24/04/2024
AL HABIB SHOLEH BIN SEGAF AL HABSY
Sekilas Sejarah Perjuangan
Haul nya diadakan tiap tanggal 15 Syawwal (juga sebagai penanda awal rutinitas jamiyah dan kegiatan belajar dan mengajar Ponpes serta Madrasah di kawasan pesesir pantai utara). Acara malam haul dengan pembacaan manaqib di Jalan Dahlia Pekunden, Pemalang Kota, paginya kegiatan puncak acara Haul di Makam Pagaran, Sugihwaras, Pemalang Kota di sisi utara jalur pantura.
Almaghfurlah Al-Habib Sholeh bin Segaf Al-Habsyi lahir di Kota Bugis, Sulawesi Selatan tahun 1837 Masehi. Pada usianya yang ke 10 tahun, oleh ayah dan bundanya diajak ke Hadramaut, Arabia Selatan. Tujuannya, untuk menuntut ilmu dan belajar membaca kitab suci Al-Qur’anul Karim.
Di Hadramaut, diasuh oleh guru besar Al-Habib Akhmad bin Muhammad Al-Mudhor selama 5 tahun. Berkah atas bimbingannya, Al-Habib Sholeh sudah dapat memahami dan mengerti ilmu-ilmu agama serta hafal Al-Qur’an (Hafidzul Qur’an), dalam usia 15 tahun.
Memasuki usia 20 tahun, tepatnya pada tahun 1857 Masehi, Habib Sholeh berangkat ke tanah suci Makkah Al-Mukarromah. Selain untuk melanjutkan belajar ilmu agama kepada guru-gurunya, disitu Habib Sholeh menunaikan rukun Islam yang kelima, yaitu ibadah haji.
Di tanah suci itulah, Habib Sholeh mulai menyingsingkan lengan bajunya untuk menuntut ilmu pengetahuan agama dari ilmu Nahwu, ilmu Mantiq, ilmu Bayan, Urudh, Tafsir, Hadits, Tauhid, Tasawuf hingga ilmu Falsafah. Bahkan Habib Sholeh mampu menghafal setengah dari kitab Ikhya’ Ulumuddin karangan Imam Ghozali dan kitab lainya.
Selama 12 tahun di Mekkah, Al-Habib Sholeh berguru kepada As-Sayyid Akhmad Zaini Dahlan dan M***i Mekkah. Setalah itu, kemudian melanjutkan menuntut ilmunya ke Yaman dan Zabid selama 7 sampai 8 tahun. Di kedua kota itu beliau diasuh dan dibimbing oleh beberapa guru-gurunya para Habib, di antaranya dari suku Al-Ahdali.
Dari Yaman, Habib Sholeh bin Idrus Al-Habsyi (Almarhum) kembali ke Mekkah. Dalam rombongan itu, ada almarhum Habib Akhmad bin Abdullah bin Tholib Alatas yang dikebumikan di kota Pekalongan dan almarhum K.H Kholil Madura serta almarhum K.H. Sholeh Darat Semarang.