10/11/2021
Hidung sebagai alat pendeteksi? Apa benar? 😦
Yuk terus ikuti bacaan ini.
Seberapa sering sih, anda menggunakan hidung anda? Pastinya setiap hari. Tapi, apakah anda pernah menggunakan indra penciuman anda untuk melacak atau mengenal sesuatu? Berdasarkan fakta yang ada, aroma/bebauan tertentu memiliki manfaat dan resiko tertentu bagi tubuh kita. Bilamana kita menggunakan indra penciuman kita untuk hal-hal positif, yaitu aroma wewangian yang harum, maka kita akan memiliki emosi yang bisa membangkitkan memori tak terlupakan, begitu juga dengan aroma tidak sedap. Namun, yang perlu dipertanyakan adalah kenapa bebauan tertentu bisa memiliki dampak bagi tubuh kita? Alasannya adalah masing-masing aroma memiliki bahan kimianya masing-masing dan diantara kandungan kimia tersebut terdapat efek dan impact bagi tubuh kita. Kita ambil contoh bau durian. Mengapa sebagian orang tidak s**a dengan aroma durian? Karena, di dalam kandungan durian tersebut terdapat asam amino dan sulfur di dalamnya yang memunculkan aroma seperti campuran telur busuk, bawang goreng dan sulfur. Kandungan kimia tersebut bisa berbahaya bagi tubuh, disebabkan karena bilamana secara terus-terusan tercium aromanya, maka tubuh akan merasakan pusing bahkan bisa menyebabkan pingsan. Otak merespon demikian dengan sebab, otak bingung memutuskan aroma durian ini mau ditaruh di ingatan menyenangkan, benci, marah atau gimana? Tidak bisa menentukan mana yang pas. Maka dari itu, otak lebih memilih jalan pintas pingsan untuk menemukan solusi tidak memikirkannya. Bilamana hal tersebut terus-terusan dilakukan, bisa menyebabkan stres dan depresi. Dan juga bisa menyebabkan gangguan jiwa.
Wow, sebegitu parahnya aroma bila kita tidak menjaganya dari aroma-aroma tajam/menyengat. Menurut kamu bagaimana? Coba kamu kasih pendapat mengenai informasi di atas. Yuk diskusi bareng. 😊😁