16/12/2016
Fenomena Berburu Kartu Perdana Cantik
Fenomena kartu perdana yang memiliki nomor seluler cantik mungkin sudah tak seramai dulu. Namun tetap saja, nomor-nomor seluler ini tetap diburu penggilanya. Kartu perdana cantik menjadi incaran pengguna seluler hingga rela merogoh kocek dalam-dalam demi memburu deretan angka yang diinginkan. Bagi kaum urban, nomor ponsel cantik menunjukkan gengsi dan citra diri.
Status sosial dan prestise pun menjadi isu utama orang yang mencari kartu perdana dengan nomor cantik. Memiliki nomor cantik memang menjadi kebanggaan tersendiri bagi pemiliknya. Selain mudah diingat, juga bisa menjadi reminder akan suatu kejadian atau peristiwa penting. Misalnya tanggal ulang tahun, pernikahan, dan lainnya. Namun demikian, berburu nomor cantik tidak segampang membeli pulsa.
Kartu perdana dengan nomor cantik biasanya memiliki kombinasi yang enak dilihat, dibaca dan mudah diingat. Selain itu nomor cantik juga dipengaruhi oleh hoki dan tanggal lahir. Hal itu juga menjadi ukuran bagi pembeli kartu perdana cantik dengan angka 3 digit bagian belakang atau tengah. Harga yang ditawarkan memang mahal.
Butuh waktu mencari kartu perdana dengan nomor yang diinginkan. Kalaupun ada, harganya selangit. Orang berani membayar mahal untuk mendapatkan nomor impiannya, entah dengan harga berapa pun. Ini terjadi dimana pun dan pada nomor apapun. Para pemburu kartu perdana cantik rela mencari dengan keliling counter HP, menghubungi pihak terkait untuk memesan kartu perdana secara khusus dengan nomor cantik, bahkan langsung mendatangi operator seluler.
Bagi sebagian orang, nomor memiliki arti tersendiri. Kadang, inilah yang membuat barisan angka itu menjadi nomor cantik yang disebut nomor hoki. Banyak tujuan dan maksud orang mencari nomor-nomor cantik. Ada yang berkaitan dengan hoki, ingin punya nomor sesuai tanggal lahir atau hanya ingin memiliki nomor yang berseri dan berirama.
Fenomena harga kartu perdana dengan nomor cantik yang mahal juga merupakan salah satu hukum ekonomi yang berlaku: supply barang yang tersedia terbatas, sedangkan permintaan banyak, maka secara otomatis akan mempengaruhi harga jualnya.
Salah satu kejadian unik yang pernah terjadi adalah Hengky Setiawan, President Direktur PT Telesindo Shop yang rela mengeluarkan dana hingga Rp 900 juta untuk mendapatkan nomor cantik 0811 888 ###x.
Saat ini harga kartu perdana cantik memang tak semahal dahulu, saat ini berkisar diangka puluhan hingga ratusan ribu saja. Dahulu kartu perdana dengan kombinasi angka yang berirama dan unik dibaderol mulai ratusan hingga jutaan. Hal ini juga akibat dari kartu perdana biasa saat ini dibanderol dengan harga yang sangat murah mulai harga Rp 2.000 sampai Rp 5.000 saja.
Apakah kamu termasuk pemburu kartu perdana dengan nomor cantik?