30/10/2022
Tahukah kita bahwa dengan adanya nano teknologi dalam pertanian akan dapat meningkatkan produktivitas pertanian, kualitas produk, efisiensi penggunaan sumber daya. Akibatnya, ini akan membantu mengurangi biaya pertanian, meningkatkan nilai produksi dan meningkatkan pendapatan pertanian.
Ini juga akan menyebabkan konservasi dan meningkatkan kualitas sumber daya alam dalam sistem produksi pertanian.
Prinsip utama dari pupuk berteknologi nano yaitu meningkatkan efisiensi pupuk melalui pengaturan pelepasan nutrisi sesuai dengan kebutuhan masing – masing tanaman. Daya serap tanaman terhadap pupuk dapat meningkat dikarenakan semakin kecil ukuran partikel pada pupuk, maka luas permukaan material pupuk tersebut semakin meningkat. Selain itu, pori – pori pada tanaman juga memiliki ukuran dalam skala nano sehingga ada kesesuaian antara ukuran partikel pupuk dengan pori pada tanaman. Penggunaan pupuk teknologi nano juga dapat meminimalisir terjadinya leaching atau pencucian yang berpotensi menimbulkan pencemaran pada lingkungan. (dikutip dari berbagai sumber)
Telah hadir Pupuk Paten sebagai pelopor pupuk organik berteknologi nano, yang memiliki berbagai keunggulan:
Nutrisi dalam paten merupakan makanan siap saji, sehingga bisa diserap secara langsung melalui akar, batang, daun, bunga dan buah tanpa melalui proses fotosintesis.
Sistem penyerapannya lebih cepat
Dengan teknologi nano membuat unsur hara dapat disimpan di jaringan tanaman, tidak menguap/hilang.
Mengandung unsur hara lengkap yang dibutuhkan tanaman.
Sebagai katalisator yaitu mempercepat penyaluran unsur hara baik di alam maupun unsur hara pada tanaman sebagai energi pertumbuhan, pembungaan dan pembuahan.
Ramah lingkungan.
Praktis dan multifungsi.