03/10/2017
Bismillah..
Assalamualaikum.
Setiap doa dikabulkan Alloh Swt
Dzat yang maha menerima permintaan hambanya karena sifat kemahaanya meliputi pengasih penyayang sempurna
Tidak terbatas tidak seperti sifat
Mahluk.
Alloh akan senang dan tidak akan jenuh
Memberi dan memberi karena seberapapun besar serta banyak dan volume permintaan mahluk meski semua mahluk bumi langit meminta
TETAPI Rahmat dan ketersediaan nikmat rizqi dan karunia milik Alloh tidak akan surut dan limit,
Meski Alloh tidak butuh terhadap
Apapun dari sebab pemberianNya.
(Innalloha ghoniun anil alamin)
Maka mengertilah bahwa setiap doa
Dijabah bahkan doa iblis dan orang kafirpun diijabah.
Persoalanya makna diberi dan diridhoi
Itu berbeda dan hamba yang berilmu
Wajib memahami dan yaqin bahwa
TUJUAN BERDOA ADALAH RIDHOLLOH dengan mengerti VOLUME,
WAKTU DAN KEADAAN DIIJABAHNYA
DOA ITU HAK ALLOH,
(Innalloha faalu limayurid)
Jadi tidak ada keluh kesah
Diijabah dan tidaknya.
Karena ISTIQOMAH BERDOA
adalah nikmat ciri hamba yang beriman.
Qobul wilayah Alloh
Meminta ikhtiar wilayah mahluk.
Tetapi Alloh selalu mendahulukan
RahmatNya.
Maka nikmat dan rizqi selalu
Tak berbanding datangnya.
kita manusia yang mengimankan menggunakan sepenuh keyakinan
bahwa adakalanya didunia diberi
Langsung tertunda atau cepat lambat yang jelas KAIDAHNYA sebagai
Simpanan amal soleh di akherat nantinya,
karena ADUA MUHUL IBADAH
(doa adalah otak/ sumsum ibadah)
Bayangkan jika tulang tanpa sumsum
Atau kepala tanpa otak.
Begitulah risalah doa
Semoga kita tidak jenuh untuk berdoa
dan perbaiki niat menghamba.
Sebab itu lebih diridhoi daripada
Percepatan terkabulnya.
Semoga manfaat PADEPOKAN
INI dengan Rahmat Alloh aamiin..
Tsumasalam.