28/10/2021
𝐈𝐍𝐈 𝐀𝐋𝐀𝐒𝐀𝐍 𝐀𝐍D𝐀 𝐏𝐄𝐑𝐋𝐔 𝐒𝐄𝐑𝐈𝐍𝐆 𝐆𝐀𝐍𝐓𝐈 𝐏𝐄𝐌𝐁𝐀𝐋𝐔𝐓 𝐒𝐀𝐀𝐓 𝐌𝐄𝐍𝐒𝐓𝐑𝐔𝐀𝐒𝐈
Meski saat ini sudah banyak alternatif cara untuk menampung darah haid, toh kebanyakan wanita masih mengandalkan pembalut saat datang bulan. Namun seberapa sering kita harus mengganti pembalut saat tengah haid?
Well, sesungguhnya tidak ada patokan baku berapa kali dalam sehari, seorang wanita perlu mengganti pembalut kala datang bulan. Faktanya, volume darah yang keluar saat menstruasi berbeda pada masing-masing individu. Ada yang volume darahnya banyak sehingga pembalut sudah terasa penuh dalam 2 atau 3 jam, tapi ada p**a yang volume darahnya sedikit.
Namun satu hal yang pasti, pembalut perlu diganti sesering mungkin. Entah 1 atau 2 jam, Anda tetap harus mengganti pembalut ketika dirasa darah di dalamnya telah penuh. Sedangkan bagi wanita yang volume darah menstruasinya hanya sedikit maka bisa mengganti pembalut setiap 4 hingga 6 jam. Pasalnya, pembalut akan tetap terasa lembap meski darah haid yang keluar tidak terlalu banyak.
𝐌𝐄𝐍𝐆𝐀𝐏𝐀 𝐇𝐀𝐑𝐔𝐒 𝐃𝐈𝐆𝐀𝐍𝐓𝐈?
Menggunakan pembalut yang lembap dan kotor selama lebih dari 4 jam dapat menyuburkan pertumbuhan bakteri dan jamur berbahaya. Mikroba seperti Candida albicans, Staphylococcus aureus, E. coli, dan Pseudomonas aeruginosa bisa tumbuh dengan mudah di lingkungan lembap yang disebabkan oleh penggunaan pembalut yang terlalu lama.
Nah, bakteri dapat menyerang saluran kemih dan memicu infeksi saluran kemih. Oleh sebab itu, sering mengganti pembalut saat menstruasi bisa mengurangi risiko terjadinya infeksi saluran kemih hingga 97 persen.
Selain menghindari infeksi saluran kemih, mengganti pembalut secara teratur dan sesering mungkin juga berkaitan dengan pencegahan toxic shock syndrome. Sindrom ini disebabkan oleh salah satu dari dua jenis bakteri, yaitu Staphylococcus aureus dan Streptococcus grup A. Bakteri ini biasanya ditemukan berkoloni di va**na pada kebanyakan wanita. Bakteri jenis ini dapat tumbuh di luar kendali jika Anda jarang mengganti pembalut atau tampon.
Tanda-tanda bakteri tumbuh tanpa terkendali biasanya muncul tiga hari setelah menstruasi dimulai. Gejalanya antara lain:
* Demam dengan atau tanpa menggigil
* Tekanan darah rendah yang menyebabkan rasa pusing atau pusing saat Anda berdiri dari posisi duduk
* Perubahan kulit yang tampak seperti terbakar sinar matahari
* Kemerahan pada jaringan di dalam mulut, mata, atau va**na
* Muntah
* Diare
* Nyeri otot.
Perlu diketahui, pembalut yang dijual secara bebas terdiri dari kertas daur ulang, plastik dan getah yang berasal dari minyak mentah. Produk-produk ini memiliki potensi lebih besar untuk menyebabkan ruam pada va**na. Selain itu, abrasi, alergi, dan kondisi basah yang berkepanjangan juga dapat melukai bagian luar va**na yang menyebabkan ruam saat menstruasi.
source : wieta rachmatia I motherandbeyond.id
Like, Komen dan share jika informasi ini bermanfaat.
http://aexaindonesia.com