25/11/2021
Makin Ketat Aturannya, Makin Menyusut Jumlah Pemainnya. Apakah Kabar Baik? ๐
Di Indonesia, bisnis pinjaman online makin booming beberapa tahun belakangan.
Namun, kondisi yang terjadi saat ini, jumlah aplikasi pinjaman online atau fintech peer-to-peer lending (P2P) yang resmi terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai menurun.
Direktur Eksekutif AFPI Kuseryansyah mengatakan, pinjol resmi yang menjadi anggota AFPI pernah mencapai 164.
Namun, jumlahnya terus menyusut hingga 104 perusahaan.
"Kenapa ini mulai berguguran? Karena tahun lalu, OJK mencanangkan orientasi pada kualitas dari penyelenggaraan P2P lending.
Dari 164 itu, ditargetkan untuk segera ready baik secara dokumen dan persyaratan perizinan,"
ujar Kuseryansyah dalam konferensi pers KlikACC secara virtual, Selasa (23/11/2021).
"Namun dalam kondisi tersebut, ada beberapa penyelenggara yang tidak ready, itu kenapa mulai menyusut," imbuh dia.
Apakah Bapak Ibu pernah pakai pinjaman online? apalagi malah dipakai untuk investasi juga?
Mulai atur ulang rencana Bapak Ibu ya, jika menggunakan uang pinjaman untuk investasi, karena resiko malah lebih besar daripada peluang cuannya, kan sayang ya...
Jadi kami sarankan gunakan uang aman atau uang lebih untuk diputar lagi dengan aman, resmi dan barokah melalui saham syariah.
Alhamdulillah Coach Doddy Eka Putra Ready Untuk Memberi Sharing Dalam Program Belajar CERDAS SAHAM 2021.
๐ซ PROGRAM INI GRATISS!!! ๐ซ
Platform : Zoom Webinar
๐ซ Akses Belajar :
๐๐ป [ https://bit.ly/3clXHD1 ]
Hanya Untuk Bapak Ibu Yang Serius Ingin Belajar dan Siap Bangkitkan Perekonomian Keluarga. ๐