29/10/2024
PENGELOLAAN KEUANGAN DALAM RUMAH TANGGA MUSLIM..
berdasarkan kajian ustadz Budi Azhari,LC.
Kalo kita sering denger istilah istri adalah menteri keuangan atau istri adalah manager keuangan maka suami adalah sbg PRESIDEN keuangan atau DIREKTUR keuangan yg mengatur menteri keuangan..
Menurut ustadz Budi Azhari, pengelolaan keuangan rumah tangga yg benar adalah merupakan hasil diskusi antara istri (sang mager) dan suami(sang direktur)
Tugas suami BUKAN CUMA MEMBERI UANG NAFKAH,TAPI JUGA MEMIMPIN PROSES PENGGUNAANNYA
Karna suami adalah PEMIMPIN, dan pemimpin itu harus paham pengelolaan keuangan dia yg akan ditanyai Allah tentang Kemana saja uang dalam rumah tangganya dikeluarkan, untuk apa saja..dll
Langkah2 pengelolaannya mulai dari sang istri membuat proposal kebutuhan rumah tangga selama sebulan pada suami, lalu istri pengajukan proposal itu, dari sana akan tercipta suatu diskusi yg indah antara "manager" dan "direktur"
Manager harus mampu menjelaskan alasan dari setiap kebutuhan yg diajukannya alasannya dan urgensinya sementara direktur berhak menyetujui atau tidak,
Direktur bisa bertanya mendetail tentang alasan tentang kebutuhan itu..
Disini tugas istri membuat perencanaan keuangan, sementara tugas suami penyandang dana, pemenuhan kebutuhan
Makanya penting bagi penyandang dana tau digunakan untuk apa saja uang yg diberikan,karna ini menyangkut hisab diakhirat kelak sbg bentuk tanggung jawab sbg pemimpin keluarga..
Jika dibulan tertentu terjadi inflasi suami juga tau dan faham jika istri minta tambahan uang karna alasannya jelas dan bisa dipertanggungjawabkan..
Dengan melakukan ini suami istri akan lebih intens berkomunikasi tentang perencanaan keuangan dalam rumah tangga, masing-masing tau hak dan kewajibannya
Bukankah lebih indah ketika suami mau memenuhi kebutuhan keluarganya dgn penuh tanggungjawab..
Selain itu qowammah/kepemimpinan akan naik berkali lipat didepan istri
Sang istri akan merasa berada dalam kepemimpinan yg tepat, ini juga akan berpengaruh terhadap persepsi anak2 kpd ayahnya, anak² akan lebih hormat dan respect sehingga nasehat ayah pun akan didengar dan dilaksanakan..
Membangun qowammah suami itu penting..karena kalo suami faham perannya sbg pemimpin dia akan jadi suami yg baik..
Dia akan malu kalo keluarganya kekurangan
Dia akan malu main game seharian sedangkan istrinya gedebukan ngurus anak,masak, nyuci, beberes rumah melakukan pekerjaan tanpa batuannya(suami), ga ada kan pemimpin yg bisanya main game seharian??😁
Dia akan malu memberikan contoh yang buruk
Dia akan malu lepas tangan dari pengasuhan anaknya,sang penerus peradaban.. karna dia sadar semua akan dipertanggung jawabkan, semua akan dihisab
Dia akan malu mengkhianati keluarga yang dipimpinnya dia tidak mau mengejar kesenangan sesaat dan mengorbankan keluarganya
Selanjutnya dia akan hadir jiwa dan raganya membersamai anak dan istrinya karena dia sadar tugas utamanya bukan sekedar mencari nafkah,tapi juga membimbing keluarganya menuju hal2 yg diridhoi Allah. ❤️
Jika suami sudah bisa mengambil peran sbg pemimpin dan istri taat pada suami, maka mendidik anak jadi lebih mudah insyaallah..
Perpaduan ayah yg Sholeh dan ibu yg taat adalah modal dasar dalam pengasuhan yg baik..
Disini terlihat sesungguhnya yg punya peran utama dalam keluarga muslim adalah SUAMI
Suami itu pemimpin.
Suami itu sang pengarah.
Suami itu sang penggagas tujuan pernikahan mau dibawa kemana
Suami itu sang pembimbing
Suami itu sang pengayom
Suami itu sang panutan utama
Suami itu sang designer yg merancang segala model pengasuhan, pendidikan dan tarbiyah keluarga
Suami itu kepala sekolah yg harus faham visi misi pendidikan anaknya dan mampu mensejahterakan gurunya yaitu sang istri
Semua berpusat pada suami, suamilah sang ARSITEK PERADABAN dipundaknya dibebankan segala hal yg hisabnya berat diakhirat.. ❤️ adapun jika kita melihat semua urusan rumah tangga dipegang istri itu karena budaya patriarki yg tumbuh subur dimasyarakat kita..
Menjadi seorang wanita itu spesial sekali. ..,Allah sangat memuliakan wanita sampai² tugas² yg berat dibebankan kepada laki²
Semoga semakin banyak suami yg mampu menjadi pemimpin yg baik untuk keluarganya..
Karena dipundak para suami dan ayah lah sang arsitek peradaban, masa depan peradaban Islam ditentukan.. ❤️❤️