Online English Course

Online English Course Page ini layanan bisnis untuk meningkatkan bahasa Inggris anda mampet dan tersendat.

Alhamdulillah bisa berkontribusi lagi di dunia youtube.
10/11/2020

Alhamdulillah bisa berkontribusi lagi di dunia youtube.

An Introduction of English Course Curriculumn - 90 days Belajar Cepat Bahasa Inggris. Dalam video kurikulum yang tepat dalam belajar bahasa Inggris adalah: 1...

Kamu Bingung ya Lagi cari bisnis tanpa modal ada kok kamu mauCaranya...? Kamu cukup daftar lalu Pakai Aplikasinya dapatk...
24/07/2020

Kamu Bingung ya Lagi cari bisnis tanpa modal ada kok kamu mau

Caranya...?

Kamu cukup daftar lalu Pakai Aplikasinya dapatkan penghasilannya

daftar segera bisnis tanpa modal tunggu apalagi segera...

Informasi selengkapnya
https://love.sasuka.online/?getPromo=SS3W1IJP


Sasuka online adalah aplikasi multifungsi yang memudahkan kamu dalam hal belanja, transportasi, makanan, Pembayaran berbagai tagihan, dan Topup Pulsa dan Emoney langsung dari genggaman anda.

28/05/2020

Tips belajar bahasa Asing

Mohon bantuan dan dukungannya untuk channel saye ya👇👇👇
11/05/2020

Mohon bantuan dan dukungannya untuk channel saye ya👇👇👇

Pejuang kehidupan dan penghibur!!! All about education, traveling, vlog, animal and pet, social experiment, love story, entertainment, culture, language, and...

Belajar di rumah kenapa tidak?
24/03/2020

Belajar di rumah kenapa tidak?

Tips agar tidak bosan belajar di rumah : 1. Tetap lakukan aktifitas seperti biasa 2. Ciptakan ruang belajar yang kondusif 3. Buat Jadwal seperti jam belajar ...

Corona mengintai...
22/03/2020

Corona mengintai...

Corona Mengintai - Mudah saja bagi Ip Man menakhlukkan orang-orang di berbagai perkelahian dan pertunjukan seni bela diri, bahkan di sebagian pertunjukan ter...

JANGAN SEDIH DENGAN NILAI YANG RENDAH, SEDIHLAH JIKA ANAK KITA TAK JUJUR DAN TIDAK DISIPLINBeberapa waktu yang lalu saya...
24/12/2019

JANGAN SEDIH DENGAN NILAI YANG RENDAH,
SEDIHLAH JIKA ANAK KITA TAK JUJUR DAN TIDAK DISIPLIN

Beberapa waktu yang lalu saya membaca postingan Abangda Rizal Hamka yang me-repost tulisan dari Prof. Agus Budiyono. Tulisannya berjudul "Mematahkan Mitos NEM, IPK dan Rangking.

Prof Dr Agus Budiyono adalah alumnus ITB dan MIT Amerika Serikat. Dalam tulisannya ia menganggap bahwa menjadikan NEM, IPK, Ranking, termasuklah nilai di raport itu bukanlah indikator terpenting sebagai faktor peneilaian utama yang menentukan kesuksesan adalah sebuah kesalahan. Ia mengatakan bahwa faktor itu berada jauh dibawah faktor-faktor lainnya yang mempengaruhi kesuksesan seseorang.

Untuk memperkuat argumentasinya, Prof Agus Budiyono merilis hasil penelitian dari Thomas J. Stanley yang memetakan 100 faktor yang berpengaruh terhadap tingkat kesuksesan seseorang.

Thomas J Stanley adalah seorang peneliti dan penulis berkebangsaan Amerika. Buku karyanya yang terkenal berjudul The Millionaire Mind. Nah, hasil penelitiannya tentang 100 faktor yang berpengaruh terhadap tingkat kesuksesan seseorang itu, ia muat dalam bukunya.

Hasil survei inilah yang diungkapkan oleh Prof. Agus Budiyono dalam tulisannya. Beliau menyampaikan fakta bahwa ternyata faktor NEM, IPK dan rangking seseorang di sekolah, bukanlah faktor terpenting yang menentukan kesuksesan seseorang. NEM, IPK dan rangking itu justru berada di urutan ke 30 yang menentukan kesuksesan seseorang. Setelah itu Prof Agus menampilkan 10 faktor diantara 100 faktor yang diteliti Thomas J Stanley

Dari 10 faktor sukses itu, kejujuran ditempatkan pada posisi yang pertama. Artinya sikap jujur itu berdasarkan penelitian Thomas J Stanley merupakan modal utama yang sangat penting bagi siapapun yang ingin sukses.

Jadi, bagi orang tua yang baru saja menerima hasil raport anak-anaknya dan mendapati angka-angka di rapor anak kita ternyata rendah, turun, dan tidak memuaskan, jangan bersedih. Karena tingginya nilai rapot dan rangking itu hanya berada di urutan 30 saja dari 100 faktor yang menentukan kesuksesan anak-anak kita. Bahkan faktor itu tidak masuk dalam 10 besar.

Kita justru wajib bersedih, jika anak-anak kita berbohong kepada kita dan kawan-kawannya, termasuklah mencotek, mengambil uang atau barang yang bukan miliknya, dsb. Karena perilaku itu adalah perilaku yang tidak jujur. Padahal kejujuran ini berdasarkan hasil riset adalah faktor utama yang paling menentukan kesusksesan anak-anak kita di masa yang akan datang.

***

Perihal kejujuran ini, saya ingin cerita sedikit.

Faktor kejujuran ini adalah salah satu faktor yang mendorong keputusan saya untuk memasukan anak perempuan saya ke Pondok Modern Darussalam Putri. Tak peduli, bahwa demi keputusan itu saya dan istri harus berpisah dengan putri saya bertahun-tahun lamanya.

Sebelum saya memutuskan untuk menyekolahkan anak saya ke Gontor, saya pernah mendengar dari cerita dari Kyai saya, Ustadz Luqmanulhakim, bahwa Gontor itu tak pernah berkompromi dengan perilaku-perilaku ketidakjujuran. Menurut Ustadz Luqmanulhakim, Gontor tak akan segan-segan mengeluarkan santrinya yang ketahuan mencontek saat ujian, atau terbukti mencuri barang-barang milik temannya. Dan sikap tegas itu telah diterapkan sejak dulu, hingga detk ini.

Selain faktor itu, saya juga melihat bagaimana Gontor sangat menekankan pentingnya kedisiplinan. Sementara faktor kedisiplinan ini adalah faktor kedua yang diletakan Stanley sebagai faktor sukses terpenting.

Di Gontor, Semua aktivitas diatur dengan waktu yang sangat ketat. Mulai bangun tidar hingga tidur lagi. Semua santri wajib mengikuti seluruh jadwal waktu, serta wajib mengikuti berbagai kegiatan yang telah ditetapkan, dengan pengawasan yang extra ketat.

Kedua hal itulah yang mendorong saya menyekolahkan anak ke Gontor. Saya berpikir saat itu, sekolah-sekolah biasa tak mampu mengajarkan persoalan-persoalan itu kepada anak-anak saya. Bahkan dalam beberapa kasus, para siswa ada yang dibiarkan mencontek demi memperoleh NEM yang tinggi. Warrbiyassah.

Dan belakangan saya semakin bersemangat, ketika menganalisis 10 faktor sukses utama yang disampaikan oleh Thomas J Stanley itu, karena sebagaian besar dari faktor sukses itu bisa didapatkan anak saya saat belajar di PM Darussalam Gontor.

Di Gontor, para santri juga diajarka tentang bagaimana cara bergaul dengan sesama. mereka juga dapat dukungan penuh dari pendampingnya, belajar bagaimana kerja keras, serta diajarkan untuk mencintai dengan apa yang dikerjakan, dst.

Namun demikian, bagi orang tua yang menyekolahkan anaknya di sekolah biasa, tak perlu berkecil hati. Kita hanya perlu ekstra keras saja untuk mendidik anak-anak kita agar bisa memiliki berbagai karakter yang akan mempengaruhi kesuksesan mereka di masa depan.

Dan semuanya harus dimulai dari diri kita. Kitalah yang harus terlebih dahulu menjadi orang tua yang jujur dulu agar bisa menularkan kejujuran kepada anak-anak kita, bisa mencegahnya untuk tidak berbohong sama sekali, tidak mencontek, dan tidak mengambil barang-barang yang bukan miliknya. Kita jugaharus terlebih dahulu bisa menerapkan hidup displin, agar bisa menularkan kedisiplinan kepada anak-anak kita.

Bisakah?

Ya harus bisa! Hahaa.

Tapi kalau ragu-ragu dengan kemampuan kita, pindahkan saja anak kita ke Gontor, seperti saya.

"Lho, berarti Anda ragu?"

Hahaa, jujur saja, jawabannya iya!

***

Jelajahliterasi-Djagadkarya, 23.12.2019

Beni Sulastiyo

24/12/2019

Pelecut ku pagi ini ...
_*Ini lah 13 kata:*_

*"JANGAN MENUNGGU"*

_*"yg perlu kita hindari"*_

*1. Jangan menunggu bahagia baru tersenyum, tapi tersenyumlah maka kamu akan bahagia.*

*2. Jangan menunggu kaya baru bersedekah, tapi bersedekah lah, maka kamu akan semakin kaya.*

*3. Jangan menunggu termotivasi baru bergerak, tapi bergerak lah, maka kamu akan termotivasi.*

*4. Jangan menunggu dipedulikan orang baru kamu peduli, tapi peduli lah dengan orang lain, maka kamu akan dipedulikan.*

*5. Jangan menunggu orang memahami kamu baru kamu memahami dia, tapi pahami lah orang itu, maka orang itu akan memahami mu.*

*6. Jangan menunggu terinspirasi baru menulis, tapi menulis lah, maka inspirasi akan hadir dalam tulisan mu.*

*7. Jangan menunggu proyek baru bekerja, tapi bekerja lah, maka proyek akan menunggu mu.*

*8. Jangan menunggu dicintai baru mencintai, tapi belajar lah mencintai, maka kamu akan dicintai.*

*9. Jangan menunggu banyak uang baru hidup tenang, tapi hidup lah dengan tenang, maka percayalah ..... bukan sekadar uang yg datang tapi juga rezeki yg lain nya.*

*10. Jangan menunggu contoh baru bergerak mengikuti, tapi bergerak lah, maka kamu akan menjadi contoh yg diikuti.*

*11. Jangan menunggu sukses baru bersyukur, tapi bersyukur lah, maka Anda akan bertambah sukses.*

*12. Jangan menunggu bisa baru melakukan, tapi lakukan lah, maka kamu pasti bisa.*

*13. Jangan menunggu waktu luang untuk beribadah, tapi luangkan lah waktu untuk beribadah.*

_dan ada tambahan JANGAN...
JANGAN menunggu lama2 untuk tulisan ini kepada semua orang yg Anda kenal, mudah2an kita semua tersadarkan, aaamiin.._

*Indahnya berbagi*

Untuk Nadiem Makarim, BRAVO ! :Mematahkan Mitos NEM, IPK dan RangkingOleh : Prof Agus BudiyonoAda 3 hal ternyata tdk ter...
17/12/2019

Untuk Nadiem Makarim, BRAVO ! :

Mematahkan Mitos NEM, IPK dan Rangking
Oleh : Prof Agus Budiyono

Ada 3 hal ternyata tdk terlalu berpengaruh terhadap *kesuksesan* yaitu: *NEM, IPK dan rangking*

Saya mengarungi pendidikan selama 22 tahun (1 tahun TK, 6 tahun SD, 6 tahun SMP-SMA, 4 tahun S1, 5 tahun S2 & S3)

Kemudian sy mengajar selama 15 tahun di universitas di 3 negara maju (AS, Korsel, Australia) dan juga di tanah air.
Saya menjadi saksi betapa *tidak relevannya ketiga konsep di atas* terhadap kesuksesan.

Ternyata sinyalemen saya ini didukung oleh riset yang dilakukan oleh Thomas J. Stanley yang memetakan 100 faktor yang berpengaruh terhadap *tingkat kesuksesan seseorang berdasarkan survey terhadap 733 millioner di US*

Hasil penelitiannya ternyata nilai yang baik (yakni NEM, IPK dan rangking) *hanyalah faktor sukses urutan ke 30*

*Sementara faktor IQ pada urutan ke-21*
*Dan bersekolah di universitas/sekolah favorit di urutan ke-23.*

Jadi saya ingin mengatakan secara sederhana: Anak anda nilai raport nya rendah *Tidak masalah.*

NEM anak anda tidak begitu besar?
Paling banter akibatnya tidak bisa masuk sekolah favorit.
*Yang menurut hasil riset, tidak terlalu pengaruh thdp kesuksesan*

*Lalu apa faktor yang menentukan kesuksesan seseorang itu ?*
Menurut riset Stanley berikut ini adalah sepuluh faktor teratas yang akan mempengaruhi kesuksesan:

1. Kejujuran (Being honest with all people)
2. Disiplin keras (Being well-disciplined)
3. Mudah bergaul (Getting along with people)
4. Dukungan pendamping (Having a supportive spouse)
5. Kerja keras (Working harder than most people)
6. Kecintaan pada yang dikerjakan (Loving my career/business)
7. Kepemimpinan (Having strong leadership qualities)
8. Kepribadian kompetitif (Having a very competitive spirit/personality)
9. Hidup teratur (Being very well-organized)
10. Kemampuan menjual ide (Having an ability to sell my ideas/products)

Hampir kesemua faktor ini tidak terjangkau dengan NEM dan IPK.
Dalam kurikulum semua ini kita kategorikan *softskill.*
Biasanya peserta didik memperolehnya dari kegiatan ekstra-kurikuler.

✊✊✊✊✊✊✊✊
Mengejar kecerdasan akademik semata hanya akan menjerumuskan diri, Amin.

PROGRAM RESELLER Mr. MAULAKabar gembira! Saat ini (akhirnya) Mr. Maula membuka kesempatan utk Anda yang MAU mendapatkan ...
27/11/2019

PROGRAM RESELLER Mr. MAULA

Kabar gembira! Saat ini (akhirnya) Mr. Maula membuka kesempatan utk Anda yang MAU mendapatkan penghasilan di bisnis edukasi dan informasi yg sudah Mr. Maula lakukan selama 15 tahun. Dan, secara ekonomi, hasil dari bisnis ini lebih dari cukup utk memenuhi kebutuhan perusahaan beserta 50-an orang karyawannya.

Sebagai reseller, Margin keuntungan utk Anda minimal Rp 100.000 s/d 1.750.000 per produk (ada puluhan produk)

Biaya daftar hanya seratus ribuan.

Info lengkap klik link ini:

http://bit.ly/Bisnis_Menguntungkan_
http://bit.ly/Bisnis_Menguntungkan_
http://bit.ly/Bisnis_Menguntungkan_

Sekarang Anda Bisa Mendapatkan Penghasilan dari Bisnis Paling Menguntungkan di Industri Informasi dan Edukasi.Keuntungan 100 ribu s/d 1,75 juta per Produk Dibimbing Rutin, Materi Promosi Disediakan Anda Tinggal Fokus Jualan YA, SAYA DAFTAR SEKARANG YA, SAYA DAFTAR SEKARANG Sebelum Anda dapatkan apa....

Address

Jalan Pesantren
Pekanbaru
28452

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Online English Course posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share