16/01/2017
Alhamdulillah...
Bersyukur sekali dengar kabar baik dari klien yg beberapa hari lalu kami tangani...
Dan saat ini, saya diminta oleh beberapa teman2 saya untuk sedikit mendetailkan kisah proses terapinya, agar bisa saling belajar katanya... Baiklah... Akan saya share kisah lengkapnya...
Cerita ini menjelaskan status yg beberapa hari lalu saya posting, yg tentang seorang ibu ingin menerapikan anaknya yg malas masuk sekolah...
Jadi awalnya, ibu ini berkunjung ke klinik kami bersama seorang anaknya... Dan saat itu, kami menerapi ibu ini berdua, yaitu saya, dibantu kawan saya...
Sesi awal terapi, saya minta untuk ibu itu menceritakan keluhannya... Dan beliau bercerita ttg anaknya yg beberapa hari ini susah masuk sekolah, selalu nangis klo mau sekolah, sehingga si ibu ini jadi bingung... Dari cerita awal ibu itu, saya mulai curiga bahwa masalahnya bukan pada si anak, tapi pada orang terdekat si anak tersebut... Akhirnya, saya mencoba menggali lagi akar masalahnya kepada si ibu ini..
Dan benar saja, si ibu ini sedang mengalami stress karena masalah keluarga, si ibu ini menanggung beban yg sangat luar biasa, dan dia merasa hampir sudah putus asa... Tapi, si ibu ga ingin anaknya ini tau keadaan si ibu, karna takut membuat anaknya jadi ikut stress nanti...
Dan sesi terapi pun berubah, yg awalnya ingin menerapi sj anak, akhirnya berubah menerapi si ibu, menerapi sampah2 emosi si ibu ini, karna memang sudah sangat penting untuk di cleansing emosinya (karna si ibu sudah putus asa, dan sempat ingin bunuh diri katanya)...
Dari semua kisah perjalanan menyakitkan yg diceritakan si ibu ini, saya merasakan vibrasi yg sangat negatif... Beliau punya keinginan untuk merubah suaminya agar bisa lebih memahami si ibu ini... Tapi, apapun yg ibu ini lakukan, selalu menemukan jalan buntu, malah justru semakin memburuk keadaanya....
Lalu, saya coaching ibu ini dengan pendekatan vibrasi, saya minta ibu ini untuk menuliskan apapun ttg suaminya,,, dan si ibu itu pun menuliskannya beberapa poin saja... Dan ketika saya baca, saya menemukan bahwa ga ada hal positif yg dituliskan ttg suaminya ini,,, semuanya negatif,,, dan akhirnya saya mengatakan kepada ibu ini, bahwa jangan heran kalau suami ibu seperti itu,,, karna dalam persepsi ibu isinya adalah ttg kejelekan suami saja, maka realitanya juga ga akan jauh beda dengan persepsinya...
Yupz, pikiran dan perasaan kita akan memancarkan gelombang ke semesta,,, dan apa yg kita pancarkan akan di respon semesta dan akan diberi feedback lagi ke kita... Kalau pikiran dan perasaan kita negatif, maka banyak masalah akan hadir, dan bisa menutup pintu solusi hadir ke kita...
Setelah saya jelaskan ttg vibrasi kepada ibu ini, akhirnya beliau mulai bisa memahami kenapa dirinya bermasalah... Dan ibu ini juga akhirnya memahami bahwa vibrasinya menular ke anak, sehingga membuat anak nya ga nyaman, dan ga mau sekolah...
Akhirnya, setelah akar masalahnya ketemu, si ibu ini bersedia untuk kita terapi, dan kami pun menerapi / cleansing emosi dengan teknik SEFT,,, sampai akhirnya, si ibu ini bisa ikhlas menerima keadaan ini, dan mulai belajar menerima & memaafkan suaminya...
Si satu sisi, si ibu ini juga masih punya keinginan kuat untuk merubah suaminya, saya pun mengajarkan teknik dahsyatnya untuk bisa meluluhkan hati orang lain, yaitu teknik cs3,,, dan juga saya minta ibu itu untuk rajin cleansing emosi, dan memperbaiki persepsinya...
Akhirnya, setelah sesi coaching dan terapi selesai, si ibu tampak ceria, tampak berbeda vibrasinya, sudah kelihatan positif dibandingkan sebelum terapi tadi... Dan si ibu pun menjadi semangat memperbaiki semua kesalahannya perlahan2, dan mulai optimis menjalani hidup...
=============
Dan kemarin, saya mendapat kabar dari kawan saya tentang ibu itu,,, katanya sekarang anaknya sudah mau sekolah lagi, padahal saat terapi waktu itu, kami tidak menerapi anaknya sama sekali,,, yg kami terapi adalah ibunya,,, tapi justru malah efeknya nular ke anaknya...
Hmmm...
Sekian dulu share tentang terapi & coaching saya kali ini, semoga kedepannya saya bisa menuliskan lebih banyak kasus lagi yg bisa dijadikan pelajaran buat kita bersama... Semoga yg sedikit ini bisa menjadi manfaat, dan mohon maaf bila masih banyak kekurangan...