23/04/2022
Orang dengan hipertensi memiliki kemungkinan untuk juga mengalami disfungsi ereksi. Tekanan darah tinggi dapat merusak lapisan pembuluh darah yang menyebabkan arteri mengeras dan menyempit (aterosklerosis), sehingga membatasi aliran darah. Itu artinya akan lebih sedikit darah yang bisa mengalir ke p***s.
Penurunan aliran darah ke p***s dapat membuat seseorang sulit mempertahankan ereksi atau kerap disebut juga disfungsi ereksi. Hipertensi juga bisa bisa mengganggu ejakulasi dan menurunkan gairah seksual. Informasi selengkapnya mengenai kaitan hipertensi dan disfungsi seksual bisa dibaca di sini!
Efek Samping Obat Hipertensi Picu Disfungsi Ereksi
Selain berdampak pada kondisi fisik, disfungsi ereksi juga memicu kecemasan. Kecemasan inilah yang akhirnya membuat pria menghindari untuk berhubungan intim dan ini dapat memengaruhi hubungannya dengan pasangan.
Baca juga: Ganggu Performa, Begini Cara Mengatasi Disfungsi Ereksi
Efek samping obat tekanan darah tinggi pada pria juga menyebabkan masalah disfungsi seksual. Obat tekanan darah tinggi yang dapat menyebabkan disfungsi seksual sebagai efek samping meliputi:
1. Pil Air (diuretik)
Diuretik dapat menurunkan aliran darah yang kuat ke p***s, sehingga sulit mencapai ereksi. Obat jenis ini juga dapat menguras seng pada tubuh, yang diperlukan untuk membuat hormon seks menjadi testosteron.
2. Beta Blocker
Obat-obatan ini, terutama beta blocker generasi lama seperti propranolol (Inderal, Innopran XL), biasanya dikaitkan dengan disfungsi seksual. Untuk mengurangi risiko efek samping dari obat-obatan ini minumlah dosis obat persis seperti yang ditentukan.
Artikel-Halodoc.
โ๏ธSemoga sahabat Amirna selalu sehat ya..