Persatuan Pengusaha dan Peternak Sapi/PEPPSI

Persatuan Pengusaha dan Peternak Sapi/PEPPSI AYO BANGUN NTT, MAJU PETERNAKAN NTT, JAYA PARON SAPI NTT

Reses DPR RI, Usman Husin meneteskan air mata setelah melihat kondisi infrastruktur jalan yang memprihatinkan di desa Tu...
26/08/2025

Reses DPR RI, Usman Husin meneteskan air mata setelah melihat kondisi infrastruktur jalan yang memprihatinkan di desa Tunbaun, Amarasi Barat, Kabupaten Kupang

Majalah Suara Harapan - Anggota DPR RI Usman Husin melakukan kunjungan kerja (reses) di Desa Tunbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang. Dalam kunjungan (kamis,7.8/25) Usman Husin meneteskan air mata setelah melihat kondisi infrastruktur jalan

Mayoritas penduduk Desa Tunbaun, sekitar 90%, berprofesi sebagai petani. Namun, akses jalan yang rusak parah menjadi kendala besar bagi mereka untuk mengangkut hasil pertanian. Padahal, hasil panen dari desa ini sangat penting sebagai penopang ketahanan pangan di Kota dan Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

majalahsuaraharapan.com Reses DPR RI, Usman Husin meneteskan air mata setelah melihat kondisi infrastruktur jalan yang memprihatinkan di desa Tunbaun, Amaras...

SEJARAH BAGI PEPPSI. 2 hari setelah diterima Gubernur NTT Bpk Melki Laka Lena di ruang kerjanya , Gubernur NTT langsung ...
25/08/2025

SEJARAH BAGI PEPPSI. 2 hari setelah diterima Gubernur NTT Bpk Melki Laka Lena di ruang kerjanya , Gubernur NTT langsung turun melihat langsung lokasi kandang penggemukan sapi PEPPSI di Desa Merbaun Kecamatan Amarasi Barat Kabupaten Kupang yang menjadi tempat penelitian kerjasama PEPPSI dengan POLITANI Kupang. PEPPSI berkomitmen untuk terus berinovasi mengembangkan peternakan sapi di NTT. pada kesempatan ini Bpk Gubernur berkenan menyerahkan hibah 10 ekor sapi betina produktif dari perusahaan anggota PEPPSI kepada Kelompok mitra, ini merupakan bagian dari program BANK SAPI PEPPSI.

25/08/2025

AYO BANGUN NTT
MAJU PETERNAKAN SAPI NTT
JAYA PARON SAPI NTT
13/08/2025

Untuk ke-2 kalinya pengurus DPP PEPPSI diterima Gubernur NTT Bpk Melki Laka Lena pada tanggal 13 Agustus 2025, PEPPSI da...
25/08/2025

Untuk ke-2 kalinya pengurus DPP PEPPSI diterima Gubernur NTT Bpk Melki Laka Lena pada tanggal 13 Agustus 2025, PEPPSI dan Tim Politani Negeri kupang melakukan pertemuan dengan gubernur untuk berdiskusi mengembangkan peternakan sapi di NTT, pada kesempatan ini sekaligus kami melaporkan hasil kerjasama PEPPSI dengan POLITANI kupang dalam penelitian dan penerapan pakan konsentrat sapi berbahan baku lokal putak, yang hasilnya sangat memuaskan. Kerjasama ini untuk menjawab tantangan bpk Gubernur NTT kepada PEPPSI pada saat pertemuan pertama tanggal 08 April 2025, untuk bermitra dengan perguruan tinggi dalam memajukan peternakan sapi di NTT.

25/08/2025

Persatuan Pengusaha dan Peternak Sapi (Pepsi) NTT bersama Politeknik Pertanian Negeri Kupang (Politani Kupang) menjalin kerjasama penelitian dan penerapan pakan konsentrat berbasis bahan baku lokal putak pada ternak sapi. Kegiatan ini berlangsung selama tiga bulan, mulai 9 Juni 2025 hingga 9 Agustus 2025, dengan melibatkan 12 ekor sapi bali yang memiliki berat awal berkisar antara 160 kg hingga 206 kg.

Penelitian dilakukan di Kelompok Nekmates, Desa Merbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, NTT. Dalam pelaksanaannya, pakan konsentrat berbahan dasar putak dikombinasikan dengan hijauan lamtoro sebagai pakan pendamping. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan berat badan sapi yang signifikan, yaitu antara 0,6 kg hingga 2,1 kg per ekor per hari.

Keberhasilan penelitian tahap awal ini menjadi landasan bagi penelitian lanjutan, yakni pemberian pakan konsentrat selama proses pengiriman sapi menggunakan kapal tol laut dari Pelabuhan Tenau, Kupang, menuju Samarinda, Kalimantan Timur. Tujuan penelitian lanjutan ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pemberian pakan konsentrat dapat meminimalisir penyusutan bobot sapi selama proses pengiriman.

Melalui kerjasama ini, Peppsi NTT dan Politani Kupang berupaya menghadirkan inovasi pakan berbasis potensi lokal yang tidak hanya meningkatkan produktivitas dan kualitas ternak sapi, tetapi juga mendukung efisiensi rantai pasok pengiriman sapi antar daerah.

25/08/2025

TAHAP 2 KERJA SAMA PEPPSI DAN POLITANI KUPANG
Penggemukan Sapi dengan Pakan Konsentrat Berbahan Baku Lokal Lamtoro

Persatuan Pengusaha dan Peternak Sapi Indonesia (PEPPSI) NTT bersama Politeknik Pertanian (Politani) Kupang kembali melanjutkan kerja sama dalam program penelitian dan penerapan pakan konsentrat berbasis bahan baku lokal. Memasuki tahap kedua, kegiatan difokuskan pada penggemukan sapi dengan pakan konsentrat berbentuk pelet yang menggunakan bahan baku utama lamtoro.

Program tahap kedua resmi dimulai pada 18 Agustus 2025 dengan target selama 3 bulan sapi hasil penggemukan siap dikirim keluar pulau. Total sebanyak 48 ekor sapi dilibatkan dalam penelitian dan penggemukan ini, masing-masing 24 ekor ditempatkan di Kandang 1 PEPPSI Desa Oelomin, Kecamatan Nekamese dan 24 ekor lainnya di Kandang 2 PEPPSI Desa Merbaun, Kecamatan Amarasi Barat.

Metode penggemukan dilakukan dengan sistem kombinasi pakan yang berbeda pada setiap lokasi.

Kandang 1 Oelomin: pakan konsentrat pelet dipadukan dengan silase batang jagung dan batang padi.

Kandang 2 Merbaun: pakan konsentrat pelet dipadukan dengan hijauan lamtoro dan putak.

Selain menjadi bagian dari riset dan inovasi pakan berbasis lokal, program ini juga menjadi langkah strategis PEPPSI untuk memperkuat rantai pasok sapi potong di NTT. Ke depan, PEPPSI menargetkan pembangunan lima sentra kandang penggemukan sapi di berbagai lokasi, sehingga mampu meningkatkan kapasitas produksi dan daya saing peternak lokal.

Kerja sama PEPPSI dan Politani Kupang diharapkan tidak hanya meningkatkan produktivitas sapi, tetapi juga memberikan solusi inovatif dalam pemanfaatan bahan baku lokal untuk pakan ternak.

25/08/2025

Persatuan Pengusaha dan Peternak Sapi (PEPPSI) NTT bersama Politeknik Pertanian Negeri (Politani) Kupang menjalin kerjasama penelitian dan penerapan pakan konsentrat berbasis bahan baku lokal putak pada ternak sapi. Kegiatan ini berlangsung selama tiga bulan, mulai 9 Mei 2025 hingga 9 Agustus 2025, dengan melibatkan 12 ekor sapi bali yang memiliki berat awal berkisar antara 160 kg hingga 206 kg.

Penelitian dilakukan di Kelompok Nekmates, Desa Merbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, NTT. Dalam pelaksanaannya, pakan konsentrat berbahan dasar putak dikombinasikan dengan hijauan lamtoro sebagai pakan pendamping. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan berat badan sapi yang signifikan, yaitu antara 0,6 kg hingga 2,1 kg per ekor per hari.

Keberhasilan penelitian tahap awal ini menjadi landasan bagi penelitian lanjutan, yakni pemberian pakan konsentrat selama proses pengiriman sapi menggunakan kapal tol laut dari Pelabuhan Tenau, Kupang, menuju Samarinda, Kalimantan Timur. Tujuan penelitian lanjutan ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pemberian pakan konsentrat dapat meminimalisir penyusutan bobot sapi selama proses pengiriman.

Melalui kerjasama ini, Peppsi NTT dan Politani Kupang berupaya menghadirkan inovasi pakan berbasis potensi lokal yang tidak hanya meningkatkan produktivitas dan kualitas ternak sapi, tetapi juga mendukung efisiensi rantai pasok pengiriman sapi antar daerah.

17/08/2025

AYO BANGUN NTT
MAJU PETERNAKAN NTT
JAYA PARON SAPI NTT

Address

PEPPSI NTT (PERSATUAN PENGUSAHA DAN PETERNAK SAPI)
Salatiga
85376

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Persatuan Pengusaha dan Peternak Sapi/PEPPSI posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share