23/05/2021
ARABIAN TRAVEL MARKET (ATM) 2021 - HYBRID
OFFLINE : MAY 14th-19th, 2021 (DUBAI WORLD TRADE CENTER)
ONLINE : MAY 24th-26th, 2021 (ANVAYA BEACH HOTEL & RESORT BALI)
Suatu masa yang sulit, masa dimana corona virus membuat sebuah wabah pandemik yang hampir menghentikan semua aktifitas apa lagi tourism sector.
Bagi NTT DMC ini sebuah cobaan besar, betapa tidak setelah 2 tahun berturut-turut fokus mendevelopment market Europe dalam mempromosikan dan memasarkan destinasi wisata di NTT (Flores Island, Komodo National Park, Sumba Island, Timor Island, Alor Island, Lembata Island, Sabu Island, Rote Island) langsung dihantam pandemik. Sebut saja waktunya untuk panen eh langsung stuck.
Tapi itulah bisnis. Ada ritme nya, naik turun, gagal sukses itu sebuah kisah klasik. Bahkan orang besar sekalipun, orang sukses saat inipun, orang yang sudah dikategorikan kaya pun mengalami hal yang sama, so im not alone, begitulah kira-kira kata-kata yang pas untuk menghibur diri, menguatkan tekad agar tidak kendor dan tetap konsisten.
Sejak pandemik corona virus 19 hadir di muka bumi ini segala hal netoworking, sales & marketing activity terpaksa dilakukan secara online via digital platform yang canggih. Namun sejatinya aktifitas jual beli pada umumnya diperlukan face to face transaksi karena di sana ada sebuah fase yang tidak dapat terjadi dan ditemukan di online. Perlu ada fase dimana satu dengan yang lainnya dapat saling meyakinkan untuk berbisnis dan bertransaksi dengan rasa saling percaya karena bisnis ini terkait services, hospitality yang tidak dapat diukur value nya begitu saja. Perlu sebuah proses panjang di dalamnya. Ini menyangkut orang lain yang menjadi akan menjadi customer diantara kedua belah pihak. Ini juga menyangkut transaksi uang dalam jumlah besar yang bisa sampai miliaran bahkan triliunan rupiah.
Ketika ARABIAN TRAVEL MARKET DUBAI 2021 yang adalah salah satu b2b meeting bergengsi di dunia untuk market Arab dilakukan secara offline, maka Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tdk mau kehilangan moment, mengambil kesempatan ini untuk ikut serta dan melibatkan beberapa hospitality industri seperti Hotel dan Usaha Perjalanan Wisata. Sebagai salah satu industri pariwisata yang konsisten mempromosikan dan memasarkan destinasi wisata di NTT khususnya Labuanbajo dan Taman Nasional Komodo sebagai salah satu super priority destinasi maka NTT DMC - PT. Flores Komodo TOURS terseleksi dalam penentuan industri yang join di dalam kepesertaan ATM DUBAI 2021.
Berawal dari sebuah keraguan, akankah ada buyer yang berpartisipasi, akankan aman dalam perjalanan menuju ke Dubai dan kembali dari Dubai tanpa terpapar virus, apakah duit yang ada cukup untuk memenuhi operasional cost selama event nanti dan pertanyaan-pertanyaan keraguan lainnya yang menyelimuti hati yang nyaris depresi karena pendemik ini maka NTT DMC memberanikan diri mengikuti event bergengsi yang dilakukan secara HYBRID yaitu offline pada tanggal 14-19 Mei 2021 di Dubai World Trade Center dan online pada tanggal 24-26 Mei 2021 di Anvaya Beach Hotel & Resort di Bali.
Proses panjangpun harus dilalui, PCR test yang harus dilakukan sebelum keberangkatan ke Dubai, dilanjut pada saat tiba di Dubai kemudian sebelum kembali ke Indonesia di Dubai, kemudian setiba di Indonesia (Jakarta) harus PCR lagi dan karantina 5 hari kemudian PCR kembali di hari keempat masa karantina harus tetap dilalui. Nama baik dan konsistensi menghentikan penyebaran virus cobid19 pun dipertaruhkan. Puji Tuhan dengan taat protokol kesehatan selama di perjalanan dan selama event semua hasil test adalah NEGATIVE.
Sebuah kebanggaan besar bahwa sy pribadi bisa mengambil bagian menjalankan tugas negara mempromosikan destinasi wisata Indonesia di ajak internasional bergengsi ini dengan tetap sehat selama proses berlangsung. Kita harus tetap menjaga market agar mereka tidak pindah ke lain hati, tetap menjual destinasi wisata kita ke client2x mereka. Kita dari Indonesia harus bisa datang langsng meyakinkan loyal client kita di market Arabian country bahwa Indonesia is safe for travel and ready when border is open. Kita harus menyampaikan secara langsung sejauh apa usaha keras kita menjaga agar destinasi kita sehat dan aman dikunjungi ketika border dibuka dan turis mulai berdatangan. Sebuah pekerjaan yang tak mudah tapi dengan keseriusan dan ketekunan kita harus menjaga networking yang sudah kita dapat selama ini.
Bagi NTT DMC adalah sebuah hal baik ketika kita memberanikan diri kembali aktif dan ikut berpartisipasi dalam offline meeting b2b di luar negeri untuk menjaga agar netwotking yang selama ini sudah dibangun tetap terjaga.
Terima kasih mas Sandiaga Salahuddin Uno mas menteri Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif dan jajarannya yang memberikan harapan bagi kami industri pariwisata di Indonesia dengan ikut terlibat dalam event bergengsi ini di tengah pandemik yang belum selesai. Semoga spirit ini terus terjaga sehingga ketika pandemik berlalu, border dibuka kita siap kembali menjadi tuan rumah yang baik untuk para tamu kita.
Tuhan Memberkati selalu.
Selamat berhari minggu...