsi untuk menjaga regulasi cairan tubuh. Selain mengandung albumin, dalam 100 gr ikan kutuk juga memngandung sekitar 63 gr air.

14. Sumber vitamin A

manfaat ikan kutuk567Tidak hanya wortel, tapi kita juga dapat memenuhi kebutuhan vitamin A drngan mengkonsumsi ikan kutuk. Walaupun tidak sebanyak kandungan vitamin A pada buah dan sayur, namun kita dapat juga memperoleh manfaat vitamin A ini dengan mengkonsumsi ikan kutk. Dalam 100 gr ikan kutuk mengandung kurang lebih 150 mg vitamin A.

15. Baik untuk ibu hamil dan janin

Kandungan gizi yang cukup tinggi ang terkandung pada ikan kutuk sangat baik sekali untuk ibu hamil danjuga janinnya.

Cara budidaya Ikan Gabus di Kolam Terpal - Untuk Anda beberapa pengagum ikan tentu tahu pasti bagaimanakah enaknya ikan ...
18/07/2016

Cara budidaya Ikan Gabus di Kolam Terpal - Untuk Anda beberapa pengagum ikan tentu tahu pasti bagaimanakah enaknya ikan gabus waktu dikonsumsi. Bila sampai kini Anda cuma dapat membelinya di pasar, maka Anda sekarang akan dapat p**a jual serta mengonsumsinya. Langkahnya yaitu dengan beternak ikan gabus di kolam terpal. Anda dapat memakai tempat kosong di sekitar rumah Anda yg tidak terpakai. Tak perlu keluarkan ongkos banyak untuk bikin kolam dari beton, lantaran Anda dapat bikin kolam ikan gabus dengan memakai terpal atau plastik mulsa. Cara budidaya ikan gabus di kolam terpal yang mudah serta membuahkan sebetulnya tak susah, bila Anda tertarik, dapat lihat langkahnya di bawah ini.

Tips Langkah Dalam Cara Budidaya Ikan Gabus Kolam Terpal
Tentukan Indukan Jantan Serta Betina.
Langkah pertama yang dikerjakan untuk budidaya kolam terpal yaitu dengan pilih indukan jantan serta betina Yang baik serta umurnya sudah tua atau matang untuk di jadikan indukan, yakni dengan lihat penampilan ikan gabus dengan cara fisik. Mengenai tanda-tanda ikan gabus jantan yaitu mempunyai kepala berupa oval, warna badan gelap, bila di urut keluarkan cairan bening, serta lubang ge***al berwarna merah. Mengenai ciri fisik pada betinanya yaitu warna badan lebih jelas dengan kepala yang bulat serta perut jadi membesar. Cara budidaya ikan gabus di kolam terpal yang baik yaitu tentukan Induk yang baik, tentukan ikan gabus jantan yang beratnya sudah meraih 1 KG.

Pemijahan Untuk Mendapatkan Bibit;
Bibit ikan gabus bakal dihasilkan bila pemijahan berjalan berhasil. Yang butuh disiapkan yaitu bak tempat persiapan dengan ukuran panjang 7 m x 4 m x 2 m. Lalu keringkan bak itu sepanjang 3 sampai 4 hari. Kemudian barulah bak beton itu berisi air sampai 50 cm. Cara budidaya ikan gabus di kolam terpal bakal sedikit susah waktu pemijahan, lantaran bakal tambah baik bila air dibiarkan mengalir, sedang memakai terpal cukup susah untuk mengalirkannya. Lalu tutupi kolam itu dengan memakai enceng gondok. Serta masukkan pejantan 30 serta betina 30 dalam bak itu, lantas bila telah bertelur, bawa dengan memakai skupnet yang halus serta telur juga siap menetas.
Penetasan Telur

Supaya proses penetasan dapat di kontrol dengan mudah, jadi baiknya proses dikerjakan dengan memakai akuarium agar selain mudah mengontrol kita dapat melihat dengan jelas perkembangan dikarenakan tarnparan media tempat penetasan tersebut.. Hingga bila cara budidaya kolam terpal yang Anda kerjakan, seharusnya Anda konsisten menyediakan akuarium untuk hasil paling baik.
Pemeliharaan Larva

Untuk pemeliharaan larva ikan gabus bisa diawali mulai sejak 2 hari sesudah menetas sampai ikan itu berumur 15 hari. Yangmasih tetap bayi ini dapat mesti di beri pakan, yakni nauplii Artemia. Untuk memperoleh pakan ikan gabus itu Anda dapat beli di toko ikan atau toko pakan ternak.
Setelah itu ikan telah siap untuk tempati kolam baru. Cara budidaya ikan gabus di kolam terpal tak perlu menanti untuk pengeringan sampai 1 minggu. Tetapi bila Anda memakai kolam beton, jadi Anda mesti menanti sampai 1 minggu baru bisa dipakai. Dememikian cara singkat yang dapat kami sampaikan semoga bermanfaat dan dapat membantu anda yang sedang mencari cara budidaya ikan gabus di kolam terpal. Semoga sukses bro,,,!!

Ikan GabusDengan kandungan nutrisi yang begitu baik, tentu ikan gabus sangat bermanfaat bagi kesehatan. hanya saja mungk...
18/07/2016

Ikan Gabus
Dengan kandungan nutrisi yang begitu baik, tentu ikan gabus sangat bermanfaat bagi kesehatan. hanya saja mungkin saat ini belum begitu banyak orang yang menyadari hal itu, sehingga tingkat konsumsi ikan gabus masih kalah dengan ikan-ikan jenis lain. Namun kebenaran akan khasiat ikan gabus telah dapat dibuktikan secara ilmu pengetahuan, sehingga sebenarnya cepat atau lambat masyarakat akan mengenal manfaat ikan ini. Mungkin inilah saatnya bagi kita untuk mencoba usaha budidaya ikan gabus ini.

Selain khasiatnya yang besar, ada beberapa faktor pendukung lainnya yang perlu kita cermati dalam mengembangkan usaha budidaya ikan gabus. Faktor pendukungnya yaitu bahwa merawat atau menternak ikan gabus tidak membutuhkan proses yang rumit. Cara beternak ikan gabus pada umumnya sama saja dengan cara ternak ikan-ikan konsumsi jenis lain seperti ikan lele misalnya. Kemudian, faktor pendukung selanjutnya yaitu belum begitu banyaknya pesaing karena saat ini ikan gabus masih belum begitu dilirik oleh para pembudidaya ikan konsumsi.

Ikan gabus adalah salah satu jenis ikan yang digunakan untuk keperluan konsumsi. Menurut sebuah penelitian, ikan gabus d...
18/07/2016

Ikan gabus adalah salah satu jenis ikan yang digunakan untuk keperluan konsumsi. Menurut sebuah penelitian, ikan gabus diketahui memiliki kandungan protein yang disebut albumin yang sangat tinggi. Kandungan tersebut sangat baik bagi tubuh manusia, mengingat albumin adalah salah satu bagian protein yang cukup penting. Dengan kandungan nutrisi yang dimiliki oleh ikan gabus, mengkonsumsi ikan gabus secara rutin dipercaya mampu mengatasi berbagai macam jenis penyakit berbahaya, seperti stroke, hepatitis, maupun infeksi paru-paru.

Kandungan nutrisi tinggi ikan gabus juga diyakini mampu memperbaiki kondisi gizi buruk yang terjadi pada bayi, anak-anak, maupun pada ibu hamil. Selain itu, ikan tersebut juga mampu membantu mempercepat proses penyembuhan luka. Keyakinan-keyakinan terhadap khasiat ikan gabus tersebut diperkuat dengan beberapa penelitian yang telah dilakukan oleh para ahli. Namun sayangnya hingga saat ini budidaya ikan gabus masih belum begitu populer di kalangan masyarakat.

Dengan kandungan nutrisi yang begitu baik, tentu ikan gabus sangat bermanfaat bagi kesehatan. hanya saja mungkin saat ini belum begitu banyak orang yang menyadari hal itu, sehingga tingkat konsumsi ikan gabus masih kalah dengan ikan-ikan jenis lain. Namun kebenaran akan khasiat ikan gabus telah dapat dibuktikan secara ilmu pengetahuan, sehingga sebenarnya cepat atau lambat masyarakat akan mengenal manfaat ikan ini. Mungkin inilah saatnya bagi kita untuk mencoba usaha budidaya ikan gabus ini.

Selain khasiatnya yang besar, ada beberapa faktor pendukung lainnya yang perlu kita cermati dalam mengembangkan usaha budidaya ikan gabus. Faktor pendukungnya yaitu bahwa merawat atau menternak ikan gabus tidak membutuhkan proses yang rumit. Cara beternak ikan gabus pada umumnya sama saja dengan cara ternak ikan-ikan konsumsi jenis lain seperti ikan lele misalnya. Kemudian, faktor pendukung selanjutnya yaitu belum begitu banyaknya pesaing karena saat ini ikan gabus masih belum begitu dilirik oleh para pembudidaya ikan konsumsi.

Mengenal Lebih Dekat Ikan GabusIkan gabus merupakan ikan air tawar liar dan predator benih yang rakus dan sangat ditakut...
18/07/2016

Mengenal Lebih Dekat Ikan Gabus
Ikan gabus merupakan ikan air tawar liar dan predator benih yang rakus dan sangat ditakuti pembudidaya ikan. Ikan ini merupakan ikan buas (carnivore yang bersifat pemakan segala yang predator). Di alam, ikan gabus tidak hanya memangsa benih ikan tetapi juga ikan dewasa dan serangga air lainnya termasuk kodok.
Asal usul Ikan Gabus, Ternyata ikan gabus adalah ikan asli Indonesia. Hidup di perairan sekitar kita, di rawa, di waduk dan di sungai-sungai yang airnya tenang. Namun sayang, pop**asi ikan gabus di alam sudah mulai berkurang, sehingga budiadaya ikan gabus ini sangat perlu dikembangkan.
Ikan gabus dikenal dengan banyak nama. Ada yang menyebutnya sebagai aruan, haruan (Melayu dan Banjar), kocolan (Betawi); bayong, bogo, licingan, kutuk (Jawa), bale salo (Bugis); dan lain-lain.. Nama ilmiahnya adalah Channa striata (Bloch, 1793) dan ada yang menyebutnya Ophiocephalus striatus.
Kelas : Pisces
Subkelas : Actinopterygii
Ordo : Perciformes
Famili : Channidaeae
Genus : Channa
Species : Channa sriata/Ophiocephalus striatus
Ada beberapa jenis gabus. Channa striata merupakan jenis ikan gabus yang banyak ditemui dan memiliki ukuran tubuh relatif kecil. Jenis lain adalah gabus toman Channa micropeltes dan Channa pleuropthalmus. Gabus toman merupakan jenis gabus yang berukuran tubuh besar, mencapai panjang 1 meter dengan 5 kg.
Ikan gabus memiliki kepala berukuran besar dan agak gepeng mirip kepala ular (sehingga dinamai snakehead). Terdapat sisik-sisik besar di atas kepala. Tubuh berbentuk bulat gilig memanjang, seperti peluru kendali atau torpedo. Sirip punggung memanjang dan sirip ekor membulat di ujungnya. Sisi atas tubuh dari kepala hingga ke ekor berwarna gelap, hitam kecokelatan atau kehijauan. Sisi bawah tubuh putih. Sisi samping bercoret-coret tebal (striata).Warna ini sering kali menyerupai lingkungan sekitarnya. Mulutbesar,dengan gigi-gigi besar dan tajam.
Ikan gabus biasa ditemukan di perairan umum sebagai ikan liar. Banyak itangkap di danau, rawa, sungai, dan saluran-saluran air hingga ke sawah-sawah. Di Indonesia, ikan gabus awalnya hanya terdapat di barat garis Wallacea (Sumatera, Jawa, dan Kalimantan). Namun dalam perjalanan waktu, ikan gabus diintroduksi (dimasukkan) ke wilayah Indonesia Timur.
Pada beberapa daerah yang dilalui aliran sungai besar, rawa-rawa, danau, kolam, sawah dan lain sebagainya atau memasuki kolam-kolam pemeliharaan ikan dan menjadi hama yang memangsa ikan-ikan peliharaan. Jika sawah, kolam atau parit mengering, ikan ini akan berupaya pindah ke tempat lain, atau bila terpaksa, akan mengubur diri di dalam lumpur hingga tempat itu kembali berair. Oleh sebab itu ikan ini acap kali ditemui "berjalan" di daratan khususnya di malam hari di musim kemarau mencari tempat lain yang masih berair. Ikan gabus bisa bertahan hidup tanpa air karena bisa bernapas menyerap oksigen bebas menggunakan alat bantu pernapasan berupa "labirin".

13/07/2016
Magazine
12/07/2016

Magazine

Address

Jalan Ap. Pettarani
Maros

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Komunitas Ikan Gabus Makassar-Maros posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share