Islamic store

Islamic store Islamic Store menyediakan berbagai macam produk Islami seperti alat-alat Sholat, Al-Qur'an, buku mot

Buat kamu para pecinta aksesoris jam tangan, ada kabar gembira nih... Jam tangan original Casio Edifice harga asli nya 2...
14/07/2019

Buat kamu para pecinta aksesoris jam tangan, ada kabar gembira nih...
Jam tangan original Casio Edifice harga asli nya 2-4 Juta, karena lagi promo harga nya jadi Rp. 900.000
Yukk buruan sebelum kehabisan !!!
Berminat langsung hubungi wa : 089696914507

Alhamdulillah sekarang sudah ada obat herbal,dan halal yang mampu menyembuhkan segala macam penyakit seperti :-Alergi-Am...
29/04/2018

Alhamdulillah sekarang sudah ada obat herbal,dan halal yang mampu menyembuhkan segala macam penyakit seperti :
-Alergi
-Ambeien
-Asam lambung
-Asam urat
-Asma
-Batuk
-Bisul
-Biduren
-DBD
-Diabetes
-Diare
-Jerawat
-Obesitas
-Sakit gigi
Dan masih banyak penyakit yang dapat disembukan dengan obat-obat herbal ini

Pemesanan atau konsultasi bisa chat,atau WA

Fast respon : 0896 03130 988

18/10/2017

Hadits Tentang Keutamaan Memanah

“Sesungguhnya Allah ‘azza wajalla akan memasukkan tiga orang ke dalam surga lantaran satu anak panah; orang yang saat membuatnya mengharapkan kebaikan, orang yang menyiapkannya di jalan Allah serta orang yang memanahkannya di jalan Allah.” Beliau bersabda: “Berlatihlah memanah dan berkuda. Dan jika kalian memilih memanah maka hal itu lebih baik daripada berkuda.” (AHMAD – 16699)

Hadits di atas menggambarkan betapa Rasulullah saw sangat menganjurkan agar seorang muslim peduli dengan persiapan untuk berjihad di jalan Allah. Memanah dan berkuda merupakan dua kegiatan yang terkait dengan hal itu. Dan seorang muslim perlu memiliki semangat untuk berjihad di jalan Allah. Mengapa? Karena Nabi saw memperingatkan bahwa raibnya semangat berjihad mengindikasikan hadirnya kemunafikan dalam diri
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidak ada hiburan kecuali dalam tiga hal; seorang laki-laki yang melatih kudanya, candaan seseorang terhadap isterinya, dan lemparan anak panahnya. Dan barangsiapa yang tidak memanah setelah ia mengetahui ilmunya karena tidak menyenanginya, maka sesungguhnya hal itu adalah kenikmatan yang ia kufuri.” (NASAI – 3522)

Jadi memanah adlah suatu hal yang penting dalam islam

Dijual MurahPerlengkapan Memanah MurahPanah Recurve & Panah Kuda Jika Kamu Order sekarang kamu akan mendapat bonus berup...
18/10/2017

Dijual Murah

Perlengkapan Memanah Murah

Panah Recurve & Panah Kuda

Jika Kamu Order sekarang kamu akan mendapat bonus berupa:
+ 3 buah anak panah
+ Papan sasaran
+ Panduan memanah
+ Free ongkir Khusus Pontianak
Penasaran? ingin order atau tanya-tanya?
hubungi
No hp/wa : +62896-9691-4507

"PENGEN MENERAPKAN SUNNAH TAPI ASYIK???"diorder aja busur panahnya!!! Tersedia Horsebow and recurvebow Jika kamu order s...
15/10/2017

"PENGEN MENERAPKAN SUNNAH TAPI ASYIK???"
diorder aja busur panahnya!!!
Tersedia Horsebow and recurvebow
Jika kamu order sekarang maka kamu akan dapat bonus :
(-) anak panah 3pcs
(-) papan target
(-) panduan memanah
(-) free ongkir area Pontianak
Ayoo ditunggu apa lagii, buruan order sekarang !!!

No hp/wa : 089696914507

"MUHAMMAD AL-FATIH"Muhammad Al-Fatih dilahirkan pada 27 Rajab 835 H/30 Maret 1432 M di Kota Erdine, ibu kota Daulah Utsm...
29/08/2017

"MUHAMMAD AL-FATIH"
Muhammad Al-Fatih dilahirkan pada 27 Rajab 835 H/30 Maret 1432 M di Kota Erdine, ibu kota Daulah Utsmaniyah saat itu. Ia adalah putra dari Sultan Murad II yang merupakan raja keenam Daulah Utsmaniyah.
Muhammad Al-Fatih kecil telah menyelesaikan hafalan Alquran 30 juz, mempelajari hadis-hadis, memahami ilmu fikih, belajar matematika, ilmu falak, dan strategi perang.
Sejak usia baligh, Muhammad Al Fatih tidak pernah meninggalkan Sholat Qiyamul Lail (Sholat Tahajjud).
Muhammad Al-Fatih juga mempelajari berbagai bahasa, seperti: bahasa Arab, Persia, Latin, dan Yunani. Pada usia muda Muhammad Al-Fatih sangat lancar berbahasa Arab, Turki, Persia, Ibrani, Latin, dan Yunani, luar biasa!
Pada usia 21 tahun berhasil memimpin pasukan kaum Muslimin untuk menakhlukan kota Konstantinopel.

29/08/2017

TRIK SHOLAT JADI KHUSYUK

Karena bukankah Allah itu lebih dekat dari urat leher kita? Cobalah membayangkan kehadiran-Nya, mulai dari takbir hingga selesai salam. Hadirkan Allah dan
Sahabat Muslimah, tahukah mengapa kita sulit sekali shalat khusyu? Shalat yang kita lakukan, belum membuat kita merasa nyaman. Banyak hal yang menyebabkannya.

Imam Ghazali, dalam bukunya ‘bimbingan mukmin’ menjelaskan, ada enam amalan hati yang harus diupayakan bila ingin menikmati shalat khusyu, yaitu: 1) kehadiran hati, 2) mengerti bacaan shalat, 3) me-Maha Agungkan Allah, 4) merasa takut (khauf), 5) pengharapan (roja), dan 6) malu (haya). Bila salah satunya tidak ada, maka akan sulit merasakan kekhusyuan dalam shalat. Demikian Imam Ghazali menuturkan.

Mari kita coba bahas satu persatu…

Kehadiran hati, berarti kita harus sungguh-sungguh, berusaha menghadirkan Allah dalam setiap detik shalat yang dikerjakan. Karena bukankah Allah itu lebih dekat dari urat leher kita? Cobalah membayangkan kehadiran-Nya, mulai dari takbir hingga selesai salam. Hadirkan Allah dan rasakan seolah-olah Ia melihat kita. Insya Allah, ini akan menjadi jalan bagi hadirnya kekhusyuan.

Nah, sekarang coba tanya pada diri sendiri, berapa persen kita telah berupaya menghadirkan Allah dalam shalat? Mungkin tidak sampai 10 persennya. Makanya, kekhusyuan dalam shalat pun sulit kita raih.

Poin selanjutnya, mengerti dan memahami bacaaan shalat. Bila sudah paham arti dari bacaan shalat yang kita lafazkan, akan lebih mudah mengamalkan poin lainnya.

Lalu, me-Maha Agungkan Allah, adalah merasa bahwa kita sangat rendah. Berusaha jujur mengakui kekurangan diri. Menyadari bahwa banyak orang yang ilmu maupun amal sholihnya melebihi kita. Apalagi kepada Allah, sangat tidak layak bila ada yang pantas untuk disombongkan. Allah Maha Agung, dan kita ini amatlah kecil dan hina dihadapan-Nya.

Poin ke empat, tumbuhkan rasa takut (khauf). Boleh jadi inilah sebabnya mengapa orang-orang sholih jika mau shalat, sudah gemetaran. Sahabat Abu Bakar as-Siddiq misalnya, bila membaca ayat yang berisi siksa dan ancaman bagi mereka yang lalai kepada-Nya, tubuhnya akan gemetar ketakutan. Ini dikarenakan Abu Bakar merasakan takut seandainya ia tidak diampuni dosa-dosanya.

Namun, tentu harus rasa takut (khauf) hendaknya dibarengi perasaan berharap akan rahmat dan ampunan Allah (roja). Maka, khauf dan roja haruslah berimbang, tidak boleh berlebihan antara satu dengan yang lainnya.

Setelah itu, harus ada rasa malu (haya). Ketika kita malu pada suami, orangtua atau guru, tentu kita akan bersikap merendah dan menunduk. Apalagi ketika rasa malu ini ditujukan kepada Allah. Ketundukan dan kepatuhan menjadi sesuatu yang utama dilakukan.

Teruslah berusaha untuk senantiasa menetapkan niat dan kesungguhan agar shalat kita dapat khusyu. Tetaplah berlatih dan berproses, semoga dengan usaha yang tidak kenal menyerah, kita akan dibimbing Allah agar mampu khusyu dalam shalat. Amiin…

Alhamdulillah Ada yang infaq laptopMacBook Pro 13 Inch dan Insya Allah laptop ini akan kami lelang dari Hasil penjualan ...
29/08/2017

Alhamdulillah Ada yang infaq laptop
MacBook Pro 13 Inch dan Insya Allah laptop ini akan kami lelang dari Hasil penjualan 100% diSEDEKAHIN utk Kontrakan Rumah Menghafal Quran.

Perumpamaan orang yang menginfakan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipat gandakan bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui. (Qs.Al-Baqarah:261)

Body masih oke, tidak pernah jatuh.
Performa masih berfungsi dengan baik tidak ada masalah.
Spek :
OS X Yosemite Version 10.10.5
MacBook Pro 13 inch
Processor 2.3 GHz Intel Core i5
Memory 4GB 1333 MHz DDR3
Graphics Intel HD Graphics 3000 384 MB
Hardisk 320GB
Kalo ada yg minat mw di lepas 7.5 jt boleh nego tipis..
whatsapp saya... 089603130988
COD Kota Pontianak

29/08/2017

Jadilah Wanita yang dibeli Allah dengan SURGA

Boleh jadi inilah sebabnya mengapa kita seringkali oleng dalam meniti kehidupan ini. Kita masih jauh dari peta hidup yaitu al-Qur’an. Dan belum
“Sesungguhnya Allah membeli dari orang-orang mukmin, baik diri maupun harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang di jalan Allah, sehingga mereka membunuh atau terbunuh, (sebagai) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil, dan al-Qur’an. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya selain Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan demikian itulah kemenangan yang agung.” (QS at-Taubah [9]: 111)

Semoga kita menjadi Muslimah yang dibeli Allah, dengan surga sebagaimana yang tertera pada ayat diatas. Berkacalah pada kisah kaum Anshor dan Muhajirin. Meskipun harta habis, istri ditinggal, dan hidup seadanya, mereka (kaum Muhajirin) sama sekali tidak merasa berat. Begitu juga dengan kaum Anshor yang tulus menerima kedatangan kaum Mauhajirin dan bahu membahu menegakkan Islam. Subhanallah, orang-orang seperti inilah yang menjual diri, jiwa dan raganya hanya untuk dibeli Allah.

Atau kisah hidup penulis tafsir Fi Zhilalil Qur’an, Sayyid Quthb yang hingga wafatnya senantiasa berinteraksi dengan al-Qur’an. Boleh jadi inilah sebabnya mengapa kita seringkali oleng dalam meniti kehidupan ini. Kita masih jauh dari peta hidup yaitu al-Qur’an. Dan belum total menyerahkan hidup kita kepada Allah SWT.

Ketika para sahabat sedang berkumpul bersama rasul dan menyimak ayat ini, mereka bertanya, “Ya Rasulullah, apakah kemenangan ini untuk kami juga?”. ”Iya, “ jawab Rasulullah saw. Para sahabat sangat senang dan lega mendengarnya. Diujung ayat, memang disebutkan itulah kemenangan bagi siapa saja yang berjihad di jalan Allah.

Pada masa tersebut, salah satu cara mencari ridha Allah adalah dengan membunuh musuh Islam. Seperti yang diceritakan pada ayat 111 di surat yang dimulai tanpa membaca basmallah itu. Nah, sekarang apa yang bisa kita lakukan agar serupa dengan peristiwa pada masa itu? Adalah dengan ’membunuh kemaksiatan’ atau segala hal yang tidak disukai Allah. Semua ini dapat dilakukan bila kita bergandengan tangan dalam satu jama’ah. Dengan ilmu yang saling menguatkan, mestinya kita memang jangan sampai bercerai-berai.

Selaras dengan pesan Allah di surah Ali Imran [3] ayat 103, ”Dan berpegang teguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercearai berai,...” Boleh jadi kita sulit bersatu karena masih ada niat tersembunyi yang belum lurus lillahi ta’ala. Insya Allah bila senantiasa meluruskan niat, suatu saat Allah akan menyambungkan hati-hati kita. Hanya Dia yang mampu menggerakkan hati siapa yang dikehendaki-Nya.

Bila pada zaman Rasulullah, para sahabat berbai’at (bersumpah), siap membela kebenaran Islam lahir dan batin. Sekarang pun, sesungguhnya kita selalu berbai’at kepada Allah dalam setiap shalat kita. ”Inna shalatii wanusukii wamah yaayaa, wa mamati lillahi rabbil a’alamiin,” inilah janji kita setiap hari dalam shalat. (bersambung)

29/08/2017

"Mencari ilmu tanpa didasari keimanan"
Hasilnya...?
Pasti kesombongan yang menghampiri seperti layaknya Haman yang merasa bahwa ilmu itu dari nya bukan dari Allah sehingga dirinya mendapatkan Azab disambar petir yang sangat dahsyat
Hasilnya...?
Pasti dapat ilmu kedengkian (ilmu baghyan) coba baca di QS. 3:19 posisi sebelah kiri tengah, sehingga dengan ilmu itu selalu merasa paling benar, selalu menyalahkan orang lain karena didasari kedengkian tersebut
Hasilnya...?
Hilangnya sifat tawadhu' di dalam diri nya dan bisa menjadi orang yg sombong merasa lebih baik daripada orang lain karena punya ilmu yg banyak

Address

Jalan Prof. Muhammad Yamin
Pontianak
78121

Telephone

089696914507

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Islamic store posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category