12/03/2023
DI KEBON CINTA,
Kami Nyantri, Sekolah dan Belajar Berwirausaha
---------------------------------------
Kami mulai segalanya dengan nama Allah dan bermandikan cinta
----------------------------------------
Di awal tahun pelajaran, dengan niat merawat dan menjalankan amanah dari para orangtua/wali santri dan santriwati, Pesantren Wirausaha Kebon Cinta membangun konsep pengajaran, pengasuhan dan pendidikan dengan metode kombinasi pesantren di barat, tengah dan timur pulau Jawa.
Di Barat, kami mengadopsi pembelajaran bahasa Arab dan Inggris dari Pondok Pesantren Daarul Rahman, Jakarta, asuhan guru mulya KH. Syukron Makmun.
Saat ini, sudah mukim 4 ustadz-ustadzah alumni Daarul Rahman di Pesantren Wirausaha Kebon Cinta.
Tugas utama mereka adalah melakukan penguatan pada penguasaan Bahasa Arab yang notabene sebagai sarana utama penguasaan Kitab Kuning ala Pesantren.
Di Tengah, Pesantren Babakan Ciwaringin, Khususnya Pesantren Kebon Jambu, sangat mendominasi warna khas Pesantren Wirausaha Kebon Cinta dengan mengedepankan konsep tata-krama khas pesantren ala KH. Embah Sanusi dan KH. Muhammad bin Aminta Takim yang tak lain adalah guru pendiri Pesantren Wirausaha Kebon Cinta.
Cintanya kepada gurunya benar-benar dibawa seluruhnya ke Kebon Cinta.
Satu lagi yang terus akan dikembangkan di Kebon Cinta adalah metode pembelajaran kitab kuning dengan sistim sorogan. Karena sistem ini sangat efektif mempercepat penguasaan para santri atas kitab kuning.
Di Timur, Pesantren Sidogiri, Kraton, Pasuruan, Jawa Timur. Sudah mukim di Kebon Cinta, Guru Tugas dari Sidogiri yang bertugas melakukan akselerasi penguasaan cepat baca kitab kuning plus Nahwu, Shorof dan lainnya, dengan menggunakan metode Al- Miftah Lil-ulum.
Semoga ikhtiar ini mampu membawa santri dan santri Pesantren Wirausaha Kebon Cinta menjadi santri sebagaimana seharusnya santri di era kini.
Setelah pintar dan mampu menjadi guru untuk adik-adik mereka, mari kita belajar berwirausaha....
Untuk bekal dakwah dan merangkai cinta.