Grosir pupuk Unggul Eco Farming

Grosir pupuk Unggul Eco Farming Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Grosir pupuk Unggul Eco Farming, Business service, Jalan Raya Bligo no 203 Rt 03 Rw 07 Kec Buaran, Pekalongan.

bibit tanaman buah terdekat, bibit tanaman buah dalam pot, bibit tanaman buah semarang, bibit tanaman buah bersertifikat, bibit tanaman buah impor, bibit tanaman buah langka, bibit tanaman buah unggul, bibit tanaman buah naga, bibit tanaman buah bonsai,

Sudah saatnya petani mencoba pupuk organik dari pertanian organik dalam pertanianPupuk merupakan bahan yang mengandung s...
13/10/2021

Sudah saatnya petani mencoba pupuk organik dari pertanian organik dalam pertanian

Pupuk merupakan bahan yang mengandung satu atau lebih unsur hara atau nutrisi bagi tanaman untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Unsur hara yang dibutuhkan tanaman adalah C, H, O (melimpah di alam), N, P, K, Ca, Mg, S (unsur hara makro) dan Fe, Mn, Cu, Zn, Cl, Mo, B (unsur hara). mikro). Menurut proses pembuatannya, pupuk dibedakan menjadi pupuk alami dan pupuk buatan. Pupuk alam adalah pupuk yang diperoleh langsung dari alam, misalnya fosfat alam, pupuk kandang, pupuk hijau dan kompos. Jenis pupuk lain yang dihasilkan oleh proses pembuatan umumnya disebut pupuk buatan. Kadar hara, jenis hara dan komposisi hara dalam pupuk buatan ditentukan oleh produsen (Balitanah, 2015).

pupuk anorganik atau pupuk buatan pabrik pertama kali diperkenalkan kepada petani Indonesia pada tahun 1970-an, dengan tujuan untuk meningkatkan produksi pertanian. Pada awalnya, tidak banyak petani yang percaya bahwa pupuk buatan dapat meningkatkan produksi pertanian, namun berkat bimbingan dan saran yang terus menerus dan sistematis yang diberikan oleh penyuluh pertanian bersama dengan para pemangku kepentingan, petani dapat yakin akan manfaat penggunaan pupuk buatan. Hasilnya ternyata sangat berbeda dengan yang dilakukan petani selama ini. Dan dalam waktu yang tidak lama lagi, aplikasi pupuk buatan pada lahan pertanian sudah sangat digemari oleh para petani Indonesia.

Akhir-akhir ini muncul permasalahan, ternyata penggunaan pupuk buatan dalam waktu yang lama dapat merusak fisik, kimia dan biologi tanah, sehingga menurunkan kemampuan tanah untuk mendukung ketersediaan air, unsur hara dan kehidupan mikroorganisme. Akibatnya, produksi pertanian juga menurun.
Seiring dengan peningkatan pengetahuan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, kebutuhan untuk mengkonsumsi produk pertanian yang berwawasan lingkungan dan bebas dari pengaruh obat-obatan juga meningkat. Penggunaan pupuk organik diyakini dapat menghasilkan produk pertanian yang sehat, berkualitas dan ramah lingkungan.
Pertanian organik merupakan salah satu pupuk organik yang saat ini banyak digunakan oleh petani untuk meningkatkan produksi kegiatan pertaniannya. Berdasarkan pengamatan di lapangan, terlihat bahwa penggunaan pupuk organik dari pertanian organik dapat mengurangi penggunaan pupuk anorganik sebesar 25-50%.
Hasil demo sampling pemanenan tanah menggunakan pupuk organik dari pertanian organik di kelompok Batu Nyariang Nagari Koto Gadang Guguak pada 17 November 2020, menunjukkan peningkatan produksi dari 5,2 ton menjadi 6,1 ton per hektar. Peningkatan produksi yang signifikan! Hasil serupa juga terlihat pada demplot yang dilakukan di kelompok Permata Nagari Cupak pada Maret 2020, dari 5, ton per hektar menjadi 6,5 ton per hektar.
Telah terjadi peningkatan produksi pertanian yang signifikan melalui penggunaan pupuk organik dari pertanian organik, diduga karena pertanian organik adalah pupuk organik super aktif atau bergizi yang sudah mengandung nutrisi lengkap sesuai kebutuhan tanaman, yang dilengkapi dengan bakteri. yang menjadi biokatalisator dalam proses perbaikan sifat fisik, biologi, dan kimia tanaman dalam rangka mengembalikan kesuburan (ecoracingofficial.com).
Berdasarkan hasil diagram demonstrasi penggunaan pupuk organik dari pertanian organik yang dilakukan di Batu Nyariang Nagari Koto Gadang dan Permata Nagari Cupak Poktan, penulis berpendapat bahwa sudah saatnya bagi petani di Kecamatan Gunuang Talang khususnya, Solok pada umumnya mencoba menggunakan pupuk organik dari pertanian organik dalam pertanian karena:
1. Dapat meningkatkan produksi pertanian
2. Dapat mengurangi penggunaan pupuk anorganik 25 - 50%
3. Ramah lingkungan
4. Biji-bijian yang dihasilkan lebih ringkas dan timbangan lebih berat
5. Mengurangi biaya produksi.

Selamat mencoba, semoga petani Indonesia tetap jaya!

Daftar Pustaka

Balitanah.litbang.pertanian.go.id

Oleh : Ir. Yulinadi

Perbandingan penggunaan Pupuk Kimia dengan Eco Farming pada Tanaman Padi hingga panen.Pakai Pupuk Kimia (1 Ha) :- Urea. ...
30/08/2021

Perbandingan penggunaan Pupuk Kimia dengan Eco Farming pada Tanaman Padi hingga panen.

Pakai Pupuk Kimia (1 Ha) :
- Urea. : 400 kg = Rp 800.000
- TSP : 200 kg = Rp 600.000
- Phoska : 400kg = Rp 1.120.000
- ZA : 200 kg = Rp 360.000
- Score : = Rp 500.000
- Pestisida. = Rp 320.000
-------------------
Total biaya = Rp 3.700.000

Hasil Padi 6-8 Ton

Pakai Eco Farming (1 Ha) :
Aplikasi sebelum tanam 6 tube, selanjutnya 4 x 1 tube. Total 10 tube.
- 10 Tube x Rp 250.000 = Rp 2.500.000
- Pupuk kimia 25% = Rp 720.000
- Pestisida/Fungisida (tidak perlu)
Total. Rp 3.220.000

Harga (Grosir atau Mitra) Eco Farming belanja pertama Rp 1.500.000 dapat 8 Tube (Rp 187.500/Tube).
Belanja selanjutnya Rp 1.500.000 dapat 12 Tube (Rp 125.000/Tube).

Hasil Padi 9-10 Ton

Note :
- Pupuk Kimia, jika digunakan terus menerus, tanah bisa menjadi keras, zat asam tinggi, unsur hara hilang, mikro organisme mati.

- Eco Farming jika digunakan terus menerus, tanah jadi terurai, gembur, makin subur & tanaman lebih tahan terhadap hama & penyakit.

Perhitungan ini berdasarkan harga pupuk kimia dan biasa diaplikasikan oleh Petani di daerah Kabupaten Sragen - Jawa Tengah

09/08/2021

TIDAK ADA SUKSES TANPA SEBUAH PROSES✍
Bisnis PT. BEST membuka peluang yang sangat luas utk kita semua,
memberikan kesempatan bagi orang-orang yang ingin bergerak maju Merubah yang BIASA jadi LUAR BIASA
Keputusan kecil anda saat ini akan menjadi cerita besar di masa yang akan datang.
Buka hati juga fikiran & buang lah rasa takut.
Lampaui segala apapun yang menjadi batasan jika ingin mendapat kan suatu perubahan✊
Usaha dan do'a terbaik yang menjadi pengiring nya🤲
Mau berapa lama lagi anda menghabiskan waktu, tenaga & fikiran selalu bergelut dgn hal yang sama dari hari kehari?
kami disini mengajak anda bersama-sama dlm satu tujuan
Dengan impian yang sama, cita-cita yang sama dan harapan yang sama !
YAKNI MENCAPAI KESUKSESAN✊
Menuju Hidup Berkah Tanpa Hutang dan Riba
SIAPPP
WA.Me/6281542019888

Tahukah Anda bahaya penggunaan pupuk Kimia berlebihan pada kesehatan Manusia?. Kita tak tau selama ini mungkin beras, sa...
29/07/2021

Tahukah Anda bahaya penggunaan pupuk Kimia berlebihan pada kesehatan Manusia?. Kita tak tau selama ini mungkin beras, sayur-sayuran & buah-buahan yang Kita konsumsi mengandung bahan Kimia dari pupuk & obat pestisida serta herbisida. Belum lagi jika memakan daging hasil inject....Karena itu penting membuat penerangan kepada para Petani untuk menggunakan pupuk organik guna menghasilkan tanaman organik p**a. Hasil produksi tanaman yang telah tercemari pupuk kimia sangat berbahaya dikonsumsi oleh manusia. Beberapa _side effect_ penggunaan pupuk kimia pada tanah adalah sebagai berikut:

Pertama, Zat Timbal berbahaya pada anak karena dapat merusak otak & kerusakan ginjal.
Kedua, Zat Merkuri & Siklidiena dapat menyebabkan kerusakan ginjal parah.
Ketiga, Organofosfat & Karmabat dapat menyebabkan gangguan saraf otot.
Keempat, Pelarut yang mengandung Klorin mengganggu pada hati & ginjal serta penurunan sistem saraf pusat serta penyebab kematian tinggi.

18/07/2021

APAKAH BISNIS SINERGY ECO RACING INI MONEY GAME?

Bisnis ECO RACING saat ini tengah menjadi salah satu topik terhangat di dunia maya, khususnya social media. Dari hasil observasi yang saya lakukan, kelihatannya opini yang berseliweran di dunia maya ini agak kurang berimbang, terutama antara yang pro dengan yang kontra. Salah satu isu yang menonjol dan mengundang perdebatan yang sangat intensif adalah dihubungkannya bisnis SINERGY ECO RACING ini dengan BISNIS INVESTASI BODONG.
Isu ini perlu diangkat karena saya melihat adanya bias terhadap bisnis utama SINERGY ini, dan secara syariah, core business ini menentukan apakah bisnis SINERGY ini melanggar syariah atau tidak. Kalau kita lihat secara mendalam, bisnis utama SINERGY adalah Produk Penghemat BBM dan beberapa produk kesehatan. Secara syariah, tentu bisnis ini tidak ada masalah. Peruntukannya jelas, yaitu untuk membantu mengendalikan atau menghemat kebutuhan BBM yang sehari-hari menjadi kebutuhan pokok. Dan untuk produk kesehatan, menurut saya adalah untuk pendamping saja, meski tidak sedikit juga yang membutuhkannya.
Yang dipermasalahkan adalah, Ini dianggap mengundang “kecurigaan” bahwa uangnya akan dipakai dalam skema yang mengarah kepada money game. Dan kita sama-sama tahu kalau money game itu tidak sesuai syariah. Padahal, akadnya jelas. Yaitu jual beli. Calon member menyetor uang untuk membeli produk SINERGY. Intinya member mendapat produk yang sepadan.
Jawaban saya sederhana. Pertama, member baru mendapat produk yang kaya manfaat. Yang artinya akad jual-belinya sah.
Kedua, sah-sah saja secara syariah, sebuah perusahaan menjual produk pada tingkat harga tertentu. Adalah hak SINERGY untuk menjual Produk Eco Racing, LVN dan Habbatusauda pada level harga berapapun, baik Rp 1.000.000 maupun lebih besar dari angka tersebut. Karena ada beberapa paket pembelian yang ditawarkan oleh SINERGY. Sama seperti orang jualan bakso, kenapa harga bisa berbeda antara warung bakso satu dengan warung bakso lainnya. Itu kan terserah penjual masing-masing, karena mungkin ada beberapa VARIAN. Dan itu dilakukan setelah mereka mempertimbangkan berbagai faktor. Dan bukan hak kita untuk mengotak-atik harga jual bakso di warung tersebut. Kalau tidak mau beli, ya tidak masalah. Kalau mau beli, ya harganya sebesar itu. Simpel.
Hasil penjualan warung bakso itu menjadi hak penuh warung tersebut. Sama seperti saat kita bekerja dan mendapat gaji. Adalah hak kita untuk memanfaatkan gaji tersebut untuk apa saja. Tentu kita berharap bahwa pemanfaatan dana tersebut sesuai dengan syariah, misalnya dengan mengeluarkan zakat, infak dan shadaqahnya terlebih dahulu sebelum dibelanjakan untuk hal lain.
Masalah dua akad dalam satu transaksi, makelar atas makelar, dan KOMISI.
Bagaimana dengan bisnis para mitra dan kaitannya dengan “samsarah ‘alaa samsarah” dan skema ponzi? Sebelum masuk kedalam isu itu, ada baiknya kita sepakati esensi dari suatu bisnis. Esensi bisnis adalah menjual produk sebanyak-banyaknya kepada sebanyak-banyaknya konsumen. Jadi dua hal yang penting, yaitu : jumlah produk yang terjual dan jumlah pengguna yang memakai produk kita. Nah, para mitra ini harus memenuhi dua target ini: pasarkan PRODUK SINERGY kepada masyarakat seluas-luasnya, dan ajak masyarakat untuk menggunakan PRODUK ini sesering-seringnya. Ada target omset yang harus dipenuhi. Besarnya omset ini akan mempengaruhi besarnya pendapatan yang akan dinikmati oleh para mitra. Makin besar omset, ya pendapatannya makin besar. Masuk akal bukan?
Bagaimana cara mengajak masyarakat sebanyak-banyaknya? Ya ajak mereka untuk menjadi pengguna (user) atau menjadi mitra bisnis. Kalau masyarakat memilih jadi pengguna saja, maka ajak mereka untuk memakai PRODUK SINERGY ini sesering-seringnya. Kalau mereka tertarik untuk ikutan berbisnis, maka menjadi mitra bisnis adalah pilihan yang tepat. Jadi, masalah “member get member” adalah dalam kerangka ini, yaitu mencari pengguna atau mitra bisnis sebanyak-banyaknya. Ini sesuatu yang tidak masalah dalam Islam.
Bagaimana dengan “samsarah ‘alaa samsarah”? Menurut saya, skema bisnis SINERGY tidak mengarah pada “samsarah ‘alaa samsarah” (kita singkat SAS biar mudah). SAS yang mengarah pada pendzoliman terjadi ketika A merekrut B, B merekrut C, dan C merekrut D, sementara A menerima bonus/komisi dari kerja B merekrut C dan C merekrut D, B menerima bonus/komisi dari kerja C merekrut D, dan D tidak dapat apa-apa kecuali ia merekrut E dan seterusnya. Tentu yang dizalimi adalah D dalam hal ini. Dalam skema money game, selalu downline terbawah yang dizalimi. Apakah SINERGY seperti itu?
Sekarang kita lihat, apa yang dilakukan SINERGY. Pertama, soal angka penjualan PRODUK yang mencapai Rp 1JT, itu sah-sah saja sebagaimana yang telah saya jelaskan di atas. Bahwa kemudian perusahaan memberikan bonus kepada mitra yang berhasil menggaet seorang user atau mitra bisnis baru, itu juga sah-sah saja secara syariah. Ini karena status uang tersebut adalah milik perusahaan, sehingga perusahaan bebas menggunakannya. Mau memberi bonus kepada si A, B C, dan D, atau tidak memberi bonus sama sekali, itu hak perusahaan. Kalau anda punya uang, maka anda bebas memanfaatkannya bukan?
Kedua, terkait dengan cash back. Dalam suatu transaksi belanja ulang, cash back-nya Rp 5.000, Dalam contoh di atas, baik si A, B, C maupun D sama-sama menggunakan produk eco racing. Dalam konsep ini, apakah downline yang paling bawah, yaitu si D, dirugikan karena dari Rp 5.000 tersebut, perusahaan membagikannya dalam bentuk bonus kepada si A, B, dan C? Jawabannya, tentu tidak. Mengapa? Karena si D telah mendapatkan haknya, yaitu Rp 20.000 sebagai cash back dari belanja ulang yang dilakukannya. Adapun yang Rp 5000, sekali lagi itu adalah uang milik perusahaan, yang bebas digunakan oleh perusahaan. Dalam hal ini, SINERGY memberikan “bagian” keuntungannya sebagai stimulus kepada para mitra bisnisnya, dengan kriteria dan syarat tertentu yang harus dipenuhi oleh mitra tersebut. Diantara kriterianya adalah besarnya omset yang dihasilkan. Ingat ya, besarnya omset yang dihasilkan.
Kezaliman baru muncul ketika hak si D yang Rp 20.000 tersebut dikurangi secara sengaja, atau diambil untuk membayar C, B dan A. Ketentuan cash back Rp 20.000 berlaku secara adil kepada A, B, C dan D. Kalau D lebih sering belanja ulang, maka boleh jadi ia mendapatkan cash back yang lebih besar dari A, B dan C.
Jadi, skema “samsarah ‘alaa samsarah” tidak berlaku disini. Disinilah pentingnya kejelasan akad yang dilakukan.
Kesimp**annya, secara syariah, menurut saya tidak ada pihak yang dizalimi, sehingga tidak bertentangan dengan syariah. Skema bisnis SINERGY juga jelas-jelas bukan skema money game. Tidak ada pihak yang dirugikan. Saya menduga, munculnya tudingan money game ini ketika melihat marketing plan-nya SINERGY. Tapi kalau lihat kondisi SINERGY hari ini, terlihat hal yang sangat jauh berbeda. Ini bisa dilihat dari website resmi SINERGY, yaitu www.sinergy-world.com, bukan dari website-website lain yang mengatasnamakan SINERGY.
Gagasan PRODUK PENGHEMAT ini menurut saya juga sangat cemerlang. Apalagi saya mendengar informasi bahwa akan banyak produk lain ke depannya. Ini tentu misi besar yang harus kita dukung, sehingga niat berhemat BBM ala SINeRGY ini bisa direalisasikan dengan baik.
Saya juga berharap semoga proses di SIUP-L bisa berjalan dengan lebih cepat, supaya pihak-pihak yang menaruh perhatian pada SINERGY, tidak menduga-duga lagi soal bisnis ini. Dan untuk SINERGY, memang harus ada penyamaan SOP (standard of operating procedure) terkait dengan pemasaran produk ini, agar masyarakat bisa memahami hakekat bisnis SINERGY ini dengan lebih baik, sehingga persepsi bahwa seolah-olah bisnis ini mengandung unsur money game, bisa dikikis dan dihilangkan. Juga kepada para mitra bisnis SINERGY, agar memahami konsep akad dan bisnis yang dikembangkan SINERGY. Tujuannya, supaya tidak salah dalam menjelaskan keunggulan produk SINERGY ini. Wallahu a’lam.

Perbandingan penggunaan Pupuk Kimia dengan Eco Farming pada Tanaman Padi hingga panen.Pakai Pupuk Kimia (1 Ha) :- Urea. ...
17/07/2021

Perbandingan penggunaan Pupuk Kimia dengan Eco Farming pada Tanaman Padi hingga panen.
Pakai Pupuk Kimia (1 Ha) :
- Urea. : 400 kg = Rp 800.000
- TSP : 200 kg = Rp 600.000
- Phoska : 400kg = Rp 1.120.000
- ZA : 200 kg = Rp 360.000
- Score : = Rp 500.000
- Pestisida. = Rp 320.000
-------------------
Total biaya = Rp 3.700.000
Hasil Padi 6-8 Ton
Pakai Eco Farming (1 Ha) :
Aplikasi sebelum tanam 6 tube, selanjutnya 4 x 1 tube. Total 10 tube.
- 10 Tube x Rp 250.000 = Rp 2.500.000
- Pupuk kimia 25% = Rp 720.000
- Pestisida/Fungisida (tidak perlu)
Total. Rp 3.220.000
Harga (Grosir atau Mitra) Eco Farming belanja pertama Rp 2.100.000 dapat 12 Tube (Rp 175.000/Tube).
Belanja selanjutnya Rp 1.500.000 dapat 12 Tube (Rp 125.000/Tube).
Hasil Padi 9-10 Ton
Note :
Pupuk Kimia, jika digunakan terus menerus, tanah bisa menjadi keras, zat asam tinggi, unsur hara hilang, mikro organisme mati.
Eco Farming jika digunakan terus menerus, tanah jadi terurai, gembur, makin subur & tanaman lebih tahan terhadap hama & penyakit.
Perhitungan ini berdasarkan harga pupuk kimia dan biasa diaplikasikan oleh Petani di daerah Kabupaten Sragen - Jawa Tengah

Masih banyak masyarakat Kita yang memukul rata bahwa semua bakteri itu membawa penyakit, tidak memiliki manfaat untuk ma...
12/07/2021

Masih banyak masyarakat Kita yang memukul rata bahwa semua bakteri itu membawa penyakit, tidak memiliki manfaat untuk manusia. Padahal Tuhan menciptakan bakteri itu ada yang jahat (negatif) dan ada p**a bakteri yang baik (positif). Kita fokus menggunakan bakteri positif dalam dunia pertanian untuk melawan mikroorganisme jahat sekaligus berfungsi untuk menyuburkan tanah serta menciptakan nutrisi di tanah. 1 butir pupuk kimia tidak bisa berkembangbiak menjadi 2 entitas karena eksistensinya adalah benda mati buatan manusia sehingga Kita memerlukan berkarung-karung pupuk kimia untuk setiap hektarnya supaya terpenuhi nutrisi tanamannya, sedangkan 1 mikroorganisme positif bisa berkembangbiak menjadi 2 entitas dalam hitungan menit karena eksistensinya sebagai makhluk hidup yang memberikan manfaat bagi kehidupan. Jangka panjangnya setelah lahan Kita memiliki 100 juta mikroorganisme positif per gram tanahnya, maka sudah bisa menekan ongkos pemupukan, sebab kondisi seperti itu sudah di sebut tanah yang subur.

Address

Jalan Raya Bligo No 203 Rt 03 Rw 07 Kec Buaran
Pekalongan
51171

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Grosir pupuk Unggul Eco Farming posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Grosir pupuk Unggul Eco Farming:

Share