CV. DUA Pangeran

CV. DUA Pangeran Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from CV. DUA Pangeran, Professional Service, Jalan Raya Tambelangan No 40, Sampang.

09/06/2015

Tiga hal yg membawa penyakit : 1) الكلام الكثير * Banyak bicara 2) النوم الكثير * Banyak tidur 3) الأكل الكثير * Banyak makan ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ وأربعة أشياء تهدم البدن : Empat hal yg merusak badan : 1) الهم * Duka 2) الحزن * Sedih 3) الجوع * Lapar 4) السهر * Tidak Tidur Malam ـــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ و أربعة تزيد في ماء الوجه وبهجته : Empat hal menambah cerah wajah : 1) التقوى * Taqwa 2) الوفاء * Jujur 3) الكرم . * Pemurah 4) المروءة * Jaga Kehormatan ـــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ و أربعة تجلب الرزق : Empat hal yg menarik rezeki : 1) قيام الليل * Qiyamul Lail 2) كثرة الاستغفار بالأسحار * Banyak istighfar waktu 2/3 mlm 3) تعاهد الصدقة * Biasa Bersedeqah 4) الذكر أول النهار وآخره * Berdzikr waktu awal pagi dan petang ـــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ وأربعة تمنع الرزق empat hal yg menjauhkan rezeki : 1) نوم الصبح * Tidur waktu pagi 2) قلة الصلاة * Sedikit sholat 3) الكسل * Malas ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ كلما هممت بفعل معصية تذكر ثلاث آيات : Setiap kali ingin membuat maksiat ingat tiga ayat : 1-"ألم يعلم بأن الله يرى" "Tidakkah dia mengetahui bahwa Allah sedang melihat" 2-"ولمن خاف مقام ربه جنتان " "Siapa yg takut kpd kedudukan Tuhannya baginya dua syurga" 3-"ومن يتق الله يجعل له مخرجآ“ "Siapa yg bertaqwa kpd Allah. Dia jadikan baginya jalan penyelesaian" ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ إذا أعجبتك / هذه الكلمات لا تبخل bبها على اصحابك واحبابك .. !! Kalau kamu kagum dgn kalimat2 ini jgn ragu untuk sebarkan ke kawan2mu dan org yg kita kasihi karena Alloh. Trims semoga bermanfaat bg umat Islam.... >>Info Radio Jutaan radiorodja.com

24/05/2015

Alloh Tidak Pernah Terlambat (1)
Alhamdulillah. Semoga Alloh Yang Maha Mendengar, senantiasa memberikan petunjuk kepada kita sehingga kita bisa menjadi hamba-hamba-Nya yang pandai bersyukur. Sholawat dan salam semoga selalu terlimpah kepada baginda nabi Muhammad Saw.
Syaikh Ibnu Atho’illah, semoga Alloh meridhoinya, menerangkan, “Jangan menuntut Alloh karena terlambatnya permintaan yang telah engkau minta kepada-Nya, tetapi hendaknya engkau koreksi dirimu, tuntut dirimu, supaya tidak terlambat melaksanakan kewajiban-kewajibanmu terhadap Alloh, Tuhanmu.”
Jadi saudaraku, jikalau kita mengenal Alloh Swt. dengan baik, maka pasti kita tidak akan protes terhadap Alloh atas apapun yang Alloh tetapkan untuk kita. Karena, Alloh adalah pencipta kita, Alloh yang memiliki diri kita, dan Alloh Maha Tahu segala permasalahan dan keperluan kita.
Tanpa kita jelaskan kepada Alloh, sesungguhnya Alloh sudah mengetahui setiap persoalan kita dan kebutuhan kita. Karena permasalahan kita pun tidak akan ada kecuali Alloh yang mengizinkan. Kita lapar, Alloh yang menciptakan lapar. Dan, pada saat yang sama, Alloh p**a yang menciptakan rezeki berupa makanan.
Kita tidak mengerti mengapa kita harus merasakan haus. Namun, Alloh menciptakan haus itu dan sekaligus menciptakan air untuk memenuhinya. Alloh menciptakan tubuh kita ini dengan 70%-nya merupakan air. Dan, Alloh pun tahu kita tidak akan bisa bertahan lama jika hidup tanpa air. Memang ada kalanya Alloh mengizinkan tidak ada air untuk beberapa saat, namun pasti ada hikmahnya.
Ada kalanya p**a dalam keadaan lapar, Alloh menghendaki agar kita tidak langsung bertemu dengan makanan sehingga beberapa saat kita harus merasakan lapar lebih lama. Namun, pasti ada hikmahnya. Boleh jadi supaya kita bisa lebih mensyukuri nikmat Alloh, yang mana selama ini kita seringkali lupa jika makanan dengan mudah kita temukan.
Dengan ditundanya makanan, maka ketika kita akhirnya bertemu dengan makanan meski sedikit saja, rasanya akan lebih nikmat. Kalau kita terbiasa dengan makanan yang berlimpah, maka akan kurang rasa syukurnya. Maka, untuk melatih kita pandai bersyukur, ditahanlah makanan oleh Alloh Swt.
Oleh karena itu sahabatku, janganlah berburuk sangka kepada Alloh jikalau suatu saat ada permohonan kita atau ada kebutuhan kita yang kita rasa terlambat terpenuhi. Jangan kita buruk sangka kepada Alloh jika suatu saat kita berdoa dan berusaha sekuat tenaga, namun harapan kita mashi belum juga terwujud.
Alloh Swt. berfirman dalam sebuah hadits qudsi, “Aku sesuai dengan persangkaan hamba pada-Ku.” (Muttafaqun’alaih).
Jangan fokus pada permohonan, keinginan, yang belum dipenuhi oleh Alloh Swt., namun fokuslah pada kekurangan kita, pada keterlambatan kita untuk menunaikan perintah Alloh dan menjauhi larangan-larangan-Nya.
Seperti seseorang yang belum juga mendapatkan jodoh, jangan berpikir jodohnya terlambat. Karena tindakan Alloh tidak pernah ada yang terlambat. Alloh selalu tepat waktu, memberi kita di waktu yang tepat menurut-Nya untuk kita.
Perhatikanlah organ tubuh kita. Mata kita berkedip secara spontan tanpa ada keterlambatan. Jantung kita berdegup memompa darah, juga tanpa keterlambatan. Paru-paru kita berfungsi memompa udara juga tanpa keterlambatan. Semuanya tepat pada waktunya dan teratur. Kita seringkali lupa pada hal-hal seperti ini. Padahal kita tidak pernah meminta kepada Alloh supaya mata kita berkedip, jantung berdegup dan paru-paru bekerja tepat pada waktunya, namun semuanya beres karena Alloh Maha Tahu keperluan kita. Subhaanalloh.
Ketika kita merasa Alloh terlambat mengabulkan doa kita, maka itu adalah bentuk buruk sangka kita kepada-Nya. Padahal mengabulkan doa bukanlah urusan kita. Urusan kita adalah berdoa kepada Alloh, karena doa adalah ibadah kita kepada-Nya. Wallohu a’lam bishowab.[]

Oleh: KH. Abdullah Gymnastiar ( Aa Gym )
Beliau adalah pengasuh pondok pesantren Daarut Tauhiid Bandung – Jakarta.

Address

Jalan Raya Tambelangan No 40
Sampang
69253

Telephone

082331031222

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when CV. DUA Pangeran posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share