BFL BFL Consulting merupakan sebuah lembaga consultant yang memiliki berbagai layanan diantaranya ialah

14/01/2021
Lean Sigma dan Olah RagaWaktu itu saya sedang menonton Asian Games yang diselenggarakan di Indonesia, tahun 2018. Bukan ...
15/06/2020

Lean Sigma dan Olah Raga

Waktu itu saya sedang menonton Asian Games yang diselenggarakan di Indonesia, tahun 2018. Bukan Nonton langsung, tapi di TV rame-rame bersama teman-teman. Perhelatan olahraga ini selalu mendapat perhatian yang lebih dari masyarakat Indonesia. Pertandingan yang kita saksikan malam itu adalah pertandingan Bulutangkis. Sudah lama saya tidak menyaksikan pertandingan olahraga, dan ternyata mengasyikkan juga menyaksikan pertandingan antar Negara, terlebih lagi Indonesia yang dalam sejarahnya selalu menguasai cabang olahraga yang memainkan bola dari bulu angsa tersebut. Yang lebih seru adalah karena ketika menyaksikan pertandingan tersebut bersama teman-teman yang ekspresinya seolah-olah sedang berada di stadion
olahraga. Penuh ekspresi yang alami.

Lalu apa hubungannya pertandingan Bulutangkis dengan Lean Sigma? Dalam pertandingan Bulutangkis yang sedang saya saksikan, terlihat bahwa perolehan skor bisa diperoleh dengan dua cara, yang pertama dengan cara memberikan
pukulan yang mematikan (smash) kepada lawan atau mengarahkan bola ke arah yang sulit dijangkau oleh lawan, yang jika berhasil maka akan menghasilkan poin. Cara kedua adalah dengan tidak melakukan kesalahan, seperti memukul terlalu kencang sehingga bola keluar dari lapangan, atau memukul terlalu pelan sehingga bola tidak bisa melewati Jaring. Sehingga jika terasa sulit untuk mendapatkan poin
dengan cara menyerang, maka janganlah membuat kesalahan yang berakibat lawan yang mendapat poin.

Inilah prinsip yang mendasar dari Lean Sigma, mengurangi atau menghilangkan kesalahan, yang dalam istilah Lean disebut dengan Waste, dan dalam istilah Six Sigma disebut dengan mengurangi variasi (Variance Reduction).

BFL Consulting
Altering Capability!

Apa Masalahnya?Siapapun yang sehari-hari bergelut dengan suatu keadaan, atau pekerjaan, dan sudah menjadi rutinitas, bia...
01/06/2020

Apa Masalahnya?

Siapapun yang sehari-hari bergelut dengan suatu keadaan, atau pekerjaan, dan sudah menjadi rutinitas, biasanya akan menganggap tidak ada masalah dalam pekerjaan atau keadaan yang dijalaninya. Tapi biasanya dengan mudah menemukan adanya masalah atas keadaan atau pekerjaan orang lain. Pepatah mengatakan “Gajah di pelupuk mata tidak tampak, tapi Kuman di seberang lautan tampak jelas”.

Menurut Theory of Constraint yang dirumuskan oleh Goldrat dalam bukunya “The Goal”, dijelaskan bahwa dalam setiap sistem pasti akan ada setidaknya satu konstrain yang membuat sistem itu tidak dapat bekerja dengan sempurna. Maka yang perlu dilakukan adalah menemukan konstrain itu lalu mencari solusi untuk mengatasi konstrain tersebut. Begitu solusi ditemukan dan suatu proses baru yang telah mengalami perbaikan kemudian berjalan menggantikan proses yang sebelumnya ada konstrain. Akan tetapi jika dikembalikan kepada Theory of Constraint, sistem yang baru pun akan mempunyai konstrain yang baru. Konstrain yang baru tersebut menuntut perbaikan, dan seterusnya. Makanya dalam istilah perbaikan kinerja, disebut Continuous Improvement, yang artinya perbaikan terus-menerus, dan populer dengan istilah Kaizen.

Dengan demikian dapat dikatakan bahwa dalam suatu sitem pasti ada “Masalah”. Maka yang seharusnya ditanyakan adalah “Apa Masalahnya?”. Ini merupakan bagian yang mendasar dalam proyek Lean Sigma. Jika “Masalah” tidak dapat didefinisikan dengan jelas, proyek perbaikan tidak akan berjalan dengan benar. Dalam Lean Sigma ada Tool yang dapat membantu untuk menemukan “Masalah”, yang kemudian akan memandu untuk mendapatkan solusi yang tepat dan sesuai dengan “Masalah” tersebut.

Seseorang dengan pengalaman dan kompetensi yang banyak akan cenderung melompat kepada solusi. Seolah-olah dia sudah mengetahui solusi dari permasalahan yang dilontarkan. Padahal bisa jadi solusinya tidak tepat, atau bisa jadi ternyata permasalahannya bukanlah yang disebutkan sebelumnya. Dengan mengetahui “Masalah” yang sebenarnya akan mempermudah mencari solusi yang tepat guna. Ibarat seorang Dokter yang harus benar dalam mendiagonosa penyakit pasien agar dapat memberikan resep yang tepat sehingga penyakitnya sembuh.

Solo, 1 Juni 2020 BFL Masih

Diantara pertanyaan yang pernah dilontarkan adalah, bagaimana tentang Lean Six Sigma dengan 4DX. Apakah keduanya bertent...
30/05/2020

Diantara pertanyaan yang pernah dilontarkan adalah, bagaimana tentang Lean Six Sigma dengan 4DX. Apakah keduanya bertentangan? Mana yang lebih cocok untuk diterapkan?

Keduanya seharusnya tidak dipertentangkan. Bahkan saling melengkapi dan saling menguatkan. Koleksi Tools yang dimiliki Lean Six Sigma akan sangat membantu dalam menerapkan 4DX.

Berikut ini kami rangkumkan bagaimana Lean Six Sigma dan 4DX dapat disinergikan.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441H
26/05/2020

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441H

Dedhy PrihtiantoroLuthfi Babul KhoirMahdi Xmuff
23/05/2020

Dedhy Prihtiantoro
Luthfi Babul Khoir
Mahdi Xmuff

Address

Jalan Adi Sumarmo Gang Banyuanyar Utara III No. 5
Surakarta
57137

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when BFL posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share