Rumput Laut

Directions Contact the business

Rumput Laut Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Rumput Laut, Business service, JL. POLITEKNIK - PINTU NOL, DEPAN DANAU UNHAS, TAMALANREA INDAH, Tello Baru.

KONEKSI Symposium of the Gender Equity Leadership Program menjadi ruang untuk berbagi, merefleksikan perjalanan peneliti...
09/10/2026

KONEKSI Symposium of the Gender Equity Leadership Program menjadi ruang untuk berbagi, merefleksikan perjalanan penelitian, serta bertukar perspektif bersama peserta dari berbagai latar belakang dan bidang.

Terima kasih kepada KONEKSI, AktivAsia , para fasilitator, mentor, narasumber, serta seluruh peserta GELP 2026 atas ruang belajar dan perjalanan bersama selama program ini.

Selama tiga hari pelaksanaan symposium di Jakarta, para peserta berbagi pengalaman dan hasil penelitian melalui berbagai sesi, mulai dari Participants’ Exhibitions, diskusi tematik, Expert Feedback & Leadership Lab, hingga pemetaan jejaring dan refleksi terhadap langkah selanjutnya. Rangkaian ini tidak hanya menjadi ruang untuk mempresentasikan penelitian, tetapi juga untuk mendapatkan perspektif baru dari peserta, praktisi, dan para ahli.

Dalam kesempatan ini, JaSuDa membawa pengalaman penelitian dari sektor pesisir dan rumput laut, sekaligus merefleksikan kembali bagaimana penelitian tidak hanya berbicara tentang data, produksi, dan hasil, tetapi juga tentang orang-orang yang terlibat di dalamnya, siapa yang berpartisipasi, pengalaman siapa yang didengar, serta bagaimana kondisi dan kebutuhan masyarakat dapat menjadi bagian dari proses penelitian.

Pertemuan dengan peserta dari berbagai bidang juga membuka ruang untuk saling belajar, mendapatkan masukan, serta membangun koneksi yang dapat terus berkembang setelah program berakhir.

Symposium ini menjadi penutup dari rangkaian GELP selama enam bulan, sekaligus membawa pembelajaran baru bagi JaSuDa untuk terus mengembangkan proses penelitian yang lebih inklusif dan relevan dengan kondisi masyarakat pesisir.

Terima kasih kepada KONEKSI, AktivAsia, para fasilitator, mentor, narasumber, serta seluruh peserta GELP 2026 atas ruang belajar dan perjalanan bersama selama program ini.

www.jasuda.net

Perjalanan Bersama Gender Equity Leadership ProgramSejak April 2026, PT Jaringan Sumber Daya (JaSuDa) turut berpartisipa...
03/10/2026

Perjalanan Bersama Gender Equity Leadership Program

Sejak April 2026, PT Jaringan Sumber Daya (JaSuDa) turut berpartisipasi dalam rangkaian Gender Equity Leadership Program (GELP) yang diselenggarakan oleh KONEKSI bersama AktivAsia.

Program yang berlangsung selama enam bulan ini dimulai dengan kegiatan tatap muka di Bogor, dilanjutkan dengan rangkaian 3 kali mentorship online, hingga KONEKSI Symposium of the Gender Equity Leadership Program yang dilaksanakan pada 28–30 September 2026 di Jakarta.

Melalui keterlibatan Dian Maya Sari sebagai perwakilan JaSuDa, rangkaian GELP menjadi ruang untuk belajar dan bertukar perspektif bersama peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari akademisi, NGO, industri, hingga pemerintah. Keberagaman ini membuka ruang untuk melihat bagaimana prinsip kesetaraan gender, disabilitas, dan inklusi sosial dapat diterapkan dalam berbagai konteks penelitian dan pekerjaan.

Bagi JaSuDa, rangkaian pembelajaran ini menjadi kesempatan untuk melihat kembali proses penelitian yang selama ini dilakukan, termasuk bagaimana penelitian di sektor rumput laut dapat semakin memperhatikan pengalaman, peran, dan kebutuhan masyarakat yang terlibat di dalamnya.

Symposium menjadi bagian akhir dari perjalanan GELP sekaligus ruang untuk berbagi pengalaman, pembelajaran, dan penelitian yang dibawa oleh masing-masing peserta.

SeaweedResearch RumputLaut InclusiveResearch

19/09/2026

Ombak besar menjadi salah satu risiko dalam budidaya rumput laut.

Kali ini, kuatnya ombak membuat rumput laut terlepas dari tali bentangan hingga cincin-cincin pengikatnya tak lagi menyisakan rumput laut.

Kondisi laut memang tidak selalu bisa diprediksi.

www.jasuda.net

JaSuDa

Bagaimana mengurangi minyak pada keripik Ulva tanpa membuatnya kehilangan kualitas? Inilah salah satu tantangan yang sed...
09/09/2026

Bagaimana mengurangi minyak pada keripik Ulva tanpa membuatnya kehilangan kualitas?

Inilah salah satu tantangan yang sedang dijawab melalui kolaborasi Tim Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Univ. Sultan Ageng Tirtayasa dan JaSuDa dalam Program Ajakan Industri.

Berbeda dengan keripik pada umumnya, Keripik Ulvaku berbahan utama rumput laut jenis Ulva lactuca memiliki karakteristik lembaran yang tipis dan rapuh. Karena itu, upaya menghasilkan keripik dengan kandungan minyak lebih rendah membutuhkan pendekatan yang benar-benar sesuai dengan karakter produknya.

Saat ini, Tim UNTIRTA sedang melakukan serangkaian uji coba formulasi untuk mencari formulasi dan proses pengolahan yang tepat, dengan tujuan mengurangi kandungan minyak sekaligus tetap mempertahankan karakter dan kualitas Keripik Ulvaku.

Pertemuan daring ini menjadi tindak lanjut dalam mendiskusikan perkembangan uji coba, kendala teknis yang ditemui, serta alternatif pendekatan yang akan dikembangkan pada tahap selanjutnya.

Karena dalam pengembangan produk, solusi terbaik tidak langsung ditemukan pada percobaan pertama. Setiap uji coba memberikan data dan pembelajaran untuk membawa produk selangkah lebih dekat pada hasil yang diharapkan.

Petani menanam Sacol, tapi yang tumbuh di talinya bukan cuma Sacol. Yang menarik, ini bukan tanaman asing.Ia adalah Ulva...
04/09/2026

Petani menanam Sacol, tapi yang tumbuh di talinya bukan cuma Sacol. Yang menarik, ini bukan tanaman asing.

Ia adalah Ulva, salah satu kelompok rumput laut yang dulu sering diabaikan ketika melimpah di tepian pantai.

Ketika menempel pada tali bentangan, Ulva dianggap sebagai gulma karena keberadaannya menambah pekerjaan pemeliharaan.

Tapi sekarang, mulai ada yang berbeda. Dulu, Ulva dibuang. Bahkan belum banyak yang mengenal bahwa rumput laut ini punya potensi. Sekarang, Ulva mulai dikumpulkan dan dijual.

Menariknya, kita sedang melihat dua jenis rumput laut berada pada satu tali.

Sacol ditanam karena memang diharapkan tumbuh. Sementara Ulva ikut tumbuh tanpa diundang. Padahal, keduanya sama-sama rumput laut.

Jadi, apakah sesuatu yang tumbuh sebagai “gulma” selalu tidak bernilai?

Ternyata belum tentu.
Banyak rahasia alam yang kadang perlu lebih kita kenal, bahkan dari sekecil apapun yang diciptakan tanpa kita tau fungsi ia diciptakan.

www.jasuda.net

Dalam kunjungan ke Rumah Rumput Laut di Bogor, JaSuDa bersama Universitas Hasanuddin  berkesempatan melakukan room tour ...
28/08/2026

Dalam kunjungan ke Rumah Rumput Laut di Bogor, JaSuDa bersama Universitas Hasanuddin berkesempatan melakukan room tour dan melihat langsung proses produksi, salah satunya filling Seaweed Black Mask.

Menariknya, produk yang dikembangkan tidak hanya masker. Ada face cream, hand & body lotion, lip balm, Seaweed Black Mask, Seaweed Honey Mask, Seaweed Aloe Mask, hingga inai kuku.

Salah satu yang menarik perhatian kami adalah inai kuku. Produk yang cukup familiar ternyata diproduksi di Rumah Rumput Laut, dan dalam pengembangannya juga menggunakan bahan berbasis rumput laut.

Rumah Rumput Laut juga menyediakan layanan maklon, dengan minimum produksi 250 pcs. Produk bermerek Wedlyn diproduksi di fasilitas mereka, dengan pemasaran yang menurut informasi pihak RRL telah menjangkau pasar dalam negeri maupun luar negeri.

Dari kunjungan ini, kami kembali melihat bahwa rumput laut bukan hanya tentang bahan baku, tetapi peluang panjang dari pengolahan ke produk, brand hingga pasar.

Rangkaian kunjungan di Bogor juga dilanjutkan dengan pertemuan bersama jejaring peneliti di BRIN.

www.jasuda.net

🪸 Dari Ulva, menjadi Stik⚙️ Dari Kebutuhan, menjadi TeknologiRumput laut Ulva terus dikembangkan menjadi produk pangan b...
14/08/2026

🪸 Dari Ulva, menjadi Stik
⚙️ Dari Kebutuhan, menjadi Teknologi

Rumput laut Ulva terus dikembangkan menjadi produk pangan bernilai tambah, salah satunya melalui Stik Ulva yang dikembangkan oleh PT Jaringan Sumber Daya (Jasuda).

Bersama tim Universitas Hasanuddin (UNHAS), dilakukan perancangan teknologi Happy Cup-Sealer untuk mendukung proses pengemasan Stik Ulva.

Teknologi ini dirancang agar proses sealing kemasan dilakukan secara lebih tepat, terkontrol, dan konsisten, sehingga membantu menjaga kualitas hasil penyegelan.

Prototipe yang telah dirancang oleh tim UNHAS menjadi dasar untuk mendapatkan masukan dari sisi industri. Masukan tersebut selanjutnya akan menjadi bahan dalam penyempurnaan dan perakitan Happy Cup-Sealer agar semakin sesuai dengan kebutuhan produksi di lapangan.

Karena hilirisasi bukan hanya tentang menciptakan teknologi, tetapi juga tentang menghubungkan kebutuhan industri dengan inovasi yang tepat guna.

www.jasuda.net

HilirisasiRiset InovasiPangan UniversitasHasanuddin UNHAS Jasuda

🪸 Mengubah Ulva Menjadi Biostimulan dan Pigmen AlamiSiapa sangka, Ulva reticulata yang selama ini sering dianggap sebaga...
01/08/2026

🪸 Mengubah Ulva Menjadi Biostimulan dan Pigmen Alami

Siapa sangka, Ulva reticulata yang selama ini sering dianggap sebagai rumput laut liar atau gulma di pesisir ternyata memiliki potensi luar biasa.

Melalui kegiatan Transfer Teknologi PAIR Sulawesi di Desa Punaga, Takalar, masyarakat diperkenalkan cara mengolah Ulva menjadi biostimulan untuk membantu pertumbuhan tanaman serta pigmen alami yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku produk pangan, tekstil, hingga kosmetik yang lebih ramah lingkungan.

Tidak hanya mendengarkan materi, para peserta juga mengikuti praktik langsung, mulai CircularEconomydari proses pembuatan, diskusi, hingga evaluasi melalui pre-test dan post-test. Kegiatan ini diikuti oleh petani rumput laut, kelompok perempuan, penyandang disabilitas, dan kelompok masyarakat rentan sebagai upaya memperluas manfaat hasil penelitian kepada masyarakat.

Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, asosiasi, sektor swasta, dan masyarakat menjadi bukti bahwa inovasi akan semakin berdampak ketika dilakukan bersama.

Semoga inovasi ini dapat membuka peluang usaha baru, meningkatkan nilai tambah rumput laut, serta mendukung ekonomi masyarakat pesisir melalui pendekatan ekonomi sirkular.

🪸 Dari Rumput Laut yang Terabaikan Menjadi Produk Bernilai TinggiTahukah Anda, bahwa Ulva reticulata, rumput laut hijau ...
18/07/2026

🪸 Dari Rumput Laut yang Terabaikan Menjadi Produk Bernilai Tinggi

Tahukah Anda, bahwa Ulva reticulata, rumput laut hijau yang selama ini belum banyak dimanfaatkan, memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi berbagai produk bernilai tambah?

Melalui kegiatan Transfer Teknologi PAIR Sulawesi di Desa Punaga, Kabupaten Takalar, para peneliti, akademisi, pemerintah, mitra, dan masyarakat berkumpul untuk sharing pengetahuan dan teknologi dalam mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya laut melalui pendekatan ekonomi sirkular (circular economy).

Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan pemahaman mengenai:
1. Potensi Ulva reticulata sebagai bahan baku produk bernilai tinggi
2. Teknologi ekstraksi ulvan, senyawa alami yang memiliki berbagai potensi aplikasi
3. Pengembangan bioplastik berbahan rumput laut sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan
4. Peluang hilirisasi dan pengembangan usaha berbasis sumber daya lokal

Sebagai mitra dalam penelitian PAIR Sulawesi, PT Jaringan Sumber Daya (JaSuDa) turut berkontribusi dalam mendorong kolaborasi antara dunia penelitian, pemerintah, industri, dan masyarakat. Kami percaya bahwa hasil riset akan memberikan manfaat yang lebih luas ketika dapat diterapkan secara nyata untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya lokal dan mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir.

www.jasuda.net

Riset

Satu langkah lebih dekat menuju inovasi baru untuk industri rumput laut Indonesia 🌊🪸Tim PT. Jaringan Sumber Daya duduk b...
10/07/2026

Satu langkah lebih dekat menuju inovasi baru untuk industri rumput laut Indonesia 🌊🪸

Tim PT. Jaringan Sumber Daya duduk bersama tim peneliti Universitas Hasanuddin dalam rapat intensif untuk mematangkan project "Sea Cool Tech". Kolaborasi antara industri dan perguruan tinggi ini dirancang untuk mengatasi masalah penurunan kualitas rumput laut akibat suhu panas saat penepungan (overheating).

Melalui sistem terintegrasi ini, kami akan memproses komoditas rumput laut lewat mesin pengering berkontrol dan pengayakan otomatis bersertifikasi food grade.

Bukan cuma sekadar riset di atas kertas, alat ini bakal langsung dirakit sesuai kebutuhan industri dan didemonstrasikan di fasilitas operasional riil kami agar siap komersialisasi skala besar.

Address

JL. POLITEKNIK - PINTU NOL, DEPAN DANAU UNHAS, TAMALANREA INDAH
Tello Baru
90245

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Rumput Laut posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Rumput Laut:

Shortcuts

Share