Publik NTT.com

Publik NTT.com follow kami untuk mendapatkan informasi terbaru 📩

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, menyebut nama Presiden ke-7 RI Joko W...
07/01/2026

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, menyebut nama Presiden ke-7 RI Joko Widodo saat membacakan nota keberatan atau eksepsi dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (5/1).

Dalam eksepsinya, Nadiem mengungkapkan alasan dirinya bersedia masuk ke pemerintahan meski berasal dari latar belakang teknologi informasi dan tidak memiliki pengalaman birokrasi. Ia mengaku harus mempelajari dunia birokrasi dan politik dari nol serta menyadari risiko besar yang akan dihadapi.

Nadiem menyatakan, keputusan tersebut diambil sebagai bentuk pengabdian, meskipun ia memahami kemungkinan gagal hingga dikorbankan secara politik. Karena merasa tidak menguasai birokrasi dan dunia pendidikan secara mendalam, ia kemudian membentuk tim khusus yang dinilai kompeten dan berintegritas.

Dalam persidangan, Nadiem secara eksplisit menyebut bahwa program digitalisasi pendidikan merupakan amanah langsung dari Presiden Joko Widodo. Ia menyebut Jokowi memberikan tugas berat untuk mempercepat digitalisasi pendidikan agar generasi muda Indonesia tidak tertinggal di era teknologi.

Menurut Nadiem, penyediaan sarana TIK seperti laptop, proyektor, dan jaringan internet menjadi kebutuhan penting dalam mendukung pembelajaran berbasis teknologi, termasuk pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer.

Namun dalam perkara ini, Nadiem didakwa melakukan tindak pidana korupsi pada program digitalisasi pendidikan berupa pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management periode 2019–2022, dengan nilai kerugian negara mencapai Rp2,18 triliun.

Atas perbuatannya, Nadiem didakwa melanggar Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan kini menjalani proses hukum di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Source : jawapos.com









Akhirnya hari ini 06 Januari 2026 berhasil di temukan lagi 1 orang korban dalam keadaan meninggal dunia yang di duga ada...
06/01/2026

Akhirnya hari ini 06 Januari 2026 berhasil di temukan lagi 1 orang korban dalam keadaan meninggal dunia yang di duga adalah korban tenggelamnya Kapal KM PUTRI SAKINA pada tanggal 26 Desember 2025 lalu. Penemuan mayat hari ini bermula dari informasi warga kampung komodo yang saat itu sedang beraktivitas melaut tiba-tiba di kejutkan dengan melihat bangkai kapal yang terapung lalu mereka menyampaikan informasi tersebut melalui group wa dan siagap dari BASARNAS cepat meluncur ke lokasi dan melakukan pemeriksaan dan Alhasil Tim BASARNAS menemukan 1 mayat yang terjebak di kabin kapal..

Terima Kasih

Gambar ini diambil pada hari Minggu, 4 Januari 2026. Ini adalah keluarga dari pelatih Tim B Sepak Bola Wanita Valencia C...
06/01/2026

Gambar ini diambil pada hari Minggu, 4 Januari 2026. Ini adalah keluarga dari pelatih Tim B Sepak Bola Wanita Valencia CF, Fernando Martin Carreras.Kita mohon doa bersama untuk dua jenazah korban tenggelamnya Kapal Wisata di Labuan Bajo yang hingga saat ini masih belum ditemukan.
Sementara itu, dua jenazah lainnya (ayah dan anak) telah berhasil ditemukan. Para suster bersama umat telah mengadakan Misa Requiem untuk mendoakan para korban. Sesudah misa, keluarga korban berkenan mampir di Komunitas Ursulin Labuan Bajo.
Mari kita doakan secara khusus keluarga yang ditinggalkan, yang saat ini sangat terpukul oleh tragedi ini.
Semoga Tuhan memberi penghiburan, kekuatan, dan damai bagi mereka semua.
Terima kasih atas doa dan perhatian

BUKAN RASIS! Desa Adat Selat, Karangasem mengeluarkan kesepakatan terkait keberadaan oknum warga NTT yang kerap membuat ...
05/01/2026

BUKAN RASIS! Desa Adat Selat, Karangasem mengeluarkan kesepakatan terkait keberadaan oknum warga NTT yang kerap membuat onar di wilayah setempat.

Aksi keluarga kepala desa (Kades) Panggalih melakukan tindakan intimdasi terhadap warganya bernama Holis Muhlisin (31) g...
05/01/2026

Aksi keluarga kepala desa (Kades) Panggalih melakukan tindakan intimdasi terhadap warganya bernama Holis Muhlisin (31) gegara memposting jalanan rusak tuai sorotan.

Adapun sosok kepala desa Panggalih diketahui bernama Wahyu yang sudah menjabat sejak tahun 2019.

Berdasarkan penelusuran Tribunsumsel.com, Minggu (4/1/2026), Wahyu menjadi Kades Panggalih menggantikan Rusmana S.Pd kala itu menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt).

Wahyu sendiri kini terancam diperiksa Insepktorat setelah wakil bupati Garut Putri Karlina turun langsung menyoroti kasus tersebut.

Menang 3:1 endrik Tidak di kasih jatah oleh LYON. 😁🙌sana sini hanya untuk penuhi bangku cadangan🤭
05/01/2026

Menang 3:1 endrik Tidak di kasih jatah oleh LYON. 😁🙌
sana sini hanya untuk penuhi bangku cadangan🤭

04/01/2026

Detik-Detik Penemuan Jenasah di Pulau Padar Labuan Bajo Manggarai Barat

Yang mana satu orang jenasah diduga korban kapal tenggelam di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, ditemukan, Minggu 4 Januari 2026 sekitar pukul 08:46 Wita di Selat Padar

Jenasah ditemukan dalam posisi mengapung menggunakan celana orange, Jenazah ditemukan KPC XX-II 2027 milik Ditpolairud Polda NTT yang membawa Tim SAR Gabungan.

Usai ditemukan, Jenazah dievakuasi RIB Basarnas, RIB DitPolairud Polda NTT dan spead KSOP, selanjutkan Dibawa menuju KN SAR Puntadewa untuk dibawa ke pelabuhan Marina Labuan Bajo. (Awk)

Doc: Moa

Dikeroyok Usai Diklaksoni, Pemuda Asal NTT Babak Belur di Tabanan: Motor Dirampas, Korban Diancam Dibuang ke Bawah Jemba...
02/01/2026

Dikeroyok Usai Diklaksoni, Pemuda Asal NTT Babak Belur di Tabanan: Motor Dirampas, Korban Diancam Dibuang ke Bawah Jembatan

Aksi kekerasan kembali mencoreng rasa aman di Bali. Seorang pemuda asal Nusa Tenggara Timur (NTT), Yefri Metkono, menjadi korban pengeroyokan brutal oleh sekelompok pemuda tak dikenal di Jalan Mawar, Gerokgak, Tabanan, Kamis (1/1/2026) dini hari.

Peristiwa mencekam itu terjadi sekitar pukul 03.00 Wita. Yefri yang tengah melintas bersama dua rekannya hanya berniat melanjutkan perjalanan. Namun, situasi berubah panas saat sekelompok pemuda berjoget dan menutup jalan. Klakson dibunyikan, jalan tak dibuka—dan konflik pun pecah.

Setiba di simpang empat Gerokgak, motor yang ditumpangi Yefri ditabrak dari belakang. Pertanyaan bernada provokatif dilontarkan, disusul pukulan bertubi-tubi. Tak berhenti di situ, lebih dari enam orang datang dan menghajar korban hingga wajahnya bonyok dan tubuhnya penuh luka.

Ironisnya, motor korban dirampas, kunci dibawa kabur, bahkan Yefri mengaku diancam akan dibuang ke bawah jembatan. Dua rekannya berhasil menyelamatkan diri, sementara pengguna jalan lain tak mampu menolong karena kalah jumlah.

Peristiwa ini mendapat sorotan serius dari Pendeta GPIB Bajem Tabanan, Pdt. Fison Sukanegara Bailaen. Ia menyesalkan keras aksi kekerasan tersebut dan mengingatkan agar stigma terhadap warga NTT tidak dijadikan alasan pembenaran untuk tindak kriminal.

“Tabanan dan Bali dikenal dengan toleransi dan persaudaraan. Jangan rusak itu dengan kekerasan dan stigma,” tegasnya. Ia juga mendesak aparat menindak tegas pelaku agar kejadian serupa tidak terulang dan meluas.

Hingga kini, korban telah resmi melapor ke Polsek Tabanan, namun pelaku masih dalam penyelidikan. Publik pun bertanya: siapa yang bertanggung jawab atas aksi brutal ini, dan sampai kapan kekerasan jalanan dibiarkan?

Seorang pemuda asal Kabupaten Tanah Datar, Beni Afriadi (20), dipulangkan dari RS Mutiara Aini, Batam, dalam kondisi kom...
02/01/2026

Seorang pemuda asal Kabupaten Tanah Datar, Beni Afriadi (20), dipulangkan dari RS Mutiara Aini, Batam, dalam kondisi koma.

Pemulangan dijadwalkan pada Selasa (30/12/2025) karena keterbatasan biaya keluarga untuk melanjutkan perawatan di rumah sakit.

Ayah korban, Yuliardi, mengatakan biaya pemulangan dibantu oleh komunitas perantau di Kepulauan Riau.

Keluarga memutuskan membawa Beni kembali ke kampung halaman untuk melanjutkan perawatan sesuai kemampuan ekonomi yang ada.

[Sumbar Kita]

Untuk seluruh umat katolik Labuan Bajo dan sekitarnya, mari sore ini kita berkumpul di Waterfront bagi yang tidak berhal...
02/01/2026

Untuk seluruh umat katolik Labuan Bajo dan sekitarnya, mari sore ini kita berkumpul di Waterfront bagi yang tidak berhalangan. Bersama-sama kita mendaraskan Doa Rosario dan menyalakan 1000 lilin sebagai tanda dukungan untuk Tim SAR Gabungan, KSOP, dan terutama untuk keluarga korban yang sedang berduka. Kehadiran dan doa kita dapat memberikan harapan serta kekuatan bagi mereka yang menanti keajaiban. Mari kita bersatu, saling menguatkan, dan hadir memberikan dukungan secara nyata. 🙏










Address

Ruteng
87511

Telephone

+6282340338294

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Publik NTT.com posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share