14/12/2020
Mengapa sampah plastik menjadi masalah pencemaran lingkungan yang mengkhawatirkan di Indonesia?
Jawabannya sudah pasti karena membuang sampah sembarangan masih menjadi budaya dan kebiasaan yang umum bagi sebagian besar kalangan masyarakat. Jumlah penambahan sampah plastik di Indonesia sudah tidak dapat dikendalikan lagi, sekalipun pemerintah sudah memberikan kebijakan untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai, tapi sebagian besar kemasan makanan, minuman, danproduk lainnya yang ada di minimarket atau swalayan berbahan dasar plastik.
Sampah plastik tidak dapat dikurangi dengan cara membatasi penggunaan kantong plastik untuk belanja di minimarket ataupun swalayan, karena tidak dapat dipungkiri pasar tradisional baik di Jakarta maupun di luar Jakarta masih menggunakan plastik sebagai kantong belanja sekali pakai. Karena pada dasarnya, sampah plastik merupakan jenis sampah anorganik yang tidak dapat terurai secara alami. Sampah plastik yang dikubur di dalam tanah dapat diuraikan dalam kurun waktu puluhanhingga ratusan tahun sampai dapat terurai sempurna, itupun masih meninggalkanresidu yang membahayakan lingkungan sekitar.
Sebagian besar masyarakat tidak menyadari bahwa sampah plastik dapat menyebabkan terjadinya pencemaran tanah yang mengganggu jalur air untuk meresap ke dalam tanah, menghalangi sirkulasi udara dalam tanah, dan juga menghambat ruang gerak makhluk bawah tanah yang mampu menyuburkan tanah. Serta yang paling parah, sampah plastik sukar diuraikan oleh mikroorganisme yang menyebabkan mineral-mineral dalam tanah berkurang drastis.
“Tapi, bukankah manusia tidak mengonsumsi mineral-mineral yang terkandung di dalam tanah? Apakah dengan berkurangnya mineral dalam tanah tidak terlalu bermasalah ke kehidupan manusia kan?”
Benar, manusia tidak mengonsumsi secara langsung mineral yang terkandung dalam tanah. Tapi buah-buahan yang kita konsumsi setiap hari, berasal dari pepohonan yang sangat berpengaruh terhadap tingkat kesuburan tanah di sekitarnya, juga kandungan mineral yang baik yang dapat diserap oleh akar pohon tersebut hingga menghasilkan buah.
Tidak bisa dibayangkan kalau nantinya, buah buahan menjadi langka karena kualitas tanah memburuk, yang diakibatkan kebiasaan membuang dan menimbun sampah sembarangan.
“Lantas, bagaimana kalau kita buang saja ke sungai? Jauh lebih praktis dan tidak merusak tanah.”
Dengan membuang sampah sembarangan ke sungai, kita malah menyebabkan masalah pencemaran lingkungan yang jauh lebih serius lagi. Sampah yang dibuang sembarangan ke sungai, lalu hanyut terbawa arus pasti akan bermuara ke lautan lepas. Data dari The Ocean Cleanup pada tahun 2019, terdapat lebih dari 5.000.000.000.000 (5 trilyun) plastik di permukaan dan dasar laut di seluruh dunia.
Sebuah film dokumenter berujudul A Plastic Ocean mendokumentasikan ditemukan ribuan botol plastik kemasan minuman hingga kedalaman 1,6 km di bawah permukaan laut. Faktanya, 1 botol plastik yang kamu buang, membutuhkan lebihdari 50 - 100 tahun hingga dapat terurai, itu pun akan menjadi mikro plastik. Butuh berapa ribu tahun hingga seluruh plastik di lautan hilang?
Membuang sampah ke sungai yang terlihat tidak berbahaya, membuat kita secara tidak langsung bertanggung jawab dalam pembunuhan jutaan binatang baik di sungai maupun di laut.
Data dari Sea Turtle Convervacy, Lebih dari 1 juta binatang di ekosistem laut (mamalia, ikan paus, ikan hiu, penyu, ikan lainnya) dan burung yang hidup dan mencari makan di permukaan laut, mati setiap tahunnya dan disebabkan oleh plastik utuh yang tertelan secara tidak sengaja karena menyerupai makanan binatang tersebut. Ironi bukan?
“Kalo gitu, mendingan sampah plastik dibakar, tanah tidak tercemar, sungai dan laut aman juga dari pencemaran. Iya kan?”
Sayangnya tidak semudah itu. Jika dengan dalih menyelamatkan tanah, tumbuhan, biota laut, dan satwa lainnya lalu kita membakar sampah, maka sama saja dengankita bunuh diri. Dengan membakar sampah plastik, partikel plastik menjadi lebih kecil dan menyatu dengan udara yang kita hirup, sehingga tingkat kemungkinan kita menghirup partikel berbahaya tersebut sangatlah besar. Dari situlah timbul masalah-masalah kesehatan serius yang dapat mengancam kehidupan manusia.
Tentunya, kita tidak mau semua itu terjadi, kan? Jangan membuang sampah sembarangan lagi ya mulai dari sekarang!
Sumber :
www.kkplastikdaurulang.com