BUMI PERKEMAHAN
LUMBUNG WIT-WITAN
PUTUK GILIRAN SUMBER BRUGAN
JL. RAYA JOLOTUNDO DUSUN SENDANG DESA PENANGGUNGAN
KEC. MOJOKERTO 61375
Lumbung Wit-Witan adalah sebagai :
Pusat Kajian,
Latihan dan Pendidikan Lingkungan Hidup,
Study Konservasi,
Pemberdayaan Masyarakat sekitar kawasan hutan. Untuk mencapai kondisi lingkungan kawasan hutan yang lestari maka perlu adanya kerjasama dari semua pi
hak baik instansi terkait, simpatisan pemerhati lingkungan maupun organisasi peduli lingkungan, terlebih-lebih peran serta penduduk sekitar kawasan hutan, agar dapat berperan aktif dalam bentuk-bentuk kegiatan yang bermanfaat untuk lingkungan sekitar. Disamping itu pula kecamataan Trawas sendiri selama ini belum mempunyai Bumi Perkemahan yang sifatnya umum dan dikelola oleh masyarakat sendiri. Sehingga kadang kala masyarakat sekitar terkhusus anak-anak sekolah, pramuka, pecinta alam, aktrifis lingkungan merasa kesulitan mencari area yang dapat mereka tempati sebagai Bumi Perkemahan untuk berkegiatan pengembangaan diri, baik itu dalam kegiatan ke-Pramuka-an, ke-Pecinta Alam-an, pelatihan dan sebagainya. Maka karena itu serta melihat dari uraian tersebut diatas kami LMDH. Rejo Makmur bersama Cakrawala Pawitra Nusantara, kami dengan pihak Perhutani bekerjasama serta saling berkomitmen dalam hal ini Pengelolaan Kawasan Hutan sebagai Bumi Perkemahan dan Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup. TUJUAN
Adapun tujuan yang ingin kami wujudkan sebagai berikut :
a) Terwujudnya kelestarian alam lingkungan kawasan hutan. b) Masyarakat memiliki kesempatan untuk ikut berpartisipasi aktif dalam mewujudkan lingkungan kawasan hutan yang lestari serta bebas dari pencemaran akibat sampah. c) Terciptanya ketertiban, keamanan serta terkondisinya kegiatan yang dilakukan di kawasan hutan. d) Adanya kenyamanan serta keamanan bagi para tamu, penggiat alam bebas serta para pelajar/mahasiswa yang melaksanakan kegiatan di kawasan hutan. e) Sebagaai Pusat Kajian, Pelatihan dan Pendidikan Lingkungan Hidup. f) Study Konservasi
g) Pemberdayaan Masyarakat sekitar kawasan hutan.