Sahabat Sehat Indonesia

Sahabat Sehat Indonesia Kami menyediakan berbagai herbal alami Semua produk yang kami jual, kami jamin 100% keasliannya

12/04/2021

Alhamdulillah

Penyakit Ginjal  Penyakit ginjal adalah istilah yang menggambarkan setiap gangguan yang terjadi pada ginjal. Penyakit gi...
23/02/2021

Penyakit Ginjal

Penyakit ginjal adalah istilah yang menggambarkan setiap gangguan yang terjadi pada ginjal. Penyakit ginjal akan mengganggu fungsi organ ini untuk membersihkan dan menyaring limbah atau racun dari darah.

Ginjal adalah sepasang organ berbentuk seperti kacang yang berada di area punggung bagian bawah. Saat ginjal mengalami gangguan, beragam komplikasi mulai dari penumpukan limbah dan racun, anemia, serta gangguan elektrolit, bisa terjadi. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kesehatan ginjal dan melakukan pencegahan penyakit ginjal sejak dini.

Penyakit Ginjal-Alodokter
Jenis-jenis Penyakit Ginjal
Sebelum mengenal beragam faktor penyebab penyakit ginjal, ada beberapa jenis penyakit ginjal yang umum terjadi, yaitu:

Penyakit ginjal kronis atau gagal ginjal kronis
Kerusakan ginjal pada kondisi ini menyebabkan penurunan fungsi ginjal secara bertahap selama lebih dari 3 bulan. Gagal ginjal kronis sering disebabkan oleh diabetes tipe 1 dan 2, hipertensi, penyakit autoimun, atau penyakit infeksi pada ginjal.

Gagal ginjal akut
Pada penyakit ginjal ini, terjadi penurunan fungsi ginjal secara tiba-tiba. Gagal ginjal akut sering disebabkan oleh kekurangan cairan dan darah, cedera pada ginjal, atau sumbatan yang menyebabkan kembalinya cairan ke ginjal.

Batu ginjal
Penyakit batu ginjal ini disebabkan oleh penumpukan zat dan mineral yang kemudian membentuk batu di ginjal. Kondisi ini sering dipicu oleh penyakit asam urat atau infeksi saluran kemih.

Penyakit ginjal polikistik
Penyakit ginjal polikistik menyebabkan terbentuknya kista-kista (kantong-kantong berisi cairan) di ginjal, dan penyebabnya adalah kelainan genetik.

Infeksi ginjal
Infeksi ginjal bisa disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur. Penyakit ginjal ini juga dapat terjadi akibat penyebaran infeksi pada saluran kemih ke ginjal.

Penyebab Penyakit Ginjal
Ada beberapa faktor yang secara umum bisa meningkatkan risiko terjadinya penyakit ginjal, yaitu:

Menderita diabetes, hipertensi, penyakit jantung, atau penyakit hati
Memiliki keluarga yang juga menderita penyakit ginjal
Mengalami infeksi saluran kemih atau infeksi ginjal yang berulang
Menderita obesitas
Memiliki pola makan yang tinggi kandungan garam atau gula
Memiliki kebiasaan jarang minum air putih sehinga meningkatkan risiko kekurangan cairan
Berusia lanjut
Memiliki sistem imun yang lemah atau menderita penyakit autoimun
Memiliki kelainan bentuk ginjal
Selain itu, paparan zat kimia tertentu secara berlebihan, seperti melamin, juga dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit ginjal.

Gejala Penyakit Ginjal
Ginjal merupakan sepasang organ dengan bentuk menyerupai kacang merah yang terletak di area punggung bawah, tepatnya di bawah tulang rusuk. Ginjal merupakan organ yang sangat penting dan memiliki beragam fungsi.

Beberapa fungsi ginjal adalah untuk menyaring limbah dan racun dari darah, menjaga keseimbangan cairan, elektrolit, dan asam basa di dalam tubuh, menstimulasi pembentukan sel darah merah, mengatur tekanan darah, serta membantu pengaktifan vitamin D.

Penyakit ginjal akan mengganggu fungsi-fungsi tersebut. Secara umum, ada beberapa gejala yang bisa mengindikasikan gangguan pada ginjal, yaitu:

Penurunan volume urine
Perubahan warna pada urine, termasuk urine keruh atau bercampur darah
Pembengkakan pada tungkai
Muncul nyeri pada punggung bagian bawah, nyeri nya dapat menjalar ke perut bawah atau selangkangan
Muncul nyeri saat buang air kecil
Muncul kram kram otot dan kedutan
Mual, muntah, dan kehilangan nafsu makan
Sering merasa kelelahan dan sesak napas
Kulit terasa gatal yang tidak diketahui penyebab pastinya
Peningkatan tekanan darah
Anemia
Gejala-gejala di atas bisa muncul secara tiba-tiba atau secara bertahap, sesuai dengan jenis penyakit ginjal yang diderita.

Kapan harus ke dokter
Lakukan pemeriksaan ke dokter jika Anda mengalami keluhan dan gejala yang disebutkan di atas. Pemeriksaan sejak dini diperlukan untuk mengetahui penyebab keluhan yang dirasakan. Penanganan sejak dini juga bisa mencegah komplikasi akibat penyakit ginjal.

Jika Anda memiliki kondisi yang bisa meningkatkan risiko terjadinya gangguan ginjal, lakukan pemeriksaan secara rutin kedokter untuk mengontrol kondisi Anda dan mencegah terjadinya penyakit ginjal.

Diagnosis Penyakit Ginjal
Dokter akan menanyakan gejala yang dialami pasien serta riwayat kesehatan pasien dan keluarganya. Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dengan menekan area pinggang pasien untuk mendeteksi rasa nyeri, melihat tanda-tanda pembengkakan di tungkai, atau mengindentifikasi tanda infeksi, seperti demam.

Selanjutnya, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan penunjang yang meliputi:

Tes darah, untuk mengetahui fungsi ginjal melalui pemeriksaan kadar ureum kreatinin, melihat kadar elektrolit, dan jumlah sel-sel darah
USG ginjal, untuk melihat struktur dan kondisi ginjal, serta mendeteksi adanya pembengkakan, kista, atau tumor
Tes urine, untuk mengetahui ada tidaknya albumin atau protein, bakteri, dan darah di dalam urine
Biopsi ginjal, untuk mengetahui ada tidaknya kerusakan atau perubahan sel dan jaringan ginjal
Pengobatan Penyakit Ginjal
Pengobatan penyakit ginjal bertujuan untuk meringankan gejala, mengatasi penyebab, memperlambat perkembangan penyakit, dan mencegah komplikasi. Pengobatan penyakit ginjal akan disesuaikan dengan penyebab dan kondisi keparahan penyakitnya.

Secara umum, ada beberapa pilihan pengobatan yang dapat dilakukan, yaitu:

Pemberian obat-obatan
Obat-obatan akan diberikan oleh dokter sesuai dengan penyebab dari penyakit ginjal. Beberapa pilihan obat yang mungkin akan diberikan oleh dokter adalah:

Obat pengontrol darah tinggi, seperti ACE inhibitor dan angiostensin II receptor blockers (ARB), untuk menurunkan tekanan darah, menjaga fungsi ginjal, dan memperlambat kerusakan ginjal.
Obat untuk mengontrol kadar kalium di dalam darah, guna mencegah komplikasi seperti jantung berdebar dan otot lemas.
Antibiotik, untuk mengatasi infeksi bakteri pada ginjal. Obat dapat diberikan secara oral atau suntikan tergantung tingkat keparahan infeksi.
Obat diuretik, untuk menyeimbangkan cairan tubuh. Obat ini juga diberikan untuk mengurangi pembengkakan di tungkai.
Obat pereda nyeri, seperti paracetamol dan ibuprofen, untuk meringankan nyeri hebat yang terjadi pada area punggung dan perut.
Obat untuk melemaskan otot saluran kemih, seperti alpha blocker. Obat ini diberikan pada penyakit ginjal yang disebabkan oleh batu ginjal. Tujuannya adalah agar batu dapat lebih mudah dikeluarkan.
Perubahan gaya hidup
Sambil mengonsumsi obat-obatan, pasien juga diminta melakukan perubahan gaya hidup guna meringankan kerja ginjal. Hal yang perlu dilakukan adalah:

Mengurangi asupan garam, gula, dan makanan tinggi kolesterol
Melakukan kontrol diabetes, hipertensi, penyakit autoimun, secara teratur
Mengonsumsi air putih minimal 2–3 liter per hari
Membatasi konsumsi alkohol dan berhenti merokok
Memperbanyak konsumsi buah, sayur, dan biji-bijian utuh
Rutin berolahraga agar berat badan tetap stabil
Penghancuran batu ginjal
Jika pasien memiliki batu ginjal dengan ukuran yang cukup besar, batu tersebut akan dihancurkan dengan teknik extracorporeal shock wave lithotripsy atau dengan teknik ureteroscopic lithotripsy.

Cuci darah
Jika ginjal pasien sudah tidak bisa lagi berfungsi dengan baik, dokter akan menyarankan dialisis (cuci darah). Dialisis adalah prosedur medis untuk menggantikan fungsi ginjal dalam menyaring darah dan membuang limbah serta racun dari dalam tubuh. Cuci darah bisa berlangsung selama 3–5 jam dan bisa dilakukan sekitar 3 kali per minggu.

Operasi
Operasi umumnya dipilih bila cara penanganan lain tidak efektif. Berikut adalah sejumlah operasi yang dapat dilakukan dalam menangani penyakit ginjal:

Operasi pengangkatan kista dari ginjal, bila penderita penyakit ginjal polikistik memiliki kista berukuran besar dan menyebabkan nyeri hebat.
Operasi pengangkatan batu ginjal, bila penderita memiliki batu ginjal dengan ukuran yang cukup besar.
Transplantasi ginjal, yaitu operasi penggantian ginjal pasien dengan ginjal sehat dan cocok dari donor.
Komplikasi Penyakit Ginjal
Jika tidak segera ditangani, penyakit ginjal dapat menyebabkan komplikasi, seperti:

Hipertensi
Edema paru
Hiperkalemia
Penyakit jantung
Kerusakan saraf
Sepsis
Kerusakan ginjal permanen
Pencegahan Penyakit Ginjal
Cara terbaik untuk mencegah penyakit ginjal adalah dengan menjaga kesehatan ginjal. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan, yaitu:

Memperbanyak konsumsi air putih, yaitu sekitar 2 liter per hari
Menerapkan pola makan yang sehat dan bergizi seimbang
Melakukan kontrol kesehatan berkala, terlebih jika memiliki penyakit diabetes, hipertensi, atau penyakit autoimun
Menghentikan kebiasaan merokok
Membatasi konsumsi alkohol
Menjaga berat badan ideal, salah satunya dengan rutin berolahraga
Terakhir diperbarui: 20 April 2020
Ditinjau oleh: dr. Merry Dame Cristy Pane

10 Manfaat Tidur Siang yang Penting untuk AndaKrisna Octavianus DwiputraKrisna Octavianus Dwiputra10 Manfaat Tidur Siang...
28/01/2021

10 Manfaat Tidur Siang yang Penting untuk Anda
Krisna Octavianus Dwiputra
Krisna Octavianus Dwiputra

10 Manfaat Tidur Siang yang Penting untuk Anda

Klikdokter. com, Jakarta - Waktu Anda masih bocah, manfaat tidur siang mungkin tidak pernah ada dalam benak Anda. Saat itu, tidur siang lebih seperti sebuah keharusan yang dicanangkan oleh orang tua Anda. Padahal, ada sederet manfaat tidur siang yang sebenarnya sangat sayang untuk dilewatkan.

Uniknya, meski tidur siang punya segudang manfaat, saat seseorang dewasa dan mulai sibuk bekerja, kebiasaan tidur siang justru sering ditinggalkan. Tentu saja tidur siang sebenarnya tidak perlu Anda lakukan berlama-lama. Meski Anda lakukan hanya sebentar, tidur siang juga bisa memberikan manfaat bagi kesehatan Anda.

Jika Anda tidak percaya, inilah berbagai manfaat yang bisa Anda dapatkan dari tidur siang, meski hanya sebentar:

1. Meningkatkan daya ingat

Banyak studi yang menunjukkan bahwa tidur punya peran dalam penyimpanan memori. Tidur siang dapat membantu Anda mengingat hal-hal yang Anda pelajari sebelumnya, dengan kapasitas sebesar tidur malam. Tidur siang berfungsi untuk mencegah Anda melupakan hal-hal seperti kemampuan motorik, respons pancaindra, serta ingatan verbal.

2. Meningkatkan kemampuan mengolah informasi

Tak hanya membantu mengingat lebih baik tentang apa saja yang dipelajari, tetapi tidur siang juga bisa membantu otak menemukan koneksi dari berbagai data atau informasi untuk menemukan “gambaran besar”.

Dalam satu studi, mereka yang rutin tidur siang lebih mudah untuk mengumpulkan dan mengolah informasi yang mereka dapat sebelumnya.

3. Lebih konsisten

Saat melakukan tugas berulang, kinerja Anda akan menurun seiring berjalannya hari. Beberapa studi menemukan bahwa tidur siang dapat membantu membuat performa kerja lebih konsisten.

4. Memperbaiki suasana hati

Jika merasa sedih atau tak bersemangat, tidurlah sejenak untuk memperbaiki suasana hati (mood) Anda. Jangankan tidur siang, sekadar berbaring tanpa tertidur juga sama efeknya.

Para ahli mengatakan, relaksasi yang berasal dari berbaring dan beristirahat adalah pendongkrak suasana hati, baik Anda tertidur atau tidak.

5. Menambah tenaga dan semangat

Capek kerja atau mengantuk setelah makan siang? Kata dr. Alberta Jesslyn Gunardi, BMedSc(Hons), tidur siang dapat menjaga tenaga yang tersisa di tubuh sekaligus mengusir rasa kantuk.

“Tidur siang singkat juga bisa mengembalikan tenaga dari kelelahan, sehingga semangat jadi bertambah untuk menjalani sisa hari,” kata dr. Jesslyn.

6. Meningkatkan konsentrasi

“Jika saraf sudah tenang setelah tidur siang singkat, maka konsentrasi juga bisa bertambah,” ujar dr. Jesslyn. Anda bisa kembali beraktivitas dengan tubuh yang lebih segar dan lebih fokus.

7. Mengurangi stres

Beban kerja yang menumpuk, ada masalah keluarga, atau menerima perlakuan semena-mena dari bos di kantor tentu bisa bikin stres. Kata dr. Jesslyn, sebuah penelitian dari Allegheny College, Amerika Serikat, mengatakan bahwa tidur siang singkat dapat membantu tubuh mengatasi kecemasan dan stres.

8. Menyehatkan jantung

Terdapat satu studi yang menemukan bahwa mereka yang tidur siang selama 45-60 menit memiliki tekanan darah yang lebih rendah setelah melalui stres mental. Artinya, tidur siang dapat membantu tubuh pulih dari situasi yang penuh tekanan.

9. Lebih kreatif

Pernahkan ketika terbangun dari tidur, ide-ide mengalir deras? Tidur REM, umumnya 70-90 menit setelah tertidur, mengaktifkan bagian otak yang berhubungan dengan bahasa visual atau kiasan, serta mimpi. Tidur siang dengan tidur REM membuat membuat Anda mengombinasikan ide-ide dengan cara baru serta menyelesaikan masalah.

10. Tidur malam jadi lebih baik

Meski kebanyakan berpikiran sebaliknya, tetapi ada satu studi yang menemukan bahwa tidur siang pada orang dewasa yang berusia lebih tua dapat meningkatkan kualitas tidur pada malam hari.

Studi menunjukkan, tidur siang selama 30 menit antara jam 1-3 siang, dikombinasikan dengan latihan fisik sedang seperti jalan kaki dan peregangan pada malam hari, dapat meningkatkan tidur malam. Selain itu, kesehatan fisik dan mental juga dilaporkan lebih baik.

Tips agar tidur siang efektif
Jika dilakukan dengan tepat, tidur siang menawarkan berbagai manfaat. Dianjurkan oleh dr. Nitish Basant Adnani, BMedSc, MSc, dari KlikDokter, berikut ini adalah tips agar tidur siang Anda efektif.

Sesuaikan waktu tidur siang

Idealnya, durasi tidur siang adalah 20-30 menit. Hindari tidur siang lebih dari 1 jam, kerena bisa bikin Anda bingung dan grogi saat terbangun, serta berpotensi mengganggu jam malam.

Cari tempat yang gelap, tenang, sejuk
Meredupkan cahaya dan menjauhkan diri dari bising dapat membantu Anda tertidur lebih cepat. Selain itu, kata dr. Nitish udara yang sejuk juga akan membuat Anda lebih nyaman untuk beristirahat sejenak.

Rencanakan tidur siang

“Waktu tidur siang yang teratur dan terencana dapat membuat tubuh terbiasa dengan rutinitas, serta membantu untuk tertidur lebih cepat dan terbangun lebih mudah,” jelas dr. Nitish.

Perhatikan jadwal konsumsi kafein

Secara umum, asupan kafein – baik dalam kopi maupun minuman lainnya – akan membuat seseorang terajaga. Karenanya, sesuaikan waktu konsumsi kafein dengan jadwal tidur siang, agar tidak mengganggu kemudahan tertidur.

Mulai sekarang, yuk jadikan tidur siang sebagai salah satu kebiasaan sehat. Tak perlu lama-lama, manfaat tidur siang sudah bisa Anda dapatkan kok meski Anda hanya terlelap 20-30. Namun agar hasilnya lebih maksimal, kombinasikan juga dengan pola hidup sehat lainnya, ya, seperti rutin berolah raga, mengonsumsi makanan bergizi dan menghindari stres.

Sumber: KlkiDokter Dot Com

7 Kunci Penting untuk Menjaga Kesehatan KulitDitinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum | Ditulis oleh: Novi Sulisti...
28/01/2021

7 Kunci Penting untuk Menjaga Kesehatan Kulit
Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum | Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati

Sebagai organ tubuh terbesar dan terluar, kulit sangat rentan untuk terkontaminasi dengan kotoran/bakteri/mikroorganisme lainnya. Oleh karena itu, menjaga kesehatan kulit sangatlah penting. Karena, mengabaikan gangguan kesehatan kulit sekecil apapun dapat mengakibatkan gangguan kesehatan yang lebih serius. Kesehatan kulit yang terganggu juga dapat membuat Anda merasa tidak percaya diri. Lagip**a, siapa yang tidak ingin memiliki kulit yang sehat?

Semua orang pasti menginginkannya, meskipun setiap orang memiliki definisi yang berbeda tentang kulit sehat. Namun secara umum, kulit yang sehat ditandai dengan tekstur kulit yang lembut dan lembab, sehingga membuat Anda merasa nyaman, bebas beraktivitas, dan percaya diri. Oleh karena itu berikut adalah beberapa tips untuk menjaga kesehatan kulit Anda:

1. Jangan merokok

Tips sederhana untuk menjaga kesehatan kulit adalah dengan tidak merusaknya. Merokok adalah salah satu hal yang dapat merusak kulit karena dapat membuat kulit Anda menua lebih cepat. Merokok dapat memecahkan kolagen yang dapat mengurangi elastisitas kulit dan merusak sel-sel kulit akibat racun tembakau.

2. Hindari konsumsi alkohol

Selain merokok, ternyata, minum alkohol juga dapat merusak kulit Anda. Konsumsi alkohol dapat membuat tubuh dan kulit Anda terdehidrasi, yang membuat kulit Anda tampak lelah dan tua. Berikut adalah beberapa dampak alkohol pada kulit Anda :

Alkohol dapat merusak organ hati, padahal hati merupakan organ yang berperan dalam menghilangkan racun dalam tubuh, termasuk alkohol. Sehingga ketika organ tersebut rusak, maka racun akan terakumulasi dalam tubuh karena tidak dapat dibuang dengan baik.

Hal tersebut dapat terlihat dari kulit Anda yang terlihat kurang sehat/kusam/berjerawat.
Baik merokok atau konsumsi alkohol membuat produksi kolagen berkurang. Kolagen berperan dalam menjaga kekencangan kulit Anda. Sehingga, kurangnya cadangan kolagen pada tubuh membuat regenerasi kulit Anda menjadi tidak optimal. Akibatnya kerutan halus akan lebih cepat timbul pada kulit Anda.

Alkohol dapat melebarkan pembuluh darah, yang terutama lebih mudah terlihat di daerah sekitar mata. Akibatnya, kulit Anda akan mengalami kemerahan atau membengkak di daerah kelopak mata.

Studi tertentu menunjukkan bahwa alkohol dapat membuat ketidakstabilan hormon sehingga membuat produksi minyak bertambah. Akibatnya, hal ini dapat memicu timbulnya jerawat pada kulit.

3. Tidur cukup

Kurang tidur dapat membuat kulit Anda tampak lelah, kusam, dan lebih tua. Terlebih, semakin sering Anda kurang tidur, semakin tinggi resiko timbulnya kantung mata yang menghitam di bawah mata.

4. Konsumsi makanan yang sehat dan bergizi

Konsumsi makanan yang sehat dan bergizi dapat membantu Anda menjaga kesehatan kulit. Studi menemukan bahwa makan makanan yang sehat dan bergizi (seperti buah dan sayuran) dapat membuat kulit Anda tampak sehat dan lebih muda.

5. Kendalikan stres

Stres dapat menstimulasi kelenjar adrenal untuk menghasilkan kortisol, yang merupakan hormon utama stres yang terlibat dalam produksi lemak berminyak dari kelenjar sebaceous. Jumlah lemak berminyak yang terlalu banyak inilah yang dapat menutup pori-pori kulit dan menjebak bakteri penyebab jerawat di dalamnya.

6. Lindungi kulit Anda dari paparan sinar matahari

Lindungi kulit Anda dari sinar matahari untuk menjaga kesehatan kulit, terutama disaat matahari berada pada intensitas tertingginya yaitu 10.00 sampai 16.00. Namun, jika Anda tetap harus beraktivitas disaat waktu tersebut, Anda sangat dianjurkan untuk:

Menggunakan pakaian pelindung, seperti baju/kemeja lengan panjang, celana panjang, atau topi.

Menggunakan tabir surya dengan SPF (Sun Protection Factor) lebih dari 15 dengan menerapkannya sekitar 20 menit sebelum Anda beraktivitas keluar.

7. Rutin cuci muka dan pakai pelembap

Untuk menjaga kesehatan kulit, Anda harus menyayangi kulit Anda terlebih dahulu. Beberapa cara untuk menyayangi kulit Anda adalah sebagai berikut :

Rutin untuk membersihan kulit Anda. Ini adalah bagian penting dari perawatan kulit untuk menghilangkan kotoran dan bakteri. Namun, lakukanlah dengan lembut dan jangan lupa untuk menggunakan air hangat suam-suam kuku.
Jika kulit Anda kering, gunakan pelembab yang sesuai dengan jenis kulit Anda. Untuk penggunaan sehari-hari, gunakanlah pelembab yang mengandung SPF agar sekaligus memberikan perlindungan dari paparan sinar matahari.

Sumber: HelloSehat Dot Com

Tetap Sehat di Musim Hujan, Ini Kiatnyadr. Arina Heidyana27 Apr 2020, 15:09 WIBMusim hujan mengundang banyak penyakit. L...
28/01/2021

Tetap Sehat di Musim Hujan, Ini Kiatnya

dr. Arina Heidyana

27 Apr 2020, 15:09 WIB

Musim hujan mengundang banyak penyakit. Lakukan beberapa tips berikut agar tetap fit saat musim hujan.
Tetap Sehat di Musim Hujan, Ini Kiatnya!

Musim penghujan memiliki daya tarik tersendiri, mulai dari aroma yang khas, udara yang sejuk, kenikmatan yang berlipat dari secangkir teh hangat, dan lain-lain. Namun, di balik itu, musim hujan juga menyimpan sejumlah ancaman bagi kesehatan.

Pada saat musim hujan, genangan air makin menumpuk sehingga menarik perhatian nyamuk. Kuman pun cenderung bertahan lebih lama dan ‘rajin’ berkembang biak di kondisi lembap ini. Tak heran bila di periode ini penyakit seperti infeksi flu dan kulit makin merajalela.

Belum lagi jika banjir melanda. Kondisi ini dapat mengundang banyak penyakit, antara lain demam tifoid, kolera, leptospirosis, malaria, dan demam berdarah dengue. Nah, agar tak jadi korban cuaca, Anda harus menjaga kondisi tubuh supaya tetap prima.

Menjaga Kesehatan saat Musim Hujan
Ingin tetap semangat dan produktif saat musim hujan? Lakukan tips menjaga kesehatan saat musim hujan berikut ini:

Jaga Pola Makan
Jaga Pola Makan
Jaga Pola Makan
Agar tubuh tetap sehat saat musim hujan, pastikan untuk selalu mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Berikut berbagai makanan sehat saat musim hujan yang perlu Anda konsumsi:

Karbohidrat kompleks: nutrisi ini sangat baik dikonsumsi untuk membantu Anda tetap fit. Karbohidrat dapat diperoleh dari nasi merah, kentang, gandum, dll.

Bawang putih dan jahe: makanan yang dapat meningkatkan sistem imun.

Sayuran dan buah-buahan: kaya akan nutrisi seperti serat, vitamin, dan mineral sehingga baik untuk dikonsumsi.

Makanan yang mengandung probiotik: dapat melindungi tubuh dari infeksi, misalnya tempe, keju dan yoghurt.

Lakukan Olahraga

Hampir semua orang memang jadi mager alias malas bergerak saat hujan datang. Apalagi kalau cuaca betul-betul sedang gloomy, hati pun jadi ikut melankolis.

Namun, tahukah Anda, berolahraga pada musim hujan justru akan membuat suasana hati lebih baik? Beraktivitas fisik akan memberikan vitalitas dan meningkatkan endorfin sehingga mood menjadi lebih positif.

Jika Anda sedang malas ke gym, yoga di rumah juga bisa dilakukan selama Anda melakukan aktivitas fisik atau bergerak.

Tidur yang Cukup
Tidur yang Cukup
Tidur yang Cukup
Tips sehat saat musim hujan lainnya adalah tidur. Tidur adalah salah satu solusi praktis (meski sementara) untuk berbagai masalah hidup. Tak terkecuali untuk persoalan hujan yang mengacaukan jadwal kegiatan Anda. Daripada mengeluh di media sosial, lebih baik naik ke kasur dan tidur.

Lagi p**a, tidur berguna untuk memulihkan seluruh sistem anggota tubuh setelah bekerja keras seharian. Hal ini tentunya penting agar tubuh Anda kebal terhadap virus maupun bakteri. Tapi ingat, jangan sampai kebablasan, ya!

Rajin Cuci Tangan
Bakteri dan virus akan lebih tak terkendali saat musim hujan. Anda dapat terpapar melalui berbagai cara, misalnya dengan menyentuh gagang pintu atau bangku yang telah terinfeksi. Ya, semudah itu.

Cara terbaik untuk melindungi diri Anda dari serangan kuman adalah dengan menjaga kebersihan diri, seperti mencuci tangan secara teratur dengan sabun dan air. Lakukan ini sebelum menyiapkan makanan, sebelum makan, setelah dari toilet, dan setelah memegang benda-benda yang dipakai bersama.

Terapkan Gerakan 4M plus
Selama musim hujan, genangan air dan sampah akan semakin menumpuk sehingga memicu perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti penyebab demam berdarah. Oleh karena itu, Anda wajib menerapkan gerakan 4M plus sebagai berikut:

Menguras dan menutup rapat tempat penampungan air.
Mengubur barang bekas yang dapat menampung air.
Memantau wadah air yang dapat menjadi sarang nyamuk.
Menghindari gigitan nyamuk dengan menggunakan obat anti-nyamuk, memelihara ikan pemakan jentik, memasang kasa anti-nyamuk, menaburkan bubuk larvasida ke dalam tempat penampungan air, dan sebagainya.
Tidak Jajan Sembarangan
Tidak Jajan Sembarangan
Tidak Jajan Sembarangan
Cuaca yang dingin membuat kita cepat lapar. Hal ini sering membuat kita membeli makanan secara sembarangan dan tidak terjamin kebersihannya.

Agar tetap sehat saat musim hujan, sebaiknya hindari membeli makanan di pinggir jalan. Karena percikan air di jalan dapat terkena pada makanan sehingga membuat makanan tersebut tidak bersih lagi.

Gunakan Pakaian Hangat
Tips menjaga kesehatan saat musim hujan selanjutnya adalah gunakan pakaian hangat. Musim hujan membuat badan mudah kedinginan, apalagi saat kehujanan di jalan. Pastikan untuk menggunakan jaket, sweater, baju lengan panjang, dan celana panjang untuk mencegah tubuh jadi menggigil karena kedinginan.

Konsumsi Suplemen Tambahan
Konsumsi Suplemen Tambahan
Konsumsi Suplemen Tambahan
Ketika tubuh kurang fit, tidak ada salahnya untuk mengonsumsi suplemen tambahan agar kebutuhan vitamin dan mineral tercukupi dan sistem imun meningkat. Jika perlu, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen.

Dapatkan Vaksinasi
Musim hujan identik dengan flu. Saat ini, sudah tersedia vaksin flu yang bisa dilakukan setiap tahun agar terhindar dari penyakit flu dan mengurangi tingkat keparahan penyakit. Oleh karena itu, agar tetap sehat saat musim hujan, sebaiknya dapatkan vaksinasi.



Kelola Stres dengan Baik
Pekerjaan bisa terganggu atau terhambat saat musim hujan datang. Hal ini tentu saja membuat stres muncul. Ketika stres tubuh mengeluarkan hormon kortisol dan beredar di dalam aliran darah, sehingga daya tahan tubuh dapat menurun dan rentan terhadap penyakit.

Semoga Anda bisa melewati musim hujan dengan lebih santai, tanpa harus diganggu oleh kuman penyakit dan banjir. Lakukan beberapa tips menjaga kesehatan saat musim hujan di atas agar terhindar dari infeksi.

Akan tetapi, jika sudah telanjur, percayalah bahwa teh atau sup hangat tak pernah gagal untuk meneduhkan hati. Semoga bermanfaat!

Sumber: Klikdokter dot com

Address

Sragen
57282

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Sahabat Sehat Indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category