Besiru

Besiru Besiru bermakna gotong royong.

Dalam konsep kekinian memiliki makna kolaborasi, komitmen, integritas & saling tolong- menolong.Besiru Hub hadir sebagai wadah kolaborasi untuk memajukan UMKM, pelaku kreatif & komunitas di NTB

02/09/2024

Besiru Hub membuka rekrutmen magang untuk masyarakat pra-kerja. Dapatkan pengalaman kerja dengan sertifikat, serta ilmu,...
18/03/2024

Besiru Hub membuka rekrutmen magang untuk masyarakat pra-kerja. Dapatkan pengalaman kerja dengan sertifikat, serta ilmu, skill, dan pengetahuan seputar Social Media Specialist dan Digital Marketing selama proses magang berlangsung, yang tentunya akan bermanfaat sebagai bekal memasuki dunia kerja sesungguhnya.

Setiap peserta magang akan melalui proses sebagai berikut:
1. Rekrutmen
2. Seleksi data & wawancara
3. Training sebagai Social Media Specialist
4. Magang

Kirimkan CV lengkap melalui WhatsApp 082339701054 sebelum 31 Maret 2024.

Hidup Harus Memiliki Arti: Sederhana, Kaya MaknaDalam kehidupan ini, seringkali kita terjebak dalam angan-angan akan kem...
17/12/2023

Hidup Harus Memiliki Arti: Sederhana, Kaya Makna

Dalam kehidupan ini, seringkali kita terjebak dalam angan-angan akan kemewahan. Namun, pernahkah kita bertanya, "Apakah semua itu benar-benar memberi arti?" Kita hidup di dunia yang serba cepat dan penuh gemerlap, namun di balik itu semua, ada keindahan tersendiri dalam kesederhanaan.

Bayangkan sebuah rumah kecil di pinggir kota, dikelilingi taman yang hijau. Di sana, kebahagiaan bukan diukur dari banyaknya harta, melainkan dari kehangatan obrolan di teras rumah saat senja. Kita sering lupa, bahwa hidup yang berarti tidak selalu tentang berapa banyak yang kita miliki, melainkan seberapa banyak kita bisa berbagi dan memberi makna.

Kemewahan mungkin memberi kepuasan sesaat, tapi kesederhanaan? Ah, itu adalah anugerah yang terus memberi. Seperti secangkir teh hangat di pagi hari, sederhana namun mampu memberi kehangatan.

Lalu, bagaimana dengan ilmu pengetahuan? Ilmu, bagaikan lampu di tengah kegelapan. Banyak yang mengejar ilmu setinggi langit, namun lupa untuk menyalakannya bagi yang lain. Ilmu yang berkah bukanlah yang melambung tinggi tanpa tujuan, melainkan yang sederhana namun mampu menerangi jalan orang banyak.

Ingatlah, ilmu yang berharga adalah yang bisa dibagi. Seperti pohon yang rendah hati, memberi naungan tanpa memandang siapa yang berteduh di bawahnya. Ilmu yang sedikit namun berkah, lebih berarti daripada ilmu yang melimpah tapi terkunci dalam kesombongan.

"Seni Persuasi di Media Sosial: Mengubah 'Sharing' Menjadi 'Selling'"Ada sebuah perubahan menarik dalam dunia pemasaran ...
22/11/2023

"Seni Persuasi di Media Sosial: Mengubah 'Sharing' Menjadi 'Selling'"

Ada sebuah perubahan menarik dalam dunia pemasaran media sosial sejak kemunculan platform TikTok Shop. Platform ini, dengan cepatnya, mengubah paradigma jualan online dari "sharing-sharing dahulu, baru jualan" menjadi model penjualan yang lebih langsung dan to the point. Namun, seiring dengan penutupan TikTok Shop akibat regulasi, ada kebutuhan untuk kembali ke strategi asal, yakni "sharing-sharing dahulu, baru jualan". Kenapa strategi ini begitu penting?

Pertama-tama, mari kita bahas tentang 'hukum timbal balik' atau 'Reciprocity' dalam dunia pemasaran. Hukum ini mengatakan bahwa ketika seseorang memberikan sesuatu, kita cenderung ingin membalasnya. Dalam konteks media sosial, ini berarti bahwa dengan membagikan konten yang bernilai dan menarik terlebih dahulu, Anda menciptakan rasa 'hutang budi' pada audiens Anda. Ini membuka jalan untuk persuasi yang lebih efektif ketika Anda akhirnya menawarkan produk Anda.

Selanjutnya, strategi "sharing-sharing dulu, baru jualan" tidak hanya tentang membangun reciprocity. Ini juga tentang menetapkan authority dan credibility. Ketika Anda membagikan konten yang informatif dan bermanfaat, Anda menunjukkan keahlian Anda di bidang tersebut. Ini meningkatkan persepsi audiens tentang keandalan Anda dan produk yang Anda tawarkan.

Selain itu, ada aspek 'celebrity' dan 'liking'. Dengan terus berinteraksi dan membagikan konten yang menarik, Anda membangun hubungan dengan audiens Anda. Orang lebih cenderung membeli dari seseorang yang mereka sukai dan percaya, daripada dari seseorang yang hanya muncul untuk menjual sesuatu.

Dalam dunia pemasaran saat ini, di mana konsumen dihadapkan pada ribuan iklan setiap hari, penting untuk menonjol. Dengan strategi "sharing-sharing dulu, baru jualan", Anda tidak hanya berbagi produk, tetapi juga cerita, nilai, dan kepribadian merek Anda. Ini membantu menciptakan koneksi emosional dengan audiens, yang pada akhirnya akan mendorong keputusan pembelian.

Pemasaran media sosial bukan lagi hanya tentang menjual, tetapi tentang membangun hubungan, mendidik audiens, dan memberikan nilai. Ini adalah pendekatan yang lebih holistik, yang pada akhirnya akan lebih efektif dalam membangun loyalitas merek dan mendorong penjualan.

Jadi, jika Anda ingin sukses di dunia media sosial yang serba cepat ini, ingatlah untuk terlebih dahulu memberi nilai, membangun koneksi, dan menanam kepercayaan. Strategi ini bukan hanya tentang menjual produk, tetapi tentang menjual ide, gaya hidup, dan mimpi. Dengan cara ini, setiap 'share' Anda bukan hanya sebuah postingan, tetapi langkah menuju kesuksesan bisnis Anda di dunia digital.

"Kolaborasi Keren: Ketika Kampus dan Komunitas Bisnis Bersatu"Halo, Sobat Muda Indonesia! Pernah dengar nggak, hampir 75...
16/11/2023

"Kolaborasi Keren: Ketika Kampus dan Komunitas Bisnis Bersatu"

Halo, Sobat Muda Indonesia! Pernah dengar nggak, hampir 75% dari generasi kita ingin menjadi pemimpin di dunia bisnis? Ya, itulah ambisi dari mayoritas anak muda di negeri ini untuk terjun ke dunia wirausaha. Namun, perjalanan menuju kesana nggak semudah membalik telapak tangan, lho. UMKM kita masih seperti puzzle yang belum menemukan tempatnya di industri manufaktur yang luas. Plus, kita juga harus 'surfing' di gelombang digital agar nggak tenggelam di lautan persaingan.

Soal dana, idealnya bank-bank kita harusnya menyalurkan 30% pembiayaannya ke UMKM. Bandingkan dengan Korea Selatan yang sudah berani memompa hingga 80%, jelas kita perlu brainstorming lebih dalam lagi nih untuk mendukung UMKM kita.

Menurut data BPS tahun 2019, UMKM telah menyerap 123 juta pekerja. Tapi, ada yang unik nih: kebanyakan dari mereka adalah lulusan SMP, berjenis kelamin laki-laki, dan tinggal di daerah pedesaan. Sementara itu, jumlah pengangguran justru didominasi oleh lulusan SMA/SMK dan perguruan tinggi.

Setiap tahun, kampus-kampus kita menghasilkan jutaan lulusan. Tapi, apakah mereka semua bisa terjun langsung ke dunia kerja? Nah, ini dia PR kita. Kita perlu menghadirkan sistem pendidikan yang lebih sinkron dengan kebutuhan dunia industri saat ini.

Bagaimana jika kita transformasi kampus menjadi tempat pelatihan bisnis yang seru? Bayangkan, perusahaan-perusahaan keren, NGO, hingga proyek riset menjadi 'kampus sementara' bagi mahasiswa selama enam bulan. Ditambah lagi, para praktisi hebat yang mengajar di kelas dengan dana dari pemerintah. Keren, kan?

Untuk para dosen, mungkin saatnya untuk 'menyelami' dunia industri, mengintegrasikan pengalaman nyata ke dalam materi pengajaran mereka. Dengan begitu, mereka bisa membawa cerita autentik dari garis depan bisnis ke kelas.

Terakhir, dunia bisnis dan industri perlu membuka pintu mereka lebih lebar untuk magang atau proyek riset bersama mahasiswa. Siapa tahu, inilah awal mula lahirnya inovasi yang akan membuat Indonesia semakin unggul!

Yuk, kita bangun sinergi yang kuat antara universitas dan dunia bisnis. Dengan kolaborasi ini, mimpi menjadi wirausahawan nggak lagi sekadar angan, tapi langkah nyata menuju masa depan gemilang. Ayo wujudkan bersama! 🌟🎓🔨

"Bisnis Itu Kayak Game: Mainnya Harus Serius, Bro!"Pernah nggak sih kalian berpikir bahwa menjalankan bisnis itu mirip m...
15/11/2023

"Bisnis Itu Kayak Game: Mainnya Harus Serius, Bro!"

Pernah nggak sih kalian berpikir bahwa menjalankan bisnis itu mirip main game? Ya, serius! Dalam game, kita harus fokus, strategis, dan yang pasti, mainnya harus serius kalau mau naik level. Nah, bisnis juga gitu, guys!

Setiap Hari Kayak Quest Harian:
Dalam bisnis, setiap hari ada 'quest' atau misi yang harus diselesaikan. Itu bisa jadi ngatur strategi marketing, brainstorming produk baru, atau sekadar ngobrol sama tim. Pokoknya, jangan sampai 'miss daily quest', ya!

Upgrade Skill, Don't Just Grind:
Dalam game, grinding terus-terusan itu membosankan dan nggak efektif. Sama kayak bisnis, kita harus upgrade skill kita terus. Belajar dari pengalaman, ambil kursus online, atau ngobrol sama mentor. Jangan cuma 'grind', tapi upgrade diri terus!

Jangan Cuma Copy-Paste Strategy Orang Lain:
Pernah main game dan nyontek strategi dari player lain? Kadang berhasil, tapi seringnya malah gagal, kan? Di bisnis juga gitu. Lihat strategi orang lain boleh, tapi yang terpenting adalah buat strategi yang sesuai dengan karakteristik bisnis kita sendiri.

Tim Itu Seperti Party dalam Game:
Dalam game, kita sering butuh party atau tim untuk menyelesaikan misi. Bisnis juga sama, kita butuh tim yang solid. Jadi, perhatiin baik-baik siapa saja yang jadi 'party member' kita di bisnis.

Build Your Own Empire:
Setiap player di game punya impian membangun kerajaan sendiri, kan? Nah, di bisnis juga begitu. Kita membangun 'kerajaan' kita sendiri, dengan ciri khas dan gaya kita sendiri. Ini bukan cuma tentang uang, tapi juga tentang menciptakan sesuatu yang bisa kita banggakan.

So, buat kalian yang lagi di jalur bisnis, ingat ya, mainnya harus serius tapi tetap fun. Anggap aja kayak main game kesukaan kalian, tapi ini game kehidupan nyata.
Level up terus, dan suatu hari nanti, kalian pasti bisa jadi 'top player' di game bisnis ini! Let's rock the business world, guys! 🚀🎮💼

"Kepahlawanan Sejati: Berbuat Tanpa Syarat"Pahlawan bukanlah gelar yang diberikan oleh orang lain, tetapi sebuah panggil...
10/11/2023

"Kepahlawanan Sejati: Berbuat Tanpa Syarat"

Pahlawan bukanlah gelar yang diberikan oleh orang lain, tetapi sebuah panggilan hati untuk berbuat tanpa syarat. Kepahlawanan sejati adalah ketika kita tidak memikirkan diri sendiri, melainkan orang lain. Ini adalah perjalanan spiritual yang membimbing kita untuk bertemu dengan Sang Maha.

Kita seringkali terjebak dalam dorongan untuk menjadi pahlawan yang diakui oleh dunia. Namun, dalam esensi kepahlawanan sejati, tindakan kita tidak selalu perlu disoroti oleh sorotan panggung besar. Sebaliknya, menjadi pahlawan dalam kehidupan sehari-hari adalah tujuan yang lebih mulia.

Kepahlawanan sejati tercermin dalam tindakan-tindakan kecil yang kita lakukan tanpa mengharapkan penghargaan atau pujian. Itu adalah ketika kita mengulurkan tangan untuk membantu seseorang yang membutuhkan, memberikan bahu untuk menangisi mereka yang sedang berduka, atau sekadar mendengarkan dengan tulus ketika seseorang perlu bersuara.

Ketika seorang tetangga melalui masa sulit, dan tanpa berpikir dua kali, kita menyediakan makanan untuk keluarganya. Atau ketika seorang teman merasa terasing, dan kita memberikan dukungan dan persahabatan tanpa syarat. Itu adalah ketika kita menjadi pahlawan dalam kehidupan mereka, bahkan jika itu tidak pernah mencuat di media sosial atau mendapatkan pujian.

Kepahlawanan sejati bukan tentang penilaian orang lain, melainkan penilaian dari Tuhan. Ketika kita berbuat baik tanpa syarat, kita mengikuti jejak para pahlawan sejati sepanjang sejarah. Mereka yang mengorbankan diri untuk kebaikan orang lain tanpa pamrih.

Jadi, jadilah pahlawan dalam kehidupan sehari-hari. Jadilah teladan untuk orang-orang di sekitar kita. Ingatlah bahwa kepahlawanan sejati adalah tentang berbuat baik, tanpa menunggu hadiah atau penghargaan. Itu adalah panggilan hati yang akan membawa kita lebih dekat kepada Sang Maha.

"Lebih dari Sekedar Kopi: Kisah Kebaikan yang Menghangatkan Hati di ZUS Coffee"Di sudut kota yang sibuk, ada sebuah kafe...
09/11/2023

"Lebih dari Sekedar Kopi: Kisah Kebaikan yang Menghangatkan Hati di ZUS Coffee"

Di sudut kota yang sibuk, ada sebuah kafe yang mengerti bahwa secangkir kopi bisa lebih dari sekedar kafein; itu bisa menjadi pelukan hangat untuk jiwa. ZUS Coffee, sebuah kafe yang tak hanya menyajikan kopi, tapi juga kebaikan dan kepedulian yang tulus kepada setiap pengunjungnya.

Kisah Rachel, seorang wanita Malaysia yang berbagi pengalaman pahitnya dengan klien, mengungkapkan bagaimana kafe ini menjadi lebih dari tempat nongkrong biasa. Di tengah keputusasaannya, sebuah surat tisu dari pelayan ZUS Coffee berisi kata-kata semangat menjadi obat bagi hari buruknya. "Semoga kamu tidur nyenyak malam ini. Jangan lupa cintai diri sendiri," pesan itu berkata.

Gestur kecil ini, sebuah pesan di tisu, mungkin terlihat sederhana, tapi dampaknya luar biasa. Itu adalah bukti bahwa kebaikan, bahkan yang paling tidak terduga, bisa menjadi cahaya di hari yang gelap. ZUS Coffee tidak hanya menyajikan kopi; mereka menyajikan empati dan pengertian, mengingatkan kita bahwa di balik setiap transaksi, ada hati manusia yang bisa kita sentuh.

Rachel, yang hampir menangis di meja pesanannya, menemukan kenyamanan dalam kata-kata tersebut. Dan ketika dia membagikan kisahnya, ribuan orang di media sosial merasakan getaran yang sama. Kebaikan pelayan ZUS Coffee telah melampaui dinding kafe, menyentuh hati jauh di luar ruang mereka.

ZUS Coffee sendiri, dengan komentar hangat mereka, mengirimkan pelukan virtual yang menggema komitmen mereka untuk kebaikan. "Tenang saja, semuanya akan baik-baik saja," mereka menulis, sebuah mantra yang kita semua butuhkan di saat-saat sulit.

Kafe ini telah membuktikan bahwa kepedulian dan perhatian bisa menjadi bagian dari menu sehari-hari. Mereka tidak hanya membuat kopi; mereka membuat perbedaan, satu pesan semangat pada satu waktu. Di dunia yang sering kali terasa tidak peduli, ZUS Coffee mengingatkan kita bahwa kebaikan masih ada, dan itu bisa datang dari tempat yang paling tidak kita duga: di balik meja kafe, di antara aroma kopi yang baru diseduh.

"Mitos Selebgram dan Realitas Bisnis Cafe Tongkrongan"Dalam era digital saat ini, banyak pemilik cafe tongkrongan yang b...
06/11/2023

"Mitos Selebgram dan Realitas Bisnis Cafe Tongkrongan"

Dalam era digital saat ini, banyak pemilik cafe tongkrongan yang berharap bisa mendapatkan keuntungan instan dengan menggandeng selebgram ternama. Mereka berpikir, dengan endorse dari influencer hits, cafe tongkrongan mereka akan langsung ramai. Namun, realitasnya? Tidak semudah itu

Bayangkan, kamu punya cafe tongkrongan dengan konsep yang biasa-biasa saja, lalu kamu memutuskan untuk menggandeng influencer yang ternyata terkenal di kalangan wibu. Lucu, bukan? Atau, meskipun kamu sudah memilih influencer yang sesuai dengan niche cafe tongkrongan, bagaimana jika ternyata engagement yang mereka miliki tidak asli? Bisa jadi, mereka hanya menggunakan trik-trik tertentu untuk meningkatkan views dan likes. Hasilnya? Cafe tongkronganmu tetap sepi.

Bisnis cafe tongkrongan memang unik. Jika kamu hanya fokus pada penjualan kopi, mungkin kamu bisa mendapatkan keuntungan yang lumayan. Namun, jika kamu juga menawarkan tempat yang nyaman, fasilitas mewah, dan berbagai fitur lainnya, tentu modal yang kamu keluarkan akan lebih besar. Dan balik modal? Bisa jadi lebih lama.

Sebelum memutuskan untuk membuka cafe tongkrongan, pertimbangkan dulu tujuanmu. Jika kamu benar-benar serius ingin mendapatkan keuntungan, maka kamu harus memikirkan banyak hal. Mulai dari konsep unik, branding yang kuat, kualitas kopi yang enak, strategi promosi yang tepat, hingga pemilihan influencer yang sesuai. Namun, jika kamu hanya ingin membuka cafe tongkrongan sebagai hobi atau tempat hangout pribadi, ya, silakan saja.

Intinya, dalam bisnis, tidak ada yang instan. Semua membutuhkan proses, strategi, dan tentu saja, kerja keras. Jadi, sebelum menyalahkan influencer karena cafe tongkronganmu tidak ramai, mungkin saatnya untuk introspeksi diri dan memikirkan strategi bisnis yang lebih matang.

Namun, ada satu hal yang sering terlupakan oleh pemilik cafe tongkrongan. Yaitu, memahami apa yang sebenarnya diinginkan oleh konsumen. Konsumen saat ini tidak hanya mencari tempat untuk minum kopi, tetapi mereka juga mencari pengalaman. Mereka ingin merasa nyaman, diterima, dan menjadi bagian dari komunitas. Oleh karena itu, selain menyajikan kopi yang enak, cafe tongkrongan juga harus menyediakan suasana yang hangat dan ramah.

Selain itu, pemilik cafe tongkrongan juga harus memahami bahwa konsumen saat ini sangat cerdas. Mereka bisa dengan mudah mengetahui apakah sebuah cafe tongkrongan benar-benar otentik atau hanya sekedar mengikuti tren. Oleh karena itu, penting bagi pemilik cafe tongkrongan untuk selalu jujur dan transparan kepada konsumen.

Jadi, apa yang sebenarnya diinginkan oleh konsumen dari sebuah cafe tongkrongan? Jawabannya mungkin beragam, tetapi ada beberapa hal yang umumnya diinginkan oleh konsumen. Pertama, mereka ingin merasa diterima dan menjadi bagian dari komunitas. Kedua, mereka ingin mendapatkan pengalaman yang berbeda dari cafe tongkrongan lainnya. Ketiga, mereka ingin mendapatkan value for money, yaitu mendapatkan produk dan layanan yang sesuai dengan harga yang mereka bayar.

Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk membuka cafe tongkrongan, penting bagi pemilik untuk memahami apa yang sebenarnya diinginkan oleh konsumen. Selain itu, pemilik juga harus memahami bahwa bisnis cafe tongkrongan bukan hanya tentang menjual kopi, tetapi juga tentang menjual pengalaman.

Dengan memahami keinginan dan kebutuhan konsumen, pemilik cafe tongkrongan akan lebih mudah untuk menentukan strategi bisnis yang tepat. Selain itu, dengan memahami konsumen, pemilik juga akan lebih mudah untuk memilih influencer yang tepat untuk mempromosikan cafe tongkrongannya.

Jadi, jika kamu sedang berencana untuk membuka cafe tongkrongan atau sudah memiliki cafe tongkrongan tetapi merasa kesulitan dalam meningkatkan penjualan, mungkin saatnya untuk kembali ke dasar dan memahami apa yang sebenarnya diinginkan oleh konsumen. Dengan begitu, kamu akan lebih mudah untuk menentukan strategi bisnis yang tepat dan memilih influencer yang tepat untuk mempromosikan cafe tongkronganmu.

Di dunia ini, kebaikan bagaikan matahari yang selalu dikejar bayangannya. Ya, setiap tindakan mulia seringkali mendapat ...
02/11/2023

Di dunia ini, kebaikan bagaikan matahari yang selalu dikejar bayangannya. Ya, setiap tindakan mulia seringkali mendapat tantangan, tapi percayalah, di balik itu ada tangan-tangan tak terlihat yang siap menopang. Seperti magnet, hati yang tulus menarik hati serupa, membentuk jalinan yang tak terlihat namun terasa kehangatannya.

Orang baik akan menemukan kompasnya dalam kebaikan orang lain, dan dalam setiap pertemuan, ada cermin yang memantulkan nilai-nilai luhur yang sama. Kita semua memiliki cerita masa lalu yang berbeda, namun satu hal yang pasti: setiap kita memiliki lembaran masa depan yang masih bisa ditulis dengan tinta kebaikan.

Jadi, jangan pernah ragu untuk berbuat baik. Sebab, di setiap sudut kehidupan, ada kesempatan untuk bertemu dengan mereka yang akan menggenggam tanganmu dan berjalan bersama menuju masa depan yang lebih cerah. Ingatlah, kebaikan adalah benih yang ketika ditabur, akan tumbuh dan berkembang, tak hanya dalam diri sendiri tapi juga dalam kehidupan orang lain.

'Mulailah Dari Pasar'Ada pepatah lama yang mengatakan, "Pelanggan adalah raja". Namun, ironisnya, banyak pebisnis yang t...
31/10/2023

'Mulailah Dari Pasar'

Ada pepatah lama yang mengatakan, "Pelanggan adalah raja". Namun, ironisnya, banyak pebisnis yang terjebak dalam jaringan kepuasan diri sendiri. Mereka begitu terpesona dengan ide brilian mereka hingga melupakan satu hal esensial: Apakah ada orang yang ingin membeli ide tersebut? Akibatnya, banyak bisnis yang berakhir dengan toko-toko sepi, hanya ditemani oleh nyanyian jangkrik di malam hari. 🦗

Para ahli bisnis dari generasi ke generasi selalu menekankan pentingnya memahami pasar. Seperti kata Seth Godin, "Jangan mencari pasar untuk produk Anda, tapi carilah produk yang tepat untuk pasar Anda". Ini bukanlah konsep baru. Bahkan, sejak zaman Nabi, prinsip ini telah diterapkan. Sebagai contoh, Abdurrahman bin Auf yang meminta rekan-rekannya untuk menunjukkan di mana pasar berada sebelum memutuskan untuk berdagang.

Jadi, apa yang seharusnya kita lakukan sebagai pebisnis? Pertama, lakukan riset mendalam tentang pasar. Pahami kebutuhan, keinginan, dan harapan target pasar Anda. Kedua, sesuaikan produk atau layanan Anda dengan kebutuhan pasar. Dan ketiga, jangan takut untuk melakukan inovasi berdasarkan feedback dari pelanggan.

Dalam dunia bisnis yang penuh persaingan, "product-market fit" adalah kunci untuk bertahan dan berkembang. Sedangkan "product-ego fit" hanya akan mengantarkan Anda ke jalan buntu. Jadi, saat memulai atau mengembangkan bisnis, selalu ingat untuk menempatkan pasar di urutan pertama. Karena pada akhirnya, kepuasan pelanggan adalah ukuran kesuksesan sejati. 😊

"Mencari Tim Impian? Pastikan Mereka 'PASTI'!"Saat kita berbicara tentang memulai bisnis, kita seringkali terfokus pada ...
31/10/2023

"Mencari Tim Impian? Pastikan Mereka 'PASTI'!"

Saat kita berbicara tentang memulai bisnis, kita seringkali terfokus pada ide produk dan target pasar. Namun, ada satu elemen krusial yang sering terlupakan: tim yang akan bersama kita dalam perjalanan ini.

Banyak yang bertanya, "Bagaimana sih cara memilih anggota tim yang tepat?" Jawabannya sederhana: cari yang memiliki kualitas 'PASTI'.

Apa itu 'PASTI'?

- Passion: Mereka yang bersemangat akan bekerja dengan hati, menjadikan setiap tugas bukan sebagai beban, melainkan kesenangan.

- Attitude: Sikap seseorang mencerminkan karakternya. Dengan sikap yang baik, tantangan apa pun bisa dihadapi dengan kepala dingin.

- Skill: Kemampuan teknis tentu sangat penting. Dengan skill yang mumpuni, pekerjaan akan terselesaikan dengan efisien.

- Teamwork: Dalam bisnis, kerjasama tim adalah kunci. Tim yang solid akan saling mendukung, berkomunikasi dengan baik, dan menciptakan harmoni di tempat kerja.

- Integrity: Ini adalah fondasi dari semua poin di atas. Kejujuran dan konsistensi antara perkataan dan tindakan adalah hal yang tak ternilai harganya.

Jadi, saat Anda berencana merekrut anggota tim, pastikan mereka memiliki kualitas 'PASTI'. Dengan tim yang 'PASTI', kesuksesan bisnis Anda pun semakin pasti!

Address

Jalan Ahmad Yani 3
Mataram
83237

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Besiru posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share