17/05/2026
STOP NGELUARIN MAINAN TERLALU BANYAK SEKALIGUS KE ANAK.
Kelihatannya sepele…
tapi ini salah satu alasan kenapa banyak orang tua ngerasa:
“Anakku kok nggak bisa fokus ya?” 😭
Aku pernah nonton obrolan Nikita W***y sama Prof. Rini Sekartini di podcast.
Dan jujur ya…
aku langsung mikir:
“Wah pantesan selama ini banyak anak kelihatan nggak fokus.”
Ternyata yang sering salah justru cara kita kasih stimulasi.
Prof. Rini jelasin satu hal penting banget.
Anak usia 1–2 tahun itu bukan lagi belajar fokus lama.
Di usia ini mereka lagi belajar:
• eksplorasi
• memegang benda
• mencoba hal baru
• mengenal dunia di sekitarnya
Makanya kelihatannya seperti:
– pegang ini
– pindah ke situ
– lihat benda lain
– pegang lagi yang lain
Itu bukan nggak fokus.
Itu tanda otaknya lagi belajar cepat banget.
Masalahnya sering muncul dari satu kebiasaan orang tua:
mainan dikeluarin SEMUA.
Contohnya:
• satu box mainan dibuka
• boneka, puzzle, mobil, balok semua di lantai
• niatnya biar anak betah main
Padahal yang terjadi malah sebaliknya.
Otak anak jadi kebanjiran stimulasi.
Akhirnya mereka pindah-pindah terus karena bingung harus fokus ke yang mana dulu.
Cara yang disarankan Prof. Rini justru kebalikannya.
Kalau mau melatih fokus anak kecil:
👉 mainan keluarkan satu per satu
Contohnya:
Main balok dulu → selesai
baru keluar puzzle → selesai
baru keluar mobil-mobilan
Bukan semuanya barengan.
Karena fokus di usia kecil itu bukan soal berapa lama duduk.
Tapi soal:
✔ menyelesaikan satu aktivitas kecil
✔ mencoba sampai selesai
✔ lalu pindah ke aktivitas berikutnya
Ada satu hal lagi yang sering bikin orang tua salah paham.
Anak usia 1–3 tahun sebenarnya belum bisa dilabeli “tidak fokus”.
Karena di fase ini:
– naik turun tangga = normal
– pegang apa saja = normal
– mondar-mandir = normal
– penasaran ke semua hal = normal
Selama:
✔ aman
✔ diawasi
✔ lingkungannya safe
Justru itu tanda otaknya lagi berkembang.
Prof. Rini juga bilang sesuatu yang cukup nyelekit.
Sering kali yang merasa “anaknya terlalu aktif” itu sebenarnya karena:
orang tua capek ngejar anak. 😭
Misalnya:
anak main air → orang tua panik
anak naik k