Pekalongan BATIK - Central.Java

Pekalongan BATIK - Central.Java Semua produk, berasal dari Pekalongan

19/06/2025

Merayakan tahun ke-10 saya di Facebook. Terima kasih atas dukungan berkelanjutan. Saya tidak mungkin berhasil tanpa Anda semua. 🙏🤗🎉

Fan page is back!!
19/06/2025

Fan page is back!!

21/02/2024

Driving electric mobility forward, as the simplest and most sustainable mode of transport.

Ayo gabung teman teman 👍
21/02/2024

Ayo gabung teman teman 👍

Driving electric mobility forward, as the simplest and most sustainable mode of transport.

6918742
28/01/2024

6918742

Driving electric mobility forward, as the simplest and most sustainable mode of transport.

@44.000
28/07/2020

@44.000

@38.000
28/07/2020

@38.000

@29.000
28/07/2020

@29.000

Ukuran dan deskripsi, Lihat sini yaaaa...
03/10/2017

Ukuran dan deskripsi, Lihat sini yaaaa...

All = @115.000,-/pc
03/10/2017

All = @115.000,-/pc

20/12/2016

istri : Abang, aku mau kerja!”

suami : “Jangan, lah. Kamu di rumah saja. Istri itu di rumah tugasnya :)”

istri : “Itu, tetangga kita, dia kerja!”

suami :“Hehe …, dia itu guru, sayaang. Dia dibutuhkan banyak orang. Yang membutuhkan kamu tidak banyak. Hanya Abang dan anak kita. Di rumah saja, ya.”

istri : “Itu…, tetangga kita yang satunya, yang sekarang sudah pindah ke kampung sebelah, aku lihat dia kerja. Bukan guru. Tidak dibutuhkan banyak orang.”

suami :“Nanti, tunggu Abang meninggal dunia.”

istri : “Apa-apaan sih?”

suami :“Dia itu janda, sayaaaang. Suaminya meninggal satu setengah bulan yang lalu. Makanya dia kerja.”

istri : “Tapi kebutuhan kita makin banyak, Bang”

suami : “Kan Abang masih kerja, Abang masih sehat, aku masih kuat. Akan Abang usahakan, InsyaAllah.”

istri : “Iya, aku tahu. Tapi penghasilan Abang untuk saat ini tidaklah cukup.”

suami : “Bukannya tidak cukup, tapi belum lebih. Mengapa Abang bilang begitu? Karena Allah pasti mencukupi. Lagi p**a, kalau kamu kerja siapa yang jaga anak kita?”

istri : “Kan ada Ibu! Pasti beliau tidak akan keberatan. Malah dengan sangat senang hati.”

suami : “Istri Abang yang Abang cintai, dari perut sampai lahir, sampai sebelum Abang bisa mengerjakan pekerjaan Abang sendiri, segalanya menggunakan tenaga Ibu. Abang belum ada pemberian yang sebanding dengan itu semua. Sedikit pun belum terbalas jasanya. Dan Abang yakin itu tak akan bisa. Setelah itu semua, apakah sekarang Abang akan meminta Ibu untuk mengurus anak Abang juga?”

istri :“Bukan Ibumu, tapi Ibuku, Bang?”

suami : “Apa bedanya? Mereka berdua sama, Ibu kita. Mereka memang tidak akan keberatan. Tapi kita, kita ini akan jadi anak yang tegaan. Seolah-olah, kita ini tidak punya perasaan.”

istri : “Jadi, kita harus bagaimana?”

suami : “Istriku, takut tidak tercukupi akan rezeki adalah penghinaan kepada Allah. Jangan khawatir! Mintalah pada-Nya. Atau begini saja, Abang ada ide! Tapi Abang mau tanya dulu.”

istri :“Apa, Bang?”

suami : “Apa alasan paling mendasar, yang membuat kamu ingin bekerja?”

istri : “Ya untuk memperbaiki perekonomian kita, Bang. Aku ingin membantumu dalam penghasilan. Untuk kita, keluarga kita.”

suami : “Kalau memang begitu, kita buka usaha kecil saja di rumah. Misal sarapan pagi. Bubur ayam misalnya? Atau, bisnis online saja. Kamu yang jalani. Bagaimana? anak terurus, rumah terurus, Abang terlayani, uang masuk terus, InsyaAllah. Keren, kan?”

istri : “Suamiku sayang, aku tidak pandai berbisnis, tidak bisa jualan. Aku ini karyawati. Bakatku di sana. Aku harus keluar kalau ingin menambah penghasilan.”

suami : “Tidak harus keluar. Tenang, masih ada solusi!”

istri :“Apa?”

suami : “Bukankah ada yang lima waktu? Bukankah ada Tahajud? Bukankah ada Dhuha? Bukankah ada sedekah? Bukankah ada puasa? Bukankah ada amalan-amalan lainnya? Allah itu Maha Kaya. Minta saja pada-Nya.”

istri :“Iya, Bang, aku tahu. Tapi itu semua harus ada ikhtiar nyata.”

suami : “Kita ini partner, sayang. Abanglah pelaksana ikhtiarnya. Tugas kamu cukup itu. InsyaAllah jika menurut Allah baik, menurut-Nya kita pantas, kehidupan kita pasti akan berubah.”

istri : “Tapi, Bang?!”

suami : “Abang tanya lagi…, kamu ingin kita hidup kaya, apa berkah?”

istri :“Aku ingin kita hidup kaya dan berkah.”

suami : “Kalau begitu lakukan amalan-amalan tadi. InsyaAllah kaya dan berkah.”

istri : “Kalau tidak kaya?”

suami : “Kan masih berkah? Dan…, tahu apa yang terjadi padamu jika tetap istiqomah dengan itu?”

istri : “Apa, Bang?

suami : “Pilihlah pintu surga yang mana saja yang kamu s**a. Dan kamu, menjadi sebenar-benarnya perhiasan dunia.”

***

Rasulullah SAW bersabda, “Apabila seorang wanita (istri) itu telah melakukan shalat lima waktu, puasa bulan Ramadhan, menjaga harga dirinya dan mentaati perintah suaminya, maka ia diundang di akhirat supaya masuk surga berdasarkan pintunya mana yang ia s**a (sesuai pilihannya),” (HR. Ahmad, Ibnu Hibban dan Thabrani).

“Dunia adalah
perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita sholehah” [H.R. Muslim]

***

LIKE Berita Islam & SEBARKAN BERITA KEBAIKAN INI
Jazakumullah khairan....

Address

Wiradesa
Pekalongan

Telephone

6285727855266

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pekalongan BATIK - Central.Java posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share