PT House of Quality Indonesia

PT House of Quality Indonesia merupakan organisasi pemerhati peningkatan mutu pertama di Indonesia yang memiliki metode pelayanan satu atap / one stop service . PT.

House of Quality Indonesia (HOQI)
merupakan organisasi pemerhati peningkatan mutu pertama di Indonesia yang memiliki metode pelayanan satu atap / one stop service untuk segala kebutuhan jasa peningkatan kinerja bermutu baik untuk dividu maupun organisasi (Swasta maupun Pemerintahan) dengan pilihan produk bertaraf international dan nasional.Berkantor pusat di Surabaya dan konsisten mengumandangkan ‘BRAVO INDONESIA BERMUTU’

06/04/2016

Great Choices for Your Competency

Spesial dalam menghadapi persaingan kompetensi MEA,

bersama ini kami persembahkan kepada Bapak/Ibu dan tim, program :

LEAD AUDITOR
International Registered Certification Auditor (IRCA)
ISO 9001:2015

yang akan diselenggarakan pada
Tanggal : 11-15 April 2016
oleh House Of Quality Indonesia (HOQI) Grup.

House Of Quality Indonesia (HOQI) Grup telah dipercaya sebagai provider penyelenggaraan LAC (Lead Auditor Course) IRCA (International Registered Certification Auditor) Pelatihan untuk ISO 9001, ISO 14001, OHSAS 18001, ISO 22000, ISO 27001 dan ISO 50001 dari UK dengan kualifikasi memiliki Tutor IRCA. Dimana hal ini akan memudahkan Tim dalam mengembangkan ilmu ke depan dan sebagai program Continual Improvement.

Pelatihan selama lima hari sebagai advance auditor ini ideal bagi siapa saja yang ingin mengembangkan kemampuan auditnya dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan audit yang efektif dibidang sistem manajemen mutu berdasarkan ISO 9001:2015 dan ISO 19011:2011. Memberikan pemahaman yang mendalam mengenai model ISO 9001:2015. Pelatihan ini teregistrasi di International Register of Certificated Auditors (IRCA).

Tempat training : QUALITY HALL – House of Quality Indonesia
Jl. Majapahit No 68 Surabaya

Kontak : Siska Sulistya – Marketing & Quality Advisor
Phone : 031 563 03 03, Fax : 031 563 10 11, HP : 08123019264
Email : [email protected]

Perijinan Situbondo
02/02/2016

Perijinan Situbondo

04/01/2016

A. Koordinator Pengembangan Produk

Kualifikasi :
1. Laki-laki / Wanita
2. Pendidikan minimal S1 dari Teknik (Industri , Mesin, Elektro)
3. Tidak Merokok
4. Pernah Mengikuti Pelatihan Lead Auditor IRCA untuk ISO 9001, ISO 14001, OHSAS 18001, ISO 22000 atau ISO 27001
5. Pengalaman minimal 3 tahun di bidang yang sama (Perusahaan Jasa / Pelatihan) atau Berpengalaman sebagai konsultan, assessor/auditor, atau wakil manajemen ISO
6. Teliti, punya inisiatif, dapat dipercaya, mampu belajar cepat
7. Mengerti dan bisa menggunakan program analisa data (SPSS, Minitab)

B. Koordinator Standardisasi Process

Kualifikasi :
1. Laki-laki / Wanita
2. Pendidikan minimal S1 dari Teknik (Industri , Mesin, Elektro)
3. Tidak Merokok
4. Minimum 2 tahun pengalaman langsung di perusahaan manufaktur atau jasa dengan tanggung jawab dalam implementasi ISO 9001, ISO 14001 atau OHSAS 18001 atau sebagai Quality Control (QC)
5. Mengerti tentang metode dokumentasi dan alur proses bisnis suatu perusahaan.

Kirim CV ke [email protected]
atau datang langsung ke :

PT House of Quality Indonesia
Jalan Mojopahit 68
Tegalsari, Surabaya, Jawa Timur 60264, Indonesia
Tel 031-5669003

Terima kasih

Tim House of Quality Indonesia
22/12/2015

Tim House of Quality Indonesia

21/12/2015

BELAJAR DARI MASA LALU
(dr. harry Parathon, SpOG)

Kata kata ini sudah klasik terdengar dan
sudah berulang kali mendengar bahkan
menggunakannya pada sesi motivasi.
Jangan takut berbuat salah, lebih baik
berbuat salah dari pada tidak berbuat sama
sekali, boleh berbuat salah tetapi tidak yang kedua
kalinya, belajar dari kesalahan masa lalu adalah guru
sejati. Kesalahan adalah pertanda kita sadar terhadap
adanya sesuatu yang lebih baik. Jangan terlalu
menjadi beban atas kesalahan yang pernah terjadi,
tetapi bagaimana kita bangkit dan memperbaiki
kesalahan merupakan pilihan sesuatu yang berharga.
Suatu hari saya bertemu dengan prof. Chan dari
The International Colledge of Surgeons, seorang
yang diusia senja bangkit memotivasi diri untuk berbuat kebaikan bagi masyarakat global. Ia pernah
mengalami “kesalahan” yang berulang ulang dalam
menjalankan profesinya sebagai dokter spesialis
Obstetri Ginekologi, namun justru hal tersebut yang
membentuk pribadi dan keyakinan saat ini, dikatakan
“bahwa dunia manapun, profesi apapun banyak
memperoleh penemuan baru yang saat ini berguna,
bermula dari kesalahan kesalahan yang pernah terjadi
masa lalu”. Tidak ada suatu prosedure operasi yang
baik, aman, efektif saat ini langsung ditemukan begitu
saja, semua berawal dari kesalahan kumulatif yang
selalu di update untuk menjadi semakin baik dan
aman bagi proses pengobatan orang sakit.
Dahulu kala, prosedure operasi menggunakan
pembiusan umum sederhana berupa cairan obat
bius diteteskan dalam sungkup wajah sampai pasien
tertidur cukup dalam, rasa sakit hilang total, sehingga
dokter dengan leluasa dapat melaksanakan operasi
dengan tenang. Namun banyak timbul kejadian
yang tidak diinginkan akibat proses pembiusan kuno
tersebut, dokternyapun ikut menghirup gas bius
yang menguap, akibatnya dokter dan pembantunya
menjadi ngantuk juga. Prosedur itu, dulu merupakan
prosedur legal dan terbaik pada jamannya, namun
kejadian morbiditas menyebabkan para ahli ingin
memperbaiki, bahan, alat, sarana, cara mana yang
menyebabkan munculnya potensi gangguan atau
kejadian tidak dinginkan. Saat ini, prosedure tersebut
dinyatakan tidak layak dan salah……! Ukuran apa
yang digunakan untuk menghakimi suatu prosedure
merupakan suatu kesalahan atau lebih jahat lagi
dinyatakan malpraktek. Apakah yang dahulu
banyak dilakukan dan telah berjasa menyelamatkan
banyak orang, kemudian saat ini karena alasan
persyaratan akreditasi menjadi tidak boleh dilakukan,
serta dianggap mempunyai konotasi kesalahan,
kelalaian atau malpraktek. Prof Chan bilang..It is not
fair…..! Dunia modern, sering kali menghakimi dan
mendzalimi pendahulunya sebagai suatu kesalahan
yang tidak boleh tampil kembali bahkan sebaiknya
dibenamkan untuk tidak muncul kepermukaan agar
dilupakan orang dimasa depan, tidak adil bukan….!
Orang modern membuat parameter yang sangat rinci
dengan berkiblat pada safety, quality, comfort, satisfy
dan manusiawi, lantas value baru ini ditelan mentah
mentah diyakini sebagai kebenaran baru yang harus
dilakukan oleh orang masa kini. Bukankah peran para
kapitalis memang pandai menelorkan kaidah baru
bertata nilai terkini yang diyakini menyelamatkan
dan meningkatkan harkat martabat manusia, tetapi
pada saat implentasi selalu menyebabkan kegaduhan
storming.
Kadang kita harus melihat kebelakang, saat
kita berhadapan dengan situasi dimana strata
kemasyarakatan masih jauh dari yang diharapkan,
sosio ekonomi rendah, situasi gempa yang memporak-
porandakan persyaratan kehidupan standar, saat
itulah seoarang humanitarian akan tampil dengan
ide dan aksi yang penuh kesederhanaan namun tetap
dalam jiwa dan nalurinya untuk menyelamatkan
umat manusia. Saat saat seperti ini yang dahulu
dijalankan dan sekarang dinyatakan malpraktek,
justru akan mengumandang sebagai penyelamat
nyata yang dibutuhkan. Operasi penyelamatan
dapat dikerjakan di tenda darurat dengan prosedure
sederhana, dengan peralatan sederhana, sangat jauh
dari persyaratan yang di canangkan suatu rumah
sakit yang sudah lulus akreditasi internasional. Kalau
peraturan modern yang diharuskan terjadi, maka
tidak akan pernah ada upaya penyelamatan dan
pengentasan masalah karena persayaratan standar
tidak ada.
Sudah saatnya kita tidak berbantah perihal salah dan
benar, tetapi kita tata kembali pola berfikir untuk
memfokuskan diri pada how to involve and solve the
problems, because the real problems in front of us.
Semangat membantu, tolong menolong lintas umat
manusia yang tidak melihat warna kulit, ras, ukuran
mata, warna rambut, keyakinan, agama, suku bangsa,
politik. Upaya yang dilakukan prof Chan sama seperti
halnya misi ICS to help humanity and more appropriate and practical surgery for all.
Nilai apa yang dapat kita pelajari dari pandangan
seorang praktisi yang akhirnya menemukan pendapat
bahwa suatu pembaharuan memang baik untuk
situasi tertentu dimana pelaku dan lingkungan
masyarakat sudah pada taraf met-need menjadi suatu
kebutuhan primer. Pembaharuan bukan berarti
meniadakan value lama, tata cara lama, panduan lama
yang sebelumnya pernah menjadi posisi baik pada
jamannya tidak selalu di hakimi sebagai kesalahan,
pimpinan bijak akan memilah dan memilih mana
yang masih nyaman dan efektif digunakan untuk
lingkungan kerjanya.
Sebuah perusahaan mendatangkan konsultan
bisnis, kontrak kerja telah disepakati, seluruh tahap
pembenahan ditawarkan melalui methode coaching.
Saat tahap awal diberlakuan, situasi kerjapun mulai
goyah, gonjang ganjing menjadi menu utama
ngerumpi setiap saat. SDM merupakan langkah awal
pembenahan, seleksi kompetensi, kesesuaian posisi
karyawan dengan target masing masing harus jelas
dan terukur. Ternyata beberapa karyawan memilih
untuk mengundurkan diri, aktivitas bisnis sedikit
menurun, namun konsultan bersikukuh menerapkan
ilmu modern yang ia pelajari dan yakini dapat
memperbaiki kinerja bisnis. Konsultan menerapkan
strategi marketing jitu yang diharapkan mendapat
revenue lipat ganda. Kebingungan mulai terjadi
disana sini, karyawa mulai berani menyampaikan
kekecewaannya, namun karyawan yang tidak sejalan
dipersilakan minggir, relokasi atau mengundurkan
diri. Nah, saat semua bingung, pemilik perusahaan
turun gunung dengan satu pertanyaan, mengapa
dengan yang dulu..? bukankah semua aktivitas
sudah terkendali, perbaikan hanya pada penajaman
target pencapaian, mengapa semua unit mengalami
perubahan masif..? bahkan orang yang sudah berjasa
selama ini memilih mengundurkan diri.
Kaidah masa lalu belum tentu harus ditinggalkan
apabila rencana kedepan masih belum tahu secara
tepat keuntungannya, perbaikan selalu berasal
dari suatu kesalahan, perbaikan belum tentu
menghasilkan kebaikan. Di India ketika penduduk
dilarang memasak dengan menggunakan kayu bakar,
munculah wabah penyakit pes yang ditularkan oleh
tikus, karena saat masyarakat memasak dengan kayu
bakar, tikus enggan berada di rumah yang berasap.
Saat penderita menopause dianjurkan mengkonsumsi
hormon estrogen untuk mencegah dini terjadinya osteoforesis, ternyata prevalensi kanker payudara
meningkat tajam pada wanita yang mengkonsumsi
estrogen jangka panjang.
Ide atau pelaksanaan pembaharuan disuatu
perusahaan, instansi atau organisasi harus memiliki
definisi dan pemahaman serta dikaitkan tujuan yang
jelas. pembaharuan harus dimulai dari pendekatan
kesamaan visi dan filosofis serta dijabarkan menjadi
kesesuaian dan kesepalatan value antar pihak.
Meskipun secara theoritis inovasi akan dapat
mendongkrak efisiensi, efektifitas atau revenue
karena merupakan upaya yang disesuaikan dengan
harapan kastemer atau masyarakat. Inovasi tetap
harus diuji melalui test and measure serta analisis yang
valid dan tajam. Pengalaman atau kejadian masa lalu
adalah materi sejarah yang harus dipelihara, karena
merupakan batu loncatan sejarah perusahaan, atau
bangsa sekalipun, yang bukan untuk dipersalahkan
atau dipermalukan, melainkan kita dudukan sebagai
kehormatan masa lalu yang hal tu adalah keputusan
terbaik masa lalu. Masa kini kalaupun itu merupakan
kebaikan karena sudah ada pembanding masa lalu,
sehingga perbaikan masa kini berawal dari penemuan
masa silam. Rasa syukur, arif, santun dan menghargai
upaya kinerja yang lalu adalah bentuk pikiran positif
yang sebaiknya dimiliki setiap orang dalam posisi dan
kedudukan apapun. (HAP)

ISO 9001: 2008 RSUD Waluyo Jati Probolinggo
21/12/2015

ISO 9001: 2008 RSUD Waluyo Jati Probolinggo

24/06/2015

LAYANAN “TINGKAT DEWA” (Value Driven – Service)
Oleh : widayanti achmad

Tulisan ini kami awali dengan meminjam istilah yang nge-trend saat ini yakni yang dibilang dengan pelayanan “tingkat dewa.” Pelayanan yang tidak hanya mampu memenuhi harapan si pelanggan tetapi juga melampauinya. Kualitas disini tidak sekedar berarti setimpal dari harga, tetapi dengan tambahan nilai, pelanggan akan repeat order bahkan dalam momen tertentu para pelanggan tak lagi memperhitungkan persoalan harga. Kondisi tersebut yang kemudian dinamakan Value Driven Service yang merupakan elemen tak terpisahkan dari sebuah pelayanan prima (excellent Service).
Dalam kunjungan kami di new York, Amerika Serikat, kami menyempatkan untuk sekedar berjalan-jalan menyusuri lalu-lalang warga kota yang tampak penuh aktivitas. Didekat persimpangan pun kami berhenti sejenak dan tampak kerumunan orang mengitari sesuatu. “Apa gerangan yang sedang menjadi pusat perhatian?”, tanya dalam hati. Rasa penasaran mendorong langkah kaki menuju ke kerrumunan tersebut. Sesampainya, kami melihat seorang violist atau pemain biola berstatus seniman jalanan sedang beraksi dan tampak mampu memukau orang-orang disekitarnya.
Sang Violist tampaknya sedang menyentuh hati tiap-tiap orang lewat sayatan biolanya dengan melantunkan lagu-lagu kebangsaan masing-masing orang dalam kerumunan. Di kota tersebut memang tak sedikit yang merupakan warga negara asing di luar kewarganegaraan Amerika Serikat yang tinggal dan bekerja disana. Apa yang disajikan Sang Viloist menjadi ruang rindu sekaligus oase ditengah kesibukan yang mereka jalani. Satu per satu orang dilantunkannya lagu kebangsaannya masing-masing oleh Sang Violist. Tak sedikit yang sampai meneteskan air mata karena lantunan instrument biola tersebut. Sang Violist benar-benar menguasai lagu-lagu kebangsaan dari banyak negara.
Saat kami lebih mendekat, Sang Viloist pun menghampiri dan bertanya, “Hallo, apa kabar.. Anda orang Philipina?”. “Oh..bukan saya dari indonesia,” jawab saya. “Oh..indonesia,”….dengan seketika Sang Violist pun melantunkan lagu indonesia Raya lewat biolanya. Dalam hati saya, “seperti ini mungkin yang dirasakan orang-orang tadi”. Air mata pun menetes.
Tak ragu-ragu, saya pun merogoh kocek cukup dalam dan memberikannya satu lembar uang 100 dollar US. Saya pun melihat bahwa tak sedikit lembaran uang 100 dollar uS hampir memnuhi sebuah kaleng uang yang telah Sang Violist sediakan. inilah kemudian yang kami yakini sebagai sebuah pelayanan yang prima. Sebuah layanan yang didorong dengan nilai.
Untuk mencapainya, dapat dirumuskan Sang Violist melakukan:
1. Menumbuhkan mindset melayani
2. Merumuskan strategi pemasaran yang mempunyai diferensiasi (the only one)
3. Membekali diri dengan kompetensi dan kemampuan yang tepat untuk mengakomodir
Hal-hal tersebut tersebut pada dasarnya juga dapat menjadi sebuah refleksi bagi organisasi khususnya bagaimana supaya dapat berkembang dan tumbuh dalam jangka panjang. Pertama, lewat penerapan sistem manajemen mutu, puncaknya dapat menumbuhkan budaya mutu di lingkungan organisasi/perusahaan dimana mindset melayani tumbuh disetiap individu didalamnya. Kedua, organisasi ataupun perusahaan perlu untuk mempunyai keuunggulan layanan dalam berkompetisi. Melakukan diferensiasi dalam layanan menjadi upaya yang menjadi wajib untuk dilangsungkan. Dalam hal ini perusahaan/organisasi harus bersifat terbuka pada perkembangan jaman yang ada untuk mampu berinovasi. Ketiga, kompetensi SDM menjadi salah satu kekuatan besar perusahaan/organisasi untuk maju. SDM yang mumpuni menjadi modal untuk mencapai target lebih cepat, lebih efektif.

The Inspiration (Memacu Bisnis Keluarga)
24/06/2015

The Inspiration (Memacu Bisnis Keluarga)

Edisi 42 (Mei - Jun 2015)
24/06/2015

Edisi 42 (Mei - Jun 2015)

14/03/2015

Dear : Valued customer.

Qualitiers Club adalah komitmen dukungan WQA terhadap perkembangan organisasi untuk mampu bertumbuh jangka panjang.
Dengan bersinergi bersama House of Quality Indonesia, WQA secara special mengundang bapak / ibu dalam acara :
1st Qualitiers Club Meeting
Tema : "Kunci Sukses Penyempurnaan Sistem Manajemen"
Keynote speaker :
Bapak Heru Sasongko - International Quality Expert
Waktu : Rabu, 1 April 2015
Pukul 09.00-15.00 WIB
Mercure Grand Mirama Hotel
Jl. Raya Darmo 68-78 Surabaya

Besar harapan, acara yang telah dipersiapkan sangat special ini akan dapat membantu fokus peningkatan performa pengelolaan sistem manajemen organisasi secara continual improvement.
Siapa yang wajib hadir? Mengingat pertumbuhan organisasi harus menjadi fokus utama bagi top manajemen, maka acara ini sangat penting dihadiri oleh :
1. Para direktur, pemilik perusahaan & pimpinan organisasi.
2. Para Wakil Management Representative (MR).

Untuk itu sebagai komitmen yang sangat kuat juga, kami mempersiapkan acara ini dengan "FREE" dan Bapak / ibu hanya cukup mengganti biaya konsumsi kepesertaan Rp. 350.000,- per peserta.
Selain acara bersertifikat, banyak manfaat menarik dan doorprize yang kami persiapkan. Hal ini sesuai konsep yang kami persiapkan "Commited to you."
Hal paling penting, kami mohon bapak / ibu dapat segera menggunakan kesempatan ini untuk mendaftar secepatnya dengan batas waktu pendaftaran 23 Maret 2015. Penyelenggaraan acara ini dengan tempat terbatas, hanya tersedia untuk 100 peserta dari ribuan pelanggan kami di Indonesia.
Info lebih lanjut hub :
Dahniar
031-5669003
031-5669003
087854898886
22fb0386
Maksimum pendaftaran & pembayaran : 23 Maret 2015, semoga bermanfaat dan salam bravo Indonesia bermutu.=)

Edisi Bulan November 2014
03/12/2014

Edisi Bulan November 2014

Dinas Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Kab. Sidoarjo(ISO 9001 Awareness Training)
09/10/2014

Dinas Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Kab. Sidoarjo
(ISO 9001 Awareness Training)

Address

Jalan Majapahit 68 Surabaya
Surabaya
60264

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when PT House of Quality Indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share