18/10/2018
Shariarealtindo development
www.shariarealtindo.com
Kenapa Bisnis Property?
Menurut laporan Oxfam University, dari laporan lembaga keuangan dunia, Nilai kekayaan Dunia Tahun 2017 naik 6,4% yakni mencapai 280 Triliun USD …
Wow Dahsyat!!
Dan ternyata Distribusi Kekayaan Dunia itu tidak merata bahkan Tahun 2011 di Inggris sempat terjadi sebuah demo besar-besaran, mereka semua memegang poster yang bertuliskan “We Are The 99%” / Kami 99%.
Maksudnya adalah Laporan Oxfam menyebutkan bahwa pada tahun 2016 , setengah kekayaan dunia diperkirakan akan dimiliki oleh 1% dari orang-orang terkaya dunia. Ternyata 99% kekayaan dunia, ini hanya dimiliki oleh 1% orang saja.
Bisa kita lihat di Indonesia, 1% orang terkaya di Indonesia menguasai 95% kekayaan di Indonesia, bahkan Lembaga Oxfam tahun 2017, di Indonesia Kekayaan 4 orang Terkaya setara Kekayaan 100 juta Penduduk Termiskin.
Kenapa semua ini bisa terjadi ?
Dari buku Marshal silver; Pasion, Profit & Growth. Beliau mensimulasikan bagaimana Arus Uang itu berkumpul di 1%. Marshal silver menyebutkan Bila seluruh uang di dunia Bagi Rata, maka setiap orang akan mendapatkan : USD 2.400.000 Atau 24 Milyar Rupiah.
Pertanyaannya, ketika Anda mempunyai uang 24 Milyar, Bagaimana Anda akan menghabiskannya?
Cara orang menghabiskan uang, Mayoritas 90% Fokus membangun Life Style, sementara minoritas (1-5%) fokus membangun Wealth Style/ Kekayaan.
Maka kata Marshal silver, dalam waktu 5 tahun, Komposisi akan kembali semula 1% orang menguasai 50% kekayaan dunia.
Orang-orang yang membangun Wealth Style, membangun kesejahteraan, mereka fokus membangun need (bertahan hidup, berkecukupan, bertumbuh).
Sementara orang-orang yang membangun Life Style, mereka fokus menghabiskan uang untuk hiburan.
Generasi yang lahir tahun 90 an atau generasi millenials, itu diprediksikan tidak punya asset. Maka dari itu B**g Chandra membangun sebuah bisnis Property untuk generasi millenials. Karena orang-orang millenials, ketika mendapatkan uang, mereka akan habiskan untuk hiburan.
Ada 2 tipe orang di Generasi Millenials, yaitu:
Yang pertama Orang yang biasanya menghabiskan gaji pertama untuk traktir bersama temannya, dan beli ini beli itu, dsb. Dan uangnya habis.
Sementara yang kedua, Trend perusahaan saat ini banyak sekali manager-manager muda, CEO muda dan kebanyakan itu yang lahir tahun 90 an (generasi millenials).
Tipe orang pertama, berapapun uang yang mereka dapatkan, itu tidak akan punya asset, karena mereka habiskan semua untuk hiburan.
Sementara Tipe yang kedua, yaitu Orang-orang kaya, mereka mempunyai gaya hidup membangun kesejahteraan, ketika mereka mendapatkan uang, mereka gunakan untuk investasi.
Lalu ketika orang kaya menginginkan sesuatu, maka mereka hanya akan membeli sesuatu yang mereka inginkan dari uang hasil investasi, maka hasil investasi itu, digunakan untuk kebutuhan mereka.
Ketika seseorang punya uang, mereka akan menginvestasikan uang tersebut dalam sebuah bisnis.
Bisnisnya berhasil, maka hasil dari bisnis itu mereka belikan mobil, rumah, dll. Uang ada, Aset ada. Maka ini yang disebut Passive Income.
Pertanyaannya adalah, Investasi yang terbaik apa ?
Banyak orang mengatakan, investasi yang terbaik adalah emas.
Betulkah emas ???
Ternyata emas tidak bisa dikatakan sebagai alat untuk investasi. Karena emas, harga emas ditentukan oleh pasar. Sedangkan yang namanya investasi, ketika kita memiliki sesuatu, maka kitalah yang menentukan harga jual barang tersebut.
Ketika Anda beli emas, siapa yang menentukan harga emas Anda ketika Anda jual?
Ya..! Pasar, makanya tidak bisa dikatakan sebagai alat untuk investasi.
Kemudian, investasi Deposito di Bank, sedangkan kita tahu bahwa Deposito Bank ada bunga, dan Bunga itu Haram, dan Haram itu tidak mendatangkan keberkahan dan Akan menjauhkan dari Allah Swt. Bunga Deposito 6% - 7% sementara inflasi 9%-20%
Selanjutnya investasi dalam bentuk Saham, kita tahu bahwa saham be kasino, ada orang kaya mendadak namun ada p**a orang yang miskin mendadak. Karena ini adalah perjudian.
Jika investasi dalam bentuk Bisnis, jika Ramai Untung, jika Sepi maka akan Rugi.
Adakah investasi yang ketika Anda menginvestasikan harta Anda di bisnis tersebut, maka potensi kebangkrutan Anda itu adalah minimal 20% Profit per tahun. Anda investasi, sebangkrut-bangkrutnya Anda, Anda profit minimal 20% per tahun. Apa itu ?
Investasi di Property
Robert T. Kiyosaki menyebutkan bahwa cara menciptakan passive income yang lebih besar dari biaya hidup adalah dengan berinvestasi dalam bisnis Property.
Jadi Passive Income yang kita tidak perlu mengurus bisnis, tapi kita mendapatkan penghasilan dari bisnis tersebut, itu hanya di bisnis Property.
Kenapa ?
kita lihat, bisnis Property itu Dahsyat sekali, kenaikannya pertahun itu sampai dengan 20% per tahun. Maka tahun 2017 atau tahun 2018 orang-orang yang super kaya, mereka tidak menyimpannya di Bank, justru mereka menginvestasikannya di Tanah.
Tahun 2017 investasi di Pelosok Sukabumi, ada Tanah sekitar 2000 hektar, itu sudah dibeli oleh MNC, Donald Trump
Bahkan Orang-orang super kaya, Lipo, juga menginvestasikan hartanya di Property.
Itu orang-orang kaya di Indonesia, mulai dari Lipo, Meikarta, kemudian proyek Reklamasi, Podomoro, mereka melakukan investasi di Property.
Maka jangan salah pilih, bisnis yang terbaik yang mendatangkan passive income, keuntungan yang besar, itu hanya Bisnis Property.
Maka Property ini, saat ini adalah bisnis yang terbaik.