Patus Consultant Network

Patus Consultant Network Patus Consultant Network berisi aktifitas consultant yang tidak hanya melibatkan Bpk. Sunyoto sebagai pimpinan tetapi juga seluruh team di Patus Consultant

Setelah masa covid -19 di tahun 2021 hingga tahun 2023, grup training class ditiadakan dan hanya online class dan privat...
06/10/2024

Setelah masa covid -19 di tahun 2021 hingga tahun 2023, grup training class ditiadakan dan hanya online class dan private class training yang tersedia.

Untuk itu diberitahukan bahwa pelatihan dalam bentuk group class training akan kembali diadakan di bulan November 2024 yang akan diadakan di lokasi cempaka putih, jakarta pusat.

Tema pelatihan yang tersedia antara lain:
1. Food safety - servsafe program
2. Recipe costing
3. Managing food cost
4. Menu planning
5. Managing catering business
6. Training the trainer
7. Kitchen design & layout
8. Method of cooking
9. Understanding food commodity
10. Purchasing, receiving and storing food system

Tanggal pelaksanaan ditentukan kemudian. Biaya pelatihan per siswa Rp.500ribu. termasuk coffee break, sertifikat dan materi cetak pelatihan. Waktu pelatihan dilaksanakan jam 10 pagi hingga jam 2 siang.

Pendaftaran dilakukan via WA ke nomor 081910674193. Pembayaran dilakukan sebelum pelaksanaan pelatihan setelah mendapatkan konfirmasi waktu, hari dan tanggal kelas pelatihan.

Ada customer yang nanya, klo belajar di Patus training center itu mahal ya😁😁.Jadi sebelum saya jawab pertanyaan tentang ...
23/03/2024

Ada customer yang nanya, klo belajar di Patus training center itu mahal ya😁😁.

Jadi sebelum saya jawab pertanyaan tentang biaya training saya minta si Client untuk survey dulu ke sekolah tentang biaya nya termasuk ke konsultan kuliner lainnya, biar tahu dulu biaya normalnya training itu berapa, baik yang group maupun yang private.

Kenapa malah saya minta survey ke para pesaing, karena saya ingin para konsumen yang mengambil training itu bukan sekedar harga atau biayanya, tetapi materi pelatihan nya, baik pelajaran nya maupun metode pengajaran nya. Karena training itu bukan sekedar membaca tulisan dalam buku. Training itu dinilai value-nya, termasuk nilai pengetahuan dan pengalaman mengajarnya.

Jadi mohon maaf bagi yang cuma nanya harga pelatihan, Patus training center tidak bisa menjawab langsung biaya nya, karena ada biaya yang berbeda sesuai kondisi pelatihan nya, tergantung syarat dan ketentuan nya πŸ™πŸ™

Klo mo usaha itu, hitung dlu berapa yang bakalan didapat alias omzet penjualan nya berapa agar bisa menentukan jumlah mo...
22/03/2024

Klo mo usaha itu, hitung dlu berapa yang bakalan didapat alias omzet penjualan nya berapa agar bisa menentukan jumlah modalnya...... Pertanyaannya emang bisaπŸ€”πŸ€”

Sering Client menanyakan bikin resto itu berapa modalnya? Nah berarti wajib tuh dilakukan survey studi kelayakan, yang salah satunya menghitung potensi pendapatan usahanya.

Misalnya, klo mo jual steak dapatnya berapa dan klo jual gado-gado bisa jual sampe berapa porsi? Nah ini yang harus dipahami saat menentukan target penjualan, sering gak lihat di sosmed yang para influencer nya cerita klo sehari bisa jual sampai ratusan porsi gado-gado dan omzetnya bisa jutaan? Apa iya?

Coba kita hitung, klo bisa jual gado-gado sampe dapat 1,5 Juta per hari dan harganya 15 ribu per porsi berarti 1,5 juta dibagi 15 ribu berarti penjualannya ada 100 porsi per hari, nah yang jadi pertanyaan 100 porsi itu siapa yang beli, jika rata-rata satu orang satu porsi berarti butuh 100 pembeli, nah pembelinya dari mana? Warga sekitar? Orang yang kebetulan lewat? Orang yang sengaja beli untuk bawa pulang? Apakah hari kerja atau hari libur? Tanggal muda atau tua? Dewasa atau remaja? dst.

Kemudian di cek kompetitor nya, siap saja dan dimana penjual gado-gado lainnya disekitar lokasi dengan radius tertentu, berapa harga jual dari pesaing, bagaimana fasilitas usahanya, bagaimana menunya, berapa kira-kira penjualan dan pendapatan para pesaing, dll.

Makanya hindari berjualan cuma sekedar yang penting coba aja dulu, yang penting masakannya enak, yang penting.......πŸ€”πŸ€”πŸ€”

Proses membangun bisnis kuliner dengan metode ATM (Amati - Tiru - Modifikasi).Inilah salah satu cara yang paling mudah d...
21/03/2024

Proses membangun bisnis kuliner dengan metode ATM (Amati - Tiru - Modifikasi).

Inilah salah satu cara yang paling mudah dilakukan sebelum membangun bisnis kuliner dan sangat cocok untuk kelas UMKM.

AMATI...... ini adalah salah satu tugas wirausahawan sebelum menentukan apakah konsep usaha dan menu yang mau di jual memang memberikan gambaran bahwa akan menguntungkan bisnisnya di lokasi yang akan dibangun. Yang perlu diamati apakah bisnis yang sudah ada memang laku usahanya, berapa banyak konsumen nya bila nanti kita menjual barang yang sama di lokasi yang sama dan berapa jumlah pesaingnya.

TIRU ....nah bila ternyata konsep bisnis dan menunya memiliki potensi usaha yang baik, selanjutnya dibuat pengamatan terhadap bisnis yang sudah ada, mulai dari produk, suasana, fasilitas, layanan dan termasuk harganya. Kenali mana menu yang laku, mana jenis pelayanan yang dis**ai pelanggan termasuk fasilitas yang diinginkan oleh pelanggan.

MODIFIKASI......nah disinilah seorang wirausahawan dituntut kreativitas nya, bagaimana usaha kita terlihat lebih baik dan unik dibandingkan para pesaing yang sudah ada. Modifikasi bisa dilakukan dalam interior yang terbaik sesuai segmentasi konsumen, modifikasi dalam menu termasuk penyajiannya yang berbeda dan lebih menarik misalkan menambahkan gimmick pada produk dan penyajiannya.

Nah setelah ketiga nya dibuat baru dirancang pembangunan tempat usaha dilokasi yang sudah ditetapkan dan juga sudah di survey studi kelayakan nya, kemudian tetapkan S.O.P. nya dan jangan lupa pelatihan karyawan nya dan segerakan melakukan program marketing, promosi dan komunikasi agar terjadi penjualan.

Antara bisnis kuliner berbasis peternakan dan perkebunan dan nuansa pedesaanAda perbedaan tipis dalam dua konsep ini, ya...
21/03/2024

Antara bisnis kuliner berbasis peternakan dan perkebunan dan nuansa pedesaan

Ada perbedaan tipis dalam dua konsep ini, yang membedakan adalah bahan bakunya, karena untuk konsep kuliner peternakan dan pertanian yang bahan bakunya terbatas menggunakan apa yang diternakkan saja sebagai bahan utama dan juga seluruh bagian dari produk nya digunakan.

Saat menangani desa wisata bekerja sama dengan LSM dan pemerintah desa, di saat konsultan taman rekreasi membuat area bermain menggunakan alam yang ada didesa memanfaatkan kontur tanah dan fasilitas alami seperti sungai dan Padang rumput, maka chef konsultan akan berkeliling desa untuk mengetahui apa saja bahan pangan berupa ternak dan ladang pertanian yang ada.

Setelah survei dilakukan dan dibuat pemetaan wilayah dan membagi zona bisnis dan aktivitas maka direncanakan bisnis kuliner nya, termasuk kerajinan tangan sebagai produk pendukung nya.

Misalkan petani singkong di buatkan konsep, mulai dari pola tanam singkong agar singkong tersedia setiap waktu, sebagai bagian dari aktifitas dan jaminan ketersediaan bahan baku sepanjang tahun. Pembentukan dan layout tanam, termasuk pelatihan pembuatan produk singkong sebagai oleh-oleh dan penggunaan singkong bagi resto alam untuk bahan pangan, mulai dari nasi singkong, ayam goreng gulung singkong hingga yang sederhana seperti combro dan gethuk.

Bagi peternak seperti ayam atau belut, dibuatkan saung kecil di rumah peternak yang menjual oleh-oleh dan juga makanan berbasis ternak yang dipelihara. Dengan bantuan konsultan taman rekreasi dibuatkan juga area bermain buat keluarga seperti bermain dengan anak ayam, kegiatan lomba tangkap belut pakai tangan sehingga diharapkan para peternak dan petani mendapatkan penghasilan dari apa yang diternakkan atau yang ditanam dari hasil penjualan tiket desa wisata, sekaligus meningkatkan rasa bahagia para penghuni desa selama berinteraksi dengan para pengunjung.

Roti sisa bisakah dimanfaatkan untuk bisnis kuliner??Mungkin kita sudah tau, klo roti sisa bisa dijadikan tepung roti wa...
21/03/2024

Roti sisa bisakah dimanfaatkan untuk bisnis kuliner??

Mungkin kita sudah tau, klo roti sisa bisa dijadikan tepung roti walau tidak semua roti bisa dijadikan tepung roti seperti donut yang sudah diberi topping diatasnya.

Atau beberapa perusahaan roti menjual roti sisa yang di jual menjadi pakan ternak setelah dihancurkan menjadi potongan yang lebih kecil.

Atau mengolahnya menjadi roti kering seperti roti bagelen yang setelah diiris akan diberi gula dan dikeringkan dan dapat dijual sebagai Snack atau cemilan.

Dalam pelatihan usaha kuliner mikro, bekerja sama dengan LSM pengelola sampah industri bakery dan toko roti, beberapa peserta pelatihan wirausaha usaha dilatih memanfaatkan roti sisa yang tidak layak jual tapi masih layak konsumsi karena prinsip bisnis roti adalah LIFO alias last in first out atau yang terakhir diterima itu yang dijual yang mengakibatkan produk yang masih ada akan otomatis diganti dengan produk baru dan produk kiriman sebelumnya akan dibuang.

Nah, dalam pelatihan ini dilakukan yang namanya food re-use dan recycle, apasih bedanya?

Para chef di hotel mungkin sudah sangat paham tentang cara-cara ini, karena bisa mengurangi food waste dan juga food cost.

Untuk re-use, para chef akan berusaha menggunakan produk bakery yang tersisa, salah satunya dengan melakukan proses refresh, dimana produk bakery dasar yang tanpa toping dan isian seperti loaf bread atau bread roll akan dicelupkan di air es (bukan direndam) untuk kemudian dibakar dengan suhu tinggi agar produknya segar kembali. Atau chef akan menggunakan sebagai produk yang memang bisa menggunakan roti lama atau sisa seperti untuk sandwich misalkan.

Dalam pelatihan ini juga diajarkan bagi wirausaha kuliner kelas mikro, bagaimana melakukan bisnis recycle dari produk roti sisa. Ada pelatihan pembuatan puding roti yang dicampur agar-agar, ada pelatihan pembuatan bread & butter pudding, pembuatan French toast, pembuatan risol, pastel dan samosa menggunakan roti tawar sisa.

Dengan menggunakan roti sisa yang dipilah sesuai jenisnya untuk dipergunakan ulang, otomatis akan mengurangi biaya produksi sehingga produk olahan roti sisa bisa dijual murah.

Tentu saja saat pelatihan ini diperkenalkan juga tentang food safety, mulai dari seleksi produk roti sisa, pengolahan hingga penjualan nya.

Mohon maaf postingan tentang makanan dibulan ramadhan πŸ™πŸ™

FAIL TO PLAN = PLAN TO FAILChef itu lebih banyak jadi jendral dibanding jadi manager, makanya para chef lebih aktif di d...
19/03/2024

FAIL TO PLAN = PLAN TO FAIL

Chef itu lebih banyak jadi jendral dibanding jadi manager, makanya para chef lebih aktif di dapur di bandingkan di chef office tuk menjalankan fungsi nya sebagai manager dengan banyak pekerjaan administrasi.

Emang perlu?? Itu pertanyaan yang paling sering diajukan saat training para chef, baik pelatihan personal alias private dan juga pelatihan group chef dari corporate hotel maupun restoran.

Sering ditemukan peralatan memasak atau kitchen equipment yang rusak dan peralatan kerja atau kitchen tools yang sudah hilang tidak diperbaiki dan diganti yang baru, padahal tiap bulan dilakukan penyusutan aset, baik aset kategori capex (equipment) ataupun opex (kitchen tools), karena tidak direncanakan pembelian peralatan pengganti, uang yang sudah dikumpulkan bukannya diserahkan oleh akunting ke chef untuk dibelikan barang baru, akhirnya diserahkan akunting ke owner sebagai keuntungan tambahan

Sering ada temuan seorang chef yang tidak dilibatkan dalam menyusun budget oleh team FB nya, baik FBM maupun FBD nya, sehingga kenaikan pangkat para cook yang diinginkan tidak bisa terwujud, dengan alasan gak ada budget dan ini sering disalah artikan oleh chef sebagai perusahaan tidak punya dana buat kenaikan pangkat yang berakibat kenaikan pengeluaran gaji karyawan, padahal ketika ditanya FBM & FBD nya, ternyata memang tidak dimasukkan kenaikan gaji karyawan dalam budget yang diajukan tahun sebelumnya.

Banyak juga chef yang kurang dilibatkan dalam perencanaan program promosi di departemen FB, sehingga gagal melakukan promosi makanan dan segala pendukungnya, sehingga ketika ada festival seperti lebaran dan ingin membuat beduk atau dekorasi dari coklat, tidak mendapatkan dukungan dalam pengadaan bahan bakunya, sehingga ketika mengajukan anggaran dekorasi di tolak, padahal pihak supplier bisa membantu menyediakan bahan baku seperti coklat dsb, asal sudah diajukan dari tahun sebelumnya.

Belum lagi rencana kerja seorang chef, yang dulu ditulis di white board di chef office yang berisi jadwal bulanan dan mingguan serta daftar things to do setiap hari nya. Agar apa yang ingin di capai bisa diselesaikan tepat waktu, selain memudahkan saat berbagi tugas dengan para sous chef nya.

Untuk itu sering kali pelatihan ini diambil oleh para chef yang belajar otodidak karena tidak banyak perusahaan yang memberikan pelatihan management bagi para atasan agar bisa menjalankan tugas dengan baik.

Saat HACCP a food safety system di hotel diberlakukan, maka para chef lah yang pertama mendapatkan pelatihannya.Pelatiha...
19/03/2024

Saat HACCP a food safety system di hotel diberlakukan, maka para chef lah yang pertama mendapatkan pelatihannya.

Pelatihan di bagi menjadi dua kelompok, yaitu para chef sebagai internal assesor dan para cook sebagai food handler. Yang berat buat para cook mungkin pelatihan nya berbasis bahasa Inggris yang kurang dipahami walau buat para chef yang sudah terbiasa berbahasa Inggris bukanlah masalah.

Setelah pelatihan berlangsung, maka semua yang diajarkan wajib dilaksanakan terutama dalam teknis operasional dapur, sedang pihak management berkewajiban untuk menyiapkan fasilitas sesuai dengan yang tertulis di buku, seperti mengganti tempat cuci panci atau pot washer dan tempat cuci piring manual dari 2 Tanki menjadi 3 tangki.

Belum lagi penggunaan tag untuk semua makanan yang disimpan di lemari pendingin sesuai hari dan tanggal produksi. Ada formulir pengecekan suhu lemari pendingin setiap 6 jam, jadwal petugas harian yang melakukan pemeriksaan HACCP di dapur.

Cuma karena pelatihan ini berbasis kompetensi, bila sudah lulus ujiannya, maka kartu tanda lulus nya wajib diperpanjang masa berlakunya setiap 3 tahun. Di Indonesia pelatihan ini diselenggarakan oleh ecolab sebagai penyelenggara resmi pelatihan ini yang dibebankan ke setiap peserta, klo di hotel dibiayai oleh hotel bagi para chef saja, biasanya dari level chef de partie, sous chef hingga executive chef nya.

Attitude.......Saat bekerja, customer service alias layanan pelanggan tidak cuma menjadi tanggung jawab seorang CS, wala...
18/03/2024

Attitude.......

Saat bekerja, customer service alias layanan pelanggan tidak cuma menjadi tanggung jawab seorang CS, walau memang itu adalah tanggung jawab nya sebagai orang yang memiliki jabatan CS.

Sebagai hotelier yang bekerja di industri hospitality, kita dituntut untuk berfungsi sebagai CS, bila diperlukan makanya jangan heran klo kita kerja di hotel kita wajib tahu sejarah, fasilitas dan penanggungjawab di masing-masing bagian yang ada di hotel, agar dengan cepat bisa membantu tamu tanpa menunggu CS nya.

Tapi selain pengetahuan tentang hotel secara lengkap, seorang hotelier juga wajib belajar tentang attitude sebagai seorang CS, istilahnya harus mengenal bagaimana cara menangani tamu, baik tamu external maupun tamu internal seperti supplier.

Mulai dari attitude menerima telepon, bagaimana berbicara dan bertemu dengan tamu foreigner, berkomunikasi dengan petugas hukum yang datang, memilih lokasi berkomunikasi baik di kantor atau diruang umum seperti area restoran dan loading dock.

Attitude terhadap atasan, rekan kerja hingga pegawai rendahan yang membantu kinerja kita sehari-hari. Attitude bukan sekedar sikap dan tingkah laku kita tetapi juga menggunakan bahasa yang sesuai dengan orang yang kita layani.

Berbisnis dengan pengeluaran minim ...... emang bisaπŸ€”πŸ€”Dulu saat mendampingi LSM dalam memberikan pelatihan berbasis samp...
17/03/2024

Berbisnis dengan pengeluaran minim ...... emang bisaπŸ€”πŸ€”

Dulu saat mendampingi LSM dalam memberikan pelatihan berbasis sampah yang minim modal dan juga biaya pengeluaran terutama untuk kelas mikro yang sering kali modalnya seadanya saja.

Sebelum membahas bisnisnya, tentu saja yang dibahas sampahnya dulu. Ada sampah recycle yang perlu dikumpulkan dan diproses sebelum dijual dan diproses di pabrik atau yang sering disebut sampah kering seperti kertas, plastik, logam, kaca, dsb. Dan yang menjadi perhatian disini adalah sampah organic atau s**a disebut sampah basah, yang terdiri dari sampah buah, sampah daun, produk protein seperti ikan, ayam dan produk makanan rusak lainnya seperti tahu/tempe, dsb.

Di Pasar sampah organik bisa dipisahkan atas berbagai kondisi, tidak layak dijual tapi layak konsumsi (rusak) dan tidak layak konsumsi (busuk). Begitu juga lokasi pembuangannya, apakah ada didekat penjual, atau diarea penumpukan sampah.

Nah, untuk sampah sayur yang ada didekat area penjualan sayur, bisa disortir sampahnya atas dua kategori yang masih layak pakai dan memang sudah dikondisikan sebagai sampah karena busuk. Penggunaan sampah sayur bisa dicacah untuk digunakan untuk pangan ternak termasuk juga buah. Bahkan sampah dari supermarket dan toko buah yang kondisinya masih cukup baik bisa disortir dan diproses untuk menjadi produk makanan awetan seperti selai.

Untuk usaha mikro bisa memanfaatkan produk sampah organik yg tidak layak pajang tapi masih bisa dikonsumsi seperti pisang yg kulitnya sudah menghitam dan dibuang, masih dapat digunakan untuk produksi berbagai makanan untuk dijual, selama prosesnya benar dan tetap menjaga keamanan pangan.

Disinilah fungsi seorang chef dalam memberikan pelatihan yang sangat berguna bagi masyarakat kecil dengan menjalankan fungsi sosialnya, agar ilmunya bermanfaat bagi masyarakat terutama masyarakat kecil.

Mengenal bisnis franchise ......Penting bagi seorang chef mengenal lebih dalam tentang tata cara penanganan makanan di b...
17/03/2024

Mengenal bisnis franchise ......

Penting bagi seorang chef mengenal lebih dalam tentang tata cara penanganan makanan di bisnis franchise, baik untuk makanan cepat saji maupun di service restaurant.

Seperti diketahui restaurant dan catering mempunyai tata cara kerja dan operasional kitchen yang berbeda, nah bagi mereka yang pernah bekerja di keduanya akan lebih mudah memahami operasional kitchen franchise, apalagi klo memahami juga operasional food industry karena operasional kitchen franchise menggabungkan ketiganya.

Karena tata cara kerjanya memiliki standard yang menggabungkan antara restoran, catering dan food industry, maka design dan lay-out kitchen nya pun berbeda, bahkan hingga ke S.O.P. dan penulisan resepnya nya.

Kalau di restoran dan catering ada resep pembuatan dan penyajian sedang di food industry ada resep pembuatan dan pengemasan, maka di kitchen franchise ada semuanya.

Di bisnis franchise kuliner, seorang chef harus memecah resepnya menjadi berbagai tingkatan, sesuai dengan kelompok produksinya, mulai dari pengadaan bumbu premix nya, proses mise-en-place bahan baku, proses produksi pre-cooked maupun pre-seasoned/marinade, packing, finished cooking dan food serving.

Semua tahapan harus dipisahkan proses dan lokasi pekerjaan nya agar kerahasiaan dari resep terjaga, dan tentu saja disetiap tahapan harus dibuatkan S.O.P. nya. Inilah yang kadang membuat chef cukup kualahan dalam membuat system' franchise.

Praise in public and criticize in private ....... alias memuji di depan umum dan mengkritik secara pribadi alias tertutu...
17/03/2024

Praise in public and criticize in private ....... alias memuji di depan umum dan mengkritik secara pribadi alias tertutup

Saat bekerja di hotel di kawasan Senayan Jakarta, ada pelatihan yang sangat menarik dan belum pernah saya dengar sebelumnya, yaitu bagaimana menghargai team yang membantu kita bekerja dan bagaimana mengoreksinya bila terjadi kesalahan.

Sebelum era ini, sudah maklum kalau kita kerja terutama di kitchen kita dimaki-maki bila salah saat bekerja, bahkan ada gelar yang bersifat negatif yang diberikan ke kita bila sering melakukan kesalahan, mulai dari nama binatang hingga sebutan negatif.

Setelah pemberlakuan larangan kekerasan fisik ditempat kerja saat bekerja di hotel di kawasan dukuh atas jakarta, lanjut di hotel ini para supervisor hingga manager diajarkan menghindari penggunaan kata-kata negatif di depan umum yang dulunya dipakai untuk menaikkan kinerja karyawan yang ternyata malah sebaliknya, lewat training ini diharapkan tata cara pimpinan bekerja dengan tim berubah.

Dengan praise in public, disetiap meeting dan briefing bersama staff, hanya pujian terhadap perorangan dan kelompok yang disampaikan

Sedangkan criticize terhadap perorangan ataupun kelompok dibatasi dibicarakan secara private biar orang lain tidak tahu kecuali yang bersangkutan.

Awalnya tidak percaya akan efektivitas cara ini karena sudah bertahun-tahun dan lebih dari satu dekade merasakan perlakuan yang berbeda, yaitu dengan cara mempermalukan didepan umum jika salah dan atasan tidak pernah memuji dengan alasan kalau dipuji nanti besar kepala.

Ternyata dalam management, cara bekerja dari satu generasi ke generasi lainnya berubah mungkin akibat kelompok generasi gen nya yang juga berbeda. Mungkin cuma aturan agama saja yang tidak berubah sedang yang lainya akan berubah seiring zaman termasuk ilmu management.

Address

Tangerang
15133

Opening Hours

Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00

Telephone

+6281910674193

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Patus Consultant Network posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share