07/07/2018
BUDIDAYA POHON JATI DENGAN MENGGUNKAN PUPUK NASA
Budidaya pohon jati dengan menggunakan pupuk nasa sudah dilakukan para petani di seluruh nusantara, karena dengan menggunakan pupuk nasa maka akan membuat pohon jati menjadi cepat berkembang, lebih subur dan menghasilkan kualitas jati yang bisa dibilang kelas wahid atau kelas satu. Dengan begitu maka akan membuat hasil panen menjadi lebih melimpah ruah, berikut kami sampaikan tekhnik budidaya jati dengan tekhnologi organik dari nasa:
Pembibitan Tanaman Jati
Benih direndam air panas secukupnya lalu setelah airnya hangat segera dibuang dan ulangi sekali lagi.
Setelah perendaman ke -2 rendam dengan air panas lagi tetapi didiamkan hingga airnya dingin.
Tambahkan POC NASA sebanyak 1 cc/liter, setelah itu diamkan selama 4 jam.
Setelah perlakuan diatas kemudian diperam selama 4 hari. Daya kecambahnya bisa mencapai 90%, setelah 4 hari diperam benih dipisahkan dengan dimasukan ke dalam polibag. Benih berada didalam polibag selama 6 bulan dan baru siap ditanam. Komposisi pada polibag adalah tanah dicampur dengan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1. Didalam polibag dilakukan perawatan dengan menggunakan produk NASA, dosis penyemprotan sebelum bertunas adalah 40 cc POC NASA + 20 cc Hormonik NASA / tangki, sehari disemprotkan 2 kali.
Penyemprotan setelah bertunas dilakukan seminggu sekali hingga 6 bulan dengan dosis 40 cc POC NASA = 20 cc Hormonik NASA lalu setelah 6 bulan bibit siap untuk ditanam.
Ciri-ciri bibit jati yang siap untuk ditanam
Batang kuat, lurus, dan kokoh.
Perakaran berkembang baik.
Daun hijau segar.
Bibit jati yang siap ditanam dilahan dimasukan ke dalam lubang tanam dengan ukuran : panjang 50 cm, - lebar 50 cm, - kedalaman 50 cm. Sedangkan untuk jarak penanaman : 2,5 m x 3 m. Perlu diketahui bahwa kondisi tanah lahan disini kritis, banyak batu, tinggi tanah dan top soil 25 cm - 30 cm.
Sebelum ditanam gunakan pupuk dasar berupa pupuk kandang yang sudah matang dengan dosis 6 kg/ lubang. Dan dalam perawatan tanaman gunakan POC NASA, Super NASA, Hormonik dan ditambah dengan pupuk makro yakni NPK. Penggunaan dan perbandingan pupuk : 40 cc POC NASA + 10 cc Hormonik + 1 sdm Super NASA + 3 gelas NPK. Semuanya dilarutkan dalam 20 - 25 liter air untuk setiap pohon atau rata-rata 3 liter/ pohon.
Contoh pemupukan dengan menggunakan produk NASA:
Umur 1 bulan 2 kali, awal dan akhir bulan.
Umur 3 bulan : 1 liter / batang.
Umur 6 bulan : 2 liter / batang.
Umur 9 bulan : 2 liter / batang.
Umur 12 bulan : 3 liter / batang.
Umur 20 bulan : 3 liter / batang.
Umur 26 bulan : 4 liter / batang.
Selanjutnya bisa dilepas artinya bisa dipupuk lagi, kadang-kadang maupun tidak lagi. Perbedaan dengan jati lain yang tidak menggunakan NASA dengan jati yang menggunakan NASA :
Pertumbuhan tanaman lebih cepat.
Daun lebih lebar.
Warna lebih hijau.
Batang lebih lurus dan lebih besar.
Sedikit cabang.
Tanaman yang dipupuk dengan pupuk Nasa lebih sedikit serangan hama dan penyakitnya, serta daun menjadi lebih segar-segar dan tidak mudah rontok walaupun disaat musim kemarau. Pada tanaman yang tidak menggunakan NASA maka biasanya daun akan mudah rontok dan kering, tanah yang dipupuk dengan produk nasa lebih gembur dibandingkan dengan yang tidak menggunakan produk nasa.
==========================
Konsultasi / Order
WA 085647677222 / 082229777650