Nusa Global

Nusa Global Sumber informasi Indonesia & Internasional. Berbasis Fakta - Tanpa Sensasi. Update harian terpercaya.

Hunterbrook Media merilis laporan yang menuduh kejanggalan dalam pengadaan alutsista Indonesia dari Czechoslovak Group, ...
23/05/2026

Hunterbrook Media merilis laporan yang menuduh kejanggalan dalam pengadaan alutsista Indonesia dari Czechoslovak Group, namun di sudut kecil laporan itu sendiri tertulis jelas: "Hunterbrook Capital is short $CSG.AS". Artinya mereka secara finansial diuntungkan jika harga saham CSG hancur pasca IPO. Ini bukan investigasi, ini perampokan pasar modal berbalut narasi jurnalistik, menggunakan nama Indonesia sebagai alat pemicu kepanikan investor.

Transaksi buyback saham subsidiari yang mereka sebut "misterius" dan "mencurigakan" sejatinya adalah praktik korporasi yang sangat lumrah dalam proses restrukturisasi sebelum IPO, bukan dana siluman seperti yang mereka framing. Tuduhan ini juga secara tidak langsung menghina seluruh sistem pengawasan negara kita, mulai dari Kemenhan, Bappenas, Kementerian Keuangan, DPR RI, hingga audit berlapis BPK, semua ada dalam rantai verifikasi pengadaan alutsista bernilai triliunan ini.

Penulis laporan Hunterbrook bukan jurnalis independen biasa, mereka adalah veteran intelijen Angkatan Laut AS dan mantan analis senior pemerintah AS untuk kawasan Asia-Pasifik. Standar ganda mereka sangat telanjang: ketika industri pertahanan Barat memakai jaringan konsultan lokal disebut market access yang profesional, namun ketika Indonesia memakai local partner seperti Republikorp untuk transfer teknologi pertahanan, langsung dicap broker gelap.

Republikorp hadir justru untuk menjalankan mandat Undang-Undang Industri Pertahanan kita, membawa Transfer of Knowledge dari jantung industri pertahanan Eropa, melokalisasi teknologi, menanggung risiko logistik, dan membangun fasilitas produksi di tanah air sendiri.

Jangan sampai kita ikut bersorak untuk narasi asing yang sejak awal dirancang untuk menghancurkan upaya kemandirian alutsista nasional kita sendiri. Kalau kamu setuju bahwa kemandirian pertahanan Indonesia tidak boleh dihancurkan oleh spekulan asing, bagikan konten ini sekarang sebelum narasi mereka lebih jauh menyebar.

Penulis: Jack de la Rocha

22/05/2026

Warga dikabarkan berhasil menangkap sosok yang diduga sebagai “pocong perampok” setelah sempat meresahkan lingkungan sekitar. Berdasarkan informasi yang beredar pelaku disebut tidak beraksi sendirian karena dua rekannya berhasil melarikan diri. Modus yang digunakan diduga dengan mengetuk pintu rumah warga pada tengah malam menggunakan kostum pocong sementara pelaku lain menguras rumah ketika penghuni panik. Menanggapi viralnya kabar tersebut Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah meminta masyarakat tetap tenang namun tetap meningkatkan kewaspadaan. Polisi menduga aksi itu dilakukan untuk menakuti warga sebagai bagian dari modus tindak kriminal. Aparat bersama perangkat lingkungan juga disebut akan memperketat patroli permukiman terutama pada malam hingga dini hari.

Sumber: Pojoksatu

18/05/2026

Pertandingan yang digelar di Stadion BJ Habibie Pare Pare Sulawesi Selatan pada Minggu malam 17 Mei 2026 berujung ricuh setelah PSM kalah dengan skor 1-2 dari Persib Bandung. Kekecewaan sebagian suporter tuan rumah memicu aksi pelemparan kembang api ke dalam area lapangan. Situasi mulai memanas saat beberapa kembang api dinyalakan dari tribune lalu diarahkan ke area stadion. Momen tersebut langsung menjadi perhatian karena terjadi sesaat setelah peluit akhir pertandingan dibunyikan.

Sumber: Pikiran Rakyat

14/05/2026

Halmahera Utara, Maluku Utara, tim gabungan petugas SAR dan relawan menemukan puing puing tulang yang diduga milik korban saat proses evakuasi pasca erupsi Gunung Dukono.

Erupsi eksplosif tersebut terjadi pada 8 Mei 2026, saat sekitar 20 pendaki berada di sekitar puncak meskipun area tersebut ditutup dan berstatus rawan bahaya.

Data sementara menyebutkan tiga pendaki tewas, terdiri atas dua warga negara Singapura dan satu warga Indonesia, setelah letusan yang memuntahkan kolom abu setinggi sampai 10 kilometer ke udara.

Operasi pencarian dan evakuasi yang melibatkan ratusan personel, termasuk tim SAR, militer, kepolisian, dan drone termal, berlangsung di tengah kondisi medan yang sulit serta aktivitas vulkanik yang terus berlangsung. Puing puing tulang yang ditemukan kini dikumpulkan untuk identifikasi lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Kejadian ini menjadi pengingat akan risiko tinggi aktivitas vulkanik di wilayah Indonesia, khususnya di gunung berapi yang masih aktif seperti Dukono, yang telah lama masuk dalam daftar potensi bahaya geologis nasional.

Sumber: Radar Bandung

13/05/2026

Seorang pria bernama Agus nekat membongkar makam ibu kandungnya di TPU Sengkol, Kelurahan Muncul, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan, pada Sabtu malam, 9 Mei 2026. Aksi itu disebut terjadi setelah Agus tersinggung ucapan pamannya. Sebelumnya, ia juga terlibat pertengkaran keluarga setelah ditegur soal kebersihan kamar oleh istri pamannya. Cekcok tersebut kemudian memancing emosi hingga Agus pergi ke makam ibunya dan mulai menggali makam tersebut. Warga, pengurus makam, petugas lingkungan, hingga tokoh masyarakat sempat berupaya menghentikan aksinya, namun usaha itu tidak berhasil. Saat warga kembali sekitar tiga puluh menit kemudian, Agus sudah meninggalkan lokasi dan makam telah tergali sedalam sekitar enam puluh sentimeter.

Sumber: Pojoksatu

09/05/2026

Aksi pawai kelulusan siswa di Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, menuai perhatian setelah video rombongan siswa berkonvoi di jalan raya beredar luas. Dalam video tersebut, terlihat sejumlah siswa menggunakan atribut mencolok dan beberapa pengendara disebut melaju secara ugal ugalan hingga menimbulkan kebisingan yang meresahkan warga. Reaksi publik pun muncul karena perayaan kelulusan seharusnya dilakukan secara positif tanpa membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Banyak warganet juga menyoroti pentingnya peran sekolah dan orang tua dalam mengawasi kegiatan seperti ini. Hingga informasi ini beredar, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah terkait kejadian tersebut.

Sumber: Pojoksatu

06/05/2026

Seorang ema ema terlihat berkendara sambil melakukan atraksi dengan mengangkat kedua tangan ketika motor tetap berjalan. Warga Mauk, Rajeg, Sepatan hingga Pakuhaji disebut sudah tidak asing dengan aksi tersebut. Pengendara lain terlihat deg degan karena aksi itu dilakukan di tengah jalan yang masih dilalui kendaraan lain. Situasi ini dinilai berisiko bukan hanya untuk diri sendiri tetapi juga pengguna jalan di sekitar.
Jika melihat aksi seperti ini di jalan apakah menurut Anda perlu langsung ditegur atau cukup diingatkan saja?

Sumber: Pojoksatu.id

30/04/2026

Video dari Karanganyar Purworejo memperlihatkan warga yang sedang duduk menghadiri hajatan dengan suasana awal yang tenang. Warga berkumpul di pinggir jalan menikmati momen bersama. Namun tiba tiba seorang pemotor melintas di tengah kerumunan dengan kecepatan cukup tinggi. Warga langsung kaget hingga sebagian berdiri mencoba menghindar. Padahal menurut keterangan jalan tersebut sudah ditutup untuk acara namun tetap diterobos pengendara.

Bagaimana pandangan Anda terhadap tindakan pemotor yang tetap menerobos di tengah kerumunan seperti ini?

Sumber: Pojoksatu

28/04/2026

Visualisasi menunjukkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Cikarang Line berada pada satu jalur sebelum benturan terjadi di Stasiun Bekasi Timur. Setelah kejadian, proses evakuasi berlangsung intensif dengan petugas berupaya menyelamatkan penumpang dan mengevakuasi korban. Insiden ini menyebabkan korban jiwa serta puluhan luka luka dan menjadi perhatian serius terkait keselamatan transportasi rel di Indonesia.

Sumber: Sindonews

27/04/2026

Kereta Api Argo Bromo Anggrek rute Gambir Surabaya Pasar Turi menabrak KRL Cikarang Line di Stasiun Bekasi Timur pada Senin 27 April pukul 20.52 WIB.

Dalam rekaman yang beredar, gerbong KRL khusus wanita mengalami kerusakan parah hingga terbelah. KRL juga dilaporkan keluar dari rel akibat benturan tersebut.

Pihak KAI melalui Manager Humas Daop 1 Jakarta menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Saat ini, PT KAI bersama kepolisian masih melakukan proses evakuasi rangkaian kereta serta penanganan korban di lokasi kejadian.

Petugas di lapangan telah bergerak untuk mengamankan area serta berkoordinasi mempercepat proses evakuasi dan pemulihan perjalanan. Sebagai langkah pengamanan, aliran listrik atas di lintas Cibitung Bekasi Timur untuk sementara dinonaktifkan.

Sumber: kumparan

Address

Bandung Barat
Ngamprah
40558

Telephone

+81322547781

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Nusa Global posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share