11/08/2022
Garam yang berasal dari asam kuat dan basa kuat ("garam kuat") biasanya stabil dan tidak berbau, sedangkan garam yang terbentuk dari asam lemah maupun basa lemah ("garam lemah") lebih berbau karena disebabkan oleh asam konjugasinya (contohnya asetat (asam asetat) pada (cuka) dan sianida seperti hidrogen sianida) atau bisa juga karena basa konjugasinya (contohnya garam amonium seperti amonia). Dekomposisi parsial ini bisa dipercepat dengan penambahan air, karena hidrolisis merupakan setengah bagian lain dari reaksi reversibel yang membentuk garam lemah.
Di semua garam, ada 5 rasa berbeda, yaitu: asin (natrium klorida), manis (timbal (II) asetat, beracun kalau sampai tertelan), asam (kalium bitartrat), pahit (magnesium sulfat), dan gurih (monosodium glutamat).
Garam dapat berwarna cerah dan transparan (contohnya natrium klorida), Buram, dan kadang juga berwarna metalik dan berkilau (Besi disulfida).
Garam dapat berwarna macam-macam, seperti misalnya di bawah ini:
kuning (natrium kromat),
jingga (kalium dikromat),
merah (kalium ferisianida),
mauve (kobalt klorida heksahidrat),
biru (tembaga sulfat pentahidrat, ferric hexacyanoferrate),
ungu (kalium permanganat),
hijau (nikel klorida heksahidrat),
putih (natrium klorida/garam dapur),
tidak berwarna (Magnesium Sulfate Heptahidrat) dan
hitam (mangan dioksida).
💥 💭🚬 ☘️ 🙏