Ekonomi Berjamaah Payakumbuh Limapuluh Kota

Ekonomi Berjamaah Payakumbuh Limapuluh Kota Bertindak sebagai fasilitator berbagai kepentingan "ekonomi" stakeholdernya dengan cara menghubungka

21/09/2017

Upayakan tidak melakukan tawar menawar yang "tidak berkesudahan" dengan pedagang tradisional y..
Seribu, dua ribu berharga sekali untuk mereka :)

10/05/2017

Perhatikan hal kecil yang bisa membuat orang-orang di sekitar mu bahagia...

10/05/2017

Mari semai kebaikan sebanyak-banyaknya..
Hasilnya Allah lah yang menentukan..

08/05/2017

Belanja harian usahakan di warung dekat rumah.

Tips sederhana implementasi ekonomi berjamaah..

08/09/2015

Di tengah sulitnya ekonomi saat ini, namun jangan lupa untuk bersedekah...

18/08/2015

Silahkan disimak artikel berikut , saya kopas dari group PTR lagi

TANGISAN PARA PEMBASMI RIBA...
Kemarin Kamis 13 Agustus 2015 saya diundang oleh ustadz Samsul Arifin untuk sharing di komunitas Pengusaha Tanpa Riba di Bogor, SyaREA World anggotanya mayoritas pengusaha property syariah dari berbagai kota di Indonesia.
Ketika sampai lokasi saya acara baru di mulai, saya kebagian duduk di pojok belakang, sambil menyimak kesaksian para pengusaha yang sedang berjuang bebas dari hutang riba..
Suasana langsung berubah sendu, ketika beberapa pasangan suami istri yang bercerita perjuangan bisnis mereka terjerat riba hingga proses perjuangan melawannya.. Penuh tangis haru, hingga bercerita sampai terbata-bata suaranya.
Ada yang dari Kalimantan, jeratan hutang hingga belasan milyar sampai hidupnya begitu sesak, ketika berazam bebas hutang, bertobat, satu demi satu kemudahan dari Allah datang. Dalam lima bulan sisa hutangnya tinggal 20% saja..
Ada yang dari Jawa Barat, kehidupan mereka kacau balau ketika beban hutang menumpuk, tagihan menggila, debt colector mulai berdatangan. Tersadar ketika tau ilmu soal riba, pasrah total pada aturan Allah, tobat, berazam untuk bebas hutang, pertolongan Allah lalu datang, satu persatu proyeknya jalan lagi, hutangnya mulai berkurang banyak, beban di kepala juga berkurang, keluarga yang selama ini terbengkalai karena ngurus hutang kembali harmonis lagi, istrinya nangis tersedu-sedu, bagaimana jeratan riba selama ini merampas ketenangan keluarga mereka..
Ada pengusaha dari Sumatera yang sedang menggarap 6 proyek perumahan, dimodali salah satu bank berlabel syariah, seluruh penjualan rumah dari proyek tersebut dikumpulkan di satu rekening bank itu. Satu ketika menjelang lebaran, dia mau mengambil uang untuk gaji karyawan dan THR uangnya di bank itu tapi tidak bisa, karena pihak bank menahan sebagai jaminan satu proyek yang belum berjalan. Dia marah luar biasa! Sampai nego ke pimpinan bank uang tetap tidak bisa keluar... "Ini bank syariah bukan sih?!!" Ketika dia dalam kondisi kepepet pun, bank berlabel syariah itu tetap tidak membantunya.. Dan dia harus menyaksikan wajah-wajah kecewa dari ratusan karyawannya, yang tidak memiliki uang ketika lebaran tiba. Dua hari setelah libur lebaran baru dia bisa membayar gaji dan THR karyawan, itupun dari pinjam uang 300 juta kepada kawannya, sejak itulah dia memutuskan untuk membebaskan riba dari bisnisnya..
Kawan saya mas Wingky, dulu mentor di Entreprenenur University (EU) yang mengajarkan ilmu tentang hutang.. Hutang itu bagussss... Hutang itu muliaaa.. Hutang leverage... Kemarin pun melakukan pengakuan dosa, hehe ternyata itu ilmu yang salah. Hutang puluhan milyar yang dimilikinya menjerat ke semua sendi kehidupannya.
"Ketika saya naik haji beberapa tahun lalu, di rekening saya ada uang bermilyar-milyar, saya gak sadar kalo itu uang hutangan, uang riba yang harus saya bayar" katanya
Tiap bulan dia harus menyiapkan uang 800 juta untuk membayar pokok dan bunganya!! Ck ck ck... Pusiing! Puyeeeng! Hidup tak pernah tenang
Ketika ilmu riba dia pahami, dia langsung bertobat, dan berazam bebas riba. Asset property nya mulai dijual satu persatu.. Alphard nya pun diikhlaskan, begitu juga mobil-mobil lainnya, ketika tobat maka harus berusaha kerassss melepaskan semua beban riba yang menjerat.
Selanjutnya Ustadz Samsul Arifin mengingatkan, isi Quran Al Baqarah 275:
“Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan LANTARAN (TEKANAN) PENYAKIT GILA. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Rabbnya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. ORANG YANG MENGULANGI (MENGAMBIL RIBA), MAKA ORANG ITU ADALAH PENGHUNI-PENGHUNI NERAKA, MEREKA KEKAL DI DALAMNYA".
Pantesss....
Kalo kebanyakan hutang orang akan sangat stress kaya kena penyakit gila!
Kalo dikejar debt colector rasanya begitu tertekan!
Kalo pas bayar cicilan hati gak ikhlas dan gak akan pernah tenang!
Semua hukum Allah yang jelas-las di Al Quran, dan ketika kita tetap nekat, neraka adalah ancamannya. Bahkan gak usah di akherat, dunia ini sudah jadi neraka buat mereka yang terus menumpuk riba.
Allah ambil ketenangan di hatinya..
Diganti dengan kegelisahan hidup tiada habisnya..
Ketika saya diminta untuk sharing, saya sekilas ingat ayat lanjutannya... Lebih ngeri ternyata,
“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan TINGGALKAN SISA RIBA (yang belum dipungut) jika kamu ORANG-ORANG YANG BERIMAN. Jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), MAKA KETAHUILAH, BAHWA ALLAH DAN RASUL-NYA AKAN MEMERANGIMU. Dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba), maka bagimu pokok hartamu, kamu tidak menganiaya dan tidak (p**a) dianiaya.” (Al-Baqarah: 278-279)
Saya pun memahami makna bahasa ayatnya...
"Tinggalkan riba, jika kamu orang yang beriman.. Jika kita tetep ngeyel, ya kita berarti orang yang tidak beriman!"
Jika kita sudah diinggatkan tetap ngeyel juga, gak tanggung-tanggung, kita akan diperangi langsung oleh Allah dan Rasulnya.. Astagfirullah, mau minta bantuan backing sama siapa bro?
Padahal sekali jewer begitu mudahnya Allah memusnahkan harta dan seluruh hidup kita..
Allah ambil sehat kita, ambil nikmat kita, seketika kita lumpuh tak berdaya..
Yang merangi kita Allah langsung, mau minta bantuan 100 batalion bersenjata lengkap, sekali libas jungkir balik tak bersisa..
Gak masalah aset-aset dan harta kita dijual, kita dipandang bangkrut oleh tetangga, saudara dan kawan.. Yang penting KITA TIDAK BANGKRUT DI DEPAN ALLAH! Itu jauh-jauh lebih mulia, gak penting lah semua pandangan sukses di depan manusia, semua hanya semu belaka.. Hina di depan manusia gakpapa, yang penting kita mampu berdiri tegap di depan Allah karena patuh pada aturan-Nya..
Di akhir acara saya begitu terhibur, dari kisah-kisah yang diceritakan dengan derai air mata itu, mereka bersaksi jika Allah seperti membuka pintu-pintu kemudahan untuk mereka. Ketika langkah bertobat tidak menambah hutang riba lagi, lalu berazam untuk melunasi semua hutangnya, pintu kemudahan satu persatu Allah mudahkan..
Dan ini persiiiisss plek! Seperti pesan Kanjeng Nabi Muhammad,
إِنَّكَ لَنْ تَدَعَ شَيْئًا لِلَّهِ إِلاَّ بَدَّلَكَ اللَّهُ بِهِ مَا هُوَ خَيْرٌ لَكَ مِنْهُ
“Sesunggunya jika engkau meninggalkan sesuatu KARENA ALLAH, maka Allah akan mengganti bagimu dengan YANG LEBIH BAIK bagimu.”
(HR. Ahmad 5: 363)
--------
Citilink menerobos malam yang kelam membawa saya terbang kembali ke Jogjakarta, langit diluar sana gelap, begitu luaaasss tanpa batas.. Hati makin tahluk, saya tidak akan pernah sanggup melawan aturan-Nya.

Kisah ini dari Mas

18/08/2015

Bankir Resign Demi Menjemput Ampunan

Kisah inspiratif ini kami dapat dari Pak Saptuari Sugiharto, penggagas komunitas makelar sedekah. Banyak pengusaha yang Terinspirasi setelah baca kisahnya. Andakah salah satunya?

====
Tahun 2010 ketika aku (Saptuari Sugiharto) bertemu mas Toro di salah satu bank BUMN terbesar, dia begitu bersemangat:

"Tenang mas, besok aku mau bikin Dokter Bakso, wis tak jamin rame.. Aku pun pengen jadi pengusaha!" Katanya
Aku hanya mringis saja.. Hehe

Waktu berlalu, 4 tahun tak bertemu tiba-tiba aku ketemu mas Toro di sebuah resepsi nikah, wajahnya begitu cerah prengas prenges. Ketika kutodong mana Dokter Baksonya?
"Allah menunjukkan jalan lain yang lebih luarrr biasa mas, besok aku ceritakan"

Baru 2 minggu lalu aku kerumahnya, tercenung mendengar kisahnya.

"Sudah tiga tahun aku resign dari Bank itu mas, posisi sudah mapan dengan gaji 10jt perbulan, setahun aku bisa menerima bersih 200 juta termasuk bonus-bonusnya, namun dalam hati terdalam aku gelisah luar biasa, hutangku menumpuk 450juta, kartu kreditku platinum hutangnya puluhan juta. Dan aku setiap hari berkeliling menawarkan hutang-hutang baru kepada nasabahku. Ada yang mengganjal dalam hatiku ketika membaca ayat-ayat Quran tentang riba, ditambah dengan nasabah-nasabahku yang kelimpungan ketika bisnisnya merugi dan tidak bisa membayar cicilan, pihak bank tidak mau tau tetap ditagih untuk membayar.. "

Aku terdiam, karena akupun pernah mengalaminya. Ketika jatuh tempo membayar terlewati satu hari saja mereka sudah menelpon dan SMS tiada henti.. Risihnya setengah mati. Mereka gak peduli kalo uangnya masih diputar untuk beli bahan baku dan operasional sana sini.

Lanjutnya,
"Bismillah.. Aku niatkan pada Allah membersihkan diri mas, aku resign dari bank ditengah pertentangan kawan dan keluarga, uang pensiunku hangus, aku hanya punya keyakinan.. ALLAH TIDAK AKAN INGKAR JANJI"

Nekat bener ini orang..
"Aku bilang pada istriku mas, rumah kami akan kujual.. Kita ngontrak dulu, kita mundur selangkah untuk melompat maju. Uangnya aku gunakan untuk beli tanah, aku bangun rumah petak dan mulai aku jual. Alhamdulillah langsung laku. Hasil penjualan aku belikan tanah lagi, bangun jual lagi. Begitu seterusnya. Dalam 2 tahun hutangku lunas mas.. Aku sudah bisa membeli rumah ini cash. Semua hutang kartu kreditku juga lunas"

Wow.. Terus?
"Ketika kita yakin seyakin yakinnya dengan kekuasan Allah, kita niat membersihkan diri, jalan akan terbuka luas mas. Tahun lalu aku membeli tanah di dekat Jogja Expo Center, kudiamkan saja. Aku hanya di rumah, anter anak sekolah.. Tiap adzan aku langsung ke Masjid sholat berjamaah. Pokoknya tidak boleh telat.. 10 bulan kemudian tanah itu ditawar orang, aku lepas untungnya 900 juta. Sekarang coba mas, pekerjaan apa yang bisa memberiku gaji sebesar itu dalam 10 bulan?. Aku hanya punya keyakinan ingin bebas riba, ngikut aturan Allah.. Dan sungguh Allah tunjukan jalannya, Allah tidak ingkar janji mas.."

Obrolan siang itu sudah memecah konsentrasiku, ketika mas Toro mengantarku ke depan rumahnya, Panther terbaru sudah ada disana.
"Empat tahun lalu aku hanya karyawan bank dengan motor tiger itu, ketika aku manut pada aturan Allah, ternyata benar-benar Allah tunjukkan jalannya.. Rumah ini aku beli 500jt, renovasi sedikit habis 100juta, sekarang sudah diatas 1 milyar nilainya.."

Lain hari seorang ustadz mengirim capture dari seorang pengusaha di Bogor yang juga melepas aset-asetnya. Dijual demi melunasi hutang, tak peduli lah dengan gaya hidup dan pamer kemewahan kalo itu hanya utangan. Semu dan palsu belaka..

Bener kalo ada yang pernah mengingatkan, bisnis itu bukan hanya soal untung rugi, tapi surga atau neraka..
Maha Benar ALLAH dengan segala firmannya..


===
Sahabat Pengusaha, kisah Pak Toro di atas bisa hidup tanpa riba karena beliau punya ALASAN KUAT (STRONG WHY) untuk bebas riba. Bagaimana dengan Anda?

Jika Anda kesulitan menemukan STRONG WHY untuk bebas utang riba, silakan ikuti seminar Rahasia SUKSES Mengembangkan Bisnis Tanpa Riba yang kami selenggarakan. Terdekat, 27 Juni 2015 di Bandung. Info: 082 111 35 800

SBC Global
The 1st Syariah Business Coaching Firm in The World

NB:
Jika Anda termasuk salah satu yang terpinspirasi setelah baca kisah Pak TORO, silakan LIKE, COMMENT & SHARE agar lebih banyak pengusaha yang terinspirasi untuk bebas dari Riba..

Assalammualaikum Wr. Wb.Barangkali ado dunsanak kito nan mamaraluan...
06/08/2015

Assalammualaikum Wr. Wb.
Barangkali ado dunsanak kito nan mamaraluan...

27/07/2015

bagi yang butuh ojek yang tukang ojeknya ibuk-ibuk dapat menghubungi 085220696560

Implementasi ekonomi berjamaah
10/06/2015

Implementasi ekonomi berjamaah

21/02/2015

Mari berdayakan potensi ekonomi Kota Payakumbuh

27/12/2013

DI JUAL CEPAT 1 UNIT RUKO (RUMAH TOKO) 1 LANTAI
LOKASI SANGAT STRATEGIS
DI JALAN UTAMA SIMPANG LABUAH BASILANG, LUAS 52 M2.
SEBELAH KARTIKA PONSEL

FASILITAS ----
1 TOKO / DEPAN , 1KAMAR, 1 RUANG MAKAN,
1 DAPUR, 1 KAMAR MANDI

HARGA 300 JT, NEGO
BERMINAT HUBUNGI 085264652538 (rusdi)

Address

Payakumbuh

Telephone

+6285220696560

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Ekonomi Berjamaah Payakumbuh Limapuluh Kota posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Ekonomi Berjamaah Payakumbuh Limapuluh Kota:

Share