Elly Zulfa El Ihsani

Elly Zulfa El Ihsani Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Elly Zulfa El Ihsani, Business service, Griya Pemalang Indah Regency 5 Blok D1 Jalan Tentara Pelajar Pemalang Jateng, Pemalang.

21/11/2025

Masak Nasi Tanpa Rice Cooker 🍃



24/03/2023

Ramadhan 1444 H hari ke-2 ❤️

Cc. Yasifa Muslimah Center Elly Zulfa Elly Zulfa El Ihsani

Istri yang menyuapi Suami,Atau Suami yang Istri....???Setiap kali suami mau disuapi gak mau, katanya "aku aja yang nyuap...
22/09/2021

Istri yang menyuapi Suami,
Atau Suami yang Istri....???

Setiap kali suami mau disuapi gak mau, katanya "aku aja yang nyuapin" 😆😆

Wah...
Bahaya ini kalau suami yang nyuapin, karena bakalan makan lebih banyak dari porsi biasanya.

Nyobain Cafe baru di Pemalang setelah beberapa bulan gak pernah makan di luar.

Dan ternyata sudah berasa aneh masakan warung.
Merasa lebih enak dan lebih nyaman makan di rumah.

Setelah hampir dua bulan menjalankan program hidup sehat bersama Kangen Diet.

Keren emang Kangen Diet, bikin lidah sudah mati rasa sama gorengan dan makanan berminyak.

Masya Allah.

04/08/2021

Kandungan Pestisida pada Daging ternyata Lebih banyak dibandingkan pada Sayur & Buah.
Mitos atau Fakta....????

Teman-teman yang pingin dapat lanjutannya dari Ilmu ini, silahkan boleh japri ya.. wa.me/6287764280650
04/08/2021

Teman-teman yang pingin dapat lanjutannya dari Ilmu ini, silahkan boleh japri ya..
wa.me/6287764280650

Prinsip membangun hubungan suami istri itu bagaikan seperti seorang petani yang menanam sebuah tanaman. Rela untuk senan...
30/03/2021

Prinsip membangun hubungan suami istri itu bagaikan seperti seorang petani yang menanam sebuah tanaman.

Rela untuk senantiasa memberi dan juga merawat tanaman mesti di awal proses nya si tanaman belum bisa memberikan buahnya kepada petani.

Namun Petani terus merawat tanaman, memberinya pupuk, terus menyiram, dengan penuh keyakinan dan kasih sayang.

Kebayang kan, kalau Prinsip yang dipakai dalam membangun Relationship seperti transaksi dalam jual beli yang pinginnya selalu diuntungkan.

Bisa jadi akan banyak luka hati dan kekecewaan serta kesedihan di dalamnya.

Pertanyaan, teman-teman semua akan menggunakan Prinsip yang mana dalam membangun Relationship bersama Pasangan...???

Saudaraku sesama Muslimah, jika hari ini ada diantara Anda yang suami belum mengijinkan untuk Anda memiliki bisnis sendi...
26/03/2021

Saudaraku sesama Muslimah, jika hari ini ada diantara Anda yang suami belum mengijinkan untuk Anda memiliki bisnis sendiri, atau belum diijinkan untuk berperan aktif dalam berbagai kegiatan yang positif dan produktif, percayalah suami Anda sejatinya begitu menyayangi Anda.

Saya pun pernah mengalaminya sepuluh tahun yang lalu. Ya, sepuluh tahun yang lalu, suami saya tidak mengijinkan saya untuk aktif di berbagai kegiatan, baik itu kegiatan dakwah, sosial, maupun bisnis dan yang lainnya. Awalnya beliau hanya mengijinkan saya sebagai bidan Klinik dan praktik di rumah saja. Dengan alasan agar ilmu saya tetap bermanfaat.

Dan saya yakin, walaupun beliau tidak menjelaskan secara detil alasan apa sehingga tidak membolehkan saya memiliki aktifitas lain di luar rumah, namun yang jelas satu alasan terkuat adalah ingin membahagiakan dan memberikan yang terbaik untuk istri tercintanya.

Bisa jadi hal ini juga dialami oleh teman-teman semua. Mungkin dengan alasan agar lebih fokus mengurus keluarga, mungkin suami merasa masih bisa memberikan nafkah yang terbaik, dll.

Satu hal yang saya lakukan saat itu adalah negosiasi. Ya, saya berusaha untuk komunikasi dari hati ke hati. Apa yang menjadikan alasan saya ingin tetap diijinkan untuk aktif melakukan aktifitas di luar rumah.

Dan salah satunya saya sampaikan bahwa Allah telah berfirman di dalam Al Qur'an Surat An Nahl Ayat 97:

من عمل صالحا من ذكر او انثى وهو مؤمن فلنحيينه حيوة طيبة ولنجزينهم اجرهم باحسن ما كانوا يعملون

"Barangsiapa yang mengerjakan kebajikan, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka pasti akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan akan Kami beri balasan dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan."

Tentu saya menyampaikan hal itu dengan nada yang pelan dan memohon penuh kasih sayang.

Hingga tidak tahu kenapa, setelah terdiam sesaat, Alhamdulillah atas pertolongan Allah suami saya mengatakan bahwa beliau ridho atas apa yang saya lakukan selama itu untuk kebaikan yang bermanfaat dan tidak melanggar syari'at.

Masya Allah, bisa teman-teman rasakan ya, bagaimana bahagianya perasan seorang istri yang tadinya hanya terkurung di dalam rumah dan tempat praktik saja, seketika diperbolehkan untuk bisa menjelajah keluar rumah. Hahahahaha, seperti burung yang dilepaskan dari sangkarnya.

Tapi saya paham, bahwa saya harus menjaga amanah dan kepercayaan dari suami. Saya harus pandai membangun track record "kepercayaan" kepada suami, bahwa saya layak untuk mendapatkan kepercayaan darinya.

Dan apa saja yang saya lakukan di luar rumah..???
Saya pastikan hanya melakukan sesuatu hal yang positif, seperti berorganisasi khusus muslimah, edukasi kesehatan, kajian, berbisnis. Ya paling hanya seputar itu, bahkan makan-makan atau sekedar kumpul-kumpul bersama para sesama wanita pun saya tidak pernah jika tanpa satu tujuan yang jelas.

Dan yang jelas suami saya paham betul bahwa salah satu tujuan terbesar saya untuk meminta diijinkan aktifitas di luar rumah adalah untuk mewujudkan Impian. Sehingga seringkali suami rela mendampingi demi membantu mewujudkan Impian istrinya. Hingga sejak lima tahun yang lalu suami pun Alhamdulillah memutuskan untuk selalu mendampingi kemanapun aktifitas saya, karena kami telah memiliki satu visi yang sama.

Saya akui tidak mudah, semua butuh proses. Namun percayalah, selagi kita menunjukkan sedang berada di jalan yang benar, di jalan kebaikan, maka Allah lah yang memudahkan semuanya, membantu dan membimbing di setiap langkah kita.

Menariknya, setelah sepuluh tahun berlalu, saya kembali bertanya kepada suami. Mengapa dulu pernah tidak memberikan ijin bagi istrinya untuk tidak melakukan aktifitas di luar rumah. Itu pun tidak langsung dijawab.

Setelah beberapa hari berlalu, pertanyaan itu pun baru terjawab. Alasannya :

1. Salah satu bentuk tanggung jawab seorang suami terhadap istri adalah menafkahi dan memenuhi semua kebutuhan Istri. Jika suami masih mampu, kenapa harus merepotkan istri.
2. Kadang muncul perasaan khawatir, manakala istri melakukan aktifitas di luar rumah sehingga lebih produktif dan lebih menghasilkan dibandingkan dengan suami, maka khawatir kesetiaan serta kepatuhan seorang istri kepada suami akan berkurang bahkan hilang.
3. Kadang muncul pemikiran suami, jika istri lebih mementingkan aktifitas di luar rumah, maka khawatir menjadikannya lalai dengan tugas dan tanggung jawabnya sebagai seorang istri juga seorang ibu jika sudah ada anak-anak.

Namun, itu semua sejatinya kembali kepada diri kita masing-masing, apakah kita sebagai seorang istri mampu membuktikan kepada suami bahwa kita layak dipercaya, sehingga kekhawatiran - kekhawatiran di atas tidaklah benar.

Seorang istri perlu membangun track record yang baik bagi suaminya, sehingga suami percaya dan menyaksikan sendiri akan kesungguhan sang istri.

Namun, kadangkala istri pun perlu cerdas dalam bersikap. Jangan sampai terlalu mandiri, sampai mandirinya istri kebablasan. Hal ini tentu juga kurang baik, karena bisa berakibat melalaikan tugas dan tanggung jawab suami.

Di sinilah pentingnya bermain cantik.

Bagaimana pendapat teman-teman semua....????

Komunikasi bukan hanya tentang apa yang diucapkan.Namun juga tentang apa yang tidak diucapkan.
22/03/2021

Komunikasi bukan hanya tentang apa yang diucapkan.
Namun juga tentang apa yang tidak diucapkan.

Tahukah Anda bahwa dalam menjalin rumah tangga, Status suami istri saja tidak cukup, tanpa adanya sebuah ikatan cinta. S...
22/03/2021

Tahukah Anda bahwa dalam menjalin rumah tangga, Status suami istri saja tidak cukup, tanpa adanya sebuah ikatan cinta.

Sayangnya, tidak sedikit sebuah keluarga yang dibangun hanya sebatas status suami istri belaka.

Hidup dalam satu rumah, namun belum tentu memiliki sebuah ikatan cinta dan kasih sayang.

Bahkan, lebih parahnya lagi, ketika suami istri belum saling memahami Bahasa Kasih masing-masing.

Artinya, belum saling memahami kebutuhan masing-masing suami istri. Ibarat orang haus tapi dikasihnya nasi. Ibarat butuhnya pujian, tapi dikasihnya kado.

Tidak salah, tapi kurang pas saja.

Yuk..
Temukan Rahasia Memahami Bahasa Kasih Pasangan untuk Menumbuhkan Ikatan Cinta dalam Acara Sharing Session Relationship di Life Facebook

19/03/2021

Sejak dua tahun yang lalu, saya mempelajari terapi warna & biji. Awalnya tidak langsung percaya metode ini bakal bisa membantu. Sampai suatu hari saya mendapatkan sebuah firasat, hati saya tergerak untuk penasaran dan mau belajar ikut kelasnya. Waktu itu investasi yang saya keluarkan cukup murah, cuma 1 jutaan.

Di kelas itulah saya membuka hati dan pikiran untuk mau menerima kenyataan bahwa ilmu Allah itu sangatlah luas. Dan selama delapan jam lebih saya di Kelas, ternyata banyak ilmu yang kemudian bisa memantapkan hati saya.

Alhamdulillah sejak hari itu, saya rajin praktikkan untuk diri sendiri juga keluarga terutama suami. Untuk kasus yang ringan-ringan saja, seperti: membantu agar deep sleeping, membantu melancarkan metabolisme tubuh, membantu menguatkan rahim, melancarkan aliran darah untuk saluran reproduksi, membantu mengobati sakit gigi. Ya paling seputar itu kalau buat sendiri.

Namun, agar ilmu yang saya dapatkan bisa lebih bermanfaat, maka saya memutuskan untuk menyelenggarakan baksos. Yaitu membantu siapapun yang ingin dibantu terapi secara gratis. Kalau baksos, kasusnya macam-macam. Ada yang ambeyen, keputihan, sakit pada lutut, radang sendi, asam urat, maag, dll. Hanya saja saat baksos, setiap orang hanya boleh dibantu terapi satu titik saja. Berbeda jika personal terapi, bisa dibantu terapi secara keseluruhan, tentu ini tidak gratis.

Sejujurnya saya lebih s**a berbagi Ilmu nya, jika dibandingkan membantu terapi satu-satu.

Kenapa...???
Harapan saya, jika saya membagikan ilmunya, maka minimal akan ada satu anggota keluarga yang memiliki skill terapi sehingga bisa membantu menterapi keluarga masing-masing. Tidak lagi membutuhkan terapis jika sewaktu - waktu butuh pertolongan pertama, karena sudah bisa mengatasi sendiri. Tentu semua atas ijin dan kuasa Allah Yang Maha Penyembuh.

Pelatihan sering saya adakan secara offline maupun online. Untuk Pelatihan Online, sementara sudah terjadwal dua minggu sekali setiap hari Sabtu bersama Yasifa Muslimah Center.

Teman-teman yang pingin ikutan, boleh daftar gratis melalui link berikut ini :

https://muslimahcenter.id/free-webinar-workshop-terapi-warna/

Serius, seru banget terapi warna ini. Sangat mudah dipelajari dan dipraktikkan, reaksinya pun Alhamdulillah bisa langsung dirasakan.

Sudah siap, untuk dapat ilmu...??
Segera daftar ya..
Mumpung Gratis di sini:

https://muslimahcenter.id/free-webinar-workshop-terapi-warna/

Address

Griya Pemalang Indah Regency 5 Blok D1 Jalan Tentara Pelajar Pemalang Jateng
Pemalang

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Elly Zulfa El Ihsani posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Elly Zulfa El Ihsani:

Share