24/01/2022
*CARA MENGAPLIKASIKAN*
*PUPUK ECO FARMING*
_*TANAMAN PADI*_ *pada LAHAN 1 hektar*
❇️ *PRA TANAM*
Setelah selesai Pengolahan melalui proses pembajakan, jika ingin hasil optimal taburkan pupuk kandang sebanyak 3-6 ton perhektar, ratakan lahan sawah melalui proses peleleran *kondisi Tanah SIAP TANAM* dan Pastikan kondisi air macak-macak dan Tutup semua aliran air sawahnya disaat penyemprotan Pupuk Eco Farming
❇️ *PEMBUATAN BIANG*
Larutkan 6 tube Eco Farming dengan 1 liter air (perasan tebu/air kelapa/air hujan/air sumur + 2 SDM glukosa/gula) dan hasilnya yg disebut *BIANG* untuk lahan 1 hektar, kemudian aplikasikan dengan volume semprot 10 Tengki (17 liter)
Atau setara dosis:
1000 ml biang : 10 tengki
Maka didapat dosis dengan konsentrasi 100 ml per tengki (17 liter)
* Sebaiknya melarutkan EF dilakukan minimal 3 malam, dengan penambahan gula atau molases (pada air kelapa, air hujan dan air sumur) sebelum di aplikasikan ke media tanam
❇️ *Pertama*
Semprotkan pupuk Eco Farming pada lahan yang siap tanam *5 hari sebelum tanam* dengan dosis 100 ml per tangki dengan kapasitas 17 liter air (10 tangki per hektar)
⏹️🌾 Penanaman Padi (0 hst)
▶️ Pada hari ke 5-7 hst aplikasikan pupuk NPK an organik sebanyak 25% perhektar
❇️ *Kedua*
Semprotkan Pupuk Eco Farming pada *umur 14 hari setelah tanam* dengan dosis 100 ml pertangki dengan Kapasitas tangki 17 liter/tangki dengan pembuatan biang dadakan maksimal 15 menit tanpa penambahan gula atau molases
Volume semprot sebanyak 170 liter atau setara 10 tengki (17 liter)
Aplikasi ke 2 pada tanaman diperlukan 1 tube EF perhektar
❇️ *Ketiga*
Semprotkan Pupuk Eco Farming pada *umur 28 hari setelah tanam* dengan dosis 100 ml pertangki dengan Kapasitas tangki 17 liter/tangki perlakuan biang sama dengan diatas (no.2)
Volume semprot sebanyak 170 liter atau 10 tengki (17 liter)
Aplikasi ke 3 pada tanaman diperlukan 1 tube EF perhektar