ExportHub.id

ExportHub.id Orkestra yang menyelaraskan simfoni gemilang untuk meningkatkan nilai ekspor produk kebanggaan bangsa.

Ceker ayam yang sering dianggap limbah Rumah Potong Hewan ternyata bisa punya nilai ekspor kalau dikelola dengan standar...
11/06/2026

Ceker ayam yang sering dianggap limbah Rumah Potong Hewan ternyata bisa punya nilai ekspor kalau dikelola dengan standar yang benar.

Di pasar lokal, ceker ayam sering dilihat sebagai produk sampingan tapi di beberapa negara Asia, ceker ayam justru punya permintaan khusus untuk konsumsi, frozen food, dim sum, sup, snack, hingga produk olahan.

Namun untuk masuk pasar ekspor, UMKM tidak cukup hanya punya pasokan. Produk harus siap dari sisi:

Kualitas dan kebersihan
Grading ukuran
Cold chain stabil
Kemasan frozen yang rapi
Dokumen ekspor lengkap
Legalitas dan standar pangan
Buyer yang sudah diverifikasi
Sistem pembayaran yang aman

Daerah dengan sentra ayam broiler besar seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Banten bisa menjadi basis sourcing ceker ayam karena dekat dengan RPU, cold storage, industri pengolahan, dan akses logistik. Negara seperti Singapura, Malaysia, Hong Kong, Tiongkok, Jepang, Timor-Leste, dan Timur Tengah bisa menjadi pasar potensial, terutama jika produk sudah memenuhi standar buyer.

Tantangan terbesar UMKM bukan hanya menjual ceker ayam, tapi menjaga konsistensi kualitas dari batch ke batch. Mulai dari langkah kecil:

Cari partner RPU atau processor resmi
Buat SOP grading dan kebersihan
Jaga suhu frozen stabil
Siapkan dokumen dasar ekspor
Bangun relasi dengan buyer kecil tapi rutin
Mulai dari sample order sebelum masuk volume besar

Ceker ayam bukan sekadar produk sampingan dengan kualitas, dokumen, dan cold chain yang siap, produk ini bisa menjadi peluang ekspor untuk UMKM naik kelas.

Madu hutan Indonesia punya peluang besar untuk masuk pasar ekspor global bukan cuma sebagai pemanis alami, tapi sebagai ...
10/06/2026

Madu hutan Indonesia punya peluang besar untuk masuk pasar ekspor global bukan cuma sebagai pemanis alami, tapi sebagai produk natural, premium, traceable, dan bernilai tinggi.

Dari madu hutan liar, madu kelulut/trigona, madu budidaya, madu monoflora, sampai madu olahan, setiap jenis madu punya positioning pasar yang berbeda tapi untuk UMKM yang ingin ekspor madu, produk enak saja belum cukup. Buyer luar negeri biasanya akan melihat:

Kadar air madu
Kemurnian produk
Hasil uji lab / COA
Asal daerah dan traceability
Konsistensi pasokan
Legalitas dan label produk
Packaging food-grade
Metode pembayaran yang aman

Pasar seperti Singapura, Malaysia, Hong Kong, Jepang, UEA, Saudi Arabia, Amerika Serikat, dan Eropa bisa menjadi peluang menarik untuk madu Indonesia, terutama jika produk sudah rapi secara kualitas, dokumen, dan cerita asal. Masalah terbesar UMKM madu biasanya bukan hanya produksi, tapi kepercayaan buyer. Karena itu, sebelum kirim sample ke buyer global, pastikan:

Kadar air sudah aman
Label dan batch number jelas
COA atau hasil uji siap
Kemasan food-grade dan aman kirim
MOQ dan lead time jelas
Invoice dan packing list siap
Metode pembayaran sudah disepakati

Ekspor madu bukan sprint. Ini sistem yang dibangun bertahap: mulai dari SOP panen, uji kualitas, katalog, sample pack, outreach buyer, sampai repeat order.

Green export bukan cuma soal produk ramah lingkungan. Sekarang, packaging ramah lingkungan juga ikut menentukan apakah p...
09/06/2026

Green export bukan cuma soal produk ramah lingkungan. Sekarang, packaging ramah lingkungan juga ikut menentukan apakah produk UMKM bisa lebih mudah diterima buyer global.

Banyak eksportir pemula masih menganggap packaging hanya sebagai pembungkus. Padahal di pasar ekspor, packaging bisa memengaruhi:

Persepsi kualitas produk
Efisiensi ongkir dan volume kirim
Kepercayaan buyer luar negeri
Kesiapan masuk retail, marketplace, dan distributor global
Citra brand sebagai bisnis yang peduli sustainability

Kemasan yang terlihat murah hari ini bisa jadi biaya mahal besok kalau mudah rusak, boros volume, sulit didaur ulang, atau tidak sesuai ekspektasi buyer

Ingat, buyer global tidak cuma membeli produk. Mereka juga menilai bagaimana produk dikemas, dikirim, dan merepresentasikan brand.

Rotan dan bambu Indonesia bukan cuma kerajinan lokal ini adalah peluang besar untuk masuk ke pasar ekspor global. Produk...
08/06/2026

Rotan dan bambu Indonesia bukan cuma kerajinan lokal ini adalah peluang besar untuk masuk ke pasar ekspor global.

Produk berbahan rotan dan bambu semakin dicari karena tren dunia bergerak ke arah natural home living, sustainable material, handmade decor, eco-friendly product, dan resort-style furniture. Mulai dari kursi rotan, keranjang anyaman, lamp shade, tray, wall decor, bamboo tableware, storage basket, sampai dekorasi hotel dan resort, produk UMKM Indonesia punya potensi besar untuk naik kelas.

Daerah seperti Kalimantan, Sulawesi, Sumatera, Cirebon, Tasikmalaya, Magelang, Sragen, Bali, NTB, dan Kalimantan Selatan punya kekuatan bahan baku, sentra produksi, dan tradisi anyaman yang bisa dikembangkan untuk pasar luar negeri tapi untuk ekspor, produk bagus saja belum cukup.

UMKM rotan dan bambu perlu menyiapkan:

kualitas produk yang konsisten
desain yang sesuai tren pasar global
katalog B2B yang profesional
foto produk detail
ukuran, MOQ, dan lead time yang jelas
packaging aman untuk ekspor
dokumen invoice dan packing list
harga FOB/CIF yang sudah dihitung
strategi mencari buyer luar negeri

Tantangan terbesar UMKM biasanya bukan di kreativitas, tapi di standardisasi, dokumentasi, kapasitas produksi, dan kesiapan ekspor.

Pasar seperti Amerika Serikat, Jepang, Jerman, Prancis, Belanda, Inggris, Australia, dan UEA bisa menjadi target potensial untuk produk rotan dan bambu Indonesia.

UMKM ekspor wajib tahu: menerima pembayaran internasional itu bukan cuma soal “uang masuk”, tapi soal aman, tepat waktu,...
05/06/2026

UMKM ekspor wajib tahu: menerima pembayaran internasional itu bukan cuma soal “uang masuk”, tapi soal aman, tepat waktu, biaya jelas, dan risiko minim.

Banyak UMKM rugi bukan karena produknya jelek, tapi karena salah memilih metode pembayaran.

Risiko yang sering terjadi:

Barang sudah dikirim, pembayaran molor
Biaya bank dan kurs memangkas margin
Buyer minta syarat yang merugikan
Dokumen tidak rapi, uang tertahan
Buyer baru minta Open Account terlalu cepat

Untuk UMKM yang baru mulai ekspor, metode paling aman biasanya dimulai dari:

TT Full Advance untuk buyer baru atau sample order
TT DP + Pelunasan untuk repeat order kecil-menengah
L/C untuk transaksi besar dan buyer korporat
Escrow / Platform Payment untuk order kecil dan percobaan

Jangan lupa hitung uang masuk bersih, bukan cuma nilai invoice.

Rumus sederhananya: Uang bersih = nilai invoice - fee gateway - fee bank - selisih kurs

Ingat: jangan kirim barang sebelum syarat pembayaran jelas.

Metode pembayaran yang tepat bisa menjaga cashflow, mengurangi risiko, dan bikin bisnis ekspor UMKM lebih aman.

Kopi Specialty Single Origin Indonesia punya peluang besar untuk masuk pasar global bukan hanya sebagai komoditas, tapi ...
04/06/2026

Kopi Specialty Single Origin Indonesia punya peluang besar untuk masuk pasar global bukan hanya sebagai komoditas, tapi sebagai cerita asal daerah yang bernilai jual tinggi.

Dari Gayo, Mandheling, Toraja, Kintamani, Flores Bajawa, sampai Wamena, setiap origin kopi Indonesia punya karakter rasa, cerita petani, proses pascapanen, dan keunikan geografis yang bisa menjadi daya tarik untuk buyer luar negeri tapi untuk UMKM kopi, ekspor bukan cuma soal punya kopi enak.

Buyer specialty coffee biasanya mencari:

✅ kualitas yang konsisten
✅ traceability yang jelas
✅ origin story yang kuat
✅ cupping notes yang rapi
✅ sample pack yang profesional
✅ legalitas dan dokumen ekspor lengkap
✅ kemampuan follow-up buyer secara konsisten

Pasar seperti Amerika Serikat, Jepang, Jerman, Belgia, China, dan Malaysia masih menjadi peluang besar untuk kopi Indonesia, terutama jika UMKM bisa menaikkan nilai tambah produk dari sekadar green bean menjadi roasted bean, ground coffee, drip bag, private label, hingga cold brew/RTD.

Masalah UMKM kopi sering bukan di produk, tapi di sistem.

Kualitas belum stabil.
Database buyer belum ada.
Branding origin belum kuat.
Dokumen ekspor belum siap.
Harga belum dihitung dengan benar.

Solusinya: mulai dari kecil, tapi rapi.

Karena kopi Indonesia bukan cuma untuk diminum.
Kopi Indonesia bisa jadi cerita, identitas, dan peluang ekspor yang berkelanjutan.

Pajak UMKM 0,5% kini makin dipertegas. Tapi buat pelaku UMKM yang ingin ekspor, ini bukan cuma soal tarif pajak ini soal...
03/06/2026

Pajak UMKM 0,5% kini makin dipertegas. Tapi buat pelaku UMKM yang ingin ekspor, ini bukan cuma soal tarif pajak ini soal kesiapan bisnis naik kelas.

Tarif PPh Final UMKM 0,5% bisa jadi ruang napas untuk menjaga cashflow, memperkuat legalitas, menyiapkan sertifikasi, membangun katalog ekspor, sampai mencari buyer luar negeri.

Tapi jangan salah paham. Tidak semua usaha otomatis bisa memakai fasilitas ini. UMKM tetap perlu cek:

Bentuk usaha
Omzet tahunan
Status sebagai UMKM
Pembukuan dan administrasi pajak
Kesiapan legalitas untuk ekspor

Buat UMKM ekspor, pajak yang rapi bukan sekadar kewajiban. Pajak yang tertib bisa meningkatkan kredibilitas saat berhadapan dengan buyer, bank, distributor, dan partner luar negeri.

Gunakan fasilitas pajak ini sebagai momentum untuk memperkuat fondasi bisnis, bukan alasan untuk menunda naik kelas.

Karena ekspor bukan cuma soal punya produk bagus.
Ekspor butuh legalitas, pembukuan, kapasitas produksi, sertifikasi, dan strategi buyer acquisition yang jelas.

Jangan tunggu omzet besar baru rapikan pajak. Mulai siapkan bisnis ekspor dari sekarang.

🇮🇩 Selamat Hari Pancasila 1 Juni 2026 🇮🇩Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga menjadi fondasi dalam membangun ...
01/06/2026

🇮🇩 Selamat Hari Pancasila 1 Juni 2026 🇮🇩

Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga menjadi fondasi dalam membangun kolaborasi, integritas, dan semangat gotong royong untuk kemajuan bangsa.

Di tengah persaingan global, nilai-nilai Pancasila mengajarkan kita untuk terus berkarya, berinovasi, dan memperkuat daya saing produk Indonesia di pasar internasional. Bersama, kita wujudkan Indonesia yang lebih maju melalui ekspor, UMKM yang berdaya saing, dan ekonomi yang berkelanjutan.

Mari jadikan semangat Hari Pancasila sebagai motivasi untuk membawa produk lokal Indonesia mendunia.

Tarif AS ke Indonesia sempat 32% lalu turun jadi 19% tapi dampaknya ke UMKM eksportir jauh lebih dalam dari sekadar angk...
29/05/2026

Tarif AS ke Indonesia sempat 32% lalu turun jadi 19% tapi dampaknya ke UMKM eksportir jauh lebih dalam dari sekadar angka. Pada 19 Februari 2026, Presiden RI dan Presiden AS resmi menandatangani Perjanjian ART, yang menetapkan tarif resiprokal 19% dan pengecualian tarif bagi produk unggulan Indonesia seperti kelapa sawit, kakao, kopi, karet, dan tekstil. Tapi buat kamu yang UMKM eksportir ini belum selesai. Ada dampak yang tidak terlihat, peluang yang belum diambil, dan strategi yang harus dijalankan sekarang.

UMKM menyumbang sekitar 61% PDB Indonesia terlalu besar untuk dibiarkan tidak siap menghadapi dinamika perdagangan global yang terus berubah. Indonesia kini punya akses FTA ke pasar Eurasia yang mencakup hampir 180 juta jiwa dengan rata-rata bea masuk mendekati nol persen tapi peluang ini tidak akan menunggu.

Bappenas resmi memperkuat kebijakan ekspor daerah berbasis data melalui peluncuran Dasbor Potensi Ekspor Indonesia.Lewat...
28/05/2026

Bappenas resmi memperkuat kebijakan ekspor daerah berbasis data melalui peluncuran Dasbor Potensi Ekspor Indonesia.

Lewat dashboard ini, pemerintah dan pelaku usaha kini bisa melihat:
Potensi produk unggulan tiap daerah
Negara tujuan ekspor paling potensial
Tren perdagangan dan peluang pasar global
Data ekspor berbasis HS Code yang lebih akurat

Bappenas menyebut langkah ini menjadi bagian dari transformasi kebijakan ekspor nasional berbasis teknologi dan data terintegrasi. Dengan akses informasi yang lebih terbuka, daerah dan UMKM diharapkan bisa lebih mudah membaca peluang pasar internasional.

Artinya, ekspor sekarang bukan lagi soal “coba-coba”, tapi soal membaca data dan peluang dengan tepat.

Siapkah produk daerahmu masuk pasar global?

Address

Grand Slipi Tower Lt. 35 Jalan Letjen S. Parman No. 35, Kav. 22–24
West Jakarta
11480

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when ExportHub.id posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share