08/06/2015
SEJARAH PENEMUAN PERAK
Perak sudah di gunakan pada jaman dulu.
Penemuan yang paling lama tentang
penggunaan perak sampai
4000 SM, yang di temukan di ancient tombs of
Chaldea, Mesopotamia, Egypt, China, Persia,
dan Greece.
( http://www.answers.com/topic/silver).
Pada jaman dulu sumpit perak di gunakan
untuk medeteksi racun pada makanan sang
emperor,
karena jika terkena racun, perak akan berubah
warnanya. Entah racun apa yang di gunakan
dulu.
Perak sudah di gunakan secara medis sejak
dulu, pada jaman 1900, orang s**a
memas**an
koin dollar perak ke dalam susu, untuk
membuatnya segar lebih lama, ( http://
en.wikipedia.org/wiki/Silver)
perak juga di gunakan dalam obat2an sejak
Perang Dunia 1 , sebagai pencegah infeksi,
sebelum
penemuan anti-biotik. Solusi perak nitrat
adalah pengobatan standar tapi nantinya di
ganti
dengan kream perak sulfadiazine (SSD cream )
( http://en.wikipedia.org/wiki/Silver)
perak juga di gunakan pada alat2 untuk
operasi dan untuk dokter gigi.
tetapi setelah penemuan stainless steel, dan
harga perak yang mahal, ini pun akhrinya di
ganti ke stainless steel.
Colloidal perak di promosikan sebagai
penyembuh semua pada tahun 1938,rata2 ini
adalah “home made” dimana dapat dibuat
oleh siapa saja yang mempunyai alat untuk
membuatnya,
dan perak di preskirpsikan oleh para dokter
sebagai anti biotik tropikal. Tetapi setelah
penemuan dan produksi anti biotik seperti
penicillin dan sulfanilamide yang lebih murah,
penggunaan colloidal perak berhenti, dan di
promosikan sebagai obat alternatif.
( http://en.wikipedia.org/wiki/Colloidal_silver)
MRSA ditemukan pada tahun 1960, dan di
temukan rata2 pada rumah sakit,
( http://www.health.state.mn.us/divs/idepc/
diseases/mrsa/book.html)
pada tahun 1980an MRSA (Methicillin-
Resistant Staphylococcus Aureus) mulai naik
secara stabil.
( http://www.terradaily.com/reports/
Non_hospital_MRSA_More_Deadly_999.html)
apa itu MRSA?
MRSA adalah bakteri yang tidak mempan oleh
anti-biotik seperti oxacillin, penicillin dan
amoxicillin,
rata2 MRSA adalah infeksi , rata2 infeksi pada
kulit.
(http://www.cdc.gov/ncidod/dhqp/
ar_mrsa.html)
dan tidak membahayakan, tetapi jika infeksi
dalam darah atau paru 25% dari pasien akan
meninggal dalam satu bulan.
( http://www.terradaily.com/reports/
Non_hospital_MRSA_More_Deadly_999.html)
Penyakit2 baru seperti bird flu, swine flu, HIV
yang sampai sekarang tidak ada
pengobatanya, para ilmuan sedang
bersusah payah untuk mencari dan membuat
vaksin untuk penyakit tersebut.
Disinilah dimana perak mulai banyak di lirik
kembali.
lirikan pertama telah kembali kepada colloidal
perak yang dapat di buat sendiri dan harganya
yang terjangkau,
tetapi penemuan colloidal yang sejak 1930an
telah kalah jauh dari sisi teknologi, dimana
sekarang teknologi telah maju pesat dan di
temukan nano teknologi.
dan saat perak di kawinkan dengan teknologi
tersebut, jadilah ion perak.
Setelah kemajuan teknologi, ion perak mulai di
gunakan dalam pengetesan terhadap virus,
dan ternyata semua virus yang tites tidak ada
yang hidup. dan ion perak mempunyai
kemampuan lebih dari membunuh virus. Perak
juga dapat memacu pertumbuhan tisu tubuh.
Logam Perak Penangkal Infeksi Bakterial
SEJAK ditemukannya antibiotika yang dijuluki
obat dewa 50 tahun lalu, banyak cara
pengobatan konvensional atau alami
dilupakan. Namun ketika keampuhan
antibiotika mulai pudar, seiring dengan
semakin cepatnya bakteri mengembangkan
kekebalan, metode lama yang terbukti ampuh
kembali dilirik. Salah satunya penggunaan
logam perak sebagai penangkal infeksi
bakterial.
Para dokter gelisah dengan semakin
banyaknya bakteri kebal antibiotika. Menyusul
semakin sering adanya kasus infeksi
nosokomial, yakni infeksi yang diperoleh
pasien di rumah sakit. Terutama setelah
tindakan operasi, risiko pasien terinfeksi
bakteri yang sudah kebal antibiotika amat
tinggi. Rumah sakit adalah sumber segala
penyakit dan bakteri.
Para peneliti di Institut Fraunhofer
bekerjasama dengan perusahaan Bio-Gate di
kota Nurnberg dan Universitas Erlangen,
mengembangkan komposit baru dalam
struktur nano, untuk menangkal infeksi bakteri
yang kebal antibiotika. Dr. Michael Wagener
pimpinan proyek pengembangan komposit
pencegah infeksi bakterial di Istitut
Fraunhofer-IFAM mengatakan, sasaran
penelitian menurunkan jumlah kasus infeksi
nosokomial.
600.000 Pasien/Tahun
Wagener mengatakan, di Jerman saja setiap
tahunnya lebih dari 600.000 pasien terinfeksi
bakteri di rumah sakit. Bakterinya masuk
melalui pisau bedah, pinset, katether atau
peralatan kedokteran lainnya.
Di Jerman setiap tahunnya justru lebih banyak
pasien yang meninggal akibat infeksi
nosokomial, dibanding jumlah orang yang
meninggal akibat kecelakaan lalu lintas.
Karena itulah, saat ini dilakukan penelitian
untuk menggali kembali khasiat logam perak
sebagai unsur antimikroba.
Semua peralatan kedokteran modern kini
dilapisi perak, untuk meminimalkan ruang
hidup bakteri. Pisau bedah, pinset, kateter
atau logam implant yang dilapisi perak
disebutkan mampu membunuh bakteri.
Wagener mengatakan, yang dikembangkan
IFAM dan Bio-Gate adalah proses pelapisan
alat kedokteran, dengan unsur perak dalam
ukuran nanometer.
Melapisi Alat Kedokteran
Inilah kunci dari proses teknologi terbaru yang
dikembangkan para ahli kedokteran di Jerman.
Yakni pelapisan alat-alat kedokteran dengan
partikel perak dalam ukuran nanometer-atau
sepersejuta milimeter. Dengan teknik
pelapisan nano, partikel logam perak tersebar
secara merata di permukaan peralatan yang
dilapisinya.
Partikel nano ini secara kontinyu melepaskan
ion bermuatan positif, yang menyerang sel
bakteri. Dalam waktu bersamaan, partikel
perak berukuran nano menghancurkan enzym
yang mengangkut makanan bagi sel bakteri.
Sekaligus juga merusak keseimbangan
membran sel, plasma sel atau dinding sel
bakteri, sehingga tidak bisa membelah diri.
Dengan serangan beruntun semacam itu
bakteri tidak akan dapat hidup.
Wagener mengatakan, itulah sebabnya
peralatan kedokteran yang dilapisi perak,
tetap suci hama. Keampuhan logam perak,
juga terbukti lebih luas spektrumnya dibanding
antibiotika. Akan tetapi, konsentrasi perak
pada material yang dilapisi harus diukur
dengan tepat dan akurat.
Misalnya saja, untuk protese diperlukan kadar
logam perak lebih besar dibanding pada pisau
bedah. Disinilah keunggulan para peneliti dari
Institut Fraunhofer dan Bio-Gate, yakni
mengembangkan pengukuran akurat kadar dan
jumlah logam perak yang akan dilapiskan.
Para peneliti di perusahaan Bio-Gate setiap
harinya melakukan 1.000 percobaan dan
menghitung kecepatan perkembang biakan
bakteri pada bermacam material yang
berbeda. Di laboratorium diteliti perkembang
biakannya pada polimer, plastik, semen, logam
lainnya, kain serta material lainnya. Dari data
yang dihimpun, dapat dihitung ketebalan
logam perak yang harus dilapiskan, agar dapat
membunuh bakteri secara efektif.
Teknologinya sudah diujicoba secara klinik dan
dipatenkan serta diakui secara internasional.
Selain untuk keperluan kedokteran, lapisan
teknologi perak dalam ukuran nanometer juga
diterapkan untuk kebutuhan lainnya.
Seperti untuk kebutuhan industri dan sanitasi
lingkungan. Misalnya industri pengolahan
bahan pangan, yang menerapkan persyaratan
higienis cukup tinggi. Atau industri farmasi
dan kosmetika, yang juga menerapkan
persyaratan antibakteri cukup ketat.
Selain itu persyaratan serupa diterapkan di
cabang pengolahan air minum dan industri
lainnya. Bakteri tidak hanya menimbulkan
penyakit, tetapi juga dapat berhimpun
membentuk lapisan pengganggu yang disebut
biofilm. Jika gumpalannya cukup besar, biofilm
dapat merusak filter air bersih atau mesin.
Atau juga untuk kebutuhan rumah tangga.
Dewasa ini penggunaan bahan pembersih
hama di rumah tangga sudah dinilai
berlebihan. Selain membunuh bakteri,
pembersih hama juga membunuh flora kulit
yang berguna bagi manusia.
Akibatnya, kasus alergi kini muncul lebih
dramatis. Dengan teknik pelapisan logam
perak, yang dikembangkan Institut Fraunhofer-
IFAM dan Bio-Gate, penggunaan obat suci
hama dapat dikurangi, sementara
perkembangbiakan bakteri yang merugikan
juga dapat dicegah.
referensi : http://www.suaramerdeka.com/
harian/0412/13/ragam01.htm
Perak dalam bidang kesehatan
Perak telah digunakan dalam bidang
kesehatan sejak sepanjang ada bidang
kesehatan. Ianya digunakan pada saat jaman
dahulu untuk memerangi kuman dan
penyembuhan jaringan, dan orang-orang yang
telah menggunakan terus ke hari ini. Telah
mengalami kebangkitan pesat digunakan
dalam beberapa kali dalam bidang medis dan
industri. Namun, di bidang penyakit manusia
dan, khususnya, di kalangan internal atau
sistemik digunakan, perak telah tetap
dasarnya di bidang obat alternatif. Di
lapangan, ia telah menjadi semakin populer
dan pada saat yang sama semakin
kontroversial, dengan pesatnya pertumbuhan
jumlah orang bertanya tegas dan beberapa
orang memberikan jawaban yang akurat dan
handal.
Kami telah mengamati empat faktor utama
kontribusi terhadap kontroversi dan
kebingungan sekitar penggunaan perak di
bidang kesehatan. Mereka adalah:
1 . Klaim dari jauh-mencapai manfaat
Proponents perak di obat alternatif, baik bisnis
dan konsumen sama-sama, sering membuat
sangat besar pengaruhnya klaim tentang
perak dan apa yang dapat dilakukan, dan telah
selesai, untuk kondisi yang sering tidak
treatable dengan pendekatan medis
konvensional. Seperti biasanya, proponents
intipan yang aman dan alami kualitas perak
atas menggunakan narkoba, perak dan klaim
yang tidak hanya lebih aman tapi jauh lebih
efektif daripada obat-obatan. Meskipun paling
sering digunakan sebagai alternatif untuk
antibiotik, proponents klaim ini juga memiliki
luas spektrum antivirus antifungal dan
kemampuan, juga sangat kuat di jaringan
membantu menyembuhkan. Sangat mudah
untuk melihat mengapa beberapa kepentingan
tetap bisa merasa terancam.
2. Obat alternatif
Sebagai unsur alami terjadi, perak tidak
mudah patentable kecuali dalam situasi yang
sangat spesifik dan karenanya tidak dapat
dilindungi oleh industri farmasi di carte
memucat dasar, sehingga kurang rawan
diambil melalui proses persetujuan obat.
Karena ketiadaan persetujuan paten dan obat-
obatan, perak yang digunakan untuk produk-
produk kesehatan seringkali di bidang obat
alternatif, yang secara alami merupakan
wilayah yang kontroversial dan terlalu sering
terganggu tdk beralasan serangan (beberapa
merasa sebagai akibat kepentingan dan
farmasi, mereka klaim, mempengaruhi minat
orang memiliki lebih dari pemerintah).
3. Rumit bidang ilmu
Perak dari kemanjuran sebagai antimicrobial
agent dan sebagai agen penyembuhan
jaringan seolah-olah berasal dari perak “ions.”
J ion perak adalah perak atom yang hilang an
electron. Memiliki “plus-satu” biaya listrik.
Menjadi ukuran sebuah atom, itu sangat sulit
bagi kami untuk melihat apa yang tidak.
Tingkat pemahaman kita dari interaksi dari
ions dan di dalam tubuh manusia hari ini
masih jauh dari pasti, untuk sedikitnya, dan ini
melibatkan tidak kurang dari batasan ketika
datang ke perak dan perak ions. Oleh karena
itu, ada banyak sekali klaim yang dibuat
konflik yang sangat sedikit data ilmiah mereka
kembali ke atas nikmat-baik dalam satu perak
atas produk lain, dan apakah touting atau
perak denigrating pada umumnya.
4. Kosmetik efek samping dari overdosing
Terlalu banyak perak di dalam tubuh dapat
menyebabkan namun tidak berbahaya tetapi
tidak dikehendaki perubahan warna kulit yang
disebut “argyria.” Faktor ini telah fueled
sebuah kontroversi dimana ada gairah dan
biases sangat overshadowed fakta, level-
headedness dan penyebaran diandalkan,
informasi aman untuk mendorong penggunaan
produk perak. Dalam masyarakat kita hari ini,
kita dapat mentolerir menyebabkan kanker-
benda dan segudang hal lainnya yang sangat
berbahaya yang masuk ke tubuh kita, mereka
yang merusak internal dan dari sisi itu, jauh
lebih mudah daripada kita dapat mentolerir
kosmetik efek yang dikehendaki, memberikan
kuat bahan bakar bagi mereka yang ingin
menghitamkan perak. Sebuah gambar bernilai
seribu kata, dan dalam hal ini, dapat
mempertahankan rasionalitas ilmiah.
Dikutip dari http://www.silverfacts.com
Sejarah perak
Perak telah digunakan sebagai alat untuk
mempertahankan kesehatan ribuan tahun,
namun kini kembali muncul sebagai
penyelamat medis modern.di Yunani kuno ,
Roma, Phoenicia dan Macedonia, perak telah
digunakan secara ekstensif untuk
mengendalikan infeksi dan kerugian.”bapak
ahli pengobatan” , Hippocrates, yang sangat
terkesan dengan manfaat perak juga.Dia
mengajar bahwa perak dapat menyembuhkan
luka dan berbagai penyakit. Dalam tahun 69
sebelum masehi perak nitrat yang tercantum
dalam farmakope kontemporer sebagai anti-
Microbial tool.3 Beberapa ribu tahun
kemudian (1897) dokter di Amerika mulai
menggunakan cairan perak nitrat untuk
mencegah kebutaan baru. Di banyak negara,
metode ini masih digunakan untuk tujuan ini.
Di Amerika, 1900-1942, perak menjadi senjata
yang sangat ampuh dan sangat penting
terhadap infeksi. Menurut American Medical
Association terdapat lebih dari 96 perak yang
berbeda dalam menggunakan obat-obatan. Di
awal tahun, perak yang digunakan terutama
untuk melawan bakteri, tetapi kami akan
mempelajari beberapa dekade kemudian yang
juga sangat efektif terhadap jamur menular,
dan pilih viruses7 beberapa parasit. Dalam
1942, antibiotik yang invented dan membuat
sensasi. Dalam beberapa cara baru antibiotik
yang lebih efektif dibandingkan dengan obat
perak kemudian digunakan. Mereka juga lebih
murah.Antibiotik yang menyatakan keajaiban
obat, sedangkan perak mulai di lupakan dan
tidak dipakai.
Namun beberapa dekade kemudian, dunia
kedokteran menemukan bahwa ada tiga
konsekuensi penting untuk antibiotik:
1. mereka tidak bisa mengendalikan virus
seperti HIV.
2. overuse dapat menyebabkan usus jamur
penumbuhan yg terlalu cepat.
3. lalai menggunakan antibiotik dibuat ” super
kuman menjadi kebal (resistant)”yang defied
semua antibiotik.
Pada tahun 1992, menurut Newsweek, 13.000
rumah sakit pasien meninggal dari kuman
yang tahan infeksi.Setahun kemudian, angka
ini meningkat ke 70.000. Hal ini benar-benar,
berita menakutkan.Pada tahun 1994, di Pusat
Pengendalian ini dilihat sebagai masalah
Amerika nomor satu masalah di bidang
kesehatan.
Untungnya, para peneliti yang bekerja pada
generasi perak nutraceuticals, yang juga
menarik beberapa pemikiran yang terbaik
dalam masyarakat medis. Dr Harry Margraf St
Louis menyatakan bahwa, “Perak adalah yang
terbaik untuk melawan semua jenis kuman-
fighter kami miliki.” seorang dokter penulis
untuk ilmu pengetahuan dibidang obat obat an
, melaporkan bahwa sementara khasiat
antibiotik tidak dapat membunuh kuman lebih
dari tujuh jenis , generasi perak formulasi
dapat menakluki hingga 650.
Sejauh ini, tealh terbukti tidak ada kuman
tahan terhadap perak . Ilmuwan Zhao Stevens
setuju dengan adanya berita baik ini, “Dengan
kebangkitan bakteri yang tahan antibiotic ,
perak kembali muncul sebagai obat modern,
karena semua organisme patogen telah gagal
mengembangkan imunitas terhadap perak. ”
Perak Untuk Periksa Kanker. Hari ini produk ion
perak yang terbaik tidaklah mahal , aman dan
luar biasa efektif sebagai suplemen diet.
Misalnya, di 10 partikel per juta (ppm) perak
formulasi telah menunjukkan kemampuan
untuk mengurai dan memeriksa sel kanker
dalam tes tabung. Publik menyatakan atas
laporan dari tujuh universitas, seperti Medical
College of Ohio dan Tulane , semua
menyatakan bahwa perak sangat sangat kuat
dan efektip terhadap penyakit lymphoma ,
melanoma, dan prostata bisul kanker
payudara, dan bahkan osteosarcoma Tentu
saja ini sangat menarik dibidang penelitian
dibidang studi sebelum kehidupan nyata yang
banyak manfaatnya .
Mempertimbangkan fakta-fakta menarik
tentang perak :
* Yunani yang digunakan untuk menyimpan
perak kapal air dan cairan lainnya segar.
Tulisan-tulisan dari Herodotus, orang Yunani
filsuf dan sejarawan, tanggal penggunaan
perak untuk sebelum kelahiran Kristus.
* Empayar Rom anggur disimpan dalam perak
urns untuk mencegah kerugian.
* Penggunaan perak disebutkan dalam tulisan-
tulisan Mesir kuno.
* Pada abad pertengahan, kerajinan perak
yang kaya dilindungi dari pukulan penuh dari
tulah.
* Sebelum kedatangan germicides yang
modern dan antibiotik, ia dikenal yang
menyebabkan penyakit-pathogens tidak dapat
bertahan di hadapan perak. Akibatnya, perak
yang digunakan di dishware, minum kapal dan
alat-alat makan.
* Secara khusus, kaya disimpan dan mereka
makan makanan dari perak kapal untuk tetap
tumbuh dari bakteri.
* Emperor china, mereka makan dengan
sumpit perak.
* Druids yang telah meninggalkan bukti
mereka menggunakan perak.
* Pemukim di pedalaman Australia
menangguhkan kerajinan perak di tangki air
untuk memperlambat kerugian.
* Trekking pionir di Amerika Barat menemukan
bahwa jika mereka ditempatkan koin perak
atau tembaga dalam casks dari air minum, air
itu tetap aman dari bakteri, algae, dll
* Sepanjang perbatasan, perak dolar telah
dimasukkan ke dalam susu untuk sesedikit
segar. Beberapa dari sumber ingat kakek /
nenek kami melakukan hal yang sama.
* Perak daun digunakan untuk memerangi
infeksi di luka berkelanjutan oleh pas**an
selama Perang Dunia I.
* Sebelum pengenalan antibiotik, koloida
Perak telah digunakan secara luas di rumah
sakit dan telah dikenal sebagai bactericide
setidaknya 1200 tahun.
* Pada awal tahun 1800, dokter yang
digunakan dalam bedah perak sutures luka
dengan hasil sangat sukses.
* Dalam Ayurvedic medicine, perak digunakan
dalam jumlah kecil sebagai tonik, atau eliksir
rejuvenative agen untuk pasien debilitated
oleh usia atau penyakit.
Info lain:
* Perak ampuh membasmi bekteri yang kebal
Beberapa dekade kemudian, dunia kedokteran
menemukan bahwa ada tiga konsekuensi
penting untuk antibi
* Perak dalam bidang kesehatan
Perak telah digunakan dalam bidang
kesehatan sejak sepanjang ada bidang
kesehatan. Ianya digunakan p
* Perak dan regenerasi
Para ilmuwan telah menemukan bahwa
regenerasi pada manusia terjadi terutama di
hati, limpa dan sel-s
* Manfaat Ion Perak
Perak yang aman bagi wanita hamil,
perawatan dan kesembuhan terhadap penyakit
, bahkan janin dalam p
* Ionic Silver adalah Antivirus?
Hal ini patut diperhatikan bahwa tanda kutip
di atas menggambarkan bahwa ionic perak
sering disebut .
Manfaat Ion Perak
Perak yang aman bagi wanita hamil,
perawatan dan kesembuhan terhadap penyakit
, bahkan janin dalam pertumbuhan dan
kesehatan.. ion perak adalah sempurna dari
alam dan sebagai penganti antibiotik , indah
baik untuk orang dewasa dan anak-anak dari
segala usia.
ion perak adalah tanpa bau, tawar, tidak
pedas, tidak berbahaya untuk mata, tidak ada
radikal bebas, tidak berbahaya untuk manusia
dan tidak memiliki reaksi dengan obat lainnya.
Ion perak meningkatkan pencernaan, bantuan
dalam regenerasi sel yang rusak dan sel-sel,
membantu mencegah demam , flu dan
penyakit yang disebabkan organisme baik
bakteri , jamur ,parasit dan virus . penggunaan
ion perak tidak membahayakan bakteri baik
didalam pencernaan . Oleh karena itu, tidak
menimbulkan mual atau tumbuhnya jamur
yang biasanya pertumbuhan terlihat pada
antibiotik farmasi.
Perak mengatasi berbagai macam kendala
terutama untuk digunakan pada binatang
menyusui, regenerasi dalam proses sebagai
berikut:
1. ia menghancurkan infeksi dan penyembuhan
diri.
2. pada saat yang sama, perak langsung
mengaktifkan sel yang rusak dan menjadikan
sel meregenerasi sel baru yang bagus (untuk
mulai dari feats regenerasi).
Info lain:
* Kegunaan Ionic Silver Water
Kegunaan perak atau kegunaan ionic silver
water : Tidak mengandung radikal bebas,
aman untuk enzim t
* Perak ampuh membasmi bekteri yang kebal
Beberapa dekade kemudian, dunia kedokteran
menemukan bahwa ada tiga konsekuensi
penting untuk antibi
* Perak dan regenerasi
Para ilmuwan telah menemukan bahwa
regenerasi pada manusia terjadi terutama di
hati, limpa dan sel-sel
* Perak dalam bidang kesehatan
Perak telah digunakan dalam bidang
kesehatan sejak sepanjang ada bidang
kesehatan.