Stokis HPAI Tulungagung

Stokis HPAI Tulungagung DC Kepatihan, Tulungagung
FAST RESPONSE Telp/SMS/WA: 0816 566 275
Melayani pembelanjaan Agen/Stokis

Manfaat Daun Sembung untuk kesehatan pencernaan
31/08/2024

Manfaat Daun Sembung untuk kesehatan pencernaan

Daun sembung (Blumeae folium) adalah tanaman herbal yang sudah dikenal luas dalam dunia pengobatan tradisional Indonesia. Tanaman in...

Khasiat Daun Dewauntuk kesehatan pencernaan
31/08/2024

Khasiat Daun Dewauntuk kesehatan pencernaan

Daun Dewa (Gynura procumbens) telah lama dikenal sebagai tanaman herbal yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, terutama dalam...

25/07/2023

Resep Herbal HNI HPAI Untuk Flu dan Pilek

Flu (influenza) dan pilek (selesma) adalah infeksi saluran pernafasan atas yang disebabkan oleh virus. Ada lebih dari 200 jenis virus penyebab pilek dan hanya ada beberapa virus penyebab flu. Itulah mengapa tersedia vaksin untuk flu, namun tidak ada vaksin untuk pilek.

Masa inkubasi flu termasuk singkat. Anda akan mengalami gejala hanya dalam beberapa hari setelah pertama kali terinfeksi. Masa di mana flu paling menular adalah sehari sebelum gejala muncul dan sekitar enam hari berikutnya.

GEJALA:
Gejala-gejala flu yang biasa dirasakan penderita di antaranya adalah demam, sakit kepala, batuk-batuk, pegal-pegal, kehilangan nafsu makan, serta sakit tenggorokan. Gejala flu akan bertambah parah selama 2-4 hari sebelum akhirnya membaik dan sembuh.

Banyak yang mengira flu sama dengan pilek karena kemiripannya, tetapi anggapan ini tidak tepat. Flu cenderung memiliki masa inkubasi yang lebih singkat dengan gejala yang lebih parah sehingga dapat menghambat rutinitas penderita. Sedangkan pilek umumnya muncul secara bertahap dengan gejala yang lebih ringan sehingga tidak terlalu memengaruhi rutinitas penderita.

HERBA HNI HPAI :
Anak-anak
- Spirulina : 3 x 2 kapsul
- Extra Food : 2 x 1 sdm
- Procumin Propolis : Teteskan

Dewasa
- Spirulina : 3 x 2 kapsul
- Madu Multiflora / Madu Premium : 2 x 2 sdm
- Procumin Propolis : Teteskan

01/05/2023

Beragam Manfaat Buah Mengkudu untuk Kesehatan

Mengkudu (Morinda citrifolia) merupakan buah berwarna hijau yang banyak ditemukan di Australia, India, dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Buah ini cukup populer dikonsumsi sebagai obat herbal dan suplemen.

Manfaat buah mengkudu untuk kesehatan telah dikenal sejak lama. Meski memiliki bau menyengat dan rasa yang sangat pahit, tidak sedikit masyarakat Indonesia yang menggunakan buah ini untuk mengobati berbagai penyakit, mulai dari sakit kepala, flu, hingga diabetes.

Manfaat buah mengkudu untuk kesehatan sangatlah beragam, di antaranya:

1. Mencegah dan memperbaiki kerusakan sel tubuh
Sel-sel dan jaringan tubuh bisa cepat rusak ketika tubuh sering terpapar radikal bebas yang berasal dari berbagai sumber, seperti asap rokok, polusi, racun, dan paparan radiasi atau sinar matahari berlebih.

Jika terlalu banyak terpapar radikal bebas, sel-sel tubuh akan cepat rusak dan hal ini bisa meningkatkan risiko terjadinya berbagai penyakit, seperti penyakit jantung, diabetes, dan kanker.

Buah mengkudu diketahui dapat mengurangi kadar radikal bebas dan memperbaiki kerusakan sel-sel tubuh akibat paparan zat tersebut.

Namun, untuk memaksimalkan manfaat buah mengkudu ini, Anda juga perlu menjalani gaya hidup sehat, yaitu dengan tidak merokok, mengurangi stres, rutin berolahraga, dan mencukupi waktu istirahat.

2. Menjaga kadar kolesterol dalam darah
Sebuah riset menunjukkan bahwa ekstrak buah mengkudu atau jus buah mengkudu dapat menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida, sehingga baik untuk mencegah penumpukan kolesterol di pembuluh darah yang dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular, seperti stroke dan penyakit jantung.

Efek ini diduga berkat kandungan zat antioksidan dan antiradang yang cukup tinggi pada buah mengkudu.

3. Mengurangi nyeri sendi
Buah mengkudu telah digunakan secara tradisional untuk meringankan nyeri dan meredakan peradangan di dalam tubuh.

Ekstrak buah ini juga diketahui berkhasiat untuk mengurangi nyeri dan pembengkakan pada sendi, misalnya pada penderita osteoarthritis.

4. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Salah satu manfaat buah mengkudu yang juga tidak kalah penting adalah untuk memperkuat daya tahan atau sistem imunitas tubuh.

Dengan sistem kekebalan tubuh yang kuat, tubuh bisa lebih kuat melawan bakteri dan virus penyebab penyakit sehingga Anda pun tidak mudah sakit.

5. Menurunkan kadar gula darah
Kadar gula darah yang tinggi dan tidak terkontrol, lama-kelamaan bisa menyebabkan terjadinya diabetes tipe 2.

Oleh karena itu, agar tercegah dari penyakit tersebut, Anda perlu menjalani gaya hidup sehat dengan membatasi konsumsi gula, berolahraga secara rutin, serta memperbanyak konsumsi buah dan sayuran.

Sebuah riset menunjukkan bahwa buah mengkudu dapat menurunkan kadar gula darah dan menjaganya tetap stabil. Efek ini diduga berkat kemampuannya dalam meningkatkan efektivitas hormon insulin dalam mengatur kadar gula darah.

6. Menjaga berat badan tetap ideal
Sebuah penelitian skala kecil di laboratorium menunjukkan bahwa buah mengkudu bermanfaat dalam menjaga berat badan dan mencegah obesitas. Efek ini diduga berkat kemampuan buah mengkudu dalam mengurangi kolesterol dan lemak, serta meningkatkan metabolisme.

Namun, hingga saat ini, belum banyak riset yang menunjukkan efektivitas manfaat buah mengkudu tersebut pada manusia. Oleh karena itu, untuk menurunkan berat badan, Anda tidak bisa hanya mengandalkan buah mengkudu. Anda pun perlu rutin berolahraga dan menjalani diet sehat.

Selain berbagai manfaat di atas, masih ada banyak manfaat lain dari buah mengkudu, seperti
- Mengontrol tekanan darah
- Mengurangi risiko kanker
- Mengurangi rasa mual, dan meningkatkan stamina tubuh.

Layaknya buah-buahan pada umumnya, buah mengkudu relatif aman untuk dikonsumsi sebagai makanan maupun suplemen.

Namun, walau jarang terjadi, suplemen herba yang mengandung ekstrak buah mengkudu juga diketahui dapat menimbulkan efek samping, seperti sakit perut, diare, pusing, dan sakit kepala.

Agar terhindar dari efek samping berbahaya, Anda sebaiknya berhati-hati sebelum mengonsumsi obat-obatan herbal, termasuk buah mengkudu, terutama jika Anda memiliki kondisi berikut ini:

- Sedang hamil atau menyusui
Buah mengkudu tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil karena berisiko menimbulkan gangguan pada tumbuh kembang janin.
Buah ini juga sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebih oleh ibu menyusui karena efeknya pada bayi yang diberi ASI belum diketahui dengan jelas.

- Kadar kalium yang tinggi di dalam darah
Konsumsi buah mengkudu dapat meningkatkan kadar kalium di dalam tubuh, sehingga buah ini tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh orang yang mengalami hiperkalemia, yaitu tingginya kadar kalium di dalam darah.

Kondisi ini bisa menimbulkan berbagai gejala, seperti kelelahan, mual, sulit bernapas, dan dada berdebar.

Jika tidak diobati, hiperkalemia bisa menimbulkan komplikasi berupa gangguan saraf dan fungsi ginjal, serta gangguan irama jantung.

- Penyakit ginjal
Buah mengkudu juga tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh orang yang memiliki penyakit ginjal. Hal ini dikarenakan konsumsi buah mengkudu berlebih atau dalam dosis tinggi bisa membuat ginjal lebih cepat rusak.

- Gangguan pada organ hati
Berbagai jenis obat-obatan dan suplemen herba, termasuk suplemen buah mengkudu, bisa menimbulkan kerusakan organ hati atau penyakit hati.
Efek ini lebih berisiko terjadi pada orang yang mengonsumsi buah mengkudu dalam jangka panjang atau secara berlebihan.

Selain itu, buah mengkudu juga bisa menimbulkan efek interaksi obat, apabila dikonsumsi bersamaan dengan obat-obatan tertentu.

Manfaat buah mengkudu untuk kesehatan memang banyak dan beragam. Namun, agar lebih aman, Anda sebaiknya berkonsultasi ke dokter terlebih dulu sebelum memutuskan untuk menggunakan buah mengkudu, terutama jika ingin menggunakannya sebagai pengobatan.

Sumber: (https://www.alodokter.com/khasiat-buah-mengkudu-masih-diragukan)

Bolehkah Puasa Syawal 6 Hari Tidak Berurutan? Salah satu bentuk keberhasilan seseorang dalam menjalani ibadah di bulan R...
30/04/2023

Bolehkah Puasa Syawal 6 Hari Tidak Berurutan?

Salah satu bentuk keberhasilan seseorang dalam menjalani ibadah di bulan Ramadhan adalah tetap istiqamah dan konsisten melanjutkan ibadahnya setelah bulan suci. Ibadah-ibadah yang dilakukan pada bulan mulia tersebut tidak akan berkurang ketika memasuki bulan berikutnya (Syawal), ia akan terus melanjutkan dan membiasakan diri dengannya. Salah satu contohnya adalah ibadah puasa.

Seseorang bisa dikatakan sukses dengan sempurna dalam menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan, jika ia juga bisa meneruskan konsistensi puasanya selama enam hari pada bulan Syawal. Dengan puasa Syawal, maka orang yang mengerjakannya akan mendapatkan pahala yang setara dengan pahala puasa selama satu tahun.

Dalam salah satu haditsnya, Rasulullah saw bersabda: مَنْ صَامَ رَمَضَانَ، ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ اَلدَّهْرِ Artinya, “Barangsiapa puasa Ramadhan, kemudian ia sertakan dengan puasa enam hari dari bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa setahun penuh.” (HR Muslim).

Selain segudang pahala yang akan didapatkan oleh orang-orang yang puasa Syawal, puasa ini juga bisa menjadi tanda-tanda diterimanya puasa di bulan Ramadhan. Artinya, orang yang mengerjakan puasa enam hari di bulan Syawal menunjukkan bahwa puasanya selama Ramadhan diterima oleh Allah swt.

Berkaitan dengan hal ini, Imam Ibnu Rajab dalam salah satu karyanya mengatakan:

عَلاَمَةُ قَبُوْلِ الطَّاعَةِ أَنْ تُوْصَلَ بِطَاعَةٍ بَعْدَهَا وَ عَلَامَةُ رَدِّهَا أَنْ تُوْصَلَ بِمَعْصِيَةٍ. مَا أَحْسَنَ الْحَسَنَةِ بَعْدَ الْحَسَنَةِ وَأَقْبَحَ السَّيِّئَةِ بَعْدَ الْحَسَنَةِ

Artinya, “Tanda-tanda diterimanya ketaatan adalah dengan konsisten terus beribadah setelahnya. Dan tanda-tanda ditolaknya ketaatan adalah dengan melakukan kemaksiatan setelahnya. Betapa mulianya suatu ibadah yang dilakukan setelah ibadah yang lain, dan betapa jeleknya sebuah keburukan yang dilakukan setelah ibadah.” (Ibnu Rajab, Lathaiful Ma’arif fima li Mawasimil ‘Am minal Wazhaif, [Daru Ibn Hazm: 2004], juz I, halaman 68).

Namun demikian, terkadang muncul pertanyaan perihal praktik puasa Syawal, sebab terkadang dengan kesibukan yang datang dengan tiba-tiba, banyak orang-orang yang melakukan puasa Syawal dengan cara terpisah. Misal, tanggal 2 puasa, tanggal 3, 4, 5, tidak puasa karena ada halangan, kemudian puasa lagi di tanggal 6, begitu juga seterusnya. Lantas, apakah praktik puasa seperti ini juga diperbolehkan dan mendapatkan keutamaan puasa Syawal? Mari kita bahas.

Sayyid Abdullah al-Hadrami pernah ditanya mengenai puasa syawal yang dikerjakan secara terpisah. Kemudian beliau menjawab bahwa puasa Syawal tidak harus dilakukan dengan cara terus-menerus, dan boleh dilakukan dengan cara terpisah-pisah, yang penting semuanya dilakukan pada bulan Syawal. Dalam kitabnya disebutkan:
هَلْ يُشْتَرَطُ فَي صِيَامِ السِّتِّ مِنْ شَوَّالٍ اَلتَّوَالِي؟ اَلْجَوَابُ: اِنَّهُ لَا يُشْتَرَطُ فِيْهَا التَّوَالِي، وَيَكْفِيْكَ أَنْ تَصُوْمَ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ وَاِنْ كَانَتْ مُتَفَرِّقَةً، طَالَمَا وَقَعَتْ كُلُّهَا فِي الشَّهْرِ

Artinya, “Apakah disyaratkan dalam puasa Syawal untuk terus-menerus? Jawaban: sesungguhnya tidak disyaratkan dalam puasa Syawal untuk terus-menerus, dan cukup bagimu untuk puasa enam hari dari bulan Syawal sekalipun terpisah-pisah, sepanjang semua puasa tersebut dilakukan di dalam bulan ini (Syawal).”
(Sayyid Abdullah al-Hadrami, al-Wajiz fi Ahkamis Shiyam wa Ma’ahu Fatawa Ramadhan, [Daru Hadramaut: 2011], halaman 139).

Dari penjelasan di atas, dapat dipahami bahwa praktik puasa Syawal bisa dilakukan dengan dua cara, (1) yaitu dengan cara terus-menerus, misal dari tanggal 2 hingga tanggal 7 Syawal tanpa henti; dan (2) dengan cara terpisah, misal tanggal 2 Syawal puasa, esoknya tidak, dan di tanggal 4 Syawal kembali puasa, begitu juga seterusnya.

Kendati demikian, yang lebih utama dari dua cara di atas adalah yang terus-menerus tanpa dipisah-pisah. Pendapat ini sebagaimana ditulis oleh Imam Abu Al-Husain Yahya bin Abil Khair bin Salim Al-Umrani Al-Yamani (wafat 558 H), dalam salah satu karyanya disebutkan:
يُسْتَحَبُّ لِمَنْ صَامَ رَمَضَانَ أَنْ يَتَّبِعَهُ بِسِتٍّ مِنْ شَوَّالٍ. وَالْمُسْتَحَبُّ: أَنْ يَصُوْمَهَا مُتَتَابِعَةً، فَإِنْ صَامَهَا مُتَفَرِّقَةً جَازَ
Artinya, “Disunnahkan bagi orang yang puasa di bulan Ramadhan untuk meneruskan dengan puasa enam hari dari bulan Syawal. Dan (praktik) yang dianjurkan, yaitu dengan berpuasa Syawal secara terus-menerus, dan jika puasa dengan cara terpisah, maka diperbolehkan.” (Imam Abul Husain, Al-Bayan fi Mazhabil Imam Asy-Syafi’i, [Darul Minhaj: 2000], juz III, halaman 548).

Alhasil, puasa Syawal boleh dilakukan dengan cara apapun, baik terus-menerus maupun terpisah-pisah, sepanjang semuanya masih dilakukan di dalam bulan Syawal. Dua cara ini sama-sama mendapatkan kesunnahan puasa pada bulan tersebut. Hanya saja, yang lebih utama adalah dengan cara puasa terus-menerus selama enam hari. Jika tidak bisa, maka tetap dianjurkan untuk puasa dengan cara terpisah. Demikian penjelasan perihal hukum puasa enam hari di bulan Syawal dengan cara terpisah-pisah. Semoga bermanfaat. Wallahu a’lam.

Sumber : https://islam.nu.or.id/syariah/hukum-puasa-6-hari-di-bulan-syawal-yang-dikerjakan-tidak-berurutan-ZHAOB
Ditulis oleh Sunnatullah, Pengajar di Pondok Pesantren Al-Hikmah Darussalam Durjan Kokop Bangkalan Jawa Timur

14/03/2023

Resep Herbal HNI HPAI Untuk Cacar Air

Cacar air atau Varicella simplex adalah penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus varicella-zoster yang mengakibatkan munculnya ruam kulit berupa kumpulan bintik-bintik kecil baik datar maupun menonjol.

GEJALA :
Setelah 10 sampai 21 hari terinfeksi virus cacar air muncul gejala penyakit seperti sakit kepala, demam sedang dan juga rasa tidak enak badan.

Setelah 2 atau 3 hari muncul bintik merah datar yang disebut macula, lalu menonjol yang disebut papula, kemudian muncul cairan yang gatal yang disebut vesikel, dan akhirnya mengering sendiri. Proses ini berulang sampai 4 hari.

HERBA HNI HPAI :
- Minyak Herba Sinergi : Oleskan
- Gamat Kapsul : 3 x 2 kapsul
- Spirulina : 3 x 2 kapsul
- Madu S Jaga : 2 x 2 sdm

Bagi member dan stokis HNI HPAI daerah Tulungagung dan sekitarnya bisa belanja dengan harga member ke toko kami di
Jl. Letjen Suprapto no. 85, Kepatihan, Tulungagung.
Telp/SMS/WA: 0816 566 275
Melayani pengiriman melalui pos/kurir, pembayaran ditransfer atau COD
Chat WhatsApp kami sekarang! Klik link di bawah ini: 👇👇👇
http://bit.ly/pesanhnihpaitulungagung

- Resep Herbal HNI HPAI Untuk Osteoporosis -Osteoporosis adalah kondisi berkurangnya kepadatan tulang. Hal ini menyebabk...
04/01/2023

- Resep Herbal HNI HPAI Untuk Osteoporosis -

Osteoporosis adalah kondisi berkurangnya kepadatan tulang. Hal ini menyebabkan tulang menjadi keropos dan mudah patah. Osteoporosis jarang menimbulkan gejala dan biasanya baru diketahui ketika penderitanya jatuh atau mengalami cedera yang menyebabkan patah tulang.

Osteoporosis bisa dialami oleh siapa saja, termasuk anak-anak dan orang dewasa. Namun, kondisi ini lebih sering terjadi pada wanita yang telah memasuki masa menopause. Hal ini disebabkan oleh berkurangnya kadar estrogen yang berperan penting dalam menjaga kepadatan tulang.

Osteoporosis disebabkan oleh menurunnya kemampuan tubuh untuk meregenerasi tulang. Hal ini berdampak pada berkurangnya kepadatan tulang. Penurunan kemampuan regenerasi ini biasanya akan dimulai saat seseorang memasuki usia 35 tahun.

Selain faktor usia, berikut ini adalah beberapa faktor lain yang bisa meningkatkan risiko terjadinya osteoporosis:
- Berjenis kelamin wanita, terutama setelah menopause
- Memiliki keluarga dengan riwayat osteoporosis
- Mengalami kekurangan vitamin D dan kalsium, misalnya susu, keju, daging, ikan, dan ceker ayam
- Mengalami gangguan hormonal dan penyakit tertentu, seperti penyakit Crohn atau malabsorbsi
- Mengonsumsi obat kortikosteroid dalam jangka waktu yang lama
- Mengalami kecanduan alkohol
- Merokok

Pada beberapa keadaan, osteoporosis sulit untuk dicegah. Namun, Anda bisa mengurangi risiko terkena osteoporosis dengan berhenti merokok, tidak mengonsumsi minuman beralkohol, melakukan pemeriksaan berkala jika sudah menopause, berolahraga secara teratur, dan mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin D dan kalsium, misalnya susu sapi dan susu kedelai.

HERBA HNI HPAI :
- Kopi 7 Elemen : Pagi-sore @1 sachet
- Spirulina : 3 x 3 kapsul
- Gamat Kapsul : 3 x w kapsul
- Etta Goat Milk : Pagi-sore @1 sachet

Bagi member dan stokis HNI HPAI daerah Tulungagung dan sekitarnya bisa belanja dengan harga member, datang langsung ke toko kami di
Jl. Letjen Suprapto no. 85, Kepatihan, Tulungagung.
Telp/SMS/WA: 0816 566 275
Atau dikirimkan melalui pos/kurir, pembayaran ditransfer atau COD dengan kurir.
Chat WhatsApp kami sekarang! Klik link di bawah ini: 👇👇👇
http://bit.ly/pesanhnihpaitulungagung

Resep Herbal HNI HPAI Untuk Congek KupingCongek dapat diartikan sebagai penyakit kuping berair, istilah congek dipakai o...
03/01/2023

Resep Herbal HNI HPAI Untuk Congek Kuping

Congek dapat diartikan sebagai penyakit kuping berair, istilah congek dipakai oleh masyarakat Indonesia yang bahasa latis aslinya adalah otitis media atau yang dalam bahasa medisnya adalah radang telinga tengah. Secara umum penyakit congek adalah peradangan yang terjadi pada gendang telinga baik sebelah kiri atau kanan akibat terjadinya infeksi oleh suatu alat ataupun benda lainnya.

Biasanya penyakit congek diakibatkan oleh adanya infeksi yang disebabkan oleh cotton bud atau pembersih kuping lainnya. Sebenarnya jika kuping tidak dibersihkan sampai ke dalam juga tidak ada masalah, adanya cairan lengket yang diproduksi oleh kuping berfungsi sebagai filter kotoran agar tidak sampai masuk ke dalam telinga. Hal inilah yang menjadikan salah persepsi seseorang menganggap bahwa kuping harus sampai bersih ke dalam, padahal jika sampai mengenai gendang telinga maka akan dapat menyebabkan gendang telinga terjadi infeksi dan dapat menyebabkan penyakit congek.

Pada dasarnya kotoran yang ada di telinga (lilin telinga) akan keluar dengan sendirinya seiring dengan gerak rahang. Maka sebaiknya pembersihan telinga ini dilakukan dua bulan sekali, dan yang lebih penting lagi pembersihan jangan sampai masuk ke dalam, cukup di bibir telinga saja agar tidak sampai terjadi infeksi pada gendang telinga.

GEJALA :
Gejala penyakit congek yang paling mudah diketahui adalah adanya air yang keluar dari kuping secara terus menerus. Air ini adalah nanah yang dikeluarkan oleh gendang telinga yang terinfeksi. Untuk mengetahui secara rinci dari gejala apa saja yang ditimbulkan dari penyakit congek berikut ini:

Kuping terasa nyeri; ngilu jika terdengar suara yang keras; kuping terasa berdengung; adanya nanah pada kuping yang terdapat congek; pendengaran terganggu; nafsu makan berkurang.

HERBA HNI HPAI :
- Andrographis Centella : 3 x 2 kapsul
- Spirulina : 3 x 2 kapsul

Bagi member dan stokis HNI HPAI daerah Tulungagung dan sekitarnya bisa belanja dengan harga member ke toko kami di
Jl. Letjen Suprapto no. 85, Kepatihan, Tulungagung.
Telp/SMS/WA: 0816 566 275
Melayani pengiriman melalui pos/kurir, pembayaran ditransfer atau COD
Chat WhatsApp kami sekarang! Klik link di bawah ini: 👇👇👇
http://bit.ly/pesanhnihpaitulungagung

07/10/2022

Address

Jalan Letjend Suprapto
Tulungagung
66219

Opening Hours

Monday 08:00 - 21:00
Tuesday 08:00 - 21:00
Wednesday 08:00 - 21:00
Thursday 08:00 - 21:00
Friday 08:00 - 21:00
Saturday 08:00 - 21:00
Sunday 08:00 - 21:00

Telephone

+62816566275

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Stokis HPAI Tulungagung posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share