Kabar Berita Indonesia

Directions Website

Kabar Berita Indonesia Utamakan Layanan

Jispro – Kalau selama ini sampean mengira Monas di Jakarta, cukup membuat leher pegal saat mendongak, atau menganggap Pa...
24/08/2026

Jispro – Kalau selama ini sampean mengira Monas di Jakarta, cukup membuat leher pegal saat mendongak, atau menganggap Patung Liberty di Amerika Serikat, lambang kemegahan yang tiada tanding, sebaiknya sampean menepi sejenak.

Tarik napas dalam-dalam, lalu seruput kopi hitam hangat-hangat. Sebab, India memamerkan mahakarya arsitektur modern yang ekstrem: Statue of Unity alias Patung Persatuan.

Terletak di Gujarat, India, monumen megah ini bukan patung biasa tempat berswafoto sambil bergaya. Ini adalah raksasa beton dan perunggu yang tingginya luar biasa, sanggup membuat siapa saja yang memandangnya merasa kerdil seketika.

Melalui artikel ini, mari kita bedah tuntas mengapa monumen ini sanggup menyita perhatian dunia, mulai dari latar belakang sejarahnya, dinamika politik di baliknya, hingga ketangguhan strukturnya dalam menghadapi terjangan alam.

Bukan Iron Man Marvel, tapi Manusia Besi Sungguhan

Sebelum kita masuk ke kalkulasi teknis mengenai beton, baja, dan anggaran pembangunan, mari kita berkenalan terlebih dahulu dengan sosok yang diabadikan dalam wujud raksasa ini. Namanya adalah Sardar Vallabhbhai Patel.

Bagi masyarakat Indonesia, nama ini mungkin terdengar asing di telinga. Namun di India, beliau adalah legenda hidup yang menyandang julukan terhormat: “Iron Man of India”. Tenang saja, beliau bukan Tony Stark yang bisa terbang memakai zirah merah-emas canggih sambil mendengarkan lagu rock. Beliau dijuluki “Manusia Besi” berkat ketegasan sikap politiknya yang luar biasa dingin, kokoh, dan berwibawa.

Pasca kemerdekaan India pada tahun 1947, negara tersebut sempat mengalami masa-masa kritis. Wilayahnya terpecah-belah menjadi ratusan kerajaan kecil (princely states) yang dipimpin oleh raja-raja lokal yang terkenal sangat keras kepala. Di sinilah Sardar Patel masuk sebagai juru selamat.

Statue of Unity di India tingginya 182 meter, sukses bikin Patung Liberty kelihatan mini. Ini dia keunikan patung tertinggi di dunia ini!

Kalau Anda rajin membuka media sosial atau menonton berita internasional, ada satu nama negara yang selalu memicu perdeb...
24/08/2026

Kalau Anda rajin membuka media sosial atau menonton berita internasional, ada satu nama negara yang selalu memicu perdebatan sengit di kolom komentar: Israel. Negara yang terletak di kawasan Asia Barat ini memang seolah tidak pernah sepi dari sorotan kamera dunia.

Seperti apa sih profil negara ini, jika kita kesampingkan sejenak berita konflik yang melelahkan itu? Mari kita bedah pelan-pelan dengan kepala dingin, sekalian menelusuri sejarah yang ruwetnya melebihi benang kusut.

Profil Singkat: Kecil-Kecil Cabe Rawit (dan Bikin Pusing)

Secara geografis, Israel ini bertetangga langsung dengan Laut Tengah, Lebanon, Suriah, Palestina, Yordania, dan Mesir. Bayangkan saja bertetangga di sebuah kompleks perumahan yang isi warganya sering bersitegang. Kurang lebih seperti itulah posisi geopolitik mereka. Pada tahun 2026, penduduknya tercatat berada di kisaran 10 juta jiwa.

Satu hal yang membuatnya unik di peta dunia: Israel satu-satunya negara Yahudi yang eksis saat ini. Walau menyandang predikat negara Yahudi, isi di dalamnya sebenarnya tidak homogen. Di sana juga hidup kelompok minoritas seperti etnis Arab, serta komunitas Muslim, Kristen, Druze, hingga Samaria. Jadi, kalau dibayangkan, suasana sosialnya sebenarnya cukup berwarna-warni.

Secara administratif, Israel menganut sistem demokrasi parlementer dengan hak pilih universal. Roda pemerintahan harian disetir oleh seorang Perdana Menteri, sementara urusan legislatif alias bikin undang-undang diurusi oleh parlemen yang mereka sebut Knesset.

Hebatnya—meski berada di zona yang terus membara—dalam urusan angka-angka di atas kertas, performa mereka terbilang mentereng:

Peringkat Ekonomi: Berada di posisi ke-28 dunia berdasarkan Produk Domestik Bruto (PDB). Lumayan tajir untuk ukuran negara yang wilayahnya tidak terlalu luas.

Simak profil lengkap, asal-usul nama, hingga sejarah berdirinya Israel dengan gaya santai dan kritis ala Mojok. Jauh dari kata kaku!

Kalau mendengar kata “Persia”, apa yang pertama kali melintas di kepala kalian? Kucing mahal yang bulunya minta ampun pe...
24/08/2026

Kalau mendengar kata “Persia”, apa yang pertama kali melintas di kepala kalian? Kucing mahal yang bulunya minta ampun perawatannya? Ata karpet permadani yang harganya bisa untuk DP rumah subsidi? Atau malah Jake Gyllenhaal yang lari-lari parkour di film Prince of Persia?

Enggak salah sih, tapi Persia itu jauh lebih gokil dari sekadar kucing dan game. Kita lagi ngomongin salah satu Godfather-nya peradaban dunia. Sebuah bangsa yang kalau enggak ada, mungkin kita enggak kenal konsep jalan raya, pos surat, atau bahkan Hak Asasi Manusia (HAM).

Jadi, mari kita duduk manis dan bedah sejarah bangsa Persia (yang sekarang kita kenal sebagai Iran). Siapin kopi, karena ceritanya panjang dan penuh plot twist.

Siapa Sih Bangsa Persia Itu?

Secara teknis, bangsa Persia atau suku Farsi, merupakan etnis Iran yang ngomong pakai bahasa Persia (Farsi). Mereka termasuk rumpun Indo-Eropa. Jadi, kalau kalian merasa bahasa Farsi itu kedengaran eksotis, tapi agak-agak mirip struktur bahasa Eropa, ya karena mereka masih sepupuan jauh.

Mereka tinggal di wilayah yang sekarang kita sebut Iran. Tapi dulu, wilayah main mereka enggak cuma di situ. Kekaisaran Persia Kuno itu wilayahnya membentang luas banget, dari Balkan di Eropa, Mesir di Afrika, sampai India di Asia. Bayangkan betapa capeknya jadi tukang sensus penduduk, zaman itu.

Cyrus Agung: The OG of Human Rights

JisproKota.com - Kalau mendengar kata "Persia", apa yang pertama kali melintas di kepala kalian? Kucing mahal yang bulunya minta ampun perawatannya? Ata

Sebuah negara yang saking kecilnya, kalau kalian lari pagi, belum sempat keringatan sudah sampai di perbatasan negara la...
24/08/2026

Sebuah negara yang saking kecilnya, kalau kalian lari pagi, belum sempat keringatan sudah sampai di perbatasan negara lain. Itulah Vatikan. Sebuah entitas politik yang unik, ajaib, dan penuh sejarah.

Luasnya hanya 0,44 kilometer persegi. Sebagai perbandingan, area Gelora B**g Karno (GBK) di Senayan itu luasnya sekitar 2,7 kilometer persegi. Jadi, Vatikan ini kira-kira cuma seperenamnya GBK. Ndhilalah, penduduknya di tahun 2024 enggak sampai 1.000 jiwa. Kalau ada pemilihan RT, kayaknya calon tunggal bakal langsung menang aklamasi.

Meski ukurannya “imut” dan lokasinya nyempil di dalam Kota Roma, Italia, jangan remehkan pengaruhnya. Negara ini markas besar dari miliaran umat Katolik di seluruh dunia. Yuk, kita bedah satu per satu apa saja yang bikin negara seuprit ini begitu spesial.

Asal-Usul: Dari Rawa-Rawa Jadi Negara Berdaulat

Nama Vatikan diambil dari Ager Vaticanus, dulunya cuma daerah rawa-rawa di barat Sungai Tiber yang mungkin kalau di Jakarta mirip daerah resapan air yang gagal digusur.

Statusnya sebagai negara merdeka baru resmi dipegang tahun 1929 lewat Perjanjian Lateran. Momen salaman (secara hukum) antara Takhta Suci dan Kerajaan Italia. Benito Mussolini mewakili Raja Italia, dan Kardinal Pietro Gasparri mewakili Paus. Intinya: “Oke, Bos, sampeyan urus wilayah ini sendiri, kami enggak ikut campur.”

Sejak itu, Vatikan resmi jadi negara monarki absolut. Ya, kalian enggak salah baca. Di zaman demokrasi begini, Vatikan dipimpin satu orang yang punya kekuasaan penuh: Paus. Bedanya, rajanya enggak diwariskan ke anak, tapi dipilih lewat pemilu tertutup yang disebut Konklaf.

JisproKota.com - Sebuah negara yang saking kecilnya, kalau kalian lari pagi, belum sempat keringatan sudah sampai di perbatasan negara lain. Itulah

Semua orang kepingin jadi pengusaha. Melihat orang flexing omzet miliaran di TikTok, rasanya ubun-ubun mendidih inginlem...
24/08/2026

Semua orang kepingin jadi pengusaha. Melihat orang flexing omzet miliaran di TikTok, rasanya ubun-ubun mendidih inginlempar surat resign ke meja bos besok pagi. Padahal, dunia bisnis itu nggak seindah filter Instagram.

Sebelum berkhayal terlalu jauh, mari kita samakan frekuensi dulu. Sebenarnya, pengusaha itu makhluk macam apa, sih? Secara sederhana, pengusaha adalah individu, kelompok, atau lembaga yang memutar otak untuk melakukan jual-beli atau menyewakan produk dan jasa demi meraup cuan. Mereka sosok yang inovatif berani mendirikan perusahaan dari ketiadaan.

Biar tulisan ini kelihatan punya bobot akademis, mari kita pinjam sabda para ahli (tenang, kutipannya saya biarkan persis seperti aslinya agar tak mengubah makna):

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengusaha adalah “orang yang mengusahakan (perdagangan, industri, dan sebagainya); orang yang berusaha di bidang perdagangan; saudagar, usahawan.”

Menurut Robbin & Coulter, definisi pengusaha adalah “suatu kelompok atau individu yang membuat peluang atau kesempatan menjadi keuntungan bagi semua pihak yang terlibat didalamnya.”

Menurut Kasmir, wirausahawan adalah “orang yang berani mengambil risiko untuk membuka usaha dalam berbagai kesempatan.”

Ingin jadi pengusaha sukses? Simak panduan lengkap mulai teori ahli, mentalitas, hingga simulasi jatuh bangun 5 tahun di dunia bisnis.

Pernahkah sampean berada di situasi syahdu tengah malam—saat mata terpejam tapi jemari masih lincah  doom scrolling di I...
24/08/2026

Pernahkah sampean berada di situasi syahdu tengah malam—saat mata terpejam tapi jemari masih lincah doom scrolling di Instagram—lalu mendadak merenung dan bertanya pada langit-langit kamar: “Kapan ya gue kaya? Kapan punya usaha sendiri?

Atau minimal, kapan ya hidup bisa tenang tanpa deg-degan nungguin SMS banking tanggal gajian?” Tenang, Bestie. Tarik napas dalam-dalam. sampean tidak sendirian di dunia yang fana ini. Pertanyaan-pertanyaan eksistensial semacam itu, menu wajib jutaan umat yang bertarung melawan quarter life crisis.

Sayangnya, banyak dari kita masih terjebak mitos, yang bilang kalau gerbang kesuksesan itu boleh dijalani kalau sudah tua, rambut memutih, punya pengalaman kerja, atau punya tabungan setebal dosa-dosa masa lalu. Padahal kenyataannya tidak sekaku itu. Hari ini, banyak kok anak muda yang sukses tanpa menunggu kulitnya keriput duluan.

Sukses di usia muda itu bukan sulap bukan sihir. Jalannya tidak semulus omongan para motivator di seminar-seminar mahal yang harga tiket masuknya setara biaya kosan sebulan. Kuncinya ada pada pola pikir, keberanian mengambil langkah, dan satu hal yang paling sulit dipertahankan di dunia ini, yakni konsistensi.

Selagi status masih “anak muda”, kalian sebenarnya memegang dua mata uang paling mahal di dunia: energi dan waktu. Kalau dua aset berharga ini habis untuk meratapi mantan yang sudah bahagia dengan orang lain, atau habis debat kusir tanpa ujung di Twitter/X. Masa depan kalian bakal suram.

Pengin sukses tapi hobi rebahan dan sambat? Ini panduan atur waktu & mulai bisnis sejak muda biar nggak cuma jadi beban keluarga.

Sampean lagi nyetir, pas sampai di gerbang tol tiba-tiba teringat dosa-dosa masa lalu, karena kartu e-money di dashboard...
24/08/2026

Sampean lagi nyetir, pas sampai di gerbang tol tiba-tiba teringat dosa-dosa masa lalu, karena kartu e-money di dashboard saldonya kosong? Tulisan “Saldo Kurang” di mesin tol itu rasanya lebih horor dari suara ketukan pintu kosan dari ibu kos di tanggal tua. Detik berikutnya, konser klakson dari barisan mobil di belakang dimulai. Sungguh ujian mental yang menguji kekhusyukan bernegara.

Di zaman sekarang, memegang uang tunai rasanya sudah bergeser hobi lama. Kita sekarang hidup di era cashless society, era di mana semua transaksi serbacepat tinggal tap-tap atau scan sana-saja. Nah, biar sampean nggak cuma gaya-gayaan pakai dompet tipis, tapi sebenarnya gagap teknologi, yuk kita kuliti tuntas apa itu e-money, jenis-jenisnya, hingga aturan mainnya agar hidup kita bebas dari drama antrean tol .

Apa Sih E-Money Itu? (Bukan Sihir, Bukan Sulap)

Secara sederhana, e-money atau uang elektronik adalah uang nyata milik sampean yang diubah wujudnya jadi digital. Nilai uang tersebut disimpan di dalam media elektronik—bisa berupa cip di dalam kartu plastik sakti, atau tersimpan aman di server aplikasi HP-sampean. Konsepnya sederhana: sampean setor uang dulu (baca: top-up), baru bisa dipakai belanja. Begitu dipakai, saldo otomatis berkurang, bukannya malah beranak pinak seperti skema ponzi.

Biar makin mantap, Bank Indonesia (BI) selaku penguasa tertinggi moneter di republik ini, sudah menetapkan empat syarat agar teknologi bisa sah disebut e-money:

Biar nggak bikin antrean tol mengular, yuk pahami beda e-money kartu vs dompet digital serta aturan mainnya biar transaksi makin lancar!

24/08/2026

Selamat datang, wahai para pencinta rebahan yang setiap malam memimpikan passive income melimpah ruah, tapi siangnya ogah ngapa-ngapain. Hidup damai tanpa beraktivitas, tapi rekening tiba-tiba gendut. Sungguh utopia yang indah.

Mari kita buka tulisan ini dengan kejujuran yang agak menyakitkan. Kalau sampean mengeklik artikel ini dengan harapan bakal menemukan rahasia pesugihan digital yang bisa mendatangkan duit instan, mendingan silakan pencet tombol back atau silakan tutup tab browser ini sekarang juga. Lanjut saja scroll TikTok sampai jempol sampean kram dan mata pedih.

Tapi, kalau sampean termasuk golongan orang yang serius pengin memulai bisnis—ingat, ya, hari ini, bukan besok, bukan lusa, apalagi nunggu “kalau mood lagi bagus”. Mari kita rapikan sedikit logika berpikir kita. Masalah sampean nggak pernah mulai bisnis itu, bukan karena nggak punya modal tumpukan uang rupiah, Bro. Masalah, sampean kebanyakan alasan, terlalu banyak mikir, menimbun teori yang nggak pernah dieksekusi, dan tentu saja: terlalu malas.

Satu hal yang perlu dicamkan, bisnis tanpa modal uang itu bukan berarti kerja bakti sosial yang serbagratis. Kalian tetap butuh modal. Bedanya, modal kalian kali ini bukan lembaran duit, melainkan otak yang harus dipaksa bekerja ekstra keras dan urat malu yang kudu sedikit diendurkan. Ketimbang energi kalian habis untuk memantau alias stalking akun Instagram mantan yang sudah bahagia dengan pacar barunya, mending energi itu dialihkancari cuan.

Sumber: https://jisprokota.com/ide-bisnis-tanpa-modal-modal-dengkul/

24/08/2026

Memulai bisnis dari nol dianggap butuh modal besar dan lokasi usaha yang strategis di pusat kota. Anggapan klasik tersebut dipatahkan oleh pasangan suami istri asal Kelurahan Cepokomulyo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, yakni Agung Redo Mulyo dan Fatatul Mustika.

Melalui bendera Uma Baby Shop, pasangan suami istri (Psutri) ini berhasil membuktikan bisnis yang dirintis dari sebuah kamar kontrakan sempit berukuran 3 x 3 meter di Jakarta, mampu bertransformasi menjadi kekuatan UMKM baru. Tidak tanggung-tanggung, mereka kini sanggup melayani hingga puluhan ribu pesanan setiap bulan, bahkan menembus pasar ekspor di kawasan Asia Tenggara.

Fokus pada ceruk pasar (niche market) perlengkapan bayi baru lahir (newborn) usia 0 hingga 3 bulan, Uma Baby Shop sukses menjawab kebutuhan para ibu muda di seluruh penjuru negeri. Paket-paket praktis yang mereka tawarkan, menjadi solusi jitu bagi orang tua baru yang membutuhkan popok, gurita, waslap, hingga baju bayi berkualitas dengan harga kompetitif.

Berawal dari Modal Rp1,5 Juta dan Kamar Kontrakan Sempit

Perjalanan Uma Baby Shop tidaklah mulus. Sebelum menemukan formula sukses di bisnis perlengkapan bayi, Agung dan Tika—sapaan akrab pasutri ini —punya keinginan kuat untuk lepas dari status karyawan, membangun usaha mandiri setelah menikah.

Sumber: https://jisprokota.com/dari-kontrakan-sempit-ke-pasar-asia-kisah-sukses-pasutri-malang-bangun-uma-baby-shop/

Aktivitas jual-beli di Pasar Baru Kota Probolinggo, padat setiap hari mulai pagi. Upaya penataan pedagang di pasar tradi...
24/08/2026

Aktivitas jual-beli di Pasar Baru Kota Probolinggo, padat setiap hari mulai pagi. Upaya penataan pedagang di pasar tradisional tersebut, sudah sering dilakukan. Nemun, belum membuahkan hasil, akibat kurngnya kedisiplinan sebagian pedagang.

Pantauan di lapangan menunjukkan, kawasan pintu barat pasar tradisional ini dipenuhi pedagang yang menata dagangannya di bahu atau dipinggir jalan dan area akses masuk pasar. Zona yang seharusnya steril ini, berubah menjadi deretan lapak yang tentunya akses keluar-masuk pasar, menyempit.

Arus kendaraan roda dua dan roda empat yang lewat di jalan Pahlawan, juga terganggu karena jalanan macet akibat pedagang yang berjualan di bahu jalan. Terutama pagi hari, saat arus kendaraan, sibuk

Di bagian dalam pasar, kondisinya tak jauh berbeda. Sejumlah pedagang memperluas lapak hingga melebihi batas ruang jual yang telah disediakan pengelola (Pemkot). Pelebaran atau perluasan area dagang sepihak ini, menutup sebagian jalur pejalan kaki atau pembeli.

Karena situasinya seperti itu, pengunjung atau pembeli harus berhati-hati melintas di lorong pasar yang menyempit. Tumpukan sayur, buah, serta barang kebutuhan rumah tangga lainnya, menjulur ke tepi jalur utama, sehingga kondisi pasar kian semrawut

Aktivitas jual-beli di Pasar Baru Kota Probolinggo, padat setiap hari mulai pagi. Upaya penataan pedagang di pasar tradisional tersebut, sudah sering

Address

Jalan Raya Desa Pesisir
Probolinggo
67221

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kabar Berita Indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share