Usaha Iman dan Amal Saleh

Usaha Iman dan Amal Saleh mari bersalawat kpd nabi agar kita mendapat syafaat beliau di yaumil mahsyar kelak. usaha nabi Muhammad adalah berniaga

30/12/2025

📖السلام عليكم ورحمة الله وبركات .........................

Rasulullah Bersabda :
*“Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.”*
(HR. Muslim) .
==============

* SUBUH - 2070 #*

Selasa , 30 Desember 2025 .
(10 Rajab 1447 H)

*"Kehidupan Dunia Adalah Permainan Belaka Dan Kehidupan Akhirat Yang Hakiki Dan Abadi"*
(Mohon maaf jika materi Kuliah Subuh ini dirasakan terlalu panjang) .

السلام عليكم ورحمة الله وبركات ....................................
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيّدِنَا
مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيّدِنَا مُحَمَّدٍ ..............................

Ma’asyiral muslimin rahimani wa rahimakumullah ,
Terlebih dahulu marilah kita untuk senantiasa meningkatkan ketaqwaan kepada Allah Swt.
Wujud hasil dari ketaqwaan tersebut adalah kita bisa menjalankan semua perintah Allah dan mampu meninggalkan larangan-laranganNya.

Materi kuliah Subuh kali ini mengingatkan kita untuk menyadari bahwa kehidupan dunia ini tidaklah kekal abadi.
Kehidupan dunia merupakan senda gurau dan permainan yang akan berakhir dengan pertanggungjawaban yang harus dipikul tiap-tiap manusia. Kehidupan akhirat yang hakiki dan abadi harus menjadi pengingat kita untuk senantiasa mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin dalam menjalankan perintah perintah Allah ..

Mari kita evaluasi diri kita, apakah kita sudah mampu menjalankan apa yang diperintahkan Allah?
Apakah kita sudah bisa menghindari dan meninggalkan apa yang dilarang oleh Allah ?.

Dan mari tanyakan juga pada diri kita,
bagaimana dengan sholat kita?.
Apakah kita bisa menjalankannya secara utuh? Bagaimana dengan kewajiban - kewajiban lainnya yang telah diwajibkan p**a kepada kita?
Apakah kita bisa istiqomah melakukannya?
Apa mungkin malah sebaliknya, kita malah meninggalkan kewajiban dan melakukan apa yang dilarang oleh Allah?
Kita malah bergelimang dosa dengan keangkuhan, kedzoliman, dan merasa bakal hidup abadi di dunia dan lupa akhirat ? Naudzubillah min dzalik.

Ma’asyiral muslimin rahimani wa rahimakumullah ,
Hati sanubari kita pasti tidak akan bisa berbohong menjawab pertanyaan - pertanyaan ini.
Sebagai umat yang beragama, kita pasti ingin menjadi hamba yang bertaqwa dan menjadi orang-orang yang mulia di sisi-Nya.

Allah berfirman:
“Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa.”
(QS. Al-Hujurat: 13).

Allah swt berfirman dalam Al-Qur’an surat Al-Ankabut ayat 64:
“Dan kehidupan dunia ini hanya senda gurau dan permainan.
Dan sesungguhnya negeri akhirat itulah kehidupan yang sebenarnya, sekiranya mereka mengetahui."

Ayat ini mengingatkan kita untuk menyadari kembali tentang hakikat kehidupan di dunia.
Dunia ini tidaklah kekal dan abadi.
Hidup di dunia ini bukanlah merupakan kehidupan yang sebenarnya.
Apa yang kita miliki saat ini hanyalah titipan yang sewaktu-waktu nanti pasti akan diambil oleh pemilik abadinya. Allah mengingatkan bahwa kehidupan duniawi ini hanyalah permainan dan senda gurau saja.
Jangan sampai kita terlena dan disibukkan oleh urusan duniawi saja dengan berlomba-lomba mencari harta kekayaan, kekuasaan, kesenangan, dan kelezatan dunia.

Kita tahu, bahwa sebuah permainan dan senda gurau bukanlah aktivitas yang abadi.
Keduanya akan berakhir pada waktu tertentu.
Permainan bukan merupakan sebuah keseriusan yang harus dipertahankan mati-matian.
Perlu kita ketahui, bukan hanya satu kali Allah mengingatkan bahwa dunia ini adalah permainan dan senda gurau.

Dalam ayat 20 surat Al-Hadid, Allah juga kembali mengingatkan kita.
Perhatikan ayat ini:
“Ketahuilah, sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan sendagurauan, perhiasan dan saling berbangga di antara kamu serta berlomba dalam kekayaan dan anak keturunan,”

"seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur.”

"Dan di akhirat nanti ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhoan-Nya."

"Dan kehidupan dunia tidak lain hanyalah kesenangan yang palsu.”

Rasulullah pun mengibaratkan kehidupan di dunia ini ibarat mampir sebentar untuk beristirahat.
Kita hanya seperti pengembara atau musafir yang berhenti bukan di rumah sendiri.

Rasulullah bersabda dalam hadits riwayat Imam Bukhari:
“Jadilah engkau di dunia ini seakan-akan orang asing atau pengembara.

Ma’asyiral muslimin rahimani wa rahimakumullah ,
Firman Allah dan hadits diatas sudah seharusnya cukup menyadarkan kita bahwa kehidupan yang hakiki itu adalah kehidupan akhirat yang diliputi oleh kebenaran yang mutlak.
Sementara, kehidupan dunia adalah kehidupan yang di dalamnya bercampur baur antara kebenaran dan kebatilan.

Dalam kehidupan akhirat, kebenaran dan kebatilan telah dipisahkan.
Kehidupan akhirat nanti akan banyak ditentukan oleh kehidupan dunia yang dijalani kita. Kehidupan akhirat akan tergantung kepada amal dan usaha kita saat masih hidup di dunia.

Ma’asyiral muslimin rahimani wa rahimakumullah ,
Bahwa kehidupan dunia dapat diibaratkan dengan kehidupan masa kanak-kanak. Sedang kehidupan akhirat dapat diibaratkan dengan kehidupan masa dewasa.
Jika seseorang pada masa kanak-kanak mempersiapkan diri dengan sungguh - sungguh, seperti belajar dan bekerja dengan tekun, maka kehidupan masa dewasanya akan menjadi kehidupan yang cerah.
Sebaliknya jika ia banyak bermain-main dan tidak menggunakan waktu sebaik - baiknya, maka ia akan mempunyai masa dewasa yang suram.

Dalam Al-Qur’an surat Yunus ayat 24, Allah mengibaratkan kehidupan seperti air hujan.
Mari resapi ayat ini:
"Sesungguhnya perumpamaan kehidupan duniawi itu, hanya seperti air hujan yang Kami turunkan dari langit, lalu tumbuhlah tanaman-tanaman bumi dengan subur karena air itu, di antaranya ada yang dimakan manusia dan hewan ternak.

Hingga apabila bumi itu telah sempurna keindahannya, dan berhias, dan pemiliknya mengira bahwa mereka pasti menguasainya memetik hasilnya, datanglah kepadanya adzab Kami pada waktu malam atau siang, lalu Kami jadikan tanamannya seperti tanaman yang sudah disabit, seakan-akan belum pernah tumbuh kemarin.
Demikianlah Kami menjelaskan tanda-tanda kekuasaan Kami kepada orang yang berpikir.

Demikian ayat dan hadits Nabi yang harus kita renungi bersama tentang kehidupan sementara di dunia ini.
Semoga kita akan menjadi hamba Allah yang senantiasa sadar bahwa kehidupan akhirat adalah yang kekal selamanya.
Jadi boleh kita kejar dunia agar menjadi orang kaya dengan jalan benar tapi jangan lupa cari bekal untuk kehidupan akhirat yang kekal.

Allah berfirman :
“Kehidupan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal.”
(QS. Al’Ala: 17)

Ma’asyiral muslimin rahimani wa rahimakumullah ,
Demikianlah Kuliah Subuh ini
Semoga bermanfaat dan membawa berkah bagi kita semua, serta bisa menjadi penyebab kita untuk meningkatkan ibadah, ketaqwaan, keimanan, dan menjauhi segala larangan.
Wa billahit taufik wal hidayah.
Wassalamual
aikum warahmatullahi wa barokatuh.
💫🕌🕋🇮🇩

27/12/2025

📖السلام عليكم ورحمة الله وبركات .........................📖

Rasulullah Bersabda :
*“Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.”*
(HR. Muslim) .
==============

* SUBUH - 2067 #*

Sabtu , 27 Desember 2025 .
(07 Rsjab 1447 H)

*"Mempersiapkan Bekal Sebelum Kematian ."*
(Mohon maaf jika materi Kuliah Subuh ini dirasakan terlalu panjang) .

السلام عليكم ورحمة الله وبركات ....................................
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيّدِنَا
مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيّدِنَا مُحَمَّدٍ ..............................

Ma’asyiral muslimin rahimani wa rahimakumullah ,
Tidak henti - hentinya kita panjatkan puja dan puji syukur kepada Allah Swt yang telah memberikan kita nikmat iman dan Islam; karunia yang teramat besar yang Allah karuniakanlah kepada hamba- hamba-Nya.
Semoga kita selalu termasuk yang mendapatkan hidayah-Nya serta berada dalam keadaan Iman dan Islam hingga akhir hayat kita.

Dan tentunya kita bersyukur kepada Allah atas nikmat berbagai kehidupan yang masih diberikan kepada kita.
Sehingga pada kesempatan ini kita masih dapat beribadah kepada - Nya, dapat mengingat-Nya, serta memuji-Nya.

Pujian hanya layak dimiliki oleh Allah. Alhamdulillah; segala puji hanya milik Allah. Sungguh tidaklah pantas bagi manusia untuk mengharapkan pujian, tidak pantas bagi manusia untuk merasa telah berjasa, karena sungguh sejatinya segala pujian hanya milik Allah semata.

Terlebih dahulu marilah kita senantiasa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah Swt, taqwa dalam arti senantiasa berupaya dan berusaha untuk selalu menghadirkan Allah dalam setiap situasi dan kondisi dengan cara senantiasa berdzikir dan melaksanakan segala perintahNya. Taqwa dalam arti kita senantiasa melibatkan Allah dalam setiap persoalan yang kita hadapi dengan cara berdoa, memohon pertolongan dan bermunajat kepadaNya.
Sehingga akan menimbulkan ketentraman dan ketenangan dalam setiap kehidupan kita.

Allah berfirman :
“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar taqwa kepada - Nya; dan janganlah sekali - kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.
(QS. Ali Imran : 102)

Dan tentunya, sholawat serta salam semoga selalu tercurah tak henti-hentinya kepada Nabi Muhammad Saw beserta keluarganya dan para sahabatnya.

Ma’asyiral muslimin rahimani wa rahimakumullah ,
Mari kita merenung sejenak tentang apa yang terjadi di sekitar kita saat ini,
Sudah banyak orang yang meninggal, tidak sedikit di antara mereka adalah saudara kita, tiba tiba sahabat kita meninggal dunia, siapa saja dan kapan atau di mana saja bisa meninggal dunia.
Karena setiap yang bernyawa akan merasakan mati.

Kematian adalah sesuatu yang pasti kita hadapi.
Sesuatu yang menjadi gerbang dari kehidupan dunia menuju kehidupan akhirat adalah kematian.

Ma’asyiral muslimin rahimani wa rahimakumullah ,
Dalam Surat Al-Baqarah ayat 28, Allah berfirman:
Bagaimana kamu ingkar kepada Allah, padahal kamu tadinya mati, lalu Allah menghidupkan kamu, kemudian Allah mematikan kamu lalu Dia menghidupkan kamu kembali. Kemudian kepada - Nyalah kamu dikembalikan.

Dalam Tafsir Ibn Katsir, dijelaskan bahwa ayat ini menjelaskan akan kekuasaan Allah dan sungguh aneh orang yang ingkar kepada Allah sementara manusia awalnya tiada, lalu Allah menjadikannya ada di muka bumi ini.
Ayat ini juga menunjukkan bahwa kita semua pasti mati.
Dan kita semua pasti akan dibangkitkan kembali setelah kematian itu.

Ma’asyiral muslimin rahimani wa rahimakumullah ,
Maka apa saja kewajiban kita dalam kehidupan ini sebagai persiapan diri kita sebelum menghadapi kematian?
Tentunya ada banyak hal.
Namun setidaknya ada tiga hal yang akan kita bahas pada kesempatan berharga ini.

*>1. Pertama, beramal sebaik mungkin.*
Dalam surat Al-Mulk ayat 1-2, Allah berfirman :
>1. Maha Suci Allah yang menguasai segala kerajaan, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.
>2. Yang menciptakan mati dan hidup, untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya.
Dan Dia Maha Perkasa, Maha Pengampun.

Ma’asyiral muslimin rahimani wa rahimakumullah ,
Seperti apakah amalan yang terbaik itu?
Salah satu indikatornya adalah, pekerjaan itu dilakukan dengan istiqomah.

Dalam hadits riwayat Abu Hurairah, Rasulullah Saw bersabda:
Sesungguhnya sebaik-baik pekerjaan adalah yang rutin atau berkelanjutan, meskipun itu sedikit.

Beramal sebaik mungkin juga berarti bahwa pekerjaan itu kita lakukan dengan seikhlas mungkin, semaksimal mungkin dan dengan sesempurna mungkin.
Baik dalam interaksi kita kepada Allah maupun kepada sesama manusia, dalam tiap amal kita patrikan dalam diri kita bahwa bisa jadi itu adalah amal terakhir kita.

Ma’asyiral muslimin rahimani wa rahimakumullah ,

*>2. Yang kedua, menyiapkan amal yang terus mengalir pahalanya.*
Di antara yang dapat kita persiapkan adalah dengan memperbanyak amal jariyah, ilmu yang bermanfaat, serta mendidik anak kita menjadi anak yang saleh yang dapat mendoakan kita kelak. Sebagaimana hadits Rasulullah Saw.

Diriwayatkan oleh Abu Hurairah, bahwa Rasulullah Saw bersabda,:
”Jika manusia mati, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara, sedekah jariyah, ilmu yang diambil manfaatnya, dan anak sholih yang selalu mendo'akan orang tuanya.
(HR. Muslim).

*>3. Yang ketiga, berdoa agar diberikan husnul khotimah.*
Apakah itu husnul khotimah?
Di antara tanda utama husnul khotimah ialah apabila ia mengucap kalimat "laa ilaaha illallaah" di akhir hayatnya.
Dalam sebuah hadith shahih yang diriwayatkan oleh Abu Dawud, Rosulullah Saw bersabda:
“Barangsiapa yang akhir perkataannya adalah ‘Laa ilaaha illallaah’ maka dia akan masuk Surga.”

Indikator lainnya dari seorang yang husnul khotimah apabila ia mengerjakan pekerjaan baik di akhir hidupnya.

Rasulullah Saw bersabda:
"Apabila Allah menghendaki kebaikan kepada seseorang, maka Allah akan membuatnya beramal.
Para sahabat bertanya;
Bagaimana membuatnya beramal?
Beliau menjawab: Allah akan memberikan taufiq padanya untuk melaksanakan amal shalih sebelum dia meninggal".
(HR. Ahmad dan Tirmidzi)

Selain berusaha dengan segenap amal sholeh untuk mencapai husnul khotimah, kita juga harus selalu berdo’a agar Allah mewafatkan kita dalam keadaan husnul khotimah.

Akhirnya, semoga kita menjadi hamba Allah yang berhasil dalam mempersiapkan kehidupan kita, yang mampu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah Swt. dan Allah menjadikan kita sebagai orang - orang yang wafat dalam keadaan husnul khotimah.

Ya Allah , jadikanlah kami orang-orang yang istiqomah dijalan-Mu,
Anugrahkanlah segala kemuliaan-Mu kepada hamba - Mu ini.

Ma’asyiral muslimin rahimani wa rahimakumullah ,
Demikianlah Kuliah Subuh ini
Semoga bermanfaat dan membawa berkah bagi kita semua, serta bisa menjadi penyebab kita untuk meningkatkan ibadah, ketaqwaan, keimanan, dan menjauhi segala larangan.
Wa billahit taufik wal hidayah.
Wassalamual
aikum warahmatullahi wa barokatuh.
💫🕌🕋🇮🇩

04/07/2024

InsyaAllah 4 bulan minimal sekali

13/08/2023

Insyaallah usaha iman

10/08/2023
Ajak teman
01/08/2023

Ajak teman

Bagi ke-5 Teman! Dapat Kupon s.d 2.4 Jt + Gratis Ongkir s.d 25 Rb

23/07/2023

Saya ingin memberikan apresiasi besar kepada pengirim Stars teratas saya. Terima kasih atas semua dukungannya!

M Hadi Silali

Astagfirullah waatubu ilaihi
12/04/2023

Astagfirullah waatubu ilaihi

Address

Jalan Lintas Sumatera Tengah Km 100 Bukittinggi
Panti

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Usaha Iman dan Amal Saleh posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Usaha Iman dan Amal Saleh:

Share