Tan Xiao Jun

Tan Xiao Jun Jual Properti di Rangkasbitung Lebak Banten

24/09/2017

SUKSES? Begini ternyata rahasianya..

Mungkin ini hal yang anda dambakan... Menjadi pribadi yang sukses. Apalagi bisa sukses dari bisnis online..

Banyak juga kita perhatikan, pebisnis online sukses yang telah mencetak omset milyaran rupiah..

Memang hal ini selalu menjadi topik yang seru untuk dibahas.

Namun, saya ada sedikit cerita mengenai sukses. Ada beberapa orang yang saya tau, dan mereka saya sebut "Sukses permukaan".

Sukses permukaan? Maksudnya seperti apa?

Begini ceritanya....

Dulu ketika saya bangkrut, rugi, dikejar hutang, gak punya duit, gak punya apa - apa ( Selain punya Allah tentunya ), pokoknya minus.

Di masa - masa itu, saya ditinggal oleh orang - orang dekat, ditertawakan, dianggap sebelah mata.

Kenapa? Karena mereka hanya melihat 'apa yang nampak di permukaan'.

Memang dulu yang nampak dipermukaan dari saya ( yang kelihatannya ), tidak punya apa - apa, bangkrut, dikejar - kejar penagih hutang, seringnya pinjem motor tetangga, dan gak meyakinkan pokoknya.

Sehingga, wajar saja mereka melihat yang nampak dari diri saya "tidak ada apa - apanya". Pada saat yang bersamaan juga saya sudah mulai menjalani bisnis.

Saat kondisi itulah orang - orang terdekat menjauh, mentertawakan, mengejek, sampai - sampai saya tidak punya teman.

Karena saat itu saya sibuk memperjuangkan bisnis, tidak punya waktu bermain, nongkrong, tapi bisnisnya pun belum kelihatan hasilnya.. Jadi seperti yang sok sibuk, tapi bisnisnya gak jelas.

Dan memang malah menyusahkan.. Sering pinjam motor ke orang.. sering menyusahkan. Sehingga seperti orang yang "gak jelas".

Maka pada saat itu banyak orang yang menjauh.

Ya, sekali lagi mereka hanya melihat apa yang nampak dipermukaan. Hanya melihat apa yang 'kelihatan diluar'. Saya kelihatannya gak jelas, kendaraan aja pinjam, uang gak punya, minus.

Padahal, mereka tidak melihat apa yang 'ada didalam diri saya'.

Pada saat itu saat masa - masa perjuangan, saya menaruh harapan yang besar didalam dada. Memanjatkan do'a setiap sujud terakhir, berjuang, belajar, baca buku, sampai - sampai melelahkan.. Harus hijrah juga ke kota lain.

Inilah yang tidak mereka lihat. Mereka hanya 'peduli apa yang nampak', tidak mau melihat apa yang ada didalam permukaan, yaitu apa yang sedang diperjuangkan.

Kemudian cerita berubah..

Ketika saat ini alhamdulillah kehidupan telah berubah drastis, goal dan impian - impian saya tercapai, maka situasi berbalik.

Lagi - lagi mereka hanya 'melihat apa yang nampak'.

Mereka melihat saya sudah seperti sekarang yang jauh dari kondisi dulu. Memiliki impian yang dulu pernah saya tuliskan.

Kemudian mereka bertanya "Gimana sih caranya bisa sukses bisnis online?".

Saya jawab, sederhana. "Asal mau ACTION dan mau berproses, selesai..."

Dan jawaban mereka lucu.. Apa kata mereka?

Mereka menjawab "Ah itu kan kamu.. Punya uang, relasinya banyak. Wajar kalau bisa sukses.. Kalau aku kan ndak! Gak seperti itu".

Lha.. Saya nepuk jidat.

Lagi - lagi mereka hanya melihat apa yang nampak.

Tidak mau tau apa yang telah saya perjuangkan tahun - tahun sebelumnya, dimana pada saat itu saya jatuh, bangkrut, gak punya apa - apa, ditertawakan, panas - panasan, dan perjuangan meletihkan lainnya. Sampai - sampai harus hijrah ( merantau )..

Mereka hanya melihat kondisi sekarang yang menurut mereka 'enak'. Padahal perjuangannya pahit sekali. Bahkan sampai saat ini pun, masih tetap bergerak, memanage team, mengelola perusahaan, membesarkan perusahaan, yang tidak mudah juga.. Tapi saya nikmati, sebagi sebuah proses dan perjalanan hidup.

Lalu saya ajak mereka untuk berjuang, belajar bisnis online.

Namun mereka memiliki jawaban yang lebih lucu lagi.. Apa kata mereka?

"Gampang gak belajarnya? Lama gak? Susah gak? Ribet gak? Ada jaminan bisa sukses gak?"

Masyaa Allaah.. Meminta jaminan. Padahal dulu saat sekolah saja, tidak ada jaminan sukses.

Lha ini, belum apa - apa sudah minta jaminan sukses. Padahal hanya Allah saja yang menjamin semua aspek kehidupan kita. Tugas kita ya belajar ( menjemput ilmu ) dan menyempurnakan ikhtiarnya..

Inilah yang saya maksud. Mereka hanya fokus dengan "apa yang nampak".

Mereka ingin segera terlihat sukses, ingin memuaskan apa yang nampaknya saja. Ingin punya mobilnya, ingin punya uangnya.. Tapi tidak mau menguatkan apa yang ada didalam permukaan.. Ya, tidak mau berjuang, tidak mau berproses, malas, hilang harapan, maunya CEPET HASIL dan ada jaminan.

Wah ini berbahaya...

Maka, sebenarnya inilah rahasianya.. Sukses itu bukan apa yang nampak dipermukaan. Namun, apa yang ada dibalik permukaan. Mirip seperti pohon besar, itu hanya permukaan yang nampak. Padahal, akarnya didalam sudah pasti BESAR!

Ya, sukses itu bukan apa yang nampak dipermukaan. Karena yang ada dipermukaan hanyalah DAMPAK saja. Dampak dari apa yang telah anda perjuangkan.. Dampak dari proses yang anda nikmati.

23/09/2017

MELARANG ORGANISASI TERLARANG

Karena bosan bicara soal PKI, teman saya akhirnya memutuskan bicara soal PKS. Bagi teman saya, keduanya sama saja. Sama-sama Partai politik. Ideologinya juga sama-sama impor dari luar.

Kalau PKI mengimpor ideologi dari Uni Sovyet ala Stalin dan dari China ala Ketua Mao. Sementara PKS mengimpor nafas gerakan dari Mesir, berasal dari Ikhwanul Muslimin.

PKI dan komunisme memang dilarang di Indonesia. Dengan ditetapkannya pada TAP MPR No.25/1966. Organisasi dan ajaran ini dianggap terlarang karena membahayakan bangsa, tidak sesui dengan ideologi Pancasila dan sebagainya. Kita sih, ok-oc aja. Dari hasil pelarangan itu dan perkembangan dunia saat ini, PKI toh akhirnya sudah 'innalillahi' dan ideologi komunis ambruk.

Nah, sama seperti Indonesia yang melarang PKI. Di banyak negara mereka juga menjadikan Ikhwanul Muslimin (IM) sebagai organisasi terlarang. Saudi Arabia, misalnya, yang selalu menjadi rujukan umat Islam Indonesia, mereka menetapkan IM sebagai organisasi teroris. Di negara asalnya, Mesir, nasib IM juga sama. Dicap sebagai organisasi teror.

Selain kedua negara itu, Bahrain dan Uni Emirat Arab juga menggolongkan Ikhwanul Muslimin sebagai organisasi terlarang. Nasib IM sama seperti nasib PKI di Indonesia. Sebagai organisasi mereka tidak diharapkan nongol di negara 'Islam' itu.

Bedanya, pada jaman Orde Baru Indonesia sempat membuat film G-3-S/PKI, Saudi dan Mesir setahu saya tidak sempat membuat film propaganda pelarangan IM seperti kita. Mungkin karena Presiden Mesir saat ini, Jenderal Abdel Fatal el-sisi adalah bekas Panglima Militer, jadi dia tidak merasa penting jadi guru sejarah yang mewajibkan rakyatnya menggelar nonton bareng film tersebut. Wong, sudah jadi Presiden.

Mungkin saja, el-Sisi hanya mau bersikap jadi seorang Presiden, tanpa berkeinginan mengambil peran guru sejarah yang mendorong-dorong rakyat belajar sejarah. Toh, IM juga baru beberapa tahun di larang di Mesir. Gejolaknya masih terasa sampai sekarang.

Bagaimana dengan Saudi yang juga melarang IM dan memasukkannya sebagai organisasi teroris? Tentu saja, seperti biasanya, setiap kebijakan Saudi didukung oleh ulama-ulama disana. Artinya, pelarangan IM, dalam kacamata ulama Saudi, otomatis sudah sesuai dengan tafsir mereka terhadap syariat Islam.

Lalu dengan sikap Mesir dan Saudi yang melarang IM, siapakah yang berani mengatakan bahwa mereka sedang memberangus gerakan keislaman? Tanya saja sama mereka yang hobby memprotes Perppu yang melarang gerakan radikal di Indonesia.

Konten Perppu itu, mestinya tidak dibaca sebagai pelarangan terhadap HTI semata. Konten itu melarang setiap organisasi yang bertentangan dengan Pancasila. Mau HTI, kek, Mau IM, kek, mau PKI, kek. Ya, sewajarnya kalau bertentangan dengan dasar negara kita, kudu dilarang.

Atau setidaknya diwaspadai. Sebab, kekhawatiran kita dengan isu bangkitnya PKI, bukankah didasari pada ketakutan kita bahwa mereka berpotensi mengubah dasar negara yang sudah ajeg ini?

Kalau misalnya HTI dan titisan IM juga mau mengubah dasar negara ini, mestinya nasibnya sama dengan PKI. Wajib dilarang. Kalau mau contoh bahwa melarang IM dan HTI tidak sama dengan memusuhi umat Islam, kita contoh saja Saudi. Toh, mereka yang protes soal Perppu juga kebanyakan memuja Saudi Arabia.

Anehnya, mereka gila-gilaan berteriak soal pencabutan Perppu yang memakan korban HTI. Tapi mereka sekaligus mencaci PKI. Padahal Perppu itu isinya melarang semua organisasi yang haluannya tidak sesuai dengan Pancasila : PKI, HTI, atau gerakan transnasional lain, bisa termasuk di dalamnya.

"Jadi, mas, dengan protes keluarnya Perppu, mereka sebetulnya membuat jalan organisasi berideologi komunis bangkit lagi?," tanya Bambang Kusnadi.

"Ya, gak tahu, Mbang."

Cara Meningkatkan Kemampuan Berjualan Secara SignifikanJika kamu ingin meningkatkan kemampuan berjualanmu secara signifi...
23/09/2017

Cara Meningkatkan Kemampuan Berjualan Secara Signifikan

Jika kamu ingin meningkatkan kemampuan berjualanmu secara signifikan, kamu harus memahami definisi penjualan terlebih dahulu. Aku tahu bahwa kamu sudah paham, tapi izinkan aku untuk memberikan definisi penjualan dari perspektifku.

Baca dan simaklah baik-baik hal yang aku tekankan dalam definisi ini. Penjualan adalah aktivitas dimana kamu memberi bantuan secara profesional kepada orang lain untuk membeli sesuatu.

Kata kunci dalam definisi ini adalah secara profesional. Coba kamu lihat di sekitarmu, berapa banya penjual profesional yang tahu car untuk menjual? Mereka mungkin akan mengklaim dirinya sebagai seorang penjual hebat, tapi apakah itu benar? Seberapa hebat kemampuan berjualan mereka yang sebenarnya? Jika kita ingin menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, kita harus mengorek sosok yang bernama penjual (sales person).

Bagaimana kita bisa tahu tentang seorang penjual? Bagaimana caranya untuk mengorek informasi tentang semua penjual yang ada di luar sana?
Caranya adalah dengan menganalisa berbagai tipe penjual. Cara ini lebih mudah karena setiap penjual memliki karakteristik tertentu yang membuat mereka jatuh ke dalam empat kategori dasar ini:

1. Si Penunggu Pesanan
Tipe penjual yang hanya duduk manis menunggu pesanan dari pembeli.

2. Si Penjual Produk
Tipe penjual yang hanya membicarakan tentang produk yang mereka jual.

3. Si Pemberi Solusi
Tipe penjual yang membantu menemukan produk yang mereka butuhkan.

4. Si Pengumbar Janji
Tipe penjual yang mengobral janji demi menjual produknya.

Karakteristik Penjual Yang Baik

Ada satu karakteristik yang dimiliki oleh semua penjual: mereka tidak pernah berhenti berlatih. Mereka melakukan ini bukannya tanpa arti. Pertama, mereka ingin selalu mendapatkan informasi terbaru tentang tren dan teknik penjualan. Hal ini bisa menjadi sebuah tantangan terutama di dunia yang serba cepat ini. Kedua, mereka ingin selalu termotivasi. Mereka ingin agar tangki energi mereka terus diisi. Cara terbaik untuk mendapatkan ini adalah melalui pergaulan dengan para penjual sukses. Salah satu keuntungan terbesar dari cara ini Anda tidak hanya bisa mengetahui cara terbaik untuk berjualan, tetapi juga cara yang berujung pada kegagalan. Ini juga membantu untuk tetap fokus kepada hal yang terpenting, target yang bisa dicapai, dan peningkatan kemampuan dengan cara meniru orang orang terbaik di bidangnya.

Jika Anda ingin sukses dalam berjualan. Anda harus memiliki keyakinan yang kuat. Anda harus yakin pada proses penjualan yang Anda lakukan. Terlebih lagi, Anda harus memliki keyakinan kepada orang-orang penjualan terutama yakin kepada diri sendiri, pelanggan Anda, dan produk atau jasa yang Anda jual.

Anda harus paham bahwa ketika pelanggan akhirnya memutuskan untuk membeli atau tidaknya dari Anda, keputusan itu dibuat berdasarkan campuran fakta dan emosi si pelanggan. Hal ini sewajarnya terjadi karena kita adalah manusia. Kita tidak mungkin lepas darinya. Hal penting yang harus Anda ketahui adalah ketika Anda berhadapan dengan pelanggan seperti ini, Anda harus bisa mengetahui persentase dari fakta dan emosi yang terlibat dalam pembuatan keputusan tersebut. Jika Anda bisa mengetahui, Anda akan berada dalam posisi terbaik untuk membantu proses pengambilan keputusan tersebut. Persentase ini tentu saja bergantung pada jenis produk yang sedang dipertimbangkan, tetapi biasanya 20 persen logika dan 80 persen sisanya adalah emosi. Informasi ini sangat berguna, bukan?

Penulis: Agustiana

Cara Meningkatkan Kemampuan Berjualan Secara Signifikan

Meme pagi ini. Kalau s**a share yah.
22/09/2017

Meme pagi ini. Kalau s**a share yah.

22/09/2017

CARA BERPIKIR ORANG KAYA TERNYATA BEGINI LOH..

Ternyata orang-orang kaya punya acara sendiri mereka memandang dan berfikir tentang uang dan kekayaan. Hal ini yang kemudian membedakan antara orang-orang yang kemudian berhasil menjadi orang kaya dengan orang yang masuk kategori rata-rata. Dan hal ini yang bisa dijadikan bahan introspeksi diri bagi kita semua.

Secara kasat mata orang "kaya beneran" dan "orang rata-rata" bisa dilihat perbedaannya. Apalagi kalau orang rata-rata tersebut ternyata baru dapet duit alias menjadi kaya, atau dikenal dengan istilah OKB (Orang Kaya Baru). Oleh sebab itu dikenal istilah Socialita untuk orang kaya beneran dan social climber untuk yang OKB atau orang yang ingin terlihat seakan-akan mereka kaya. Cara berfikir dari orang "kaya beneran" ini bisa tercermin dari cara mereka berpenampilan, memperlakukan orang lain (bergaul dengan orang lain), cara mereka berbicara, dan banyak hal lainnya yang unik dan seru untuk kita amati dan pelajari. Dapat disimpulkan dari foto-foto socialita yang anda lihat di majalah Top mahal tersebut tidak seluruhnya orang kaya beneran. Hanya 10-20% saja dari mereka yang benar-benar kaya (istilah saya: tajir melintir). Sisanya adalah golongan yang lain.

Balik ke cara orang kaya berfikir tentang uang dan kekayaan mereka, di artikel sebelumnya sudah dibahas 5 point, antara lain:

1. Orang Kaya melihat uang menggunakan logika, Orang rata-rata melihat uang secara emosional

2. Orang Kaya percaya bahwa focus pada suatu ilmu / pengetahuan., Orang rata-rata Berfikir bahwa cara untuk menjadi kaya adalah dengan pendidikan formal

3. Orang Kaya melihat kemiskinan sebagai sumber masalah. Orang rata-rata menganggap uang bisa menjadi sumber masalah

4. Orang rata-rata melihat membahagiakan diri sendiri adalah egois dan tidak baik, Orang Kaya memandang hal tersebut normal

5. Orang Kaya punya mental bertindak (action), Orang rata-rata punya mental menunggu

Nah, yuk kita teruskan daftarnya, agar kita bisa belajar dari orang-orang kaya ini.

6. Orang Kaya Mikirin Masa Depan, Orang Rata-rata banggain masa lalu

Orang kaya selalu mikir kedepannya bagaimana. Mereka berani ngambil resiko, memikirkan, merencanakan dan melakukan untuk mencapai tujuan masa depan mereka.

Nah, orang rata-rata kebanyakan lebih senang banggain masa lalu mereka yang, menurut mereka, "berhasil". Orang jenis ini jarang sekali yang kemudian bisa menjadi kaya raya, malahan banyak yang pada akhirnya tidak bisa menikmati hidup.

7. Orang Kaya mengikuti minat dan kes**aannya. Orang rata-rata kerja untuk hal yang mereka tidak s**a

Pernah dengar istilah "Do what you love and love what you do", itu prinsip kebanyakan orang kaya. Mereka, keliatannya hanya kerja kerja dan kerja. Padahal cara cerdas yang dilakukan orang kaya adalah menyukai dan mencintai apa yang mereka kerjakan dan mendapatkan bayaran karena mengerjakannya. Sementara itu orang rata-rata justru bete dan tidak menyukai pekerjaan mereka. Akibatnya mereka terpaksa dan tersiksa ketika bekerja semata-mata hanya untuk mendapatkan penghasilan memenuhi kebutuhan hidup mereka.

22/09/2017

PKI BULAT, DIGORENG DADAKAN

Entah kenapa isu kebangkitan PKI berhimpitan waktunya dengan fenomena tahu bulat digoreng dadakan yang hadir di tengah masyarakat. Tahu yang biasanya segiempat, sebagai simbol empat pilar kebangsaan, diubah bentuknya secara subversif menjadi bulat.

Kamu tahu makna bulat? Lengkungannya bisa dimaknai sebagai arit. Sedangkan cabe yang menghiasinya bisa diasosiakan dengan palu. Maka, wajar jika orang berteriak PKI sudah bangkit di Indonesia. Ciri-cirinya, tahu menjadi bulat. Sedangkan digoreng dadakan adalah kode bakal hadirnya revolusi : panas dan mendadak.

"Bagi PKI semuanya bisa terjadi," ujar seorang teman. Saya maklum dengan argumennya. Dia adalah pengagum berat Kivlan Zein. Buktinya saban berdendang, teman saya menyanyikan lagu yang sama. "Insyallah, insyallah, insyallah you'll find your way..."

Bagi Kivlan semua memang masih insyallah. Wahyu Setiadji yang katanya sebagai ketua PKI baru, apakah itu orang benar atau tokoh kartun, masih insyaallah. 15 juta anggota PKI juga masih insyaallah ada atau tidaknya. Bukti otentik kebangkitan PKI cuma empat lembar kaos oblong disablon palu dan arit.
Majakah Tempo pernah mengulas Kivlan yang bermimpi jadi Presiden. Dia merasa kejatuhan bintang kemukus. Untuk mengatuk-gatukan dengan ramalan Ronggowarsito, Kivlan mengganti namanya menjadi Sutiyogo.

Nama itu kedengarannya seperti gabungan dua mantan Gubernur DKI --Sutiyoso dan Wiyogo Atmodarminto. Entah apa alasan Kivlan, mau jadi Presiden kok, nama yang dipilihnya cuma sekelas Gubernur.

Kembali ke isu kebangkitan PKI, Kivlanlah yang paling lantang berteriak. Ibaratnya suara Kivlan satu oktaf di bawah Axl Rose. Kivlan juga sempat berharap pemerintah membiayai kegiatan perang dengan PKI.

Mungkin beliau ingin mengulang sukses Pam Swakarsa yang dulu digagasnya. Tapi jaman sudah berubah. Pam sekarang sudah tidak ada lagi, digantikan PDAM. Itupun di Jakarta pengelolaannya diserahkan ke perusahaan asing. Sedangkan Pamela Anderson sejak lama keluar dari Baywatch. Saat ini 'Pam' yang tersisa hanyalah akhiran dari 'Sat'.

Sayangnya sekeras-kerasnya Kivlan teriak, Menkopulhukam Luhut Panjaitan tidak percaya pada isu kebangkitan PKI. Tapi Kivlan baik hati. Dia mau mengajari Menko tentang isu ini.
Saya membayangkan kedua purnawirawan itu berjumpa. Di depannya ada camilan tahu bulat, digoreng dadakan. Masih panas, lengkap dengan rawitnya.

Dari camikan itulah analisa kebangkitan PKI akan diterangkan.

Bisnis Ritel menurun, Apakah karena Ekonomi Lesu?Sejumlah pusat perbelanjaan modern seperti Ramayana, Hypermart, hingga ...
22/09/2017

Bisnis Ritel menurun, Apakah karena Ekonomi Lesu?

Sejumlah pusat perbelanjaan modern seperti Ramayana, Hypermart, hingga Matahari banyak menutup gerai ritelnya masing-masing. Salah satu perusahaan induk ritel, PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) memang di semester I-2017 mengalami penurunan laba bersih hingga 71,03% dari periode yang sama tahun lalu Rp 105,5 miliar menjadi Rp 30,5 milia. Hal itu dinilai tidak selaras dengan kondisi makro ekonomi Indonesia yang terus tumbuh.

Mereka mengklaim hal tersebut diakibatkan lesunya ekonomi, tapi menurut saya ini kurang tepat.

Saya telah mencari data Pertumbuhan ekonomi di website BPS bahwa pertumbuhan ekonomi kuartal II stagnan 5,01 persen. Investasi meningkat 4,18 persen (yoy), dari segi pengeluaran konsumsi rumah tangga tercatat tumbuh signifikan pd triwulan kedua 2017 yaitu 4,95 persen (yoy).

Belanja pemerintah lebih bagus 23,71 persen dari target ( 493,29 triliun) (yoy). Dari segi Ekspor pada kuartal II naik 9,9 persen (yoy) dan impor juga naik sedikit 4,92 persen (yoy).
Melihat data perekonomian tersebut, saya kurang setuju jika bisnis ritel tutup akibat menurunnya tingkat konsumsi/daya beli masyarakat. Hal itu lebih disebabkan meningkatnya transaksi jual beli online. Sekarang masyarakat lebih banyak memilih belanja online ketimbang belanja langsung termasuk saya dan
lingkungan sekitar pun begitu.

Sekarang belanja online tidak hanya dilakukan penduduk di kota-kota besar. Warga daerah juga sudah mulai melakukan transaksi belanja online, yang makin subur adalah pelaku bisnis UKM dan UMKM serta penyedia jasa pengiriman seperti Go-Send, Indah Kargo, JNE, JNT, Pos Indonesia dll.

Saya juga melihat sekarang perusahaan ritel tidak sedikit sedang membuka lowongan kerja Marketing digital, ini adalah indikasi beralihnya tren belanja masyarakat dari ofline ke online.

Untuk para pelaku bisnis UKM dan UMKM yang belum beronline tidak ada salahnya mencoba strategi penjualan online agar tidak ketinggalan jaman

21/09/2017

Bisnis Ritel menurun, Apakah karena Ekonomi Lesu?

Sejumlah pusat perbelanjaan modern seperti Ramayana, Hypermart, hingga Matahari banyak menutup gerai ritelnya masing-masing. Salah satu perusahaan induk ritel, PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) memang di semester I-2017 mengalami penurunan laba bersih hingga 71,03% dari periode yang sama tahun lalu Rp 105,5 miliar menjadi Rp 30,5 milia. Hal itu dinilai tidak selaras dengan kondisi makro ekonomi Indonesia yang terus tumbuh.

Mereka mengklaim hal tersebut diakibatkan lesunya ekonomi, tapi menurut saya ini kurang tepat.

Saya telah mencari data Pertumbuhan ekonomi di website BPS bahwa pertumbuhan ekonomi kuartal II stagnan 5,01 persen. Investasi meningkat 4,18 persen (yoy), dari segi pengeluaran konsumsi rumah tangga tercatat tumbuh signifikan pd triwulan kedua 2017 yaitu 4,95 persen (yoy).

Belanja pemerintah lebih bagus 23,71 persen dari target ( 493,29 triliun) (yoy). Dari segi Ekspor pada kuartal II naik 9,9 persen (yoy) dan impor juga naik sedikit 4,92 persen (yoy).
Melihat data perekonomian tersebut, saya kurang setuju jika bisnis ritel tutup akibat menurunnya tingkat konsumsi/daya beli masyarakat. Hal itu lebih disebabkan meningkatnya transaksi jual beli online. Sekarang masyarakat lebih banyak memilih belanja online ketimbang belanja langsung termasuk saya dan
lingkungan sekitar pun begitu.

Sekarang belanja online tidak hanya dilakukan penduduk di kota-kota besar. Warga daerah juga sudah mulai melakukan transaksi belanja online, yang makin subur adalah pelaku bisnis UKM dan UMKM serta penyedia jasa pengiriman seperti Go-Send, Indah Kargo, JNE, JNT, Pos Indonesia dll.

Saya juga melihat sekarang perusahaan ritel tidak sedikit sedang membuka lowongan kerja Marketing digital, ini adalah indikasi beralihnya tren belanja masyarakat dari ofline ke online.
Untuk para pelaku bisnis UKM dan UMKM yang belum beronline tidak ada salahnya mencoba strategi penjualan online agar tidak ketinggalan jaman

Coba kalian perhatikan gambar ini??(1).Kemudian s**ai(like) foto ini.(2).tulis angka 06 di kolom komentar.(3).lalu klik ...
21/09/2017

Coba kalian perhatikan gambar ini??

(1).Kemudian s**ai(like) foto ini.
(2).tulis angka 06 di kolom komentar.
(3).lalu klik bagikan.
(4).turus liat perubahan gambarnya.
(5).USAHAKAN POKUS MELIHAT GAMBARNYA
(6).Dan jangan sampai hp kalian d lempar saat melihat perubahan gambarnya.

19/09/2017
18/09/2017

Sayang kalau diabaikan
INVESTASI CERDAS UNTUK MASA DEPAN di RANGKASBITUNG KOTA

LB 120M
LT 370M
HARGA 270 Juta SAJA
Bisa KPR Bank

Rumah Siap Huni baru di renovasi
-3 Kamar Tidur
-2 Kamar Mandi
-Dapur
-Ruang Keluarga dan Ruang Tamu
-Teras
-Garasi Mobil
-Halaman samping dan belakang

Lokasi Strategis :
• 2 menit dari Akademi Keperawatan Yatna Yuana & SMPN 3 Rangkasbitung
• 1 menit dari SPBU Pertamina dan Kantor Pertanahan
• 8 menit dari stasiun KRL Rangkasbitung dan Pasar Rangkas
• 8 menit dari Pusat Perbelanjaan Giant
• 10 menit dari Alun-Alun dan Rumah Sakit Umum Dr.Adjidarmo

Fasilitas & Keunggulan:
• Luas
• Bebas Banjir
• Tersedia tempat ibadah Masjid
• Infrastruktur jalan sudah tersedia
• Terletak di gang Jalan Provinsi
• Listrik 1300 Watt
• Air Zet Pam

Lokasi: Jl. Jenderal Sudirman Km4 Rangkasbitung depan SPBU Narimbang gang Ponpes Al-Mizan

Harga Murah dibawah Harga Pasar.
0818-0783-7312 (WA/Line)

#

Address

Rangkasbitung
42315

Opening Hours

Monday 01:00 - 19:00
Tuesday 01:00 - 19:00
Wednesday 01:00 - 19:00
Thursday 01:00 - 00:00
Friday 01:00 - 19:00
Saturday 01:00 - 19:00
Sunday 01:00 - 19:00

Telephone

+6287772748333

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Tan Xiao Jun posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Tan Xiao Jun:

Share