28/12/2024
*Tapi kan beras tidak kena PPN
Saya benar2 mulai muak melihat netizen, pejabat, yang habis2an membela kenaikan PPN, dgn alasan kemana2.
Termasuk saat orang2 ini bilang: 'Tapi kan beras tidak kena PPN!"
Wahai netizen! Memaaaang! Beras tidak kena PPN! Tapi saat PPN naik, maka harga beras juga beresiko naik. Karena elu kira itu beras sim salabim ada di dapur penduduk? Sim salabim langsung ada di dalam rice cooker? Itu beras melibatkan rantai logistik, juga kegiatan2 bisnis lain yg kena dampak PPN naik. Dus, maka beras tetap bisa naik harganya.
Seriusan deh, banget, nggak usah segitunya kalian sok bijak belain kenaikan PPN ini. Kalian ini paham tidak sih, UMP di Indonesia itu hanya 2-3 juta rata2. Dan itu pun angka di atas kertas. Di Jabodetabek misalnya, bahkan saat UMP diatur 4-5 juta, aduh, jutaan pekerja menerima gaji dibawah UMP. Kalian betul2 buta fakta jika tdk tahu ini.
Hanya karena kamu, keluarga kamu, lebih2 keluarga pejabat makmur sentosa, bukan berarti empati dan simpati kamu mati! Puluhan juta penduduk Indonesia itu miskin. Kamu ikut membantu juga belum tentu, yg ada, ikut gerogotin uang rakyat, sih.
Pun jika kalian memang peduli ke rakyat, duh Rabbi, kamu yakin urusan PPN ini kelak akan lancar2 saja saat hari kiamat? Meskipun sebagian besar ulama sepakat pajak itu boleh. Kamu catat baik2:
1. Ada gitu di agama, PPN setiap transaksi?
2. Ada gitu di agama, tarif PPh bisa 30-35%?
3. Ada gitu di agama, perusahaan besar dikasih tax holiday, diskon pajak, rakyat kecil dikejar segitunya?
4. Ada gitu di dalam agama, penulis kamu pajakin, buku bajakannya dibiarkan?
Seriusan my friend, jangan terlalu PD jika pajak2 ini dibenarkan agama. Nanti kamu kaget. Siapapun yg terlibat dalam urusan pajak, fans2, pembenar2nya, ternyata harus berurusan loh. Jadi selow saja, nggak usah lebay belain pajak. Bahkan jika kamu pegawai pajak sekalipun. Selalu gunakan nurani dikit. Jika kamu tdk bisa meluruskan banyak hal soal ketidakadilan pajak ini, minimal benci di hati. Bukan malah kamu belain.
"Tapi kan beras tidak kena PPN. Qris tidak kena PPN, bla bla tidak kena PPN!" Seolah itu kabar baik. Kamu lupa, pemerintah itu mirip banget preman yg malakin warga.
*Tere Liye