14/03/2018
Ada yang bilang kecerdasan itu dari gen bawaan orang tuanya. Jadi ga perlu minum nutrisi otak segala buat tambah cerdas.
Saya pribadi setuju dengan pernyataan tersebut. Namun ada hal yang perlu diingat, selain bawaan gen, kecerdasan juga bisa diasah. Klo hanya bawaan gen saja, bagaimana nasib anak yang orang tua nya tidak pintar. Apakah selamanya tidak bisa pintar dan cerdas??
Otak itu ibarat sebuah pisau. Pisau yang tumpul jika diasah terus-menerus tentu semakin lama diasah akan semakin tajam. Begitupun sebaliknya, pisau yang awalnya tajam jika tidak pernah diasah maka semakin lama akan semakin tumpul juga.
Lalu dimana peran nutrisi otak?
Nutrisi otak ibarat pupuk pada tanaman dan belajar ibarat airnya.
Bayangkan jika tanaman disiram setiap hari tanpa diberi pupuk, apakah bisa hidup? Ya, tanaman tersebut masih bisa tumbuh walaupun tanpa pupuk.
Bagaimana jika tanaman tersebut hanya diberi pupuk tanpa diberi air? Tentu tanaman tersebut tidak akan hidup, karena air adalah Sumber kehidupan utama tanaman tersebut, bukan pupuk.
Lalu bayangkan juga jika tanaman tersebut disiram setiap hari terus ditambah lagi dengan pupuk yang baik, bagaimana hasilnya?
Pertumbuhannya tentu jauh lebih baik daripada tanaman yang hanya diberi air tanpa diberi pupuk. Right?
Begitupun otak Kita, jika ingin cerdas syarat utamanya adalah harus belajar, tanpa belajar mustahil Anda akan cerdas.
Nutrisi otak hanya berfungsi sebagai pendorong untuk mendapatkan kecerdasan yang maksimal.
Jadi, apakah nutrisi otak itu penting bagi diri Kita? Semuanya dikembalikan kepada diri Anda masing-masing. Ingin anak Anda lebih BERPRESTASI atau tidak.
"Orang yang pintar akan bisa dikalahkan oleh orang yang rajin."
Konsultasi dan pemesanan
WA 0877 80 900 491