09/04/2019
BELUM LEMPAR HANDUK UNTUK REBUT TROFI
Latest News 2019-04-09 11:49:31
Madura United FC - Dengan mampu melaju hingga semifinal Piala Presiden 2019, menjadi capaian cukup gemilang bagi Madura United. Terdapat progres yang baik meskipun tidak bisa merebut trofi, sebab jika melirik dua musim sebelumnya, hanya tertahan di perempat final.
Kendati demikian, Pelatih kepala Madura United Dejan Antonic mengaku mendapatkan banyak pelajaran pada turnamen pra-musim ini. Bekal tersebut diakuinya akan menjadi bahan pembenahan jelang mengarungi kompetisi Liga 1 2019 yang akan dihelat 8 Mei mendatang, termasuk Piala Indonesia yang rencananya akan dimulai lagi pada bulan Juni mendatang.
“Turnamen yang besar ini, meski hanya pramusim, tapi panas dan memberikan pelajaran bagi Madura United. Catatan itu akan bisa dijadikan pembenahan tim ke depan. Kami masih ditunggu dua kompetisi sesungguhnya (Piala Indonesia dan Liga 1),” kata Dejan.
Khusus Piala Indonesia, Slamet Nurcahyo dan kawan-kawan memiliki kans besar bisa mendapatakan trofi. Pasalnya, tim ini telah melaju hingga babak 8 besar. Tujuh lawannya ialah, PSM Makassar, Borneo FC, Persija Jakarta, Persib Bandung, Bali United FC, Persebaya Surabaya, dan Bhayangkara FC.
Namun, tim yang didukung suporter Madura Bersatu ini belum mengetahui siapa lawannya,karena belum dilakukan drawing.
Kendati demikian, Dejan enggan memandang remeh lawannya nanti. Dalam pikirannya, hanya ingin tim besutannya bisa merebut trofi pada kompetisi itu. Bahkan, menjadi sang juara dan akan mendapatkan satu tiket Piala AFC 2020.
“Memang belum (drawing), tapi kami tidak memikirkan siapa lawannya, yang penting bisa dapat trofi nanti. Kami sudah tinggal beberapa langkah itu, tinggal semifinal lalu grandfinal,” bebernya.
Meski Piala Indonesia lebih dekat untuk mendapatkan trofi, Dejan enggan untuk mengesampingkan kompetisi domestik Tanah Air. Walaupun, dia menyadari, pertarungan sesungguhnya bakal terjadi di kompetisi tersebut.
Bahkan, dua tahun terakhir ini selalu menyuguhkan drama. Mulai dari tim-tim yang berjuang untuk juara harus ditentukan hingga menit akhir, dan begitu juga dengan tim-tim yang akan degradasi.
“Kompetisi besar, panas, dan luar biasa akan terlihat nanti di Liga 1. Kami Madura United juga mematok target bisa berprestasi di kompetsi sesungguhnya itu. Meski begitu, tidak mudah dan kami harus kerja keras untuk mendapatkannya,” tandasnya.***
www.maduraunitedfc.com